CHEF CINTA

CHEF CINTA
Mencari Informasi


__ADS_3

"Iya, kita mampir di masjid dulu, jamnya nggak keburu nanti!" seru Teguh yang memperlambat laju sepeda motornya pada saat melihat ada Masjid yang terlihat olehnya.


Tak berapa lama mereka telah selesai menunaikan ibadah sholat Ashar, dan kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju ke tempat kos.


Dan tak menunggu lama, mereka telah sampai di depan tempat kos.


Cinta segera turun dan Teguh masih melanjutkan pekerjaannya. Dia lanjut jalan karena setelah dia membuka aplikasinya, ada ordean yang masuk.


"Daa Cinta, Assalamu'alaikum!" ucap pamit Teguh setelah Cinta turun dari sepeda motornya.


"Wa'alaikumsalam" balas Cinta dan kemudian Teguh berangkat menuju ke tempat calon penumpangnya.


Cinta melangkahkan kan kaki menuju ke kamarnya, dan beberapa menit kemudian Cinta keluar dengan membawa handuk dan peralatan mandinya.


Setelah mandi, cinta sekalian berwudlu karena jam sudah menunjukan pukul setengah enam sore.


Kemudian Cinta masuk dan segera menunaikan ibadah sholat Maghrib karena Cinta udah mendengar suara Adzan di toa-toa masjid.


Selesai Sholat, Cinta segera meraih ponselnya dan mulai browsing-browsing mencari informasi yang dia harapkan.


"Coba aku cari tahu langkah-langkah menjadi chef di handphone!" ucap Cinta yang sudah mengotak-atik ponselnya.


Dan Cinta menemukan yang dia inginkan.


5 cara menjadi chef berikut ini



Pertimbancara menjadigkan pilihan karier dan spesialisasi



Seorang chef biasanya memiliki keahlian atau spesialisasi yang berbeda-beda. Ada chef yang spesialisasinya di hidangan pembuka (appetizer), ada yang jago membuat makanan penutup (dessert), ada pula yang fokus dengan hidangan utama (main course).


Tidak hanya itu, jenis restoran yang beragam juga turut membedakan para chef yang ada di dalamnya. Ada chef yang khusus bekerja di restoran fine dining, cepat saji, family style, atau casual dining. Dengan peluang dan spesialisasi yang beragam tersebut, kamu dapat mulai mempertimbangkan gambaran karier yang kamu inginkan.



Cara menjadi chef melalui pendidikan kuliner



Pendidikan formal memang bukan persyaratan wajib untuk berkarier sebagai seorang chef. Namun, hal ini dapat membantumu untuk tampil lebih unggul dan kompetitif dibandingkan chef yang tidak memiliki pendidikan formal.


Melalui pendidikan kuliner di sekolah dan kampus, kamu akan mempelajari berbagai resep, bahan, teknik, dan terminologi memasak dari seluruh dunia. Selain itu, kamu pun akan mulai terbiasa dengan situasi dapur profesional dan memiliki kepercayaan diri untuk bekerja dengan berbagai peralatan dapur.

__ADS_1


Di Indonesia sendiri, pendidikan kuliner ini sudah sangat berkembang. Berbagai perguruan tinggi telah menyediakan program studi kuliner yang cukup beragam. Salah satunya adalah program studi Manajemen kuliner di Batam Tourism Polytechnic. Jurusan yang satu ini tidak hanya berpusat pada kemampuan memasak, tapi juga terkait pengelolaan restoran, seperti manajemen restoran, pengelolaan sumber daya manusia, hingga pengembangan menu.



Miliki pengalaman kerja di restoran



Memasak di rumah dan memasak di restoran adalah dua hal yang sangat berbeda. Karena itu, milikilah pengalaman kerja sedini mungkin, bahkan saat kamu sedang duduk di bangku sekolah atau kuliah.


