
Setelah mereka kenyang dan juga dikarenakan hari sudah semakin malam, Agnes dan Vani memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing
Vani meminta bill pada pelayan dan membayarnya. Setelah itu mereka berdua keluar dari restoran
"Ya udah, udah malem juga. Aku pulang ya, btw makasih makanannya hehe" Ucap Agnes
"iya dah. Kalau gitu ku juga pulang" ucap Vani
"Bye.. Sampai ketemu kapan kapan" Ucap Agnes sambil berjalan meninggalkan Vani
"Iya.. Bye" Ucap Vani pada Agnes yang sedang berjalan menjauhinya
Setelah Agnes pergi, Vani memutuskan untuk pulang kerumahnya. sampai di rumahnya, dia langsung pergi ke kamarnya dan tertidur
Waktu berjalan dengan cepat, hari juga demikian. tiga hari setelah Vani makan bersama dengan Agnes, tepatnya di hari sabtu pagi. Karena Vani memiliki janji untuk datang ke Komunitas, dia akhirnya bersiap dan langsung pergi ke komunitas itu
Tapi sebelum Vani pergi ke komunitas, dia terlebih dahulu pergi ke tempat servis motor untuk mengambil motornya yang sudah lama tidak dia ambil. di sana, Vani menemui pemilik tempat itu
"motorku udah selesai belum nih?" Tanya Vani
"Udah selesai dari dulu, kenapa nggak diambil ambil" tanya balik orang itu
"Hehehe.. sibuk"
"bayar dimana?"
"Ke kasir aja"
Vani pergi ke kasir dan membayar biaya servis motornya. selesai membayar, dia menaiki motor dan menyalakan mesinnya
"woah thanks, aku pergi dulu" ucap Vani
"kenapa motornya bisa rusak begitu?"
"lah, kan ku bilang suruh benerin sama sekalian servis"
"Iya iya, lain kali jangan dirusakin separah itu lagi"
"Terserah aku lah, motor juga motorku. Toh kalau rusak, bapak yang untung juga karena ada pelanggan"
"jangan panggil bapak! aku masih muda!"
"bye bye"
"hmm.. dasar anak itu"
Vani langsung pergi dari bengkel itu. Dia mengendarai motornya tanpa helm dan pergi ke komunitas. Setelah sampai di komunitas, dia turun dari motornya dan langsung masuk ke ruang pertama di komunitas itu. Di Sana dia bertemu dengan Ray
"Hai Ray" Sapa Vani
"Oh Vani, kamu beneran datang" Ucap Ray
"Jelas lah, aku nggak pernah ingkar janji"
"bhaks ahaha.."
"yee.. Malah ketawa"
__ADS_1
"dimana letak kelucuannya?!"
"entahlah"
"Oh ya, kamu yakin mau gabung ke komunitas?"
"Yakin!" jawab Vani dengan penuh tekad
Ray mengajak Vani untuk masuk keruang perkumpulan member komunitas, di sana ada banyak orang yang sedang berkumpul bersama dan mengobrol satu sama lain. Ray berdiri dan meminta perhatian semua member
"Mohon perhatian semuanya" Ucap Ray dengan keras
Para member langsung diam dan memperhatikan ke arah Ray. Vani merasa dirinya menjadi pusat perhatian banyak orang dan Akhirnya dia bersembunyi di belakang Ray
"kita kedatangan member baru disini" Ucap Ray
"Van ayo kenalin diri" Ucap Ray sambil menoleh kesamping nya, tapi Vani tidak ada disampingnya
"Loh, kemana?" Ray bingung dan langsung berbalik
"Kenapa kamu dibelakang ku? Mau jadi ekor? atau jangan bilang kamu malu?" tanya Ray sambil tersenyum
"Hah? Malu? Di kamus ku ga ada kata malu ya, tolong deh! aku cuma nggak suka jadi perhatian banyak orang"
"Oh begitu ya? masa sih?" goda Ray
" yee, minta ku gedik?"
