Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_70


__ADS_3

Saat Jack melihat kerusuhan, dia memberi sinyal untuk berhenti pada yang lainnya. Mereka berhenti di salah satu gang yang jaraknya tidak jauh dari keramaian untuk memantau anak jalanan yang sedang rusuh itu


“kenapa berhenti?" Tanya Vani


"Kita perlu tahu berapa banyak jumlah musuh" Jelas Jack


"Tu.. Wa.. ga.. Lima, cuma lima gitu takut?" tanya Vani setelah menghitung anak jalanan yang sedang berdiri di jalanan. Tanpa pikir panjang Vani langsung melangkah mendekat ke anak jalanan di sana


"oy, mau kemana?!" Bisik Jack saat Vani berjalan, Namun Vani tidak menghiraukannya


"Woy! Kalian berlima!" Teriak Vani memanggil kelima anak jalanan yang dia liat, seketika kelima anak jalanan itu menoleh ke asal suara


"Hah? Siapa lo?" Tanya salah satu anak jalanan


"Ngapain kalian ganggu ketenangan disini!" Teriak Vani dengan tegasnya


"Suka suka kita, lo mau apa hah?" Tanya nyolot salah satu anak Jalanan


"Tcih, pengganggu macam kalian ini harusnya lenyap dari dunia ini" Ucap Vani


"Cari gara gara ni bocah" Ucap salah satu anak jalanan


"Mau lo apa hah?" Tanya anak jalanan lainnya


"Ayo adu kekuatan, kalau aku menang kalian jangan pernah nginjakin kaki di wilayah ini" tantang Vani dengan sombongnya


"Yakin?" Tanya salah satu anak Jalanan sambil memasang senyum kecil


"Satu cewek berani nantang kita semua?" Tanya anak jalanan lain


"Kalian takut?" Tanya Vani


"Fiuwiit..." Salah satu dari kelima anak jalanan di depan Vani, bersiul memanggil seseorang. Vani terkejut melihat satu persatu orang yang tiba tiba bergabung dengan mereka

__ADS_1


("Wtf") batin Vani


"Tu.. Wa.. Mpat.. Sebelas.. Pat belas.. Tu belas.. Smbilan belas.. Anjirrr" Ucap Vani dengan ekspresi tegang saat menghitung orang orang yang ada di depannya


("Njerr, aku kira cuma berlima. Kenapa banyak amat, dari mana mereka datang?!")


"Masih berani nantang?" Tanya salah satu anak jalanan sambil tersenyum kecil. Vani masih memasang wajah terkejutnya dengan mata melotot dan bengong. Salah satu anak jalanan itu berjalan mendekati Vani


"Kenapa bengong" Bisik anak jalanan itu pada Vani. Vani menoleh ke arah anak jalanan itu dan menghindar


("Njirrr, kenapa dia bisa disini") batin Vani


"Kita nggak bakal sakitin lo kalau lo mau jadi babu kita, gimana? Penawaran yang bagus bukan?" Ucap salah satu anak jalanan sambil memegang pundak Vani


"Bagus pala kau" Ucap Vani dengan Wajah kesalnya. Ray yang melihat anak jalanan itu memegang pundak Vani langsung keluar dari persembunyian


"hey! Singkirin tangan najismu dari pundaknya" Teriak Ray dari kejauhan. Mereka semua termaksud Vani menoleh ke arah Ray


"Wow, ada pahlawan kesiangan" Ucap anak jalanan sambil melepaskan tangannya dari pundak Vani


"WOY! JAGA MULUTMU! JANGAN NGEHINA RAY DI DEPANKU!" "Buaggg!" tanpa pikir Panjang, Vani langsung menghajar muka anak jalanan di hadapannya dengan keras


"Aish, sakit juga ya. Padahal lo cewek" Ucap anak jalanan itu sambil mengelap darah yang keluar dari mulutnya dengan tangannya


"tau kan kemampuanku?" Ucap Vani sambil tertawa kecil


"Lo sendiri yang mutusin kalau lo milih mati dari pada hidup" Ucap anak jalanan itu


"Stop!" Teriak Jack dari kejauhan. Mereka berempat menghampiri Vani


"Oh, ada temannya ya" Ucap salah satu anak jalanan


"Ahahaha, dua cewek, satu cowok cacat, kayaknya cuman mereka berdua yang siap berantem" Ucap anak jalanan lain

__ADS_1


"Tcih, kita nggak takut walau harus lawan sembilan belas orang kayak kalian" Ucap Vani menyombong


"Siapa bilang kita ber Sembilan belas?" Tanya anak Jalanan


("Mana mungkin aku salah hitung") batin Vani


"Oh, kalian belum ketemu bos kita ya" Ucap anak jalanan


"Kalian minggir, beri jalan pada bos" Perintah anak jalanan pada yang lainnya. Saat Vani melihat Bos dari anak jalanan, Vani terkejut kembali


("Wtf") batin Vani


"Vani Vani, cari masalah di sekolah nggak cukup ya? Sampai cari masalah di sini juga" Ucap bos anak jalanan


"Kenapa bisa? Kamu?!" Tanya Vani terkejut


"Apa? Kaget ya?" Tanya bos anak jalanan


"Kamu kan sekolah, bukan anak jalanan. kenapa kamu bisa jadi bos mereka" Tanya Vani penasaran


"Di dunia ini, nggak ada yang mustahil" Ucap bos anak jalanan sambil tersenyum kecil


"Bos kami itu walau dia masih sekolah, Strateginya selalu berhasil" Jelas anak jalanan lain


"Kamu kenal dia?" Bisik Jack pada Vani


"Iya" Jawab Vani sambil menganggukan kepalanya


"Aku Nggak nyangka, sifatmu berbeda jauh saat di sekolah"


"Tau apa kamu tentang diriku?" Tanya bos anak jalanan


"Hah! Bisa jadi berita besar nih kalau aku sebarkan ke anak sekolah lain. seorang ketua osis yang menjadi teladan murid lainnya, tidak disangka di luar sekolah menjadi bos anak jalanan yang suka mengganggu ketentraman orang lain" Jelas Vani

__ADS_1


"Dia ketua osis?" Tanya Citra terkejut


"Coba aja! Sebelum kamu bisa sebarin berita ini, aku bakal bungkam mulutmu itu" Ucap Ketua osis


__ADS_2