CHEF CINTA

CHEF CINTA
Mimpi Kejadian Kemarin


__ADS_3

Posisi Cinta saat ini berada di atas tempat tidur dengan duduk bersandar di dinding samping tempat tidurnya.


Lama juga Cinta berkutat dengan ponselnya, tanpa terasa dia menguap dan lama-kelamaan menutup kedua matanya.


...☁️☁️☁️Dalam Mimpi Cinta☁️☁️☁️...


Cinta sedang memakai pakaian chef lengkap dengan Apron dan topi chefnya, Cinta sedang menggantikan Chef Alleno yang sedang liburan.


Kemudian memulai memasak dengan aneka menu yang ada di daftar menu restoran Bali Ndeso.


Situasi restoran Bali Ndeso saat ini kembali seperti sedia kala.


Pengunjung begitu ramai dan banyak yang rombongan keluarga maupun teman.


Tiba-tiba ada ada seorang gadis dengan dua orang temannya laki-laki dan perempuan datang dan dia memesan menu yang tak tercantum dalam menu karena yang mereka pesan adalah masakan barat.


"Saya mau pesan Spageti dan makaroni schotel serta minumnya Buble tea! masing-masing satu!" seru orang itu membuat Ayudia yang melayaninya geram.


"Ma'af ya nona-nona dan tuan, disini itu khusus makanan Indonesia dan khususnya masakan Jawa. Jadi tidak ada makanan yang anda pesan!' ucap Ayudia.


'Hei, disinikan restoran ternama.Tentunya chefnya kan juga hebat!" seru perempuan teman orang itu.


"Maaf nona chef kami sedang libur, jadi kami tidak bisa menghidangkannya!" seru Ayudia.


"Maaf ada yang bisa kami bantu?" tanya seorang perempuan yang tak lain adalah Wiwid.


"Mbak Wid, mereka ingin maka menu yang tidak ada pada menu!" seru Ayudia


"Iya seharusnyalah disini juga ada itu menu!" orang itu yang masih tetap ngeyel.


"Baiklah akan kami usahakan, boleh tahu apa menu kalian?" tanya Wiwid yang juga gemas dengan pelanggan kali ini.


"Ini menunya mbak!" jawab Ayudia yang menyodorkan secarik kertas pada Wiwid.


Wiwid yang membacanya pun terkejut.


"Menu ini apa Cinta bisa membuatnya?" tanya dalam hati Wiwid yang terus berjalan melangkahkan kaki menuju dapur dan diikuti Ayudia yang akan mengambil pesanan pelanggan itu.


"Cinta, ada pembeli yang over angkuh!" seru Wiwid yang menyodorkan kertas pesanan pada Cinta.


"Apa ini mbak Wid?" tanya Cinta yang penasaran.


"Iya itu, pesanan dari pelanggan yang ngeyel! sudah aku bilang tidak ada menu itu!" ucap Wiwid yang dduduk di kursi meja disamping nya.


Cinta kemudian mempelajari menu-menu yang diinginkan pelanggan kemudian membuat membuatnya dengan bahan seadanya


"Akan Cinta coba dengan bahan seadanya!" ucap Cinta yang mulai beraksi.


"Spaghetti, Macaroni Shcotel dan Buble tea! Baiklah, akan aku ganti dengan menu Indonesia saja!" gumam Cinta yang kemudian dia beraksi.

__ADS_1


Menu-menu yang di minta adalah :


1.) Spagetti Bolognese Jawa ala Cinta


2.) Macaroni Schotel ala Cinta


3.) BUBLE TEA ala Cinta


Dan tak menunggu waktu yang lama makanan yang di pesan sudah selesai, makanan dan minuman itu disajikan diatas nampan oleh Cinta dan diberi Garnish yang cantik.


Wiwid pun menyuruh Ayudia untuk mengantarkan makanan dan minuman pesanan pelanggan yang ngeyel tadi.


"Ayudia, cepat kamu antarkan ke pelanggan tadi!" perintah Wiwid.


"Baik mbak!" jawab Ayudia dengan terpaksa dan dia melangkahkan kaki menuju ke tempat duduk pelanggan yang aneh itu.


"Permisi, ini pesanannya tuan dan nona" ucap Ayudia yang ramah walaupun dalam hati dongkol.


"Lelet amat sih!" seru pelanggan itu dengan sinis.


"Kalau mau cepat yang menunya jangan yang aneh-aneh!" gerutu dalam hati Ayudia.


