Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA
CBS_26


__ADS_3

Saat Agnes hendak mengambil handphone di sakunya, dia terkejut karena handponenya tidak ada di sakunya


"Anjirrr, hpku ga ada! masih di tas!"


"Tas... Masih di sekolah woy!!" Ucap Agnes ngegas


"iya njay, tas kita masih di sekolah. T*lol banget sumpah" Ucap Vani tersadar


"Ahhahahaa, main pulang aja" Agnes tertawa lebar


"Ahahahhaaaa... T*lol banget dah" Ucap Vani yang ikut tertawa


"bahasa kalian berdua kotor sekali ya"


"Dasar kalian ini, mau balik ke sekolah?" Tanya Azka


"Nggak usah, nanti biar putri sama Awani yang bawa pulang" Jawab Agnes


"Van, kamu kasih tau mereka. Jangan lupa bawa tas kita"


"Hpku mah selalu di saku" Ucap Vani. dia mengambil handphonenya di saku


"Anjirrr, hpku retak. Nggak bisa nyala woy! rusak dong!" Vani sedikit terkejut saat melihat kondisi handponenya


"Ahhaahhaaa, pasti ancur pas lagi berantem tadi siang. Salah sendiri hp di sakuin" Ucap Agnes sambil tertawa


"pasti itu" Vani ikut tertawa


"Kalau gitu gimana?"


"Nih, pakai hp bapak aja" Azka memberikan hpnya ke Vani dan Vani menggunakannya


"Wohoo, Nes sini liat. Foto cewek! siapa nih?" goda Vani


"Coba liat" Agnes melihat wallpaper Azka


"Widiih, siapa nih pak, fiuwiittt" goda Agnes


"Pakai aja, jangan kepo! Sebelum bapak berubah pikiran" Ucap Azka


"Yah, nggak seru" Ucap Vani kecewa. dia langsung mengirim chat ke putri dan mengembalikan hpnya


"Nih hpnya, nggak butuh" Ucap Vani sambil mengembalikan handphone Azka


"Udah di pake, bilang nggak butuh? Mau di turunin di jalan?" Ucap Azka


"Ehhh.. Jangan! Terimakasih udah minjemin hp, hehe!" Ucap Vani sambil tersenyum


"Oh ya pak! Barusan foto siapa?" Tanya Agnes


"Itu foto tunangan bapak" Ucap Azka


"Wohoo, bapak udah tunangan? Kapan? Kalau gitu pas nikah, undang kita kita dong!" Ucap Vani


"Oke, asal kalian nggak bikin ulah" Ucap Azka


"Bapak udah berapa lama pacaran?" Tanya Agnes


"baru sepuluh bulan, abis itu langsung tunangan" jelas Azka


"Lancar yak" Ucap Vani sambil tersenyum

__ADS_1


beberapa saat kemudian, Mereka sampai di depan rumah Vani, Vani turun dari mobil Azka


"Pak Azka, Agnes! Mampir dulu skuy" tawar Vani


"Ntar!" saut Agnes


Mobil Azka langsung melaju ke rumah Agnes. Sementara itu, Vani masuk ke rumah untuk meletakan obat dan ganti baju. Setelah itu dia pergi ke markas CRIFITY menggunakan mobilnya


Sesampainya di markas, Vani masuk ke dalam. Namun anak anak lain belum pulang dari sekolah mereka, dia hanya bisa duduk diam di sofa


"Yah, payah. Yang lain belum datang!" Ucap Vani kesal


"Kata siapa?" Ucap seseorang dari belakang Vani


"heh? siapa?" Vani menoleh ke belakangnya dan dia melihat Jack yang duduk di pojok ruangan sambil memainkan game di handphonenya


"Jack? kamu udah kelar sekolah?" tanya Vani


"Aku bolos dari istirahat pertama" Jawab Jack sambil fokus memainkan gamenya


"Kamu sendiri?"


