Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_82 [Extra part 2]


__ADS_3

Setelah mengobrol kan tentang tahun baru, Vani memutuskan untuk memainkan game di handphonenya. Di sana mereka berdua hanya diam dan tidak membicarakan apapun. Saat itu Ray memecah keheningan


"Vani" Panggil Ray


("Aku harus mengatakannya sekarang")


"Kenapa Ray?" Tanya Vani sambil memainkan game


"Aku ingin mengatakan sesuatu" Ucap Ray


"Katakan saja, aku tidak akan melarang mu" Ucap Vani sambil memainkan game


"Tinggalkan dulu gamemu sebentar" Ucap Ray


"Tidak bisa, kamu bisa mengatakannya sekarang. Aku akan menurunkan volume game nya" Ucap Vani


"Aku akan mengatakannya saat kamu fokus padaku" Ucap Ray


"Begini juga nggak masalah Ray, katakan saja, aku pasti akan mendengarkannya"


"Lupakan dulu game mu!" Teriak Ray kesal sambil menampar handphone Vani. Handphone Vani terpental ke lantai. Vani langsung berdiri dari duduknya


"F*ck! Ray! Apa yang kamu lakukan" Teriak Vani kesal


"Kamu tahu kan Kalau aku ingin mengatakan sesuatu?! setidaknya perhatikan aku!" Ucap Ray


"Tapi nggak begitu juga!" Teriak Vani


"Maaf, aku akan menenangkan diriku" Ucap Ray lirih. Ray berjalan keluar dari kamar Vani


("Ada apa dengannya!") batin Vani sambil melihat Ray pergi dari kamarnya. dia mengambil handphonenya yang terjatuh


"Akh.. Bikin kesal aja, jadi kalah kan mainnya" Ucap Vani setelah melihat gamenya. Dia mematikan handphonenya dan kembali duduk


"Ray, dia kenapa ya?" Ucap Vani lirih. Agnes dan Jack membuka pintu kamar Vani. dia menoleh ke arah mereka


"Oh kalian, udah balik. Lama juga kalian main, sampai sore gini"


"Jack yang minta di ajak keliling" Ucap Agnes


"Nih bajunya Ray" Ucap Agnes sambil meletakkan belanjaan di atas meja


"Kamu kasih langsung aja" Ucap Vani


"Kenapa nggak kamu?"


"Aku, lagi males jalan" Ucap Vani


"Oh, kalau gitu, kamu aja Jack yang kasih. Kamarmu dekat kan sama kamar Ray" Ucap Agnes sambil memberikan kantung belanjaan pada Jack


"Oke, aku kasih sekarang" Ucap Jack sambil menerima kantung dari Agnes. Jack berjalan keluar dari kamar Vani


"Tunggu Jack" Ucap Vani. Jack berhenti berjalan dan menoleh kearah Vani


"Kenapa?" Tanya Jack


"Nanti kita kumpul jam sebelas malam di atap, kita sambut tahun baru dengan pesta bbq" Ucap Vani sambil tersenyum


"Oke" Ucap Jack menyetujui. dia kembali melanjutkan jalannya


"Btw kamu ada masalah ya sama Ray?" tanya Agnes sambil duduk di sofa


"Nggak ada, emang kenapa?" Tanya Vani


"Tanya doang hehe" Ucap Agnes sambil tertawa


"Njerr, kamvang" Ucap Vani sambil tertawa kecil


"Mau ngapain nih?" Tanya Agnes


"Ngapain lagi? Main game yok" Ucap Vani sambil tertawa


"Oke deh, kali ini jangan friendly fire ya" Ucap Agnes sambil membuka gamenya


"Iya iya, lagian kita main di android. mana bisa friendly fire" Ucap Vani


"Iya juga ya, gara gara terakhir main di PC. jadi lupa" Ucap Agnes


"Njerr" Ucap Vani. Mereka berdua memainkan game hingga pukul sembilan malam. Setelah itu mereka memutuskan untuk menyudahinya


"Udahan lah, mataku udah perih" Ucap Vani


"Iya, aku juga" Ucap Agnes


"Njerr kita main game udah lima jam aja, pantes badanku pegel pegel" Ucap Vani sambil meregangkan badannya


