CHEF CINTA

CHEF CINTA
Gala yang Galau


__ADS_3

Daun ubi jalar memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil. Berikut beberapa manfaat daun ubi jalar untuk ibu hamil jika mengonsumsi secara rutin.


Meminimalisasi risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Kandungan zat besi dalam daun ubi jalar yang apabila dikonsumsi ibu selama kehamilan dapat membuat berat badan bayi meningkat.


Mengatasi sembelit. Kandungan serat dalam daun ubi jalar dapat membantu ibu hamil yang kerap mengalami sembelit.


Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C pada daun ubi jalar dapat membantu mengoptimalkan daya tahan tubuh ibu hamil.


Menjaga kesehatan rongga mulut. Kandungan vitamin A, C, dan K pada daun ubi jalar dapat membantu menjaga rongga mulut tetap sehat.


Meningkatkan kesehatan tulang. Kandungan vitamin K, mineral, dan kalsium dalam daun ubi jalar dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.


Melancarkan air susu ibu. Daun ubi jalar diketahui menjadi makanan pelancar ASI karena kandungan vitamin C dan B, serta magnesium yang terdapat di dalamnya.


Kandungan daun ketela Rambat.



Resep Daun Ketela Rambat



Berikut resep daun Ketela rambat yang bisa dicoba.


Bahan:


250 gram atau 2 ikat daun ubi


200 ml santan


Garam secukupnya


Bumbu:


1/2 ruas jari kunyit


1/2 ruas jari lengkuas


1 batang serai


5 batang daun bawang


10 buah cabai rawit


Cara Membuat:


Haluskan seluruh bahan bumbu.


Tumbuk daun ubi yang sudah disiangi dan masukkan ke dalam panci.


Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan ke dalam panci.


Masukkan santan dan garam secukupnya.


Aduk merata dan masak hingga mendidih.


Setelah matang, angkat dan hidangkan.



Resep Gulai Daun Ubi



Berikut resep gulai daun ubi yang bisa dicoba.


Bahan:


1 ikat daun ubi/singkong


1 potong rebung


4 gelas atau 1.000 cc santan


100 gram daging sapi (potong kecil)

__ADS_1


Bumbu:


5 buah bawang merah


2 siung bawang putih


1 potong lengkuas


1 ruas jari kunyit


1 ruas jari jahe


2 lembar daun salam


1 sdm gula merah


1 sdm garam


Cara Membuat:


Cuci daun ubi/singkong, potong-potong.


Haluskan semua bumbu kecuali daun salam dan lengkuas.


Didihkan santan bersama bumbu halus, daun salam, dan lengkuas.


Masukkan daging sapi dan daun ubi/singkong.


Rebus hingga matang sampai santan tinggal sedikit.


Setelah matang, angkat dan sajikan.


...****...


Selesai memasak, Cinta dan nenek Asih bergantian mandi dan mengganti pakaian mereka.


Setelah itu mereka sholat Maghrib berjama'ah karena waktu telah terdengar suara Adzan di sekitar rumah nenek Asih.


Selesai sholat Maghrib yang dimana Cinta sebagai imamnya, mereka melangkahkan kaki ke ruang makan dan makan malam bersama.


Setelah puas berbincang-bincang, mereka kemudian mereka menunaikan ibadah sholat isya, karena jam sudah menunjukkan jam delapan Malam.


Kemudian mereka masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


Cinta menyempatkan dirinya memakai lulur pemberian Chef Alleno.


Setelah selesai Cinta merebahkan dirinya di tempat tidur yang telah tersedia.


Kemudian Cinta membaca surat-surat pendek dan do'a akan tidur, Cinta memejamkan matanya dan terbuai dalam mimpi.


...****...


Sementara itu yang terjadi pada Gala setelah Cinta tak bekerja di restorannya, Bali Ndeso.


Berkali-kali Gala melihat ke dapur, dengan alasan melihat cara karyawannya bekerja. Namun yang sebenarnya dia meyakinkan dirinya kalau cinta benar-benar sudah tak bekerja di restoran Bali Ndeso.


"Jadi benar Cinta sudah tak bekerja di sini? Apa yang telah aku lakukan? hei...! ada apa dengan aku ini? kenapa aku merasa sangat kehilangan dia, a...aku merindukannya?" gumam dalam hati Gala yang memegang gelas yang hanya ada es batunya saja itu.


Gala termenung, dan dalam ingatannya kembali kenangan saat pertama kalinya bertemu Cinta.


...💭💭💭💭...


Pada saat Gala hendak menuju ke restoran yang didirikan oleh ibundanya Riska, tiba-tiba saja ada seorang gadis yang lewat begitu saja di depan mobilnya.