"Aku kena masalah trus pulang deh" Jawab Vani


"Oh.. memang biang masalah" Ucap Jack dengan nada pelan


"Kamu bilang apa barusan?" Tanya Vani yang tidak mendengar suara Jack


"Bukan apa apa"


"Kamu main apa?" Vani berjalan mendekati Jack dan melihat game yang Jack mainkan


"Oh, battle royale ini? Aku juga main! Mabar skuy" Ucap Vani penuh semangat


"Oh... Hpku rusak" ucap Vani setelah mengingat kejadian naas yang menimpanya


"hmm.. nggak jadi"


"Tunggu, jangan main dulu. Anter aku beli hp yuk" Ajak Vani


"Males"


"plis Jack.."


"Kamu kan pinter pilih hp yang bagus buat main game"


"hm.. oke"


Mereka berdua pergi ke toko smartphone untuk membeli handphone menggunakan mobil Vani, Jack yang menyetir mobil itu. diperjalanan menuju toko smartphone mereka mengobrol


"Wajahmu sama badanmu kenapa? Kok lecet sama memar memar gitu?" Tanya Jack tanpa menoleh ke arah Vani


"Biasa lah, anak muda" Ucap Vani yang bangga dengan lukanya


"Kamu di kroyok preman? nggak ngehubungin markas?"


"Bukan preman"


"siapa?"


"walau kamu ketawa terus dari tadi, aku tau kamu nahan sakit"

__ADS_1


"Wih, canggih banget kamu! kok bisa tau sih?" Puji Vani


"hum.. kalau aku dari tadi ketawa terus, Mungkin aja aku kena gangguan jiwa"


"Kamu nggak perlu sembunyiin apapun dariku, aku bisa tau semua tentangmu" Ucap Jack cuek


"Hi ngeri, kamu penguntit ya?"


"Hah?" Tanya Jack kebingungan


"Ahahaha, becanda"


"em.. kamu punya semacam, indra ya?" Tanya Vani


"hmm.. bukan"


"hanya penafsiran"


"Wih, keren dong. belajar dari mana?"


"jangan ngalihin topik, Kamu belum jawab pertanyaan awalku!" Ucap Jack


"Oh itu, tadi siang aku berantem lawan anak kelas tiga, tapi kalah"


"Kalahnya bukan karena aku lemah ya, cuma kalah jumlah sama tadi siang keadaanku kurang sehat" Jelas Vani


"Kalau nggak sanggup, jangan maju" Ucap Jack


"Kan aku dah bilang, tadi siang aku lagi nggak enak badan!" Ucap Vani ngegas. namun Jack tidak meresponnya


"Sampai" Jack menghentikan mobilnya di depan toko smartphone


("Terkacangi njirrr") batin Vani kesal


"Disini?"


"Iya, ayo turun" Jack dan Vani turun dari mobil dan berjalan menuju toko


"Eh, aku mampir ke ATM bentar nggak bawa uang tunai" Ucap Vani


"Disini bisa bayar pakai kartu"


"Oh, bagus deh" Vani dan Jack masuk ke toko. Vani membeli handphone rekomendasi dari Jack. Setelah itu mereka keluar dari toko dan kembali ke mobil. Mereka kembali ke markas. Di perjalanan, Vani meminta Jack untuk mengantarnya ke suatu tempat


"Jack, mampir ke rumahku bentar. Ada yang mau aku ambil" Ucap Vani


"Oke, alamatmu mana?"


"Nyalain GPS itu, udah ada"


Mereka pergi ke rumah Vani. sampai di rumahnya, Vani buru buru turun dari mobil


"aku bakalan lama, Kamu masuk aja. Di kamarku ada komputer, kamu main game sambil nungguin aku ya" Ucap Vani


"hmm.." Jack turun dari mobil dan masuk ke rumah Vani. Dia masuk ke kamar Vani dan memainkan komputer


Vani yang habis dari toilet, langsung pergi ke kamarnya. Dia terkejut melihat Jack di sana


("yee.. udah disini aja nih orang") batin Vani


"Aku udah selesai, mau ke markas atau main disini?"

__ADS_1


"Kelarin satu ronde" Jawab Jack


"Oke. oh ya, Nanti mampir ke restoran, beli makanan buat yang lain"


__ADS_2