CHEF CINTA

CHEF CINTA
Ungkapan Hati Arjuna


__ADS_3

Dan tak berapa lama minuman itu telah dihidangkan oleh Yuskal, sementara Cinta dan si Kakek saling bercerita tentang peristiwa yang mereka lalui.


"Cinta, menikahlah agar ada yang bisa menjaga kamu. Kakek sudah tua, siapa lagi yang akan menjaga kamu nanti" ucap kakek Cinta.


"Kan ada Om Juna kek, Cinta aman dan nyaman kalau bersama Om Juna" ucap Cinta yang duduk disamping si kakek.


"Oiya, kakek mau memberitahukan sama kamu kalau Arjuna itu bukan putra kandung kakek, dia anak angkat kakek." ucap si kakek Cinta.


"Om Juna bukan putra kandung kakek?" tanya Cinta yang menyakinkan dirinya.


"Benar Cinta, saya juga baru mengetahuinya." jawab Arjuna.


"Bagaimana bisa?" tanya Cinta yang penasaran.


"Kakek jelaskan pada Cinta awal kakek menemukan Arjuna!" pinta Arjuna pada kakeknya Cinta.


"Dulu saat kakek bertugas di pedalaman pulau Sumatra, kakek menangani perampokan dan pembunuhan satu keluarga. Dan kakek menemukan Arjuna yang selamat karena dekapan ibunya. Kemudian kakek dan nenek yang saat itu juga baru mempunyai satu orang putri yang kami masukkan dalam pondok pesantren. Kehadiran Arjuna membuat keramaian di kehidupan kakek waktu itu. Kakek merawatnya menjadi orang seperti saat ini, Ayah bangga padamu Juna!" ucap si kakek yang berkaca-kaca.


Arjuna memeluk ayah angkatnya dan kemudian duduk berlutut di depan ayah angkatnya.


"Ayah, terima kasih telah merawat Juna sampai Juna mencapai Cita-cita Juna" ucap Arjuna dengan suara seraknya.


Suasana mengharu biru, kedua mata masing-masing berkaca-kaca dan Cinta menyeka air matanya.


"Arjuna ingin bicara penting dengan ayah dan Cinta" ucap Arjuna yang masih berlutut dan memegang tangan ayah angkatnya.


"Apa yang akan kamu katakan Arjuna?" tanya kakeknya Cinta yang penasaran dan demikian dengan Cinta yang memperhatikan Arjuna dan kakeknya dengan seksama.


"A..aku ingin menjaga dan melindungi Cinta, Ayah ijinkan Arjuna menikahi Cinta" ucap Arjuna lirih namun masih bisa di dengar oleh ayah angkatnya dan juga Cinta.


"Degh..!" jantung Cinta seolah berhenti sementara kakeknya merasa sangat terkejut dengan apa yang diungkapkan anak angkatnya itu.


"Ayah, Arjuna bisa kan menikah dengan Cinta?" tanya Arjuna yang mendongak melihat ekspresi ayah angkatnya.


"Kalian tidak sedarah, tapi ayah kembalikan pada cucu ayah. Karena yang akan menjalani cucu Ayah dan kamu, saya hanya bisa memberi restu untuk kebahagian kalian." ucap kakeknya Cinta.

__ADS_1


"Cinta, apa kamu mau menerima aku sebagai pendamping hidup kamu? aku sangat mencintaimu dan kakek sudah merestuinya. Bagaimana Cinta?" tanya Arjuna pada Cinta dengan posisis masih berlutut dan kali ini menghadap Cinta yang duduk di kursi di samping kakeknya.


"Om, Cinta tak tahu dengan perasaan Cinta. Terus terang Cinta sangat terkejut, karena pada awalnya Cinta menganggap kekaguman cinta pada Om Juna seberkas seorang keponakan pada Om nya. Cinta ternyata punya perasaan yang lain pada Om Juna, jika benar hubungan Cinta dan Om Juna ini tidak ada masalah karena bukan sedarah, Cinta..cinta mau bersama Om Juna selamanya" ucap Cinta dengan panjang lebar dan Cinta ikut berlutut untuk mensejajarkan dirinya denga Arjuna.


"Ya Allah terima kasih, Alhamdulillah..! ayah, Arjuna ucapkan terima kasih dan Cinta terima kasih. Terima kasih Cinta" ucap Arjuna yang hendak memeluk Cinta.


"Arjuna, kalian belum muhrim. Ingat itu!' ucap kakeknya Cinta.


"Iya yah ma'af kelepasan." ucap Arjuna yang kemudian mencium punggung tangan kanan ayah angkatnya. Dan Cinta juga demikian.


