Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_34


__ADS_3

Vani masih penasaran kenapa perutnya terasa sakit, dia bertanya untuk kedua kalinya pada Jack dan Ray


"Kalian Jawab jujur. Aku kenapa bisa di rumah sakit gini?" Tanya Vani


"Jack kayaknya dia hilang ingatan" Bisik Ray pada Jack


"Mungkin aja, coba cek" Bisik balik Jack


"Kamu! Nama mu siapa? Kamu tinggal dimana? Kamu tau siapa kita?" Tanya Ray


"Tanya satu persatu aja. Pelan pelan kasihan kalau dia kesakitan gara gara terlalu berusaha mengingat jati dirinya" jelas Jack


"Woy! Aku nggak pikun. Apa lagi hilang ingatan!" Ucap Vani ngegas


"Bagus deh" Ucap Ray


"Oh ya Van, makasih buat semua yang sudah kamu lakukan padaku. Aku tau kalau kamu ada rasa sama aku, makanya kamu mau ngelakuin itu, aku jadi terharu"


"hmm.." gumam Jack


"Apa maksudnya? Jangan becanda mulu lah! Jelasin napa!" Ucap Vani ngegas


"Kamu ingat kejadian pas aku ngelawan Gangster tadi siang?" Tanya Ray


"Oh.. iya! Jadi gara gara itu toh. pas itu kayaknya aku lagi lari ke tempat Citra, dia keliatan lelah jadi aku mau bantu dia ngelawan Gangster. Eh.. Tapi pas di tengah jalan, pandanganku jadi gelap. Abis itu bangun bangun udah disini aja deh" Jelas Vani


"Hah?" Ray terkejut mendengar cerita Vani


"Ahahaha.. kamu bukan niat nolongin Ray?" Tanya Jack sembari tertawa


"Oh iya. pas itu aku juga liat ada yang mau nyerang Ray. Tapi untung ada aku, aku teriak kasih tau Ray kalau di belakangnya ada musuh, jadi dia bisa ngehindar deh" jelas Vani


("serius? dia nggak bohong kan?")


"Kamu tau nggak? Kamu lari lewat belakang Ray dan saat itu pas banget orang yang mau nyerang Ray datang. kamu kena tusuk pisau" Jelas Jack


"Hah? Kok aku nggak sadar ya kalau aku ke tusuk. Apa aku terlalu serius fokusin tujuanku buat bantu Citra. Jadi nggak liat sekitar" Jelas Vani kebingungan


"Bhaks.. ahahahaaa. Bener banget tuh, Pasti karena itu" Ucap Jack dengan tawa lebarnya


"Van kamu nyadar? Ceritamu itu tidak masuk akal" Ucap Ray


("aku tau itu. mana mungkin ku bilang nolongin kamu! ntar kamu kepedean lagi") batin Vani


"kalau tadi kamu nggak lari lewat belakang Ray, Ray pasti udah ke tusuk" Ucap Jack


"Harusnya aku nggak lewat belakangnya, kan bagus kalau Ray yang ke tusuk" Ucap Vani


"Boleh juga" Ucap Jack


"Jahat amat kalian, mau aku ke tusuk ya? Nih.. Liat" Ray mengambil pisau buah dan mengarahkannya ke perutnya


"Ray bahaya!" seru Jack

__ADS_1


"Tusuk aja kalau mau, Kamu belum rasain sakitnya ke tusuk kan? Bisa aja pas nusuk nembus ke organ dalam trus nggak ketolong deh. Auto ke Neraka gara gara bunuh diri kau! Tusuk aja sekarang" ancam Vani


"Astaga! Hii..." Ray melempar pisau itu ke atas meja


"njerr, kenapa ga jadi" ucap Vani dengan ekspresi datar


"Aku belum nikah" Jawab Ray


"Apa hubungannya nikah sama mati?" Tanya Vani


"Kamu nggak akan tau maksudku, jadi lupakan saja" Jawab Ray


"hmmm.." gumam Vani. para member CRIFITY datang dan masuk kedalam kamar tempat Vani dirawat


"Woho, Van. Gimana keadaanmu?" Tanya Jorhan


"Ya gini deh, aku nggak boleh gerak!" jawab Vani


"Salah sendiri sih. Tapi aku salut sama kamu, kamu rela berkorban demi Ray" Ucap Jorhan


"Hah? Apa maks..."


