
Setelah berjalan cukup lama, Vani akhirnya sampai di rumahnya. Dia langsung masuk ke dalam rumahnya dan pergi ke kamarnya. Tanpa ganti baju, dia langsung merobohkan badannya dan tertidur di kasur
Vani tertidur sampai pagi hari menjelang. Saat Vani terbangun, Vani menyadari sesuatu
"eh?! nih seragam kan hari ini masih dipakai. Kenapa kemarin nggak ganti sih" Ucap Vani setelah melihat dirinya masih menggunakan seragam saat bangun tidur
(" Kalau di pakai lagi, jorok amat njerr")
("ku juga kemarin nggak makan, mandi juga nggak. astagaa..") batin Vani
"Akhh... Seragam cuma satu lagi. Beli sekarang mana sempet. Terpaksa pakai seragam yang lain deh" Ucap Vani sambil berdiri dari kasurnya. dia berjalan menuju kamar mandi untuk bersih bersih. Setelah selesai mandi, Vani merubah keputusannya. Akhirnya dia berangkat ke sekolah dengan pakaian biasa
Saat Vani hendak keluar dari pintu rumahnya, dia merasa sepatu sekolah yang dia gunakan tidak pas dengan pakaian yang dia pakai. Akhirnya Vani mengganti sepatunya dan menggunakan sepatu berwarna untuk menyesuaikan dengan baju yang dia gunakan. dia berangkat ke sekolahnya
Sampai di sekolah. Vani langsung masuk ke kelas dan duduk bergabung dengan ketiga orang temannya
"Loh Van, mau sekolah apa mau main?" Tanya Awani
"Hm... Kalo disuruh milih sih, mending main lah" Jawab Vani
"kok kamu sekolah pake kaos gitu?" Tanya putri
(" Kalau aku bilang, kemarin lupa ganti baju. Otomatis mereka akan berfikir kalau aku kemarin nggak mandi, trus ntar ku di ejek sama mereka. Kan ougah. Em... tapi Emang kemaren nggak mandi juga sih") batin Vani
"Tadi pagi seragamku ketumpahan soda, Hehe"
"Ya elah, tinggal pakai seragam lain. Kenapa pakai kaos? Lagian pagi pagi kenapa minum soda?" tanya Agnes
"ah udah lah, pikir sendiri jawabannya. Aku lagi Males" Jawab Vani
"hoho, pagi pagi jangan marah marah lah" Ucap Putri
"Iya dah iyaa" Jawab Vani
Setelah obrolan itu, suasana di sana menjadi hening. Agnes dan Putri sibuk memainkan handphone mereka, Awani sibuk menyalin pekerjaan rumah, Sedangkan Vani sedang mengamati teman sekelas yang baru masuk ke kelas
"Woy, ketua kelas. Jam segini kok baru berangkat. Mana bisa jadi contoh teladan" Teriak Vani pada ketua kelas yang baru saja masuk kelas
"Rumahku jauh, harus nunggu bus dulu" Jawab ketua Kelas
"aku aja jauh jalan kaki!"
"Lain kali berangkat lebih awal, disiplin ya" Ucap Vani
"Woy, yang piket siapa sekarang? Kok masih kotor sih?" dia menoleh ke arah jadwal piket di mading kelas
"Kalian berempat yang lagi main hp, sekarang kalian piket, jangan main hp mulu lah. Anjerr" Ucap Vani kesal
"kamu siapa? Ketua juga bukan. Nyuruh nyuruh piket lagi" Ucap salah satu teman sekelasnya
"Hm.. Kalau gitu, mulai sekarang aku ketuanya" Ucap Vani bangga
"Ahahhaaa, dasar Vani" Ucap salah satu teman sekolahnya sambil menyapu
"Nah gitu dong! yang bersih ya" Vani menghampiri temannya yang sedang piket
"btw Kamu hari ini juga piket" Ucap temannya yang sedang menyapu
"Oh, iya juga ya. Aku piketnya nanti kalau sempet" Jawab Vani
__ADS_1
"Piket nggak woy" Perintah temannya sambil mengejar ngejar Vani yang berlari mengelilingi tempat duduk
"Ougah bweee" Teriak Vani sambil terus berlari. akhirnya teman piketnya merasa lelah dan berhenti mengejar Vani. Vani ikut menghentikan larinya
"Jangan berisik Van, suaranya nggak kedenger nih" Ucap Putri yang sedang fokus menonton yutub sambil meningkatkan volume suara
"Ini juga, main hp mulu. Apa sih yang bagus?" Tanya Vani heran
"Banyak chat nih, kasihan kalau nggak dibales" Jawab Agnes
"Tinggal bales ntar napa" Ucap Vani
"Ini chat dari pacarku, kamu kan jones. Mana bisa ngerasain beginian" Ucap Agnes bangga
"hmm.. aku mah up yang begituan" Ucap Vani dengan ekspresi datar
beberapa saat kemudian, guru datang untuk mengajar. guru yang mengajar melihat Vani yang tidak berseragam. dia langsung menanyakannya pada Vani
"Vani, seragam mu mana?" Tanya guru
"Tadi pagi ketumpahan susu bu. Jadinya pakai seadanya deh" Jawab Vani
"Woy, katanya ketumpahan soda" ucap putri
"Ahahaa, kan setelah ketumpahan soda. Aku minum susu. Eh.. Tumpah lagi deh" Jawab Vani asal
"ketauan banget" ucap Putri dengan ekspresi datar
"Apanya?" tanya Vani
"Boongnya njerr" jawab Putri
"Oke bu" Vani berdiri dari duduknya dan berjalan keluar kelas
"Bu, saya boleh nemenin Vani nggak?" Tanya putri pada guru
"Nggak usah Vani bisa sendiri" Jawab guru
"Yah bu, takutnya ntar Vani nyasar bu!" Ucap putri
"Di sekolah sendiri kok nyasar, nggak mungkin.."
