Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_12


__ADS_3

Jorhan berpura pura menjadi orang kantoran yang baru pulang kerja dengan membawa koper. dia berjalan melewati para preman. Saat itu keempat preman di sana berdiri dan menghalangi jalan Jorhan


"Woy! Serahin semua yang kamu punya" ucap salah satu preman


"hmm.. apa? aku nggak punya apapun yang kalian mau" Ucap Jorhan dengan tenang


"Tampang kantoran gitu, masa ga ada uang. Jangan bercanda!" Bentak salah satu preman


"Beneran woy! jangan ngegas lah!" Bentak balik Jorhan


"Beraninya kamu! Ini wilayah kita, lewat sini harus bayar!"


"kalau nggak mau, putar balik aja sana" Ucap sang preman


"Hah? wilayah kalian? Ini jalanan umum b*go!"


"Cih! Kalian! Ambil semua barang yang dia bawa" Perintah salah satu preman pada preman lain


Ketiga preman itu mendekati Jorhan dan mencoba menggambil koper yang Jorhan bawa. Saat hendak mengambil koper Jorhan, Jorhan langsung memukulkan koper yang dia bawa ke salah satu preman


"Bugg.."


koper itu mengenai kepala salah satu preman. Preman lain tidak terima dengan apa yang terjadi pada temannya, Mereka langsung mengeroyok Jorhan


"Dasar kep*rat!!" Ucap salah satu preman sambil mencoba memukul Jorhan, namun Jorhan berhasil menghindarinya


"Buggg... Bag...bug.."


Jorhan menepis serangan demi serangan yang di luncurkan preman preman di sana


"Srakkkk... bugg"


dia menyleding salah satu preman hingga preman itu terjatuh ke aspal


"Buggg... bag.. buggg"


Jorhan berhasil melumpuhkan ketiga preman yang berhadapan dengannya


Preman terakhir yang melihat kekalahan preman lainnya langsung mengeluarkan senjata pamungkasnya yaitu sebilah Sabit runcing


"Woyy! masih Berani kamu?!" Ucap preman terakhir yang membawa sabit di tangannya


"Cih..." Jorhan merasa diremehkan


"Aku bacok kau!" teriak preman sambil mengangkat sabit yang dia bawa


Jorhan mendekati preman itu dan langsung menendang tangan preman yang membawa sabit, sabit itu terpental jauh. Preman yang sudah tidak memiliki senjata merasa takut pada Jorhan, preman itu mengajak preman lainnya kabur


"Woy semua! Kabur!" Perintah salah satu preman sambil berbalik dan berlari


Keempat preman itu melarikan diri dari hadapan Jorhan. Dari kejauhan Jack memberikan kode pada Jorhan untuk mengejar preman preman itu. Akhirnya Jorhan mengejar preman itu. Begitu juga Jack, Ray, Vani dan Citra, mereka juga ikut serta dalam pengejaran preman


Saat berlari Jack sudah menyusul Jorhan dan di belakang ada Ray, Vani dan Citra

__ADS_1


"srekkk.. brakk"


Saat Vani berlari, dia terpeleset aspal yang licin akibat genangan air hujan. Kepala Vani terbentur aspal dan alhasil, dia pingsan di tempat


Citra yang berlari di belakangnya langsung terhenti dan mengecek keadaan Vani. Karena Citra tidak mampu mengangkat Vani, akhirnya Citra meminta bantuan Ray


"Ray!! Berhenti!" Teriak Citra menghentikan lari Ray


"Apa?" Ray berbalik dan melihat Vani yang pingsan, dia langsung menghampirinya


"kenapa dia?!"


"Kamu angkat Vani ke mobil. Dia cuma pingsan, ditasku ada kotak medis pakai saja. Aku bantu yang lain ngejar preman" jelas Citra sambil melanjutkan berlari mengejar preman


"Oh oke"


Ray membopong Vani yang pingsan dan membawanya ke mobil. dia membaringkan Vani di kursi belakang. Saat itu Ray mencoba membangunkan Vani


"Van.. hey, bangun"


Vani perlahan tersadar dan membuka matanya. saat menyadari sesuatu, dia langsung bangkit dari tidurnya