"Becanda becanda, kamu kenalin diri gih"
("yee.. kenapa pada ngeliatin aku semua, muka mereka juga serius amat") batin Vani
"Ehem... Aku Vani, salam kenal semua" Perkenalan Vani yang singkat
"Udah gitu doang?" Tanya Ray dengan suara pelan pada Vani
"Aku harus gimana?" Tanya balik Vani pada Ray dengan suara pelan
"Dasar" Ucap Ray
"semoga kalian bisa akrab dengan Vani" Ucap Ray membantu Vani yang bingung
"Ahahahaahaha"
Tiba tiba para member di sana tertawa bersama dan Vani bingung melihat kejadian tersebut
"What the..??" Ucap Vani kebingungan
"Selamat datang Vani" Sambut salah satu member
"Sini gabung sama kita" Ajak member lain
" jadi? aku diterima disini?" Ucap Vani senang
"Tentu saja" Ucap Salah satu member
dengan perasaan bahagia, Vani langsung bergabung dengan member lain yang sedang duduk di sofa. Di Sana dia di tanyakan beberapa hal oleh para member
__ADS_1
"Van, kamu masih sekolah?" Tanya salah satu member pada Vani
"Iya, aku kelas satu SMA" jawab Vani
"Wah ternyata masih muda juga ya" Ucap salah satu member lain
"Hehe.. oh ya, nama kalian semua siapa?" Tanya Vani pada semua member
"Kenalin aku Jorhan, kelas dua SMA" Ucap Jorhan sambil tersenyum
"Dan ini Jack kelas tiga SMA, trus yang di sana Citra kelas tiga SMA. Kalau member yang lainnya kamu nggak perlu tau, karena mereka disini cuma sebentar" Jelas Jorhan
"Yosh salam kenal semua" Sapa Vani ramah
"eh? Kenapa yang lain disini cuma sebentar?"
"Karena sekarang disini sedang ada Rapat tahunan CRIFITY(bacanya Crifayti), Jadi kita semua kumpul disini" Jelas Jorhan
"CRIFITY? Nama komunitas ini?" Tanya Vani lagi
"Iya CRIFITY di ambil dari kata Crime Fighting Community" Jelas Jorhan
"Owh begitu ya"
"em.. CRIFITY ini skalanya besar?" Tanya Vani
"Iya, disetiap kota pasti ada komunitas CRIFITY, satu komunitas berisi lima sampai sepuluh member yang di tugaskan untuk menjaga perdamaian di kota yang ditempati" Jelas Jorhan lagi
"Hm.. begitu ya, aku sedikit pusing" Ucap Vani yang masih kebingungan
"Kamu tenang aja, disini kami berempat, aku Jorhan, Citra, Jack dan Ray akan bantu kamu supaya kamu bisa terbiasa disini" Ucap Jorhan sambil tersenyum
"oke deh" Jawab Vani senang
"Kalau gitu ayo, kita sebagai tuan rumah harus menyambut member lain yang baru datang" Ajak Jorhan sambil melangkah
"Oh ya, ada satu hal yang ingin aku tanyakan" Ucap Vani menghentikan langkah Jorhan
"Rapat tahunan selalu disini?" tanya Vani penasaran
"Rapat tahunan di selenggarakan bergiliran perkota dan perkota mengirimkan satu atau dua orang untuk menghadiri rapat ini" jelas Jorhan
"hum, masih ada banyak yang aku ingin tanyakan. Tapi pertanyaan ini bisa nunggu setelah Rapat selesai"
"emm.. aku laper nih. aku nggak ikut Rapatnya ya, mau makan dirumah. Hehehe" ucap Vani untuk menghindari Rapat
"Disini banyak makanan, kenapa nggak makan disini aja?" Tanya Ray
"Aku juga perlu cek sesuatu dulu di rumah hehe" Ucap Vani
"Hm.. Oke, hati hati ya" Ucap Ray
"Siap, nanti kalau rapat selesai. Hubungi aku" Ucap Vani sambil melangkah keluar dari ruang komunitas
("Hehe akhirnya bisa keluar, mana mau aku ikut rapat begituan") batin Vani
Vani kembali menaiki motornya dan pergi pulang kerumahnya
__ADS_1