Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_19


__ADS_3

di pagi harinya, Vani masih sibuk memainkan gamenya. Dia tersadar bahwa hari itu adalah hari senin. Vani meninggalkan gamenya dan langsung pergi siap siap untuk berangkat sekolah


"njirr, aku sekolah. bakalan ngantuk banget pasti" Ucapnya sambil berjalan ke kamar mandi


Vani pun mandi. Setelah mandi, dia mengenakan seragam sekolahnya. Saat itu punggungnya terasa sakit karena bergesekan dengan pakaiannya


("akh.. punggungku nyut nyutan lagi") batinnya kesakitan


selesai bersiap siap, dia bergegas keluar dari rumahnya dan berjalan menuju sekolahnya melewati jalan tikus. sesampainya di sekolah karena dia belum sarapan, dia memutuskan untuk mampir makan di kantin sekolah. setelah memesan makanan di kantin, dia membawa makanannya ke salah satu kursi kantin dan duduk untuk menyantapnya


("Pagi pagi makan mie panas emang the best lah") batin Vani senang sambil memakan mie di hadapannya


Saat sedang asik menikmati makanannya, seseorang datang menghampirinya dari arah belakang, Orang itu menepuk punggung Vani untuk mengagetkannya


"Dorrrrr" Ucap orang dari belakangnya


"ANJENK! B*NGSAD! F*CK! SAKIT WOY!" teriak Vani terkejut saat punggungnya yang sakit di tepuk seseorang


"Siapa sih?!" Vani menoleh kebelakang nya dan ternyata dibelakangnya ada tiga orang sahabatnya yang berdiri sembari memasang senyuman


"Njerr, semua aji ajinya di keluarin. dasar tukang toxic" Ucap Agnes


"ahahahaa... udah sekolah aja kamu" sambung Awani


"hmm.. iya lah, libur trus kan boros" Jawab Vani


"Punggungmu kenapa? Aku mukulnya kekencangan yak? Sampai kesakitan gitu" Tanya putri penasaran


"iya njay.. punggung ku lagi ada masalah" Jawab Vani


"Kenapa?" Tanya Awani


"Aku jatuh trus punggungku kena duluan. Jadinya gini deh" Jelas Vani asal


"eh, mending obatin dulu sana ke UKS" Suruh putri


"Hm... Nggak perlu deh" Jawab Vani cuek sambil meneruskan menyantap mienya


"Jangan begitu, ntar tambah parah loh" Ucap Awani


"Aku antar ke UKS!" Putri dengan paksa menyeret Vani dan membawanya ke ruang UKS. Sampai di UKS, Vani duduk di atas ranjang dan Putri mengambil obat salep luka


Vani menaikkan seragamnya untuk memudahkan putri mengoleskan salep. Putri terkejut karena dia melihat banyak luka memar di punggung Vani, Dia merasa curiga pada memar yang dia lihat

__ADS_1


"Astaga, punggungmu banyak memar begini. Beneran cuma jatuh?" tanya Putri sambil mengoleskan salep di punggung Vani


"Hm... Sebenarnya aku kena pukul orang" Jawab Vani. saat mendengarnya, Putri terkejut dan tidak sengaja menekan keras punggung Vani


"Yang bener!!" Tanya Putri terkejut


"Woy! Sakit b*ngsad!" Jawab Vani ngegas. putri langsung melepas tangannya dari punggung Vani


"Hehe, sorry sorry" Putri tersenyum kecil


di tengah Putri mengoles salep di punggung Vani. Pintu UKS tiba tiba terbuka, di sana terlihat seseorang yang sedang berdiri dan tidak sengaja melihat Vani yang sedang mengangkat seragamnya


"Woy! sialan!" Vani terkejut dan langsung melemparkan bantal yang ada disampingnya ke orang itu. Bantal itu mengenai wajah orang itu, Orang itu terdorong bantal dan kepalanya terbentur pintu. Alhasil orang itu terjatuh dan pingsan ditempat


Vani langsung turun dari atas ranjang dan membenarkan seragamnya. karena orang itu tidak bangun juga, Vani dan Putri mendatangi orang yang pingsan itu untuk mengecek keadaannya


"wah, pingsan dia Van. Gimana?" Tanya putri khawatir sambil mengambil bantal di wajah orang yang sedang pingsan itu