Setelah meletakkan semua menu, ayudia bergegas meninggalkan ke tiga pelanggan itu.


Dan pelanggan itu makan dengan lahapnya.


"Iya, siapa chefnya ya? penasaran, apa dia mau kerjasama dengan kita?" bisik-bisik ketiga orang itu.


"Spagethinya mantap! ini rekomendasi buat restoran kita!" bisik salah satu lainnya dari mereka.


Kemudian mereka makan dengan lahapnya dan tak ada komentar yang aneh-aneh.


Wiwid yang melihat dari kejauhan merasa lega dan dia bergegas menuju ke dapur menemui Cinta.


"Cinta, Alhamdulillah pelanggan itu suka masakan kamu!" seru Wiwid saat masuk ke dapur.


Cinta yang saat itu di bantu Shopia, sibuk memasak menu masakan pelanggan lainnya, meluangkan waktunya untuk mendengarkan cerita Wiwid.


"Oya, wah Alhamdulillah. Padahal saya belum begitu mengenal masakan itu!" ucap Cinta seraya memberi Garnish pada makanan yang akan disajikan.


"Iya, aku juga nggak nyangka! kamu memang top markotop Cinta!" seru Wiwid yang sangat lega dan senag sekali.


"Sama mbak Wid! ini pesanan meja nomor sembilan mbak!" ucap Cinta seraya memberikan nampan itu pada Wiwid dan Wiwid menerimanya.


Kemudian Wiwid memberikannya pada Risky yang baru saja membuat minuman untuk pesanan meja nomor sembilan.


Setelah meletakkan minuman bersanding dengan makanannya itu, Risky mengantarkan makanan itu pada pelanggan.


Beberapa detik kemudian Ayudia datang dan dia menghampiri Cinta dan memberikan sebuah kartu nama pada Cinta.

__ADS_1


"Cin, orang yang pesan makanan barat tadi memintaku memberikan kartu nama mereka ini pada kamu!" seru Ayudia yang mengulurkan tangannya yang membawa secarik kertas sedikit tebal dan berlogo pada Cinta.


"Oh, terima kasih!" ucap cinta yang kemudian menerima kartu tersebut dan menyimpannya dalam tas yang biasa dia bawa untuk bekerja.


Cinta dan yang lainnya kemudian melayani semua pelanggan seperti biasannya dan tak ada hal yang special.


Karena Cinta merasa haus, dia hendak mengambil air minum dalam dispenser.


Tiba-tiba saja Cinta terpelaset dan jatuh "Bugh...!"


☁️☁️☁️Cinta terbangun☁️☁️☁️


Cinta merasakan sakit di siku tangannya dan juga tumitnya, dia benar-benar jatuh, tapi jatuhnya dari tempat tidur.


"Aduh sakit!"seru Cinta, yang kemudian dia bangkit dan melangkahkan kakinya untuk mengambil air minum di galon air mineral yang selalu tersedia di kamar kosnya.


"Mimpi kok mengulangi kejadian kemarin?" gumam dalam hati Cinta yang sudah menuangkan air mineral dalam gelasnya.


Setelah meminumnya, cinta mengingat sesuatu yang seperti diingatkan dalam mimpinya baru saja.


"Kartu nama, oiya pelanggan yang kemarin memberikan aku kartu nama usaha mereka" gumam dalam hati Cinta yang kemudian mencari tas yang biasa dia pakai untuk kerja, dan memeriksananya satu persatu celah di mana bisa saja kartu nama itu terselip di antaranya.


"Akhirnya ketemu juga!" seru Cinta yang seraya mengulas senyumnya ketika sudah mendapatkan apa yang dia cari.


"Iya, kartu nama ini yang diberikan Ayudya, yang katanya si pelanggan itu akan memberikannya pekerjaan.


☁️☁️☁️


"Cin, orang yang pesan makanan barat tadi memintaku memberikan kartu nama mereka ini pada kamu!" seru Ayudia yang mengulurkan tangannya yang membawa secarik kertas sedikit tebal dan berlogo pada Cinta.


"Oh, terima kasih!" ucap cinta yang kemudian menerima kartu tersebut dan menyimpannya dalam tas yang biasa dia bawa untuk bekerja.


☁️☁️☁️


"Betul tidak ya, nama sesuai dengan alamat aslinya?" gumam Kirana yang kemudian berpikir.


"Besok akan aku cari alamat itu!'kata dalam hati yang telah yakin dengan sangat keputusannya.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2