"Stop! Oh ya.. Yang lain ayo duduk" Ray menghentikan pembicaraan mereka dan segera mengganti topik pembicaraan


"Oh ini, kami bawa buah. Semoga cepat sembuh ya" Ucap Salah satu member


"Makasih ya" Ucap Vani sambil tersenyum


"Oh iya, kami nggak bisa lama lama disini. Ada tugas yang mesti dikelarin sekarang" Ucap salah satu member


"Maaf nggak bisa lama, soalnya buru buru. Kalau gitu kami pergi ya, kalian kapan kapan jangan lupa mampir ke markas kita lagi" Ucap Salah satu member. member CRIFITY dari kota itu keluar dari kamar pasien dan kembali ke markasnya


"Dapet buah apa tuh" Jorhan merasa penasaran dengan isi kantong buah di atas meja


"Ambil aja, toh aku nggak laper" Ucap Vani


"Beneran?" Tanya Jorhan


"Iya" Jawab Vani singkat


"Dari awal, Jorhan udah positif thinking kalau buahnya bakal di kasih ke dia" Jelas Citra


"nggak buat dia, itu buat kalian semua" Ucap Vani


"punggungmu nggak sakit buat rebahan gitu?" Tanya Jack


"Nggak sakit sih kalau cuma tiduran gini, tapi kalau di tekan masih sakit" Jawab Vani


"Kamu ini, kebanyakan luka" Ucap Ray


"Pulang yuk! Aku nggak betah disini" Ajak Vani


"Mana bisa! Kamu baru aja masuk sini tiga jam, udah mau keluar aja" Ucap Ray

__ADS_1


"Yah.. Bosen tau. Btw biayanya udah dibayar?" Tanya Vani


"Udah, aku yang bayar pake uang Jack" jawab Ray


"hum.. sama aja Jack yang bayar dong" Ucap Vani


"Berapa Semuanya Jack? Aku ganti"


"Nggak perlu" Ucap Jack


"Hm... Hp ku mana?" Tanya Vani


"Nih, tadi aku yang simpan" Ray memberikan hp Vani padanya. dia membuka rekening mobile, namun dia tidak tau nomor rekening Jack. Jadi dia memutuskan untuk mengganti uangnya dengan top up ke akun game Jack. saat itu Jack tidak mengetahuinya karena dia tidak sedang membuka gamenya


"Kamu abis ngapain?" Tanya Ray


"kasih kabar ke Agnes" Jawab Vani


"hp baru?" Tanya Jack


"Iya, aku beli tadi pagi hehe" Jawab Vani


"Pantes nggak ke lacak, hpmu di kemanain? Kok pas aku lacak ada di daerah kota kita? pas itu aku kira kamu udah pulang beneran. Apa hpmu kecuri? Kita bisa ambil, aku tau tempatnya" Ucap Jack


"Hehe, bukan begitu. Sebenarnya hpku ada di Agnes. dia balik ke kota tadi pagi"


"Yeee.. pintar ngibulin" ucap Jack


"Yang punya ide ini si Agnes" ucap Vani


"hmm.. Ternyata dia pinter ya! Cocok nih sama aku yang pinter juga" Ucap Jack sambil tersenyum


"Up to you lah" Ucap Vani cuek


"Aku ngantuk nih, kalian pulang aja. Aku mau istirahat" Ucap Vani sambil menyelimuti seluruh badannya


"Kota kita jauh, kamu mau sendiri disini?" Tanya Jack


"Bodo amat, aku mau disini juga bukan urusanmu!" Jawab Vani


"hmm.. " gumam Jack


"kenapa nggak suka?!" ucap Vani ngegas


"Udah sakit gitu, ngajak berantem?" Tanya Jack


"udah kalian"


"kalau gitu salah satu dari kita jaga Vani di sini" Ucap Citra


"Nggak perlu" Ucap Vani


"Aku sama Jorhan ada urusan di sekolah, besok pemilihan osis, kita berdua calonnya" Ucap Citra

__ADS_1


"ngarang amat! Bukannya sekolah kalian beda ya?" ucap Jack


"Kata siapa? kita satu sekolahan tau" Ucap Jorhan


__ADS_2