
Kemudian Cinta melangkahkan kaki keluar dari rumah nenek Asih dan menuju ke jalan yang menuju ke jalan raya.
Cinta melangkahkan kakinya menyusuri trotoar, dengan tujuan ke restoran Mirama.
Tak berapa lama Cinta telah sampai di restoran tersebut, dan dia yang kedua datang setelah Tanaka.
Rupanya Tanaka sengaja datang lebih awal karena dia menaruh hati pada Cinta.
"Akhirnya gadis itu datang lebih awal!" ucap Tanaka yang terus memandangi Cinta yang dari kejauhan melangkahkan kakinya menghampirinya.
Tanaka teringat waktu kemarin berkenalan dengan Cinta.
...💭💭💭💭...
"Kalau saya Tanaka, kamu asli mana?" kata dan sekaligus tanya laki-laki bertubuh tegap dan berambut panjang sebahu namun selalu diikat olehnya.
"Saya asli Solo dan dibesarkan di Jakarta" jawab Cinta sembari menatap ketiga orang didepannya itu.
"Baiklah Cinta, mulai besok kamu boleh bekerja di sini. Dan kami harapkan kamu bisa menambah penambah pengetahuan kamu dengan menu-menu yang lainnya" ucap laki-laki yang bernama Ramaya itu.
"Iya, terima kasih nanti akan saya belajar lebih banyak menu lagi." ucap Cinta dengan menundukkan kepala sebagai tanda hormatnya.
...💭💭💭💭...
"Mutiara Cinta dan Tanaka Subekti, hm... sepertinya memang pantas! he..he..!" gumam dalam hati Tanaka sembari tersenyum.
Pemuda keturunan Jepang Itu terlihat hanya garis dimatanya pada saat dia tersenyum.
"Selamat pagi tuan Tanaka!" sapa Cinta pada saat sudah berada dihadapan Tanaka.
"Selamat pagi juga Cinta!" balas Tanaka yang kembali tersenyum dihadapan Cinta.
"Apakah tuan sudah sarapan?" tanya Cinta untuk berbasa-basi.
"Oh, belum! apa kamu bisa membuatkan menu sarapan buat aku?" tanya Tanaka yang sangat berharap sekali agar Cinta mau membuatkannya sarapan.
"Oh, baiklah akan saya buatkan menunya yang cepat dalam pembuatannya, mengingat waktu yang singkat!" jawab Cinta.
"Kira-kira tuan Tanaka mau dibuatkan menu apa?" tanya Cinta yang penasaran.
"Yang cepat ya Tamagoyaki saja Cinta" jawab Tanaka.
"Tamagoyaki?" ucap Cinta yang mengingat-ingat menu makanan Tamagoyaki itu.
"Tamagoyaki adalah makanan Jepang berupa dadar telur ayam yang diberi gula dan garam, sehingga rasanya manis dan asin" jelas Tanaka.
"Oiya, Omletnya orang Jepang!" celetuk Cinta sembari tersenyum.
"Terserah kamulah! yang terpenting Tamagoyaki!" seru Tanaka.
"Baiklah tuan Tanaka, Cinta akan membuatkan khusus buat anda. Mohon Ma'af saya mau undur diri" ucap Cinta dengan logat Jepang dan dengan setengah berlari menuju ke dapur.
"Cinta...!" seru Tanaka dengan mendesis karena gemas melihat tingkah Cinta.
Tanaka kemudian mengejar Cinta dan akhirnya dia sampai juga di dapur saat Cinta sudah mengambil semua bahan yang dibutuhkan.
__ADS_1
"Tuan Tanaka!" panggil Cinta seraya memecahkan empat telur di wadahnya.
"Ada apa Cinta?" tanya Tanaka sembari memperhatikan cara Cinta memasak.
"Kenapa sih kok diberi nama Tamagoyaki?" tanya Cinta yang penasaran.
"Ini menurut sepengetahuan saya, nama tamagoyaki berasal dari "tamago" yang berarti telur." jawab Tanaka.
"O.. Jadi mainan jaman dulu Tamagochi berbentuk telur, ternyata Tamago itu artinya telur!" celetuk Cinta.
"Iya seperti itulah!" ucap Tanaka.
"Tamagoyaki adalah hidangan cepat saji di Jepang. Umumnya dibuat di rumah-rumah atau restoran sushi.
Tamagoyaki juga bisa dihidangkan sebagai menu sarapan dan pelengkap bento. Bedanya dengan telur lain, kudapan Jepang ini menggunakan penggorengan berbentuk segi empat.