Hal ini akan memberikan gambaran konkret tentang dinamika kerja di industri restoran dan tentu menawarkan pengetahuan yang tidak ternilai. Pengalaman tidak hanya membentuk kemampuanmu, tapi juga menjadi wadah yang tepat mengembangkan koneksi yang mungkin akan membantu kariermu di masa depan.



Tingkatkan kemampuanmu



Pendidikan kuliner memang dapat membantumu untuk mengetahui cara menjadi chef, tapi hal tersebut tidak akan menjamin kesuksesanmu. Karena itu, kamu harus bersedia bekerja keras dan menghabiskan banyak waktu untuk terus belajar dari berbagai chef yang kamu temui.


Cobalah untuk mengembangkan keterampilanmu pada berbagai masakan dan teknik. Saat waktu luang, jelajahi berbagai restoran dan budaya baru, cari chef dan hidangan yang sekiranya dapat menginspirasi kreativitas kulinermu. Intinya, ingatlah untuk tidak pernah berhenti belajar, ya!



Cara menjadi chef melalui sertifikasi



Itu dia beberapa cara menjadi chef yang perlu kamu perhatikan dan terapkan mulai sekarang. Melalui pendidikan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar, percayalah, kamu akan mampu berkarier sebagai chef yang sukses di masa depan.


"Hm..dari sini dapat disimpulkan, kalau aku sudah ada di jalur menjadi chef. Ya sedikit pengalaman kerja di Restoran Bali Ndeso, menggantikan Chef Alleno. He..he..!" gumam dalam hati Cinta sambil senyum-senyum sendiri.


"Jadi aku harus lanjutkan kuliah aku juga, dan ikut lomba-lomba agar tambah pengalaman" ucap Cinta seraya berpikir.


Kemudian Cinta kembali membaca artikel-artikel lainnya.


Perbedaan Chef dan Koki


CHEF


Bersekolah kuliner selama dua atau empat tahun, atau magang kepada chef hingga memperoleh ilmu setara yang didapatkan dari sekolah kuliner.


Bertanggung jawab sebagai supervisor.


Dapat membuat dan mengimplementasikan menu di restoran.

__ADS_1


Mengambil peran manajemen di dapur.


KOKI


Mengolah makanan setiap hari.


Melakukan tugas sesuai arahan.


Mencuci.


Mengikuti resep.


Masih dalam tahap belajar.


Dapat disimpulkan, jika seseorang memiliki gelar sarjana chef atau dilatih oleh chef ternama serta meniti karier di bidang ini, ia bisa disebut sebagai chef. Namun kalau ia hanya memasak di rumah atau berada di tingkat bawah jenjang karir restoran, ia biasanya dipanggil koki.


"Oh, jadi bisa di bilang aku ini masih dalam tahap jadi koki, hm...!" gumam Cinta yang terus berpikir.


"Kalau begini aku harus lanjutkan kuliah dan ikut lomba-lomba memasak, untuk biaya kuliah dan biaya hidupku aku harus bekerja lagi. Kira-kira aku dapat pekerjaan apa iya nantinya?" Ucap Cinta yang masih mengernyitkan kedua alisnya.


Cinta masih browsing-browsing masih mencari informasi.


Tak berapa lama terdengar suara Adzan dari toa masjid.


"Ah Sholat Isya' dulu saja!" ucap Cinta yang kemudian meletakkan ponselnya di tempat yang aman.


Setelah itu Cinta melangkahkan kaki keluar dari kamarnya dan berjalan menuju ke sumur untuk berwudlu dan kemudian kembali ke kamarnya.


Cinta masuk ke kamarnya dan mulai menjalankan ibadah sholat Isya'.


Selesai dengan Sholat Isya', Cinta kembali membaca kembali artikel-artikel lain tentang Chef.


Posisi Cinta saat ini berada di atas tempat tidur dengan duduk bersandar di dinding samping tempat tidurnya.


Lama juga Cinta berkutat dengan ponselnya, tanpa terasa dia menguap dan lama-kelamaan menutup kedua matanya.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2