"eh.. dia guru kita woy! Namanya lupa aku!" sambungnya terkejut


"Aduh, gawat dong" ucap Vani


"Kalau gitu ayo kita angkat dia ke atas ranjang" ucap Putri. mereka berdua mencoba mengangkat gurunya itu. namun karena berat, mereka tidak kuat mengangkatnya. Vani mencoba memikirkan cara lain


"Njerr nyusahin! tinggal aja yuk! Keburu bangun dia" Ajak Vani sambil berjalan keluar dari UKS


"Tunggu woy!" putri meletakan bantal di bawah kepala gurunya dan menyelimutinya. Setelah itu putri ikut keluar dari UKS


Vani dan Putri berlari menuju kelasnya. Saat sampai di kelas, mereka langsung duduk di kursi bergabung dengan Awani dan Agnes


"Woy! anjerr, ahahahaaaaa" Vani dan Putri tertawa karena perbuatan mereka tadi


"Kenapa kalian ketawa begitu? Ada apa?" Tanya Awani penasaran


"Jadi gini, pas di UKS Vani ngelempar bantal ke guru sejarah, namanya siapa itu?" Tanya putri


"Pak Azka?" Jawab Agnes


"Nah.. iyaa, Abis itu Pak Azka pingsan. Trus kita seret pak Azka ke samping ranjang UKS. Pak Azka kan berat, kita nggak bisa angkat ke atas ranjangnya. kita biarin dia tiduran di lantai deh" Jelas Putri sambil tertawa


"Dan parahnya lagi, si Putri selimuti pak Azka sampai kemukanya juga. Dia kayak mayat yang jatuh dari atas ranjang" Sambung Vani


"Ahahahahaaaa, gokil njerr, astagaa" Awani tertawa setelah mendengar cerita dari mereka

__ADS_1


"ahahahaaa.. Jangan begitu woy! Jahat amat kalian berdua" sambung Agnes


"biarin aja, Salah sendiri masuk pas timingnya nggak tepat" Ucap Vani


beberapa saat kemudian, guru datang dan jam pelajaran pertama di mulai. ditengah guru menerangkan pelajaran, Vani yang tidak tidur semalaman merasa ngantuk dan tanpa sengaja tertidur pulas di atas mejanya. Putri yang duduk di sampingnya mencoba membangunkannya karena saat itu pandangan guru tertuju pada Vani


"Woy Van! jangan tidur woy. Gurunya melototin trus tuh" Bisik putri pada Vani yang tertidur, Vani tidak memberikan Respon apapun padanya


guru itu datang menghampiri Vani yang tertidur,


"Lagi pelajaran, fokus! Jangan tidur" Bentak guru pada Vani yang tertidur. namun Vani masih tidak memberikan respon apapun


"Bu.. dia lagi sakit, Biarin aja dia istirahat" Ucap Putri membela


"Kalau sakit ke UKS sana" Ucap guru pada Vani. Namun Vani tetap tertidur lelap


"Dia nggak mau bu, katanya cukup istirahat sebentar disini" Ucap Putri


"hmm.. begitu ya. Tapi mending Ke UKS aja, daripada disini keberiskan" ucap guru


"Nggak perlu bu, dianya udah tidur juga" Jawab Putri. guru itu membiarkan Vani tertidur dan dia kembali melanjutkan mengajar


dua jam berlalu, saat itu jam istirahat pertama. Vani sudah terbangun dan mereka berempat berkumpul mengobrol di kelas. Tiba tiba salah satu guru asing datang dan memanggil beberapa dari mereka


"Vani dan Putri ada?" tanya guru asing yang baru saja masuk ke dalam kelas. pandangan mereka berempat tertuju pada guru itu


"Nggak ada pak!" Jawab Vani


"hmm.. nanti tolong sampaikan pada mereka kalau mereka di panggil pak Azka keruangan nya" Ucap guru asing


"Siap pak, nanti akan saya sampaikan pada Vani dan Putri" Ucap Vani sambil tersenyum


"baiklah tolong ya" guru asing itu keluar dan pergi dari kelas mereka


"Anjay, untung gurunya nggak kenal kita" Ucap putri lega


"ahaha, dia guru apa si? Kok nggak pernah liat" Tanya Vani penasaran


"Kayaknya dia ngajar kelas IPS, nggak tau deh siapa" Jawab Awani


"ah bodoamat, Ahahahahaa" Ucap Vani sambil tertawa


"Kita mau dateng?" Tanya putri

__ADS_1


"Pasti lah, kita kan bukan pengecut" Vani dan putri berdiri dari bangkunya dan berjalan keluar dari kelas menuju ruangan Azka


__ADS_2