
Awani dan Putri membantu Ray berjalan keluar dari rumah sakit
"beneran udah dibolehin pulang kan kamu?" tanya Putri
"iya.. tenang aja" ucap Ray. saat itu kakinya kirinya melemah
"Njerr, katanya bisa jalan" Ucap Awani sambil memegangi Ray
"Ahahaa, aku juga gatau kalau salah satu kakiku masih sakit buat jalan" Ucap Ray
"Sama aja nyusahin" Ucap Awani
"Kalau susah jalan, nggak usah dipaksa. kita antar kamu balik ke kamar" Ucap Putri
"Iya, balik aja kuy. kamu ngerepotin" Ucap Awani
"Aku bisa, kalian panggil taxi" Ucap Ray
"Hm.. Sabar. Sampai depan rumah sakit aja belum" Ucap Putri
"Iya njirrr, kalau kita buru buru kerumah Vani. trus Vani gaada dirumah, M*mpus kau!" Ucap Awani
"Aku bakal cari dia" Ucap Ray
"Kamu siapanya?" Tanya Awani
"Aku? Aku Temennya Vani" Jawab Ray
"cuma temen, temen Vani mah banyak. kayak Kita nih, sahabat solid" Ucap Awani bangga
"Pantes sifat kalian semua gak beda jauh, suka cari masalah" Ucap Ray
"kamu mau kita tinggalin di sini? Oke..." Ucap Awani
"Jangan, kalian tega ninggalin cowok keren kayak aku sendirian?" Ucap Ray sambil tersenyum bangga
"Keren apanya, rambut acak acakan. Baju kusut gitu! Yang keren sebelah mananya?" Ucap Putri
"Ah.. sudahlah, Ayo kerumah Vani! Keburu malem" Ucap Ray
"Iya iya, cowok kok cerewet" Ucap Awani. Mereka bertiga pergi ke rumah Vani dengan menaiki Taxi. Setelah sampai di rumah Vani, Ray buru buru turun dan memaksakan kakinya berjalan masuk kerumah Vani
"Brakk"
"Vani" Teriak Ray sambil membuka pintu
"Woy, rumah orang tuh! Slow napa" Ucap Awani sambil berjalan menghampiri Ray. Ray mencari Vani di ruangan ruangan yang terlihat olehnya, namun dia tidak menemukan Vani, Ray menghampiri Awani dan Putri yang sedang asik mengobrol
"hei!" Ucap Ray
"Apa?" Tanya Putri
"Vani.. Dia, Kamarnya dimana?" Tanya balik Ray
"Njerr, dari tadi mondar mandir kesana kemari, cuma cari kamar? aku kira kamu lagi ngeloot, cari item" Ucap Awani
"Tanya dari awal kek" Ucap Putri
"Kamar dia diatas, di depan pintu ada tulisannya" Ucap Awani
"Kasihan banget Vani, punya rumah segini bagusnya, tidurnya di atas atap" Ucap Putri
__ADS_1
"yee, di atas bukan berarti atap lol" Ucap Awani
"Kamu kesana aj.." Awani menoleh kearah Ray, tapi Ray sudah tidak ada disana
"udah ngilang aja tu anak" Ucap Awani
"Mungkin dia punya kemampuan teleportasi" Ucap Putri
"Teleportasi matakau, lihat tuh. Jalannya masih pincang gitu" Ucap Awani sambil menunjuk ke arah Ray
"pufftt.. kalau aku jadi dia, mana mau aku jalan pas kakinya pincang sebelah, mending naik kursi roda" Ucap Putri
"Manja amat kamu. naik kursi roda juga gaada yang mau dorongin kamu" Ucap Awani
"Aku gelindingin sendiri lah" Ucap Putri
"Gelindingin Kursi roda susah loh" Ucap Awani
"Kalau susah, tinggal berdiri trus tendang tuh kursi roda" Ucap Putri
"Njerrr, emosian" Ucap Awani
"Duduk ruang tamu kuy, aku ambil makanan. Moga aja bibi ninggalin makanan" Ucap Putri sambil berjalan ke dapur
"belum tentu disini ada Vani, bibi juga belum tentu dateng" Ucap Awani
"Tinggal buat makanan instan kan gampang, lemari Vani kan isinya makanan instan doang" Ucap Putri
