Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_42


__ADS_3

Sementara itu di kamar Ray, Ray masih merasa marah pada Vani. Tiba tiba Citra menelponnya, dia mengangkat telpon itu


panggilan telepon,


Citra : "Ray? Vani udah pergi?"


Ray : "Udah"


Citra : "gimana, kalian ada peningkatan?"


Ray : "peningkatan apanya?! dia kesini cuma mau hina aku!"


Citra : "Emang gimana?"


Ray : "Jadi gini.. "


(Ray menceritakan semua kejadian antara dia dan Vani)


Citra : "Kamu sebagai cowok, jangan baperan gitu dong"


Ray : "Siapa yang baperan? Aku cuman gak terima kalau di gituin!"


Citra : "Yah, kamu kan tau. cewek pasti maunya dia yang menang, maklumin aja lah"


Citra : "Dan juga, kalau mau naklukin cewek tuh. Kamu bicaranya jangan ngegas gini"


Ray : "Cih.. Cewek kayak dia, aku jadi ragu kalau aku suka sama dia"


Citra : "Kamu yang bilang sendiri, minta di bantu dapetin dia kan!"


Ray : "Sekarang aku harus gimana? Dia udah nggak mau ketemu aku!"


Citra : "Jawabannya satu. Kamu minta maaf ke dia"


Ray : "Yang bener aja, yang salah kan dia bukan aku!"


Citra : "Cowok ngalah dong"


Ray : "ah.. Udah lah, aku matiin telponnya"


Ray langsung memutuskan telponnya dengan Citra. dia menonton televisi untuk menenangkan pikirannya


di sekolahan, jam istirahat makan siang..


Agnes, Awani dan putri sedang berkumpul di kantin sekolah. Mereka bertiga duduk sambil meyantap cemilan dan mengobrol


"Vani enak banget, empat hari ini nggak sekolah" Ucap Awani


"Enak Jidatmu, kecelakaan kok enak! Kalau gitu kamu yang gantiin dia deh" Ucap Agnes


"Cara kecelakaan gimana ya? Tapi yang nggak sampe mati, kalau bisa yang nggak sakit tapi harus libur lama buat penyembuhan" Tanya Putri penasaran


"Mau kecelakaan kok nawar" Jawab Awani


"Kamu mau nyoba? kalau gitu coba aja jadi polisi tidur!" Ucap Agneh


"njerr.. Jadi polisi ogah si" Ucap putri


"Yee, jadi polisi kok nggak mau. Padahal gratis, masuk tanpa tes, tapi akibat tanggung sendiri" Ucap Agnes

__ADS_1


"Kringgg!!" Bel masuk berbunyi. murid murid lain langsung kembali masuk ke kelas masing masing untuk melanjutkan pelajaran, namun Agnes, Awani dan putri masih santai di kantin


"Mau kekelas?" Tanya Putri


"Aku sih, ikut" Jawab Agnes


"Bolos lagi kuy" Ajak Awani


"Di sini aja lah, males jalan nih" Ucap putri


"Yokay" Ucap Awani menyetujui


"Ngomong ngomong, Vani apa kabar ya?" Tanya Putri penasaran


"Kemaren kemarennya kan kita dari sana, dia belum sadar. Tapi kalau sekarang sih entahlah" Ucap Agnes


"Gimana kalau abis pulang sekolah kita jenguk lagi" Ajak Awani


"Oke deh, sekalian jenguk Ray hehe" Ucap Agnes


"Ray siapa?" Tanya putri


"Ray, temennya Vani yang ikut kecelakaan bareng dia" Jawab Agnes


"Kok aku nggak tau ya" Ucap putri


"kalian belum pernah ketemu" Ucap Agnes


"Pantes" Ucap putri


"Oh ya, kalian tau nggak? Aku abis semir rambut" Ucap Agnes bangga


"Mana? Gaada tuh, masih hitam" Ucap Awani


"Ngapain semir kalau takut?" Tanya Awani


"Siapa yang takut?" tanya balik Agnes


"rambut dalemmu kan dah bewarna dari dulu" ucap Putri


"iyaa.. warnanya jelek aku ganti deh"


