Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_17


__ADS_3

Orang yang sedang membongkar motor Vani terkejut mendengar suara Vani. Orang itu langsung berdiri dan berhenti membongkar motor


"Siapa kamu?" Tanya orang yang membongkar motor


"Woy! Itu motorku! Awas kau!" Jawab Vani kesal saat melihat motornya di bongkar


"Yee, ngaku ngaku kamu ya. Ini motor bengkel ini!" Ucap orang yang membongkar motor Vani


"Woy b*ngsad, kunci motornya ada di aku dan juga di body motornya ada namaku. Jelas jelas terpampang nyata begitu. BISA BACA NGGAK WOY!!!" Emosi Vani meluap luap karena motor kesayangannya di bongkar seseorang


"sialannn!"


Karena tidak terima, Vani langsung menghampiri pembongkar motornya dan menghajar orang itu hingga babak belur


"Buggg.. Bagg.. buggg"


pukulan dari Vani tepat mengenai sasarannya. pembongkar itu tidak bisa melawan dan hanya meminta ampun pada Vani


"Ampun, ampun" Pembongkar motor itu ketakutan setelah dipukuli Vani


("hmm... ga ada greget gregetnya ni orang, dipukuli mau aja") batin Vani sedikit kecewa


"Woy!! Kalau kamu nggak mau lebih kesakitan dari pada ini. Mending kamu nyerah lah"


"Iya iya iya... Jangan pukuli saya lagi. Saya bakal pasang lagi motornya" Mohon si pembongkar motor


"Kalau gitu, cepat pasang sekarang juga" Ucap Vani dengan senyuman bangga


"Baik" Jawab pembongkar sambil membenarkan motor yang telah dia bongkar


Vani berjalan keluar untuk memberitahu Ray bahwa motornya sudah ditemukan. Dari pintu yang terbuka, Vani melihat Ray yang sedang mengobrol dengan pemilik bengkel. Vani berteriak untuk memanggil Ray


"Ray!!" teriak Vani senang


"Ada apa" Ray menoleh ke arah Vani


"Motorku udah ketemu di dal...." ucap Vani terhenti


"Buggg"


punggung Vani di pukul dari belakang oleh pembongkar motornya. Seketika Vani jatuh dan pingsan di tempat. Ray yang melihat kejadian itu langsung menyerang pemilik bengkel didepannya


"Buggg... bagg..."


tendangan Ray berhasil membuat pingsan pemilik bengkel yang dia serang secara tiba tiba


"Vani..." panggil Ray yang langsung berlari menghampiri Vani. dia menoleh ke arah pembongkar motor Vani


"tcih..!" Teriak Ray kesal


Ray langsung menyerang pembongkar motor itu


"Bugg.. bag... buggg"


pembongkar motor tidak bisa berkelahi, dia hanya bisa pasrah menerima serangan yang di berikan Ray

__ADS_1


selesai menghabisi orang orang di sana. Ray mengikat orang orang di sana dengan tali. Setelah itu Ray menghubungi Polisi dan memberitahukan semua kejahatan orang bengkel di sana. Ray langsung mendatangi Vani yang pingsan


beberapa menit menghubungi polisi, polisi datang mengepung seluruh bengkel. Salah satu polisi mendatangi Ray


"Kamu yang barusan lapor?" Tanya polisi


"Iya pak, saya yang lapor" Jawab Ray


"Bagus, berkat kamu tugas kami berkurang" Ucap polisi bangga


"Dimana mereka?" Tanya polisi


"Di dalam pak, mereka sudah saya ikat dan juga motor di sana itu motor yang dicuri dari cewek yang pingsan ini" Jelas Ray


"Baik, kalau gitu kamu jaga cewek itu" Ucap polisi


"Tentu pak" Jawab Ray


Ray mencoba membangunkan Vani yang pingsan, Namun Vani tidak bangun juga. Ray memutuskan untuk membawa Vani ke pinggiran dan menyandarkannya di tembok


"hey, Van! Bangun" Ray mencoba membangunkan Vani yang pingsan namun gagal. seorang Polisi mendatangi mereka dan memberikan air mineral pada Ray


"Ini, buat kamu" Polisi memberikan minuman ke Ray


"Terima kasih pak" Ray menerima minuman itu, dia membuka botol itu dan langsung meminumnya. Saat meminum setengah, di kepala Ray terpintas suatu ide. Dia menuangkan air ke tangannya dan menyiprat nyipratkan air itu ke wajah Vani. Vani langsung tersadar


"Hujan!!!" teriak Vani terkejut secara tiba tiba


"huwaa!! Kaget aku" Ray terkejut dengan refleks Vani


"Woyy! Kamu ya, yang nyipratin air ke wajahku!" ucap Vani kesal


"Ahahahaa... Habisnya, kamu nggak bangun bangun sih" Jawab Ray sambil tertawa


"Oh... B*ngsad sekali anda ini ya!" Ucap Vani


"Ahahahaaa, nih minum" Ray memberikan minuman yang sudah dia minum


Vani menerima minuman itu dan langsung meminumnya "Glekkk...glekkk..."


