Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_33


__ADS_3

Sementara itu di tempat Jorhan dan yang lain berada, mereka sedang beristirahat setelah berhasil mengalahkan Gangster di sana. Polisi yang telah tiba langsung mengamankan Gangster Gangster berserta senjata tajam yang mereka bawa. Setelah menangkap semua Gangster, salah satu polisi menemui Jorhan


"Selamat siang" Sapa polisi


"Siang pak" Sapa balik Jorhan


"Terimakasih telah menghubungi kami dan membantu penangkapan para Gangster ini" Ucap Polisi


"Oh, nggak apa pak. Kami sebagai pemuda di kota ini memang harus ikut serta menjaga kesejahteraan disini"


"Loh? pemuda kota ini?" Bisik Citra pada Jorhan


"Hustt.. CRIFITY belum diakui negara, kita bisa ketangkep kalau mereka tau kalau ada komunitas ilegal" Bisik balik Jorhan


"Baguslah kalian semua punya jiwa melindungi satu sama lain, Tingkatkan ya"


"saya akan kembali ke kantor untuk mengurus mereka" Ucap polisi sambil berjalan kembali ke mobilnya. Setelah itu mobil polisi yang membawa Gangster-gangster melaju pergi dari tempat itu. Member CRIFITY di tempat itu memutuskan untuk kembali ke markas. Setelah berjalan cukup lama, mereka sampai di markas. Mereka duduk untuk beristirahat di ruang kumpul


"Terimakasih atas bantuan kalian" Ucap salah satu member CRIFITY di kota itu


"Nggak masalah, ini sudah jadi tugas kita sebagai sesama member CRIFITY" Ucap Jorhan


"Kalian mau tinggal dulu?" Tanya salah satu member CRIFITY


"Maaf, sepertinya nggak bisa. Kami besok sudah harus sekolah dan juga barusan salah satu member kami masuk rumah sakit" Jelas Jorhan


"Yang ketusuk tadi, member kalian?" Tanya salah satu member lain


"Iya, sebenarnya dia sudah dilarang ikut karena kondisinya juga lagi nggak baik. tapi nyatanya dia malah ikut diam diam"


"Kasihan banget, gimana kondisinya sekarang?" Tanya salah satu member


"Abis ini kami juga mau ke sana" Jawab Jorhan


"Kalau gitu kita ikut deh"


"Jangan, kalian pasti lelah. Toh orang yang ketusuk nggak suka keramaian, pasti kalian nggak di ijinin masuk" Jelas Jorhan


"Pembohong" Bisik Citra pada Jorhan


"Yaudah, kami titip salam" Ucap salah satu member


"Iya, pasti akan Kami sampaikan" Jorhan dan citra keluar dari markas, di luar markas mereka terkejut karena mobil mereka tidak ada di sana. Mereka baru ingat jika mobil itu di pakai Jack dan Ray untuk mengantar Vani ke rumah sakit


"hmm.. mobilnya kan di pakai. Masuk aja yuk" Ajak Jorhan. mereka kembali masuk kedalam markas


"Kenapa balik kesini?" Tanya salah satu member

__ADS_1


"Barusan aku telpon Ray, kata Ray Vani mau ketemu kalian. Jadi kami balik buat ngajak kalian" Ucap Jorhan sambil tersenyum


"Bilang aja, kita berdua butuh tumpangan ke rumah sakit" Bisik Citra pada Jorhan


"Harga diri kita mau taruh dimana girl" Bisik balik Jorhan


"Yaudah, ayo berangkat. Mobil kalian juga di bawa mereka kan. Berangkat naik mobil kita aja" Ucap salah satu member sambil berdiri dari duduknya


("Tau aja kau") batin Jorhan


Mereka bertujuh berangkat ke rumah sakit menggunakan mobil member di sana. di tengah jalan mereka menghentikan mobilnya