"mie instan kan bahaya. Tapi entah kenapa yang berbahaya itu justru makanan enak" Ucap Awani terheran. Awani menunggu putri dengan duduk di ruang tamu dan menonton tv
Sementara itu Ray yang masih mencari kamar Vani melihat Jack yang sedang berjalan
"Oh, Ray! Kenapa kamu bisa sampai sini?" tanya Jack
"Vani di rumah ini?" Tanya Ray
"Iya, ini kan rumahnya" Ucap Jack
"Padahal paginya dia ke ruanganku! Trus kita debat, aku kira bakal terjadi apa apa sama dia" Ucap Ray
"Udah Ray, Vani itu kalau marah cuma sehari doang. palingan besoknya dah lupa. Ingatannya Kritis" Ucap Jack
"Dia punya masalah di otaknya?" Tanya Ray khawatir
"Bukan begitu, dia orangnya pelupa. di becandain dikit, malah diseriusin" Ucap Jack
"Katamu Vani marahnya cuma sehari, trus besoknya lupa ya?" Ucap Ray
"Iya" Jawab Jack
"Sekarang kan belum sehari! Dia pasti bakal marah sama aku" Ucap Ray Khawatir
"Masalah begitu di repotin! Kamu cewek apa cowok?" Ucap Jack
"Aku Hode" Ucap Ray dengan muka serius
"wah! husss.. Jauh jauh kau!" usir Jack
"Di becandain dikit kok nggak bisa" Ucap Ray
"Aku juga becanda. Di becandain lagi kok nggak bisa" Ucap Jack
__ADS_1
"Lupakan! mau terus di depan pintu?"
"ayo masuk" Ucap Ray sambil membuka pintu kamar Vani
"Ceklek" Pintu kamar Vani terbuka. Vani yang melihat ke hadiran Ray langsung berpura pura tidur. Ray dan Jack datang menghampiri Vani yang tertidur
("Anjirr, ada Ray! Aku ngga tau musti ngomong apa!") batin Vani
"Yah, tidur" Ucap Ray
"Lima menit yang lalu dia masih ngobrol sama Agnes. Aku ragu kalau dia tidur secepat itu" Ucap Jack. ia menggelitiki kaki Vani. Vani tiba tiba terbangun dan tertawa keras
"Ahahahaaaahahaha"
"Liat ! Dia cuma pura pura tidur" Ucap Jack
"B*ngsad! Aku tidur beneran woy!" Ucap Vani ngegas
"Tidur kok ketawa" Ucap Jack
"Woy! Siapa sih yang digelitikin ngga ketawa?" Ucap Vani
"Vani!" panggil Ray. Vani menoleh kearahnya
"tunggu"
"Nes ayo keluar, mabar" ajak Jack
"hum.. oke" Agnes dan Jack keluar dari kamar Vani
"Woy! Mau kemana! kalian mau ninggalin dua orang sakit sendirian? Kalau kenapa napa gimana woy!" Ucap Vani dengan nada Keras
"Kalian berdua! Jadi nggak sendirian" Ucap Jack. Jack dan Agnes keluar dan menutup Pintu
Jack dan Agnes berjalan ke ruang tamu Vani, mereka berdua terkejut karena melihat Awani dan Putri yang sedang makan makan disana
"rumah siapa nih!" Ucap Agnes
"Loh, nes! Kok kamu disini! Bukannya masih di sekolah" Ucap Awani
"Oh! Iya! Makasih udah ngingetin!" Ucap Agnes
"Awas kalian ya!" Agnes berjalan mendekati Putri dan Awani. Putri dan Awani langsung berdiri dari duduknya
"Larii woy!" teriak putri
"Aaaaaaaa....." Awani dan putri berlari di dalam rumah Vani dan Agnes mengejar mereka. Sementara Jack duduk dan melihat kejar kejaran di antara mereka bertiga sambil memakan makanan yang ada di meja
di kamar Vani,
Ray dan Vani hanya bertatapan dan terdiam
("hmm.. ku mau ngomong, tapi takut salah. ntar jadi masalah lagi") batin Vani
("aku kesini mau ngomong apa ya") batin Ray
("Ajak ngobrol aja deh, biar nggak canggung") batin Vani
("Tanya keadaannya aja deh") batin Ray
"Van.." "Ray" Mereka berdua memanggil nama dengan bersamaan
__ADS_1