Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_74


__ADS_3

Vani pergi ke toko handphone di toko yang pernah dia datangi dengan Jack. Setelah membeli handphone, Vani memutuskan untuk mampir ke markas CRIFITY


("Baru lima belas menit, belum satu jam hehe") batin Vani


di perjalanan, dia melewati sebuah toko sepeda. dia kembali mendapat sebuah ide, dia masuk ke toko sepeda dan membeli sebuah sepeda. Dia langsung menaikinya dan pergi ke markas CRIFITY


("Hehe, begini baru cepat") batin Vani


Sampai di markas, Vani segera masuk ke dalam markas. Di sana dia melihat anggota lain sedang berkumpul kecuali Citra


"Citra kemana?" Tanya Vani setelah masuk ke dalam markas. Mereka semua menoleh ke arah Vani


"habis ngapain ke eternal glorious restaurant?" Tanya Jack


"Ketemu seseorang, darimana kamu tau?" Tanya balik Vani


"Masih ada riwayatnya di handphoneku" Jawab Jack


"Ketemu siapa?" Tanya Ray


"Em.. Nggak penting deh, btw citra mana?" Tanya Vani


"Dia lagi liat liat universitas" Jawab Ray


"Oh iya, kalian kan udah lulus dari SMA. Selamat ya" Ucap Vani sambil tersenyum


"Aku belum" Ucap Jorhan


"btw Ray, kamu kuliah dimana?" Tanya Vani


"Di kacangin lagi" Ucap Jorhan dengan muka datar


"Aku masih mikir mikir" Jawab Ray


("Kalau Ray kuliah di luar kota, rencanaku buat dia bisa kehambat dong") batin Vani


"Hm.. Usahakan kuliah di kota ini ya, kalau jauh jauh nanti ketemunya susah. Sekarang kan aku gaada mobil"


"Wih, Vani nggak bisa pisah dari Ray tuh" goda Jorhan


"Bukannya gitu njerr, akh.. Lupakan masalah itu"


"Btw Gimana kalau minggu ini kita rayain kelulusan kalian" Ucap Vani


"Oke, kamu yang traktir" Ucap Jack menyetujui

__ADS_1


"Oke, not problem" Ucap Vani


"Van, memarmu udah di rawat?" Tanya Ray


"Oh ini, belum sih. Tapi nggak masalah, nanti juga sembuh sendiri" Jawab Vani


Ray pergi ke dapur dan mengambil air es dari kulkas. Dia kembali dan memberikan air itu pada Vani


"Buat apa?" Tanya Vani


"Minum" Jawab Ray dengan muka datar


"Ahahaaa, yang bener aja minum air pake panci" Ucap Vani sambil tertawa


"Buat kompres memarnya" Ucap Ray


"Dah tau hehe" Jawab Vani sambil tertawa. Vani mengompres luka memarnya. Sementara itu, Jorhan mengambil sesuatu dari tasnya


"Kenapa kesini bawa tas?"


"Pulang sekolah kan langsung kesini" Jawab Jorhan


"Sama dong" Ucap Vani


"Tasmu mana?" Tanya Jorhan


"Katanya langsung kesini, kenapa pulang dulu" Ucap Jorhan


"Dari awal emang aku nggak bawa tas njerr" Ucap Vani


"owh"


"hum.. aku bawa makanan ringan" Ucap Jorhan sambil mengeluarkan makanan ringan dari tasnya


"boleh juga" Ucap Jack. dia mengambil satu bungkus makanan ringan. Jorhan memberikan juga pada Vani dan Ray


"Makan Ray" Ucap Jorhan saat memberikan jajan itu pada Ray


"Oke makasih"


Vani memperhatikan Ray yang sedang mencoba membuka kemasan dengan satu tangannya, namun dia tidak bisa melakukannya. "Srakk.." Dia menyobek bungkus itu dengan giginya, karena terlalu kuat menyobek isi jajan berhamburan kemana mana


"yang bener aja Ray" Ucap Jack


"Hehe, maaf" Ucap Ray sambil tersenyum kecil. Ray mengambil sapu untuk membersihkannya

__ADS_1


("Haish, gara gara aku. Dia jadi kesusahan aktivitas") batin Vani


"Ray, duduk aja. nih makan punyaku. Serahkan tugas ini padaku" Ucap Vani sambil memberikan jajannya pada Ray. Vani membersihkan makanan yang berhamburan di lantai. Selesai membersihkannya, Vani kembali duduk


"Makasih ya" Ucap Ray


"Slow Ray, sesama teman harus saling membantu" Ucap Vani sambil tersenyum


("Tenang aja Ray, tak lama lagi kamu nggak bakal kesusahan punya satu tangan")


"Oh, sekarang aku harus pulang"


"Kenapa buru buru? nggak main?" tanya Jack


"Lain kali deh, bye bye kalian " Ucap Vani. dia berjalan keluar dari markas. Saat berjalan, Jack menghentikan langkah nya


"mobilmu nggak ada kan? mau ku antar?" Tanya Jack


"Hm.. Ga perlu, aku punya kendaraan canggih" Jawab Vani. dia kembali berjalan keluar dari markas dan pulang menaiki sepedanya. Sementara itu, Jack merasa penasaran dengan kendaraan canggih yang di bicarakan Vani, dia mengintip Vani dari Jendela


"naik sepeda" Ucap Jack saat melihat Vani menaiki sepedanya


Setelah bersepeda cukup lama, Vani sampai di rumahnya. Di depan rumahnya dia melihat mobil kim yang terparkir di sana, dia memarkirkan sepedanya dan masuk kedalam rumahnya. Saat membuka pintu rumahnya, Vani terkejut karena melihat kim yang sedang berdiri tepat di depan pintu


"Njerr, B*ngsad... eh?" Ucap Vani terkejut. Vani langsung menutup mulutnya


"Apa kamu bilang?" Tanya Kim


("Mati aku") batin Vani


"Maksudku, bank Sat.. Bank Pusat. Aku mau bilang ke Khakim kalau aku abis dari bank pusat buat ambil uang, iya begitu Hehe" Ucap Vani


"Buat apa kamu ambil uang di bank pusat?" Tanya Kim


"Seperti yang Khakim liat, Aku beli handphone sama beli itu Sepeda" Ucap Vani sambil menunjukan handphone dan sepeda yang baru dia beli


"Di toko handphone bukannya bisa pakai kartu debit?" Tanya Kim


"Handphone nya iya, tapi sepedanya? Kan toko kecil, mana mungkin bisa bayar pake debit" Ucap Vani


"Oh, selain itu katanya keluar satu jam, ini udah dua jam" Ucap Kim


("Gara gara keasikan ngobrol di markas nih") batin Vani


"Abis beli sepeda aku coba sepedanya keliling keliling, jadi lupa waktu. Maaf khakim"

__ADS_1


"Hm.. Oke, ayo masuk. Kamu belum makan kan" Ucap Kim. Kim berjalan masuk dan Vani mengikutinya


("Huftt.. Untung nggak di masalahin") batin Vani lega


__ADS_2