Saat mereka bertiga mengobrol, tiba tiba ada segerombolan anak laki laki yang datang menghampiri mereka


"Brakkk" Salah satu anak laki laki disana menggebrak meja


"Woy kalian! Cewek cewek kok bolos, balik kekelas sana!" Ucap ngegas salah satu anak laki laki


"heh? Siapa kamu? Berani beraninya bentak kita!" Ucap Putri ngegas sambil berdiri dari duduknya


"Kalian bertiga balik kekelas sekarang juga!" Ucap salah satu anak laki laki


"Kalau kita nggak mau? Kalian mau apa hah?" Tanya Agnes nyolot


"Kalian nantang ya?! Sini maju!" Ucap salah satu anak laki laki


"K*parat! Aku nggak takut sama B*jingan kayak kalian!" Ucap Agnes yang menerima tantangan dari anak laki laki itu. Agnes mengikat Rambutnya supaya tidak mengganggunya saat berkelahi


dia maju melawan anak laki laki yang mengajaknya berkelahi "Bugg.. bagg... bugg"

__ADS_1


Dengan beberapa serangan, Agnes berhasil membuat salah satu anak laki laki itu kalah


"Cih... Cuma begitu? Kalian berani nantang kita. padalah kalian nggak punya skill apapun! Kalian nekat juga!" Ucap Agnes sombong


"Kalian berempat, sini maju. Aku tuntasin sekalian" Ucap Agnes. ia kembali berkelahi dengan empat anak disana. Sementara Awani dan putri yang melihat Agnes berkelahi merasakan keanehan


"Put, aku kayaknya pernah liat wajah wajah mereka, tapi dimana ya" Tanya Awani


"Iya, dandanan mereka juga rapi, bukan kayak anak anak yang biasa kelahi sama Vani" Ucap Putri


"oh anjirr! Mereka kan yang ada di poster! Mereka anggota osis!!" Ucap Awani terkejut


"Yang bener woy!" Ucap Putri yang ikut terkejut


"Beneran! Kalau nggak salah, osis ada program baru untuk mencegah murid bolos. Mereka adain patroli" Jelas Awani


"kayak polisi aja patroli, Agnes sadar gak ya?!" Ucap putri


"Kalau nggak sadar, dia nggak bakal berantem" Ucap Awani


"Maksudnya sadar kalau mereka osis kamvang!" Ucap putri ngegas


"Kita kabur?" Ajak Awani


"Agnes gimana? biarin?" Tanya Putri


"Kuylah" sambungnya. Saat mereka berbalik, mereka terkejut karena melihat Azka yang sudah berdiri di belakang mereka


"Mau kemana?" Tanya Azka


"Eh.. Pak Azka, lagi ngapain disini pak? Mau bolos ya dikantin gini" Ucap Putri


"Agnes berhenti!" Teriak Azka menghentikan Agnes yang sedang memukuli anggota osis


"Njerrr" Agnes terkejut setelah menoleh ke asal suara dan melihat keberadaan Azka. Dia langsung berdiri dan bergabung dengan Awani dan putri


"woy, kalian yang panggil?" Bisik Agnes pada Awani dan Putri


"Dia jailangkung woy!" Bisik balik Putri


"Maksudnya??" tanya Agnes bingung


"Datang tak di undang wkwk" Bisik putri


"Bisa aja kau" Bisik Agnes


"Bisikin apa kalian?" Tanya Azka dengan tegas


"Kepo kali bapak ini" Jawab Agnes


"Kalian berlima anggota osis kan? Katanya patroli kok malah berantem gini!!" Ucap Azka


"Maaf pak! Kami cuma mau tertibkan mereka bertiga, tapi malah kita di hajar" Jelas ketua osis


"Yeee, mana kita tau kalau kalian osis" Ucap Agnes


"Aku sama Awani tau" Ucap Putri


"kenapa nggak bilang woy" Ucap Agnes

__ADS_1


"Hehe, tau barusan maksudnya" Ucap putri


"Kalian bertiga diem! dan kalian osis ngumpul disini!" Ucap Azka dengan tegas


__ADS_2