"Loh? kenapa berhenti?" Tanya Jorhan


"Kita mau beli buah buat temen kalian yang sakit"


"Oh ya, dia suka buah apa?" Ucap salah satu member yang sudah turun dari mobil


"Hm... Vani tuh suka, durian sama kelengkeng" Ucap Jorhan


"Jangan! yang bener aja, orang sakit di kasih durian. Tambah sakit ntar, lagian yang barusan di sebutin kan buah kesukaan Jorhan bukan Vani" Ucap Citra


"Kalian beli seadanya aja, Vani pasti bakalan terima"


"oh baiklah" ucap salah satu member. dia pergi membeli buah


"Jangan gitu lah, kamu terlalu banyak menipu hari ini"


member yang membeli buah kembali ke mobil, Mereka melanjutkan perjalanan ke Rumah Sakit


Sementara di rumah sakit. Vani yang tidak bisa menahan tawanya akhirnya ketahuan Ray dan Jack kalau dia tidak sedang tertidur. Vani bangun dari tidurnya dan terduduk, dia masih saja tertawa


"baru bangun ketawa ketawa?" Ucap Jack


"Jangan Jangan dia kehabisan darah trus otaknya nggak bisa di gunakan lagi. sekarang dia jadi pasien gila" sambung Ray


"Ahahhaaaa.. hmm... nggak lucu!" Vani terdiam setelah mendengar apa yang dikatakan Ray


"Mungkin aja" Ucap Jack


"Woy, ngajak Gelud Yak!" seru Vani sambil melemparkan bantal ke arah Ray


"Bug.."


Bantal itu mengenai muka Ray, dia menyingkirkan bantal itu dari wajahnya


"Becanda hehe" Ucap Ray

__ADS_1


"Barusan juga becanda kamvang ahahahahaa" Vani kembali tertawa keras


"eh?"


"Adududuuh.. perutku kenapa nih" dia merasa kesakitan dan langsung memegangi perutnya. Ray dan Jack tersadar


"Kamu belum bisa banyak gerak! baring aja"


"Ray taruh bantalnya disitu" Ucap Jack sambil membantu Vani berbaring


"akh.. Aku kenapa sih? Kok bisa sampe rumah sakit? Perutku juga sakit gini" Tanya Vani


("dia nggak ingat?")


"Kamu itu, lagi hamil. Jangan banyak gerak, kasihan yang diperut" jawab Ray


"APAA?!!" Vani terkejut setelah mendengar ucapan Ray. dia menatap tajam Ray


"Iya Ayahnya Jack" Ucap Ray dengan senyuman kecik


"hah?!"Jack merasa kebingungan


"Woy! Jack! B*ngsad kau! kenapa bisa aku hamil anakmu?!" Teriak Vani kesal


"Wowowo, Slow slow. bukan begitu Van.." Ucap Jack mengelak


"Akh.. Jack, dasar B*jingan! Gimana nasibku kedepannya! Hancur sudah!" kedua mata Vani mulai berlinang


"eh.. jangan Nangis Van" Ucap Ray


"Akhh... Bodo amat, hiks.. Ini semua gara gara Jack.. huhuhu.." Vani menangis tersedu sedu


("dia percaya beneran?!")


"Jangan nangis Van, Barusan aku bercanda"


"Kamu nggak hamil, Tapi Jack yang hamil" jelas Ray yang merasa bersalah


"Mana bisa hamil b*go" Ucap Jack


"Ahahahahaaa, barusan aku juga bercanda" Vani merasa lega karena tersadar kejadian itu tidak nyata. Dia mengusap air matanya sambil tertawa


"Becanda dimana nya? barusan kamu nangis beneran" ucap Jack


"Aku becanda beneran woy. Mana mungkin aku nangis" Ucap Vani ngotot


"Udah Jack, iyain aja" Bisik Ray pada Jack

__ADS_1


"hmm.." gumam Jack


__ADS_2