CHEF CINTA

CHEF CINTA
Cinta Resign dari Restoran Bali Ndeso


__ADS_3

"Gala sayang, aku kesakitan ini!' ucap Fransiska diiringi tangisannya.


"Lepaskan dia Cinta! Lepaskan!" seru Gala yang memisahkan Cinta dan Fransiska.


Gala kemudian memeluk Fransiska di depan semua orang termasuk Cinta.


"Dia yang datang-datang mengataiku pelakor mas Gala!" seru Cinta yang membela diri.


"Sayang apa benar kamu yang meminta dia jadi pacar kamu?" tanya Fransiska yang meminta kepastian.


Gala diam saja dan melepaskan Fransiska dari pelukannya.


"Kenapa diam?" tanya Fransiska yang geram.


"Atau benar yang semua dia katakan?' tanya Fransiska lagi


"Kenapa kamu repot dengan hal itu? sudahlah ayo ke ruangan ku!" seru Gala yang berusaha menarik Fransiska supaya menyudahi perseteruan ini.


"Aku tak mau sebelum kamu memecat gadis itu!" seru Fransiska yang menghempaskan tangannya yang ditarik Gala.


Gala kemudian menoleh dan memandangi Fransiska dan Cinta yang sedang membenarkan Apron serta rambutnya yang acak-acakan karena ditarik Fransiska tadi.


"Cinta! ke ruangan ku sebentar!" perintah Gala yang kemudian mencengkram tangan Fransiska dengan kuat.


"Aaahh...!" suara Fransiska saat tubuhnya di tarik oleh Gala menuju ke ruangannya.


Sementara itu Cinta setelah merapikan baju dan rambutnya, dia bersiap ke ruangan Gala.


"Cinta, apapun yang terjadi kamu yang tenang ya!" pesan Chef Alleno.


"Iya Cinta, kami semua mendukungmu!" ucap Dara yang memeluk Cinta untuk memberikan ketenangan pada sahabatnya itu


"Cinta, Semangat!" seru Risky seraya menunjukkan tangannya yang di kepalkan.


"Iya, terima kasih teman-temanku semua. Tenang saja aku tidak apa-apa kok!" ucap Cinta seraya mengulas senyumnya dan kemudian melangkahkan kakinya mengambil tas kecil yang selalu dibawanya.


Cinta melangkahkan kaki menuju ke ruangan Gala.


Langkahnya terhenti tepat di depan pintu ruangan Gala.


Setelah menghela nafas panjang, Cinta kemudian mengetuk pintu ruangan Gala.


"Tokk...tokk...tokk...!"


"Masuk!" seru Gala dari dalam ruangan.


Cinta kemudian membuka pintu dan masuk, dilihatnya Gala sedang mengolesi minyak urut ke tangan Fransiska.


Cinta melangkahkan kaki menghampiri Gala.


"Cinta, lihat apa yang kamu lakukan ini sangat keterlaluan!' seru Gala yang geram.

__ADS_1


"Aku hanya membela diri, apa aku salah?" tanya Cinta.


"Salah, salahnya kau lakukan ini pada aku. Kekasih bos kamu!" seru Fransiska sambil menahan rasa sakitnya.


"Itu karena kamu yang menarik rambutku dan mengataiku pelakor!Dasar gadis manja!" seru Cinta yang lupa kalau dia dulu juga gadis yang manja.


"Kau! Dasar karyawati tukang tikung!Pelakor!" umpat Fransiska yang geram.


"Tuan Gala yang terhormat, jelaskan pada pacar kamu yang tuli ini tentang siapa yang meminta saya menjadi pacar anda tuan Gala!' seru memintaku jadi pacar anda tuan Gala!" ucap Cinta yang kesal.


"Itu benar Fransiska, waktu itu aku yang meminta Cinta untuk pura-pura menjadi kekasihku.Itu karena ayah dan ibuku yang tak mengijin kita bersama dan aku merasa kecewa dengan mereka .Maka dari itu aku bekerja sama dengan Cinta." jelas Gala yang membayangkan kejadian pada waktu iTu, dia yang meminta Cinta menjadi Pacar Palsunya.


🗓️Flashback on


Tokk...tokk...tokk..tokk...!!"


"Assalamu'alaikum..!" salam Wiwid yang tak berapa lama balasannya.


"Wa'alaikumsalam...! masuk saja!" seru suara laki-laki dari dalam ruangan yang di ketuk Wiwid.


Wiwid membuka pintu dan bersama dengan Cinta dia masuk ke ruangan itu.


Nampak seorang pemuda yang bernama Galaxy sedang memutar-mutarkan kursi dinasnya dan dihadapannya sebuah meja yang jari tangannya tak henti-hentinya memainkan pena.