"Sekarang, sebaiknya kalian cepat menikah. Karena syetan bisa saja mengganggu hubungan kalian" ucap kakeknya Cinta.


"I..iya kek!" ucap Arjuna yang kemudian melihat ke arah Cinta.


"Bagaimana Cinta?" tanya Arjuna yang menatap Cinta yang sedang menyeka air matanya.


"Cinta ikut apa keputusan kakek. Karena keluarga Cinta saat ini tinggal kakek, dan jika meminta pendapat paman Hendro juga tak mungkin" ucap Cinta seraya mendongak dan menatap kakeknya.


"Baiklah, dua Minggu ke depan kalian bisa menikah. Arjuna kamu persiapkan semuanya, kita akan adakan acaranya dirumah kedua orang tua Cinta yang sekarang menjadi rumah Cinta" kata kakeknya Cinta.


...****...


Dua Minggu kemudian, persiapan demi persiapan telah di lakukan oleh Cinta dan Arjuna.


Mereka juga mengundang semua sahabat dan juga nenek asih di hari pernikahan mereka.Namun Risky, Nila, Teguh, Fransiska, Damira, Ramaya tidak bisa menghadiri pernikahan Cinta dan Arjuna, karena mereka juga sedang mengadakan hajatan untuk pernikahan mereka masing-masing.


Yang hadir di pernikahan Cinta adalah Chef Alleno Wiwid, Gala, Dara, Iwan dan nenek Asih. Gala dan Dara sudah menikah beberapa waktu yang lalu, demikian pula dengan Chef Alleno dan Wiwid.


Setelah acara ijab kobul, acara berlanjut dengan resepsi dan sesi pemotretan kemudian dilanjut acara makan-makan bersama.


Cinta yang nampak anggun dengan balutan gaun pengantin warna putih dan Arjuna yang terlihat tampan dan gagah dengan balutan taxido warna putih juga.


Cinta memperkenalkan satu persatu sahabatnya dengan Arjuna dan kakeknya.


"Cinta selamat ya, saya betul-betul tak menyangka kalau kamu sebenarnya orang kaya dan terlebih secepat ini kamu menikah" ucap Gala saat bersalaman dengan kedua mempelai.

__ADS_1


"Makanya tuan Galak, jangan menilai dari wajahnya sebelum tahu isi hatinya" ucap Cinta sambil tersenyum dan semuanya juga ikut tersenyum.


"Apa dia Galaxy yang kamu ceritakan tempo hari?" tanya Arjuna yang penasaran.


"Iya kak, dia Galaxy yang dulu Cinta sempat sedikit naksir juga sama dia. Tapi dia menyepelekan Cinta, dan sekarang kelihatannya dia menyesal! he..he..!" ucap canda Cinta.


"Kalau kiya dulu jadian, kamu nggak bisa sama Arjuna dan aku juga nggak bisa sama Dara donk! ini sudah takdir Cinta" ucap Gala dan semuanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Semua sudah ada jalannya masing-masing Cinta, masalahnya kita sekarang tak bisa bersama lagi!" ucap nenek Asih sedikit bersedih


"Nek, sebentar lagi cucu nenek Sari akan pulang, dan kalau Cinta ada waktu kapan-kapan Cinta akan menengok Nenek Asih. Iya kan kak Arjuna?" ucap sekaligus tanya Cinta pada Arjuna.


"Iya, kalau ada libur pasti kita jalan-jalan ke Surabaya." ucap Arjuna.


"Cinta, aku bangga sama kamu. Apa yang aku sampaikan ke kamu bisa bermanfaat hingga kamu bisa menjadi juara pertama. Pertahankan prestasi kami dan teruslah memasak ya!" ucap Chef Alleno sembari menatap Cinta.


"Iya chef terima kasih banyak, karena cheflah Cinta bisa menjadi juara pertama di lomba memasak tingkat nasional" ucap Cinta.


"Dia siapa Cin?" tanya Arjuna yang penasaran.


"Dia guru Cinta kak'' jawab Cinta yang kemudian mereka saling berjabat tangan dan foto bersama.


"Cinta, akhirnya kamu memperoleh cita-citamu menjadi Chef dan kamu menikah dengan orang yang sangat tepat untuk kamu dan kalian. Selamat ya sahabatku, semoga Sakinah Mawadah wa rohmah dan langgeng sampai akhir hayat menjemput kalian. Aamiin ya robbal aamiin.


"Aamiin ya Robbal alaamiin" dan semuanya mendoakan kebahagiaan Cinta dan Arjuna.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2