"sudah lah, oke sekarang masuk ke pelajaran" Ucap guru sambil lanjut mengajar
Sesampainya Vani di kantor, dia langsung membuka pintu dan bertanya pada guru yang ada di sana
"Pak, bu! Guru piket hari ini siapa?!" Teriak Vani pada guru guru di kantor. guru guru yang masih berada di kantor menoleh ke arahnya
"Sama guru jangan begitu dong" Ucap salah satu guru
"Iya tau! Yang piket siapa?" Tanya Vani ngegas
"Sama guru yang sopan dong" Ucap guru
"Iya deh, pak sekarang yang piket siapa?" Tanya Vani dengan nada pelan
"Mana denger kalau begitu" Ucap salah satu guru
"Maunya apa woy" Ucap Vani kesal
__ADS_1
"Yang piket sekarang pak Azka" Jawab salah satu guru yang menginginkan Vani keluar dari kantor
"Oke, nice info bu. bye bye semua.." Vani keluar dari kantor dan langsung pergi ke ruangan Azka dan masuk
"Woy! Pak Azka, saya minta surat dong" Ucap Vani sambil tersenyum
"Baru masuk bukannya salam, malah bilang woy" Ucap Azka
"Oke oke, ulang deh" Vani keluar dari ruangan Azka dan kembali masuk kedalam ruangan itu
"Selamat sore pak Azka" Ucap Vani serius
"masih pagi" ucap Azka dengan ekspresi datar
"Biar cepet pulang hehe" Ucap Vani sambil tertawa
"itu maumu" Ucap Azka
"Ada apa kemari?" Tanya Azka sambil mengamati pakaian yang Vani pakai
"Oh, bapak tau. Kamu mau minta surat ijin ya? Biar bisa sekolah pakai kaos"
"hmm.. dari pertama masuk kesini kan aku udah bilang begitu" Ucap Vani dengan ekspresi datar
"Jadi apa alasan kamu pakai kaos ke sekolah?" Tanya Azka
"Jadi gini pak, tadi pagi pas sarapan. bajuku kena oli pak" Ucap Vani
"Kok bisa oli sih? Di meja makan kamu ada oli?" Tanya Azka bingung
"Ada pak, saya minum oli biar nggak ngantuk" Jawab Vani sambil tersenyum
"Oh, jadi karena itu. Otak kamu jadi gesrek?" Ucap Azka
"kopi hitam njerr!"
"Terserah pak Azka deh. Yang lebih penting buatin saya suratnya"
"Lain kali ke sekolah tetap pakai seragam" Ucap Azka sambil membuat surat ijin untuk Vani
"Iya iya, thanks teacher"
Azka memberikan surat ijin pada Vani dan Vani langsung keluar dari ruangan Azka
Saat Vani berjalan kembali ke kelas tiba tiba dari kejauhan terlihat Awani dan Agnes yang sedang berlari menghampirinya
"Vani" Panggil Awani
"Ada apa? Kalian di kejar setan?" Tanya Vani penasaran
"Gawat, di atap ada orang" Ucap Agnes
"Anjirr, di atap ada orang. Apa masalahnya monyed? Kalau ada orang ya biarin" Ucap Vani
"Beneran, ada orang orang mencurigakan" Ucap Awani
"Di atap? Diatas genteng? Orang mencurigakan nya mungkin lagi benerin genteng bocor" Ucap Vani bercanda
"Serius woy, di atas ada murid kelas satu diganggu anak anak kelas tiga" jelas Agnes ngegas
__ADS_1