Selain lezat, tamagoyaki juga kaya akan protein, sehingga baik untuk pertumbuhan." jelas Tanaka.
"Baiklah Cinta sudah siap memasak ya!" ucap Cinta yang mengambil wajan kotak yang tersedia di restoran Mirama.
...🍳🍳🍳...
Resep Tamagoyaki Lembut ala Cinta
Siap dalam 15 menit
Sajian 4 porsi
Sajian telur ini memiliki rasa sedikit manis dan memiliki tekstur yang ringan.
4 buah telur
4 sdt kecap kedelai atau lebih sering disebut soy sauce
1 sdt mirin alias wine Jepang (opsional)
1 sdt gula
Garam secukupnya
Minyak sayur secukupnya
Cara membuat:
Pertama, pecahkan dan kocok telur dalam mangkuk menggunakan garpu. Jika cukup ahli, kamu bisa menggunakan sumpit seperti orang Jepang.
Tambahkan satu sendok makan kecap kedelai, gula dan sedikit garam ke dalam telur.
Kocok lagi hingga semua bumbu tercampur sempurna dengan telur.
Masukkan sedikit minyak sayur ke dalam wajan dan panaskan dengan api sedang. Jangan gunakan api terlalu besar karena akan membuat telur cepat matang dan sulit digulung.
Tuangkan sedikit campuran telur ke dalam wajan yang sudah dipanaskan. Setelah bagian bawah telur sedikit matang dan bagian atasnya masih belum matang, dorong telur ke sisi wajan.
__ADS_1
Tambahkan sedikit lebih banyak minyak ke dalam wajan dan tambahkan sedikit campuran telur ke dalam wajan.
Sekali lagi, tunggu sampai telur matang sedikit. Pastikan bagian atasnya tetap basah.
Gulung dengan rapi lapisan telur pertama ke atas ke campuran kedua. Kamu pun berhasil mendapatkan telur gulung kecil.
Ulangi proses ini sampai campuran telur habis. Setiap kali kamu menambahkan campuran telur dan menggulungnya, maka telur gulung akan membesar.
Setelah tamagoyaki selesai, keluarkan dari wajan dan tunggu hingga dingin dan memadat. Sebab, tamagoyaki yang padat akan mudah dipotong-potong nantinya.
Nah, sekarang tamagoyaki buatan rumah siap dihidangkan.
...🍳🍳🍳...
"Nah tuan Tanaka, pesanan anda sudah siap!" ucap cinta yang menyerahkan Tamagoyaki buatannya.
"Terima kasih Cinta!" ucap Tanaka yang kemudian mengambil satu sendok dan garpu yang kemudian mencari tempat duduk untuk menikmati Tamagoyaki buatan Cinta.
Tak berapa lama para karyawan restoran berdatangan dan Cinta menyiapkan bahan-bahan yang yang nanti akan digunakan, serta memeriksa kondisi kompor gas dan peralatan memasak lainnya.
"Hai Cinta, selamat pagi!" sapa Damira yang datang bersama Ramaya.
"Eh, pagi juga kak!" balas Cinta semati mengulas senyum.
"Tamagoyaki yang dimakan Tanaka tadi buatan kamu ya Cin?" tanya Damira.
"Iya Kak!" jawab Cinta.
"Boleh donk buatkan buat kami berdua, kebetulan kami belum sempat sarapan" pinta Damira.
"Oh, baiklah akan saya buatkan tunggu ya!" ucap Cinta umyang kemudian mengambil telur dan bahan lainnya.
"Baiklah Cin, nanti tolong diantarkan di tempat duduk pelanggan ya!" seru Ramaya yang mengajak Damira meninggalkan Cinta yang sedang memasak pesanannya.
Tak butuh waktu lama, Tamagoyaki buatan Cinta untuk Damira dan Ramaya telah selseai dimasak dan siap disajikan.
Kemudian Cinta membawanya ke tempat para pelanggan seperti yang dikatakan Ramaya tadi.
"Ini kak Tamagoyaki buatan Cinta!" ucap Cinta pada saat meletakkannya dihadapan Damira dan juga Ramaya yang sedang meminum teh hijau mereka.
"Terima Kasih Cinta, sudah kembalilah ke dapur dan pelajarilah menu yang akan kamu buat nantinya." ucap Damira.
"Iya, permisi" ucap Cinta yang kemudian melangkahkan kakinya kembali ke dapur.
Di dapur rupanya sudah banyak karyawan yang berkumpul dan memakai apron mereka untuk para chefnya.
...~¥~...
...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
__ADS_1
...Terima kasih...
...Bersambung...