"Van, lihat ini" Ucap Agnes serius sambil menunjukan sesuatu


"Apa?" Tanya Vani penasaran. Dia mendekati Agnes


"Lihat jempol ku, udah berotot belum" Ucap Agnes sambil tersenyum


"Anjerr, aku kira apaan" Ucap Vani sambil tertawa kecil


"Awokawok, kalau main gadget terus, yang berotot kan jarinya"


"Kalau aja ada lomba antar jari, kan jadi ada faedahnya kita main gadget" Ucap Agnes


"Tapi sayangnya kagak ada. Kan aneh kalau ada lomba lari antar jari" Ucap Vani


"Bisa aja kau mamank" Ucap Agnes


"Kalau gitu, kuy sekarang kita siap siap buat nanti" Ajak Vani


"Siap bos" Jawab Agnes. dia berdiri dari duduknya dan mereka pergi menemui Zing


"Asisten Zing" Panggil Vani


"Iya? Ada yang bisa saya bantu?" Ucap Zing sopan

__ADS_1


"Siapin alat alat buat bbq di atap ya, alatnya aja" Ucap Vani


"Baiklah, yang lainnya?" Tanya Zing


"Nggak perlu, lainnya aku yang urus" Ucap Vani


"Baik.. Saya undur diri untuk menyiapkan peralatannya" Ucap Zing sambil menunduk. Zing pergi menyiapkan alat alat yang di butuhkan


"Njerr dia langsung undur diri pas kamu suruh dia. Cari asisten baru gih" Ucap Agnes


"Bukan keluar dari kerjaannya njerr. Aku gedik beneran kau" Ucap Vani


"Udah lah, Kalau gitu kita ke dapur. Ambil bahannya"


"Yokay" Jawab Agnes. Mereka berdua pergi ke dapur. Di dapur, saat membuka tempat penyimpanan daging, Vani menutupnya kembali dan dia memanggil pelayan yang mengurus dapurnya


("Tcih.. Udah tau aku kesini, tapi nggak disiapin sosis")


"Ouy, kak pelayan" Panggil Vani


"iya Non, ada yang bisa saya bantu" Ucap Pelayan


"Kenapa disini nggak ada sosis?" Tanya Vani


"Maaf non, sosis terakhir sudah kami hidangkan untuk tuan Kaituo, dia tadi berkunjung ke sini" Ucap pelayan


"Kaituo, dimana dia sekarang?" Tanya Vani


"Dia sudah pulang non" Jawab pelayan


"Oh.. Kalau gitu, tolong beliin sosis, sosis ayam ya, yang banyak. Abis itu, bawa ke atap" Ucap Vani pada pelayan


"Baik non, segera saya laksanakan" Ucap pelayan. Pelayan itu undur diri dari hadapan Vani


"Kuy ke atap, satu jam lagi kita mulai" Ucap Vani


"Oke oke" Ucap Agnes. Mereka berdua pergi ke atap rumah orang tua Vani. Saat sampai di atap, mereka berdua duduk di kursi yang ada disana


"Wuah, banyak terjadi perubahan ya disini" Ucap Agnes kagum saat melihat pemandangan dari atap rumah


"Kamu benar, terakhir kita kesini, saat kita kelas dua smp. Dulu pas musim semi, kita bisa banyak main" Ucap Vani


"Sekarang lagi musim dingin ada salju, kita jadi nggak bisa bebas kan" Ucap Agnes


"Iya sih, lihat ke atas saljunya tebel banget. Kalau jebol, auto ketimbun kita. Trus juga Jadi nggak bisa lihat bintang kan" Sambung Vani


"Kan bisa lihat dari samping. Btw nggak niat amat sih bikin rumah. Atas ada atapnya kenapa depan, belakang, kanan, kirinya nggak ada tembok" Ucap Agnes


"Itu model njerr, lagian kalau di kasih tembok. Sama aja kita BBQ di dalam rumah kan" Ucap Vani


"Becanda mamank" Ucap Agnes


"Jack sama Ray, lama banget sih" Ucap Vani


"Kan belum jam sebelas lol" Ucap Agnes


"Iya sih. Dari pada kita kelamaan nunggu, kamu chat mereka deh" Ucap Vani


Di chat


Agnes : "Jack? Kumpul sekarang di atap, ajak Ray juga"


Jack : "Oke"


