
di ruang makan, Vani terkejut karena melihat meja makannya penuh dengan makanan kesukaannya
"Wahh, ini Khakim yang siapin?" Tanya Vani
"Iya, maaf tadi siang kita nggak jadi makan gara gara kakak rapat" Ucap Kim
"Makasih Khakim" Ucap Vani dengan senyum lebar. Mereka berdua duduk di kursi dan siap untuk menyantap makanan
"kenapa Khakim udah pulang? nggak jadi Rapat?"
"Udah selesai" Jawab Kim
"Cepet amat rapatnya, ngapain aja" Tanya Vani
"Udah gih, makan" Ucap Kim
"Oke kak, Selamat makan" Ucap Vani. Mereka berdua makan dengan lahapnya sampai kekenyangan. Setelah makan mereka duduk di sofa ruang tamu dan menyalakan televisi
"Kenyangnya" Ucap Vani
"Kakak juga" Ucap Kim
"Khakim nggak balik ke kantor?" Tanya Vani
"Kakak lagi pengen santai, lagian udah mulai gelap" Jawab Kim
"Trus kantornya siapa yang ngurusin?" Tanya Vani
"Ada asisten Zuan, tenang" Ucap Kim
"Khakim keliatannya lelah, kenapa nggak pulang buat istirahat?" Ucap Vani
"Jadi, kakak di usir?" Ucap Kim
"Bukannya gitu, tapi kan khakim abis kerja. Trus ngurusin aku, besok pagi juga jemput aku lagi kan? Khakim butuh istirahat yang cukup" Ucap Vani
"Kamu nggak jadi belajar sama kakak?" Tanya Kim
"Em.. Aku bisa belajar sendiri, khakim tenang aja. Untuk sekarang, Khakim pulang trus istirahat aja deh"
"Oke , kakak pulang. Kamu beneran belajar ya, Besok masih ulangan kan!" Ucap Kim
"Tenang kak, semua terkendali"
Setelah itu Kim pergi pulang ke Apartemennya. Sementara Vani, pergi ke kamarnya dan duduk di depan komputernya
("Udah lama nggak main game hehe")
__ADS_1
("Oh, ajak Agnes sama Jack deh. Mereka udah tidur belum ya") batin Vani
Di chat
Vani : "Woy, Nes?"
("Yah, no respon. Dah tidur aja ni anak, baru jam tujuh padahal. Coba Jack deh") batin Vani
Di chat
Vani : "Jack oh Jack"
Jack : "Ada apa? ganggu"
Vani : "Belum tidur?"
Jack : "Udah tidur, bye"
("Yah, Jack juga tidur. Main sendiri nggak enak, temen di game nggak ada yang luang") ucap Vani lesu. dia meninggalkan komputernya dan pergi ke kasurnya. Dia memutuskan untuk tidur saat itu
Di pagi hari seperti biasanya. setelah Vani bersih bersih dan sarapan, Kim datang untuk menjemputnya. Sampai di sekolah, Vani turun dari mobil Kim
"Bye kak, Selamat bekerja" Ucap Vani sambil tersenyum. Kim membalasnya dengan tersenyum dan dia melajukan kendaraannya pergi ke kantornya. Setelah Kim pergi, Vani masuk ke sekolahnya. Di depan kelas, Vani bertemu dengan Putri dan Agnes
"Hai, para agan. Hari kedua ujian nih" Ucap Vani
"Iya, parahnya aku belum belajar" Ucap Putri
"Aku lagi baca komik" Ucap Agnes sambil menunjukan Komik yang dia baca
"Njerr, baca Komik. Niat ujian nggak sih" Ucap Vani
"hehe, tadi pagi aku udah belajar. Jadi tenang" Ucap Agnes
"Tadi pagi juga, aku baca materinya sekali" Ucap Vani
"Kalian berdua enak ya, udah belajar. Liat nih aku, belum belajar sama sekali. nanti gimana ngerjainnya coba?" Ucap Putri sambil memainkan handphonenya
"Handphone aja terus, mau ujian baca buku. Bukan baca chat" Ucap Vani kesal
"Iya deh, mana bukunya? Aku belajar sekarang" Ucap putri sambil menyimpan handphonenya
"Kamu tanya aku buku? Tas aja nggak ku bawa, apalagi bukunya" Ucap Vani
"Kamu Nes?" Tanya Putri
"Aku bawa tas kosong dan satu komik ini" Ucap Agnes sambil terus membaca komiknya
__ADS_1
"Kamu nggak bawa put?" Tanya Vani
"Bawa, tapi males ngeluarin" Ucap Putri sambil tersenyum kecil
"yee bisanya nyusahin orang, nggak mau susah sendiri" Ucap Vani
"Iya deh iya" Ucap Putri. dia mengambil bukunya dan mulai belajar
"lima menit lagi masuk, Awani mana?" Tanya Vani
"Entahlah, aku belum liat dia dari tadi" Ucap Agnes
"Tadi kayaknya dia lagi sama ketua osis" Ucap putri. Saat mendengar apa yang putri bicarakan, Vani terkejut
"Hah! Ketua osis!" Ucap Vani terkejut
"kemana dia bawa Awani pergi?"
"Entahlah, aku gatau. Emang kenapa kalau Awani sama Ketua osis?" Tanya Putri
"Aku harus cari dia" Ucap Vani. dia langsung berlari mencari Awani di seluruh sekolah. saat melewati kantin, dia melihat Awani yang sedang duduk dan memakan cemilan. Vani langsung menghampirinya dan duduk di depannya
"Aw, kamu nggak papa?" Tanya Vani cemas
"Gawat, Van" Jawab Awani
"Apa yang gawat, apa yang dia lakukan ke kamu?"
"Gawat, aku nggak bawa uang. Bayarin makananku ya. Untung kamu kesini, kalau nggak aku nunggu orang yang ku kenal lewat buat pinjam uang. Oh ya, Btw dia siapa?"
"Yee kamvret.. bukannya kamu ketemu ketua osis ya?"
"Darimana kamu tau? Pas aku ketemu ketua osis kan kamu belum berangkat" Ucap Awani
"Putri yang bilang. Kenapa kamu ketemu ketua osis?" tanya Vani
"Lah, apa masalahnya ketua osis ketemu wakilnya" Ucap Awani sambil tersenyum lebar
"Njirr, sejak kapan kamu jadi wakil osis?" Tanya Vani terkejut
"Salah sendiri nggak pernah sekolah" Jawab Awani
"gimana bisa mereka milih wakil ketua kayak kamu!" Ucap Vani
"Aku itu smart loh gan" Ucap Awani bangga
"Ding dong, Waktu Ujian segera dimulai, peserta ujian di harap masuk ke ruang ujian" Suara speaker
__ADS_1
"Masuk woy!" Ucap Vani
"Iya njerrr" Mereka berdua langsung berlari dengan cepatnya ke ruang ujian tanpa membayar makanan yang Awani makan