"Ciiiit...!"


Suara mobil Gala yang mengerem untuk berhenti secara mendadak.


"Woi punya mata tidak!" seru Gala geram, yang mengemudi mobil mewah itu, dari kaca jendela mobilnya.


"Ya Allah, Ma'af tuan saya yang salah." ucap gadis yang berambut pendek sebahu dengan bekas luka bakar di pelipis hingga pipinya itu seraya menundukkan kepalanya.


"Gadis ini, wajahnya buruk sekali! Amit-amit deh ketemu dia lagi!" kata dalam hati Gala pada waktu itu.


"Hai, lain kali aku tabrak kau! biar mampus sekalian!" seru Gala.

__ADS_1


Gadis buruk rupa itu tak lain adalah Cinta yang mendengar seruan Gala, terus mengangkat wajahnya dan melihat wajah Gala yang baru saja berseru padanya.


"Apa yang tuan bilang?" tanya Cinta yang memastikan omongan Gala yang sama sekali tidak turun dari mobil dia itu.


"Tak ada siaran ulang dasar Ugly Girl!" seru Gala yang kemudian meninggalkan Cinta dalam keadaan geram.


"Apa! beraninya kau mengataiku seperti itu, dasar Tuan Galak..!" seru Cinta yang kesal.


"Ugly Girl ya Ugly Girl..!" seru pemuda itu saat mobilnya perlahan-lahan melaju kembali.


Tak berapa lama Gala telah sampai di halaman restoran Bali Ndeso. Dan dia memarkirkan mobilnya.


Galaxy keluar dari mobil setelah sopir pribadinya membukakan pintu untuknya.


"Silahkan tuan" ucap sopir pribadi Galaxy ketika membukakan pintu.


"Hem...!" ucap Galaxy seraya membenarkan Tuxidonya dan mengambil tas kerjanya.


Pemuda itu melangkahkan kakinya masuk ke restoran.


Para karyawan dan koki yang sudah tahu tentang Galaxy, segera menyambut kedatangan putra pemilik Restoran.


"Semuanya, kita meeting sebentar!' seru Galaxy dengan sedikit angkuhnya.


"Ba..baik tuan!" jawab semua karyawan dan karyawati serta para koki.


Dan mereka melangkahkan kaki menuju ke ruangan Pemilik restoran itu.


"Dari semua yang telah berkumpul, adakah yang belum hadir?" tanya Galaxy dengan tegas.


"A..da tuan !" jawab Nila diantara lainya yang diam dan melirik ke arah Nila.


"Siapa!" seru Galaxy yang penasaran.


"Bagian tukang cuci piring dan dia baru kemarin kerjanya." jelas Wiwid.


"Baiklah kerjakan tugas kalian masing-masing dengan benar! Jangan ada yang terlambat atau pulang awal, mengerti..!' seru Galaxy yang berdiri tegap di hadapan para karyawannya.


"Mengerti tuan Gala!" seru semua karyawan dan karyawati restoran.


"Sekarang, kembali ke tempat kerja kalian masing-masing!" seru galaxy dengan berkacak pinggang.


Dan semuanya kembali ke kerja mereka masing-masing.


Galaxy menyempatkan diri melihat-lihat keadaan Restoran yang masih sepi.


Sementara itu Cinta yang sudah selesai dengan urusannya mencuci piring dan peralatan dapur lainya, melangkahkan kakinya menuju ke dapur.


Dan semuanya sedang sibuk di urusan masing-masing.


Tiba-tiba ada seorang gadis yang menghampirinya.


"Apa kabar tuan Galak!" sapa Cinta saat sudah berada di hadapan Gala.


"Hey, Ugly Girl, kenapa kita ketemu lagi. Apa kau mengikutiku ya?" tanya Galaxy yang meledek.


"Enak saja, rasakan ini!" seru Cinta yang sudah siap dengan tangan yang berlumur sabun itu, dan diusapkannya di wajah Galaxy.


Tak pelak, Galaxy yang mempunyai kulit sensitif itu merasakan perih di sekitar wajah dan matanya.


"Apa yang kau lakukan!" seru Galaxy yang kemudian berjalan setengah berlari menuju ke wastafel guna mencuci wajahnya yang terkena sabun itu.


"Aku sudah minta ma'af padamu, tapi kamu masih mengataiku, jadi rasakan lah itu!" seru Cinta dengan mengulas senyum dan dia melangkahkan kakinya menuju ke tempat dia mencuci piring untuk mencuci tangannya.


Semua orang melihat kejadian itu. Wiwid menghampiri Galaxy dan Dara menghampiri Cinta.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2