"Kamu, keluar!" seru Gala pada Wiwid.


"Baik Tuan!" ucap Wiwid yang kemudian meninggalkan Cinta dan Gala di ruangan itu.


"Mama, papa! kalian boleh saja melarangku, tapi apa mungkin kalian akan melarangku lagi?" ucap Gala dalam hatinya.


Cinta yang memandang pria didepannya dengan pandangan yang aneh.


"Tadi marah-marah seperti binatang yang habis melahirkan, sekarang senyum-senyum sendiri seperti orang gila!" Cinta yang membatin.


"Kau tahu, seharusnya kau ini aku pecat sekarang juga!" seru Galaxy yang masih asyik x MB-mutar kursinya.


Sedangkan Cinta tetap diam dan memperhatikan pria di depannya berbicara.


"Tapi aku tidak akan memecat kamu, asalkan kamu mau menjadi pacar palsu ku!" lanjut ucap Galaxy yang berhasil membuat dahi Cinta berkenyit.


"Pacar palsu, maksud anda apa?" tanya Cinta yang penasaran.


"Kamu akan menjadi pacar palsuku sampai tujuanku berhasil!" jawab Gala yang terus senyum-senyum sendiri.


"Sampai tujuan anda berhasil? apa tujuan tuan?" tanya Cinta yang penasaran.


"Itu urusan saya, kamu tak berhak mengetahuinya!":seru Gala dengan geram.


"Tak boleh mengetahuinya? kalau begitu aku tak mau menjadi pacar palsu tuan!" seru Cinta yang kesal.


"Baik kalau begitu, good bye daa..daa..!" ucap Gala seraya melambaikan tangannya dan tak menghiraukan Cinta yang sedang kesal.

__ADS_1


🗓️Flashback Off.


"Kamu jahat sekali!" ucap Fransiska dengan sesenggukan.


"Tapi waktu itu kamu juga menyetujuinya kan? selama tak mengganggu hubungan kita?" tanya Gala sedikit keras.


"Iya, tapi mau kamu pecat dia, kalau tidak kita putus saja!" seru Fransiska sambil menyeka air matanya.


"Apa'an main pecat-pecat segala! hei, jadi orang jangan suka memutuskan rejeki orang lain. Jika semua itu kebalik terjadi pada kamu bagaimana?'' ucap Cinta yang bukannya Fransiska melemah, dia semakin menjadi-jadi.


"Ah sayang, kamu pilih aku apa dia? kalau pilih aku, pecat sekarang juga! kalau kamu pilih dia, lebih baik kita putus!" seru Fransiska dengan geramnya.


"Aku tak bisa dengan pilihan itu Siska! aku butuh Cinta untuk restoranku!" ucap Gala yang lumayanlah sedikit membela Cinta dengan alasan itu.


"Baiklah kita putus!" seru Fransiska dengan emosional.


Gala semakin bingung harus bagaimana, karena Fransiska adalah kekasihnya yang selama ini dia pertahankan disaat ada pertentangan salah keluarganya.


Sedangkan Cinta, dia sebagai cadangan Chef jika Chef Alleno berhalangan hadir.


Ditatapnya satu persatu kedua gadis dihadapannya itu.


"Baiklah semoga keputusanku ini baik untuk semuanya" kata Gala seraya menatap kedua gadis dihadapannya.


"Cinta, ma'afkan aku! aku lebih memilih Siska" ucap Gala yang seharusnya dia biasa saja, tapi kenapa dia terasa berat kalau kehilangan Cinta.


Kedua netra Cinta berkaca-kaca, dia tak sudah menduganya. Walaupun dalam hati terdalamnya dia ingin Gala membelanya.


Kemudian Cinta mengambil sebuah amplop yang telah dia persiapkan jauh hari, karena dia sudah memantapkan tekadnya untuk menjauh dari Gala dan keluarganya.


Cinta ingin mengejar cita-citanya dan juga tujuannya agar bisa bertemu kembali dengan Arjuna.


"Ma'af sebesar besarnya tuan Gala sebelum anda memecat saya, saya sudah persiapkan surat pengunduran diri saya. Mohon ma'af bila selama ini saya banyak salah untuk restoran Bali Ndeso dan tuan Galak sekeluarga." ucap Cinta sembari memberikan surat pengunduran dirinya.


Gala sangat terkejut, walaupun sebelumnya ada niatan Gala memecat Cinta.


Namun kenyataannya dia sangat kehilangan Cinta, tapi ini lebih baik dari pada akan terus ada pertengkaran dengan Fransiska.


Cinta kemudian melangkahkan kaki meninggalkan Gala yang masih terbengong dan juga Fransiska yang sedang tersenyum kemenangan.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2