"Bentar lagi mereka datang" Ucap Agnes


Beberapa saat kemudian Jack dan Ray sampai di atap, mereka berdua bergabung dengan Vani dan Agnes


"Mau kita mulai sekarang?" Tanya Vani


"Langsung sikat" Ucap Agnes. Mereka langsung berdiri dari duduknya dan mulai memanggang sosis


"Katanya bbq, kenapa cuma panggang sosis?" Tanya Jack kecewa


"suka suka aku lah. Orang aku yang panggang juga" Ucap Vani


"Yah, harusnya siapin daging kek" Ucap Jack


"Kamu mau? Ambil aja di bawah, tapi panggangnya nunggu kita selesai ya" Ucap Vani


"Yah, percuma dong" Ucap Jack


"Udah Jack, terima aja. Nih buat kamu" Ucap Agnes sambil memberikan sosis panggang ke Jack


"Iya, makasih Nes" Ucap Jack sambil tersenyum. Saat mereka sedang asik memanggang sosis tiba tiba ada seseorang yang datang menghampiri mereka. Orang itu langsung merangkul pundak Vani dan Agnes


"Hai, kalian berdua" Ucap orang itu sambil tersenyum. Agnes dan Vani yang terkejut langsung menoleh ke arah orang itu


"Hah? Kai" Ucap Vani


"Kaituo" Ucap Agnes


"Vani, bagaimana kabarmu? kamu juga Nes, sehat kan" Tanya Kaituo sambil melepaskan rangkulannya


"Bagaimana kamu tahu aku di atap?" Tanya Vani


"Masa kamu lupa sih, kita udah temanan dari kecil. Aku tahu lah kalau kamu suka main ke atap" Ucap Kaituo sambil tersenyum kecil


"Masih ingat juga kamu. Oh iya, kenalin ini Jack dan itu yang duduk di sofa, Ray" Ucap Vani


"Hai" Ucap Kaituo. Ray dan Jack tidak membalasnya


"Mereka mengabaikanku" Ucap Kaituo kesal


"Udahlah, mereka lagi sakit gigi kali. ayo duduk, Nes kamu lanjutkan panggangnya" Ucap Vani. Vani dan Kaituo duduk di sofa depan Ray duduk


"Gimana sekolahmu?" Tanya Vani


"Biasa lah" Ucap Kaituo

__ADS_1


"Wih, hebat banget kamu bisa tahan ranking satu. Padahal SMA mu kan SMA terbaik di Negara A" Ucap Vani kagum


"Hehe, aku gitu loh" Ucap Kaituo. Saat Vani melirik ke arah Ray, Ray hanya diam di tempatnya duduk tanpa melakukan apapun


"Tunggu Ya" Ucap Vani. dia bangkit dari duduknya dan menghampiri Agnes. Saat Agnes sedang memanggang Sosis, Vani mengambil sosis panggang itu dan dia pergi menghampiri Ray yang sedang duduk di sofa


"Mau?" Tanya Vani


"makasih, nggak usah" Jawab Ray


("Wah, dia pasti marah gara gara tadi nih") Batin Vani


"Kamu masih..." Ucap Vani terhenti


"aku akan ke kamar" Ucap Ray. Ray langsung berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan atap


"Njerr, kenapa tuh Ray?" Tanya Vani bingung


"Mungkin dia lelah" Ucap Agnes. mereka merayakan malam tahun baru dengan berpesta sosis panggang dan menyalakan petasan


"Bentar lagi mulai.. Ayo kita hitung mundur bareng bareng.. " Ucap Vani senang


"Sepuluh..... Lima.. Empat.. tiga.. Dua.. Satuu.."


