Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_43


__ADS_3

Mereka berdelapan berkumpul di hadapan Azka. Azka merasa kesal karena sesuatu


"Kenapa kalian lagi yang buat onar! Dan juga buat onarnya pas bapak lagi piket. kan jadi bapak harus ngurus kalian!" Ucap Azka kesal


"Siapa suruh piket segala dan juga ngapain repot repot ngurus kita? Kita bisa sendiri" Ucap Putri


"Kalian berlima! Berdiri. Harusnya osis itu mencontohkan kebaikan, jangan malah berantem! Mau jadi apa sekolah kita kalau osisnya aja begini" Ucap Azka


"Maaf pak, tadi hanya pembelaan karena dia nyerang kita pak. kita nggak mukul cewek, Harga diri kita lebih tinggi" Ucap salah satu anggota osis


"halah.. Banyak b*cod kalian! Nggak mukul cewek gimana? Barusan sama Agnes, kamu yang mukul duluan" Ucap Putri


"heh? kalian cewek?" tanya salah satu anggota osis


"njirr, minta di tonjok lagi ni anak" ucap Agnes


"sudah bapak bilang, jangan gunakan bahasa kotor di lingkungan sekolah!" Ucap Azka


"Lah kan bapak yang ngajarin!" Ucap Agnes sambil tersenyum


"Perkataan guru itu menjadi contoh muridnya kan pak?"


"Iya! Kalian harus contoh bapak! yang nggak pernah ngomong kotor begitu!" Ucap Azka


"hum, Apa bapak ingat? Kejadian di ruangan bk dulu?" Tanya Agnes


"Kejadian ap.." Tiba tiba Azka mengingat kejadian yang pernah dia alami dulu. Dia mencoba mengalihkan perhatian agar Agnes tidak membocorkannya


"Udah udah. Bapak nggak ada waktu buat basa basi. kita kembali kepermasalahan kalian barusan"


"sst... Dulu katanya mau lupain, jangan ingkar janji" Bisiknya pada Agnes


"Hehe, kalau nggak mau. ya jangan bertindak" Ucap Agnes


"Kejadian apa bro?" Tanya Putri


"Sesuatu" Jawab Agnes


"Di sini siapa yang salah?" Tanya Azka pada delapan murid di hadapannya


"Kalau ditanya yang salah ya, mana ada yang mau ngaku. Tapi kalau yang bener, kita bertiga pak" Ucap Awani


"Mana mungkin pak! Jelas jelas ini salah mereka. mereka bolos saat kegiatan pembelajaran berlangsung" Ucap Ketua Osis


"Hm.. Benar kalian bolos?" Tanya Azka


"Kami nggak bolos pak! Kami tadi ketiduran trus lupa bangun, pas bangun mau ke kelas, eh.. Di hadang mereka" Jelas Agnes


"Tidurnya lanjut ya bro, keenakan tidur kelanjutan sampe ke akhirat" Ucap Putri

__ADS_1


"Mati dong" Ucap Agnes


"Jawab jujur!" Bentak Azka


"Woy jangan ngegas napa!" seru Putri


"oh, maaf pak"


"Jadi gini pak! tadi kami mau ketoilet trus malah ketiduran di kantin" Ucap Awani


"Njerr, ke toilet bisa bisanya sampe ke kantin. Alasanmu nggak logis b*go!" Ucap Agnes


"Sebenarnya kalian ketiduran apa izin ke toilet?" Tanya Azka


"Tuh kan, Mereka yang salah!" Ucap anggota osis


"Woy diem kau!" Ucap Putri nyolot


"Kamu yang diem!" Ucap osis


"Berani sama aku?!" Putri menoleh ke arah Agnes


"Nes.. Maju!!" Ucapnya sembari mendorong Agnes maju


"Njirr, kok aku sih!" Ucap Agnes linglung


"Bentar apanya! Kalian bolos istirahat pertama, baliknya pas udah pulang buat ambil tas kan? Bapak tau itu!" Ucap Azka


"Tapi pak, katanya kita harus mencontoh anggota osis, tapi dari tadi mereka keluyuran kesana kemari nggak ikut pelajaran! Itu kan sama aja bolos pak!" Jelas Agnes


"hey Kami patroli! Buat tertib-in pembolos pembolos kayak kalian" Ucap anggota osis


"hm.. biar masalah ini kelar! anggap kita bertiga patroli!" Ucap Agnes


"Iya pak! Mulai besok kita ke sekolah buat patroli! Jadi nggak perlu ikut pelajaran!" sambung Putri


"kita jadi satpam?" Tanya Agnes


"Kita? aku enggak, kamu aja sendiri" jawab Awani


"DIAM!!" Bentak Azka yang sudah tak bisa menahan amarahnya


"KALIAN!! UDAH SALAH, MALAH NGGAK SADAR DIRI!"


"Kalian! Agnes Vani Awani Putri! Selalu saja buat masalah!"


"Jangan bawa bawa Vani pak, dia nggak ada disini! Dia lagi sekarat" Ucap Agnes


"DIAM!!"

__ADS_1


"Kalian berlima osis! Kembali patroli! Dan kalian bertiga ikut ke bk!" Ucap Azka


"Baik pak" Kelima anggota osis kembali melanjutkan patrolinya untuk menertibkan murid murid lain yang bolos. Sedangkan Agnes, Putri dan Awani ikut Azka ke ruang BK


"Yah.. Ke bk trus!" Ucap Agnes lesu


"Salah sendiri bikin onar" Ucap Azka


Setelah berjalan cukup lama, mereka bertiga dan Azka sampai di depan ruang BK. Mereka masuk dan duduk di kursi BK


"Pak! Masalah bolos jangan di besarin lagi lah" Pinta Putri


"Tidak bisa! Kalian tahu kenapa bapak ajak kemari?" Tanya Azka


"Lah, yang ajak kan bapak. Harusnya yang tau jawabannya juga bapak" Ucap Putri


"Lihat rok kamu! Ketat begitu, terlalu pendek! Mau sekolah apa mau fashion show hah?" Tanya Azka


"Pak! Cewek itu harus tampil cantik dan sexy!" Ucap Putri sambil tersenyum manis


"Kamu juga! Kamu sadar nggak sekarang hari senin! emang Sepatu pink cocok buat ke sekolah? Kalau mau pake sepatu berwarna jangan ke sekolah!" Ucap Azka


"Sepatu sekolah saya ke banjiran pak! Basah, kalau di pake ntar bau!" Ucap Awani


"Musim panas gini, banjir dari mana?!" Tanya Azka


"Kebanjiran air mata kesedihan saya pak, hiks sad" Ucap Awani


"Sabar Aw, sabar. Semua ada jalannya" Ucap Putri sambil menepuk punggung Awani berkali kali


("Sepatu ku aman, rok ku juga nggak pendek pendek amat, seragam oke, pasti aku nggak ada kesalahan") batin Agnes


"Dan kamu! Udah tau di sekolah di larang cat rambut mencolok! Kenapa masih di cat?" Ucap Azka


("Lah, kok pak Azka tau aku cat rambut? jangan jangan dia punya suatu kemampuan spesial")


"Bapak paranormal ya? Anak Indih*me ya?" Tanya Agnes


"Indih*me matakau! indigo lol" Ucap Putri


"siapa pun bisa tahu kamu cat rambut!" Ucap Azka


"heh gimana? Kan nggak keliatan! Orang catnya di rambut dalem!" Ucap Agnes


"haish.. Pegang rambutmu!" Ucap Azka


Agnes memegang rambutnya dan tersadar


"oh..."

__ADS_1


__ADS_2