
Sementara masih ada waktu untuk memasak, dan Cinta membuat camilan.
Kemudian Cinta membuat Ote-Ote Udang khas Surabaya. Dan berikut ini resepnya.
Bahan
150g udang peci, buang kepala
300g tepung terigu
50g tepung beras
½ sdt baking powder
2 batang daun bawang, iris tipis
4 batang daun seledri, iris tipis
3 buah wortel, potong korek api
2 butir telur
100g taoge
250ml air
minyak, untuk menggoreng
Bumbu halus
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 sdt ketumbar bubuk
½ sdt garam
½ sdt merica putih bubuk
1sdt gula pasir
1sdt Kaldu Ayam bubuk
Sambal kecap
3buah cabai merah keriting, iris tipis
3buah cabai rawit merah, iris tipis
3siung bawang putih, iris tipis
1butir bawang merah, iris tipis
1sdm minyak, untuk menumis
½sdt garam.
4sdm Kecap Manis
*Cara membuat
Adonan ote-ote:
__ADS_1
Aduk rata tepung terigu, tepung beras dan baking powder dalam mangkuk besar. Tuangkan air dan masukkan bumbu halus dan Kaldu Ayam bubuk, aduk rata.
Masukkan telur, seledri, taoge, wortel, dan daun bawang ke dalam adonan, aduk rata.
Panaskan minyak