"Duarrr... Duar...duarrr..." Suara petasan


"Selamat tahun Baruu" Teriak Vani


"Selamat tahun baru semuanya" Ucap Agnes


"Happy New year" Ucap Kaituo


Setelah berpesta terlalu lama, saat itu sudah pukul dua pagi. Mereka memutuskan untuk menyudahi pesta dan pergi beristirahat


"jam tujuh kita pulang ke Negara B kan. Lebih baik kita hentikan sampai sini" Ucap Jack


"Yah.. Masih pegen disini" Ucap Vani


"Bodoamat, kamu disini aja sendiri. ayo turun Jack" Ucap Agnes. Agnes dan Jack turun dari atap


"Aku akan menemanimu" Ucap Kaituo


"Ahahaha, becanda kai. Ayo turun, kamu juga perlu istirahat" Ucap Vani. Mereka berdua menyusul Agnes dan Jack. Setelah itu, mereka pergi ke kamar masing masing untuk beristirahat. Saat Vani di kamarnya, dia berbaring di atas kasurnya


("Ray, apa gara gara masalah sepele itu. Dia marah? sebegitu pentingnya apa, yang mau dia katakan")


("Salah dia sendiri juga sih, kenapa pakai tampar handphoneku pas aku lagi main game") Batin Vani. Kaituo masuk ke dalam kamar Vani tanpa mengetuk pintu


"Lagi pikirin apa kamu? Kenapa serius amat?" Tanya Kaituo sambil berjalan mengampiri Vani. Vani langsung bangkit dari tidurnya


"Oh, Kai. aku lagi pikirin hal yang bisa di pikirin"


"btw Ada apa? Kenapa kamu nggak tidur?" Tanya Vani


“aku ingin tidur denganmu" Ucap Kaituo


"Tidur aja, kamarku luas" Ucap Vani. Kaituo berbaring di sisi Vani


"Kamu sudah banyak berubah ya Van" Ucap Kaituo


"Jelas lah, dulu pas kita main kita masih kecil banget" Ucap Vani


"Yang kelihatan berubahnya itu kamu. Dulu pas kita kecil, aku lebih tinggi darimu. Trus pas smp, tinggi kita sama. sekarang tiba tiba, kamu jadi jerapah. gimana caranya kamu tumbuh secepat itu?"


"Karena aku laki laki" Jawab Kaituo


"Sejak kapan?" Tanya Vani terkejut


"Kamu meragukanku?" Tanya Kaituo


"Hehe, becanda. kamu udah kelas tiga, semester dua pasti kamu bakal repot kan, banyak ujian" Ucap Vani


"Itu gampang. Sudah lah, kamu tidur saja" Ucap Kaituo


"Hm... Selamat malam kai" Ucap Vani. mereka berdua tertidur lelap. Beberapa jam kemudian, alarm berbunyi


"Kringg....." Suara alarm


Vani terbangun dari tidurnya. Saat dia terbangun, dia terkejut karena Kaituo tidak ada disisinya


"Hah? Kai hilang?" Ucap Vani terkejut


"Bukannya tadi dia disini. Apa jangan jangan, dia bukan kai, trus. Jangan jangan, aku tidur sama setan, dia nyamar jadi Kai. Gawat gawat, aku harus segera cek" Ucap Vani. dia bangkit dari kasurnya dan langsung bersih bersih. Setelah selesai, dia langsung pergi ke ruang makan. Di sana, teman teman Vani sudah berkumpul untuk sarapan


"Kamu lama" Ucap Kaituo


"Hehe, maaf, baru bangun. Btw Kai, tadi kamu tidur di kamarku kan?" Ucap Vani


"Iya, aku bangun duluan" Ucap Kaituo


"Huft... Untung deh" Ucap Vani lega. Vani ikut bergabung untuk sarapan. Ray tidak berkata apapun selama sarapan berlangsung


("Dia masih saja diam") Batin Vani


Setelah sarapan selesai, mereka berkemas untuk bersiap pergi ke bandara. Setelah berkemas, mereka langsung menaiki mobil yang sudah di siapkan. Mobil itu melaju ke bandara. di mobil, Vani mencoba bertanya pada Ray


"Ray.. Kamu kenapa.." Ucapan Vani terhenti karena saat itu dia melihat Ray yang sedang menggunakan headset


("Njerr, pake di sumbat segala")


Beberapa saat kemudian, mereka sampai di bandara. Mereka menurunkan barang barang mereka dari mobil dan masuk ke bandara. Setelah itu mereka menaiki pesawat dengan tujuan Negara B dan pulang kerumah masing masing


...__________BERSAMBUNG__________...


...______LIKE, VOTE, RATE______...


...baca juga Nextnya...


..."Cewek Berandal SMA 2"...

__ADS_1


..."Cewek Berandal SMA3: Last Season"...


...^^^Thanks for Reading^^^...


__ADS_2