"eh!! Kok Diminum beneran!" Tanya Ray


"heh? Emang aku nggak boleh minum?" Tanya balik Vani bingung


"itu kan minuman bekasku" Ucap Ray


"Emang kenapa? ada masalah?" Tanya Vani yang masih bingung


"Lah? Kamu nggak marah?" Tanya balik Ray


"Kenapa mesti marah cuma karena minuman? Nanti aku beliin deh" Jawab Vani


"Kalau nggak masalah, nggak apa deh" Ucap Ray sambil tersenyum


"bhaks.. ahahahaa, gaje amat kamu. Dari tadi bahas apaan sih. b*gonya kumat pasti" Vani tertawa mendengar kegajean yang Ray buat

__ADS_1


"Haha, entahlah. Barusan aku ngomong apa ya?" Tanya Ray pada dirinya sendiri


"Kalau gitu sekarang mau apa?" Tanya Vani


"Oh ya Ray, makanannya kayaknya udah dihabisin sama orang orang bengkel deh. Tadi aku liat sampah bungkusnya doang"


"Hm... Nggak apa deh. Oh ya, lain kali kamu hati hati dong. Tadi punggung kamu dipukul sampai kamu pingsan gitu, nanti bisa ngerepotin orang yang datang sama kamu tau" Ucap Ray


"Ohh... Jadi kamu ngerasa, aku ngrepotin ya?" Tanya Vani dengan muka sinis


"Iya sih, emang begitu nyatanya" Jawab Ray


"Jujur amat b*ngsad!" Ucap Vani terkejut


"ahahaha.. becanda deh"


"oh ya.. satu lagi. bisa nggak jangan bilang b*ngsad trus, kamu cewek loh"


"yee.. si b*ngsad. terserah aku, mulut mulutku juga" ucap Vani bangga


"hmm... ya udah ayo pulang, udah gelap" Ajak Ray


"trus.. motorku?" Tanya Vani


"Oh, motormu di bawa ke kantor polisi buat jadi bukti. Aku udah kasih mereka alamat rumahmu, ntar motornya di balikin kok" Jelas Ray


"Okeoke.. kalau gitu ayo pulang" Ajak Vani


"Ayo" Ray dan Vani berjalan menuju ke parkiran tempat mobil Vani terparkir. saat di jalan menuju parkiran, mereka berdua mengobrol


"Oh, btw parkiran kita di restoran kan? Sekalian makan aja yuk, nanti aku juga bungkusin buat Yukki sama mama kamu. Itung itung buat ganti rugi makanan yang tadi mau aku kasih" Ucap Vani


"Oke deh, asal traktiran. Aku pasti jalan" Ucap Ray sambil tersenyum


Sampai di restoran, mereka langsung masuk ke dalam restoran dan memesan makanan. Karena hari sudah malam, Vani memutuskan untuk membungkus semua makanan yang dia pesan


"Eh Ray.. Udah malam nih. Rumah kita jauh dari sini, makanannya bungkus aja ya" Ucap Vani


"Iya, keburu malam" Jawab Ray


Setelah menunggu cukup lama, pesanan mereka sudah siap. Vani membayar makanan dan Ray yang membawa makanan itu. setelah itu mereka berdua keluar dari restoran. sebelumnya, Vani menemui security yang dia temui tadi siang dan membawa satu kotak makanan


"Woy pak!" panggil Vani yang mengagetkan security


"Eh... kak, lama banget ke bank nya. Dari siang sampai malam gini. Ke bank luar negeri ya" Ucap Security bercanda


"Hehehe, bisa aja. karena bapak udah jagain mobilku, Nih yang aku janjiin tadi siang sama makanan buat makan malam" Vani memberikan uang seratus ribu dan makanan pada security itu


"Wah baik amat nih, sering sering kesini deh..."


"makasih ya" Security menerima pemberian Vani


"Kalau gitu aku mau pulang, udah malem" Ucap Vani sambil berjalan menuju mobilnya dan masuk kedalam mobil. Vani pergi meninggalkan restoran itu. Dari kejauhan, terlihat security yang melambaikan tangannya pada Vani dan Ray penasaran dengan hal itu


"Kamu tadi ngapain, kok securitynya keliatan bahagia gitu" Tanya Ray penasaran

__ADS_1


"Ada deh" Jawab Vani singkat


__ADS_2