"Woy! Mana premannya!" ucapnya kaget


"Ahahahaa, akhirnya sadar juga kamu" Ucap Ray


vani menoleh kearahnya


"Coba ingat ingat lagi" Ucap Ray


Vani mencoba mengingat sesuatu dan akhirnya dia mengetahui penyebabnya


"Etdah, tadi aku kepleset trus jatuh"


"Ahahahaa, jadi kamu pingsan gara gara kepleset? Ngakak aku ahahahaha" Ray tertawa terbahak bahak setelah mendengar penyebab Vani pingsan


"yee.. malah ketawa. Ku tendang kau!" Ucap Vani kesal


"Lagian udah tau licin, udah tau ada genangan air. Masih aja di lewatin"


"Lagi ngejar, mana mungkin yang di liat jalannya"


"Kamu nggak ada yang sakit kan?" Tanya Ray


"Kepalaku masih pusing dikit, kayaknya kebentur aspal nih. Tapi nggak apa apa"


"istirahat dulu aja di situ"


"Hah? Istirahat? Yang lain lagi berusaha ngejar preman, masa aku cuma tiduran disini"


"Emang mau apa lagi? mereka udah nggak kelihatan juga"


"Oh iya! tadi aku lihat Jack connect in hpnya sama Maps di sini. Kita bisa lacak keberadaan mereka"

__ADS_1


"Emang bisa?" tanya Ray penasaran


"Bisa lah" Vani mengotak atik Maps di mobilnya dan akhirnya dia menemukan keberadaan Jack


"ginian mah kecil"


"liat, Mereka lari di gang ke arah jalan raya. Mungkin kita bisa hadang mereka di ujung gang" jelas Vani


"pintar juga kamu"


"Kalau begitu, ayo"


Vani mengendarai mobilnya menuju ke ujung gang dengan panduan Maps. Saat sampai, mobil Vani menutupi seluruh jalan keluar dari gang


preman preman yang sedang berlari melihat jalan buntu karena tertutupi mobil Vani. Jika memilih berbalik, maka preman itu akan bertemu dengan Jorhan dan yang lain


Akhirnya preman preman itu pasrah karena tidak menemukan jalan keluar dan juga karena mereka letih setelah berlari cukup jauh


Jorhan dan yang lain menghampiri preman preman itu dan mengikat mereka dengan tali. Setelah itu Jack menghubungi polisi untuk mengurus preman preman itu


beberapa saat kemudian, Polisi datang dan membawa preman preman itu masuk ke dalam mobil. Polisi membawa preman preman itu ke kantor polisi. Jorhan yang di mintai keterangan juga ikut kekantor polisi


Jack melapor ke server pusat bahwa CRIFITY sudah berhasil menyelesaikan misi. mereka kembali ke mobil Vani dan pulang


di perjalanan pulang. Di dalam mobil mereka berempat mengobrol


"Gimana keadaanmu?" Tanya Citra


"Ahahahaha, gapapa" Jawab Vani


"Oh ya Van, kamu masih dalam masa hukuman dari sekolah?" Tanya Ray


"oh.. Iya udah seminggu, senin aku udah balik sekolah lagi" Jawab Vani


"hmm.. btw sekolah kalian bertiga sama?"


"Enggak, kita dari sekolah yang beda. Kecuali Ray sama Citra. Mereka dari satu sekolah, bahkan satu kelas" Jawab Jorhan


"Oh.. Begitu ya"


"Udah malem, kalian langsung aku antar pulang" Ucap Jack


"Idih, mobil siapa nih?" Tanya Vani


"hmm.. kan aku yang nyetir" jawab Jack


"Kalau gitu kita antar Citra, trus kamu Jack. Abis itu aku anter Ray pulang trus aku juga pulang" Ucap Vani


"oke" ucap Jack setuju


Setelah mengantar Citra pulang, mereka langsung menuju ke rumah Jack. Setelah Jack turun, Vani mengantar Ray pulang kerumahnya. sampai di rumah Ray, saat itu sudah pukul sebelas malam. Ray mengajak Vani untuk bermalam di rumahnya, namun Vani menolaknya. Vani akhirnya pulang kerumahnya


Sesampainya di rumah, Vani memarkir Mobilnya dan masuk ke dalam rumahnya. Dia langsung menuju ke kamarnya dan beristirahat. Vani merasa lelah setelah menjalani hari itu

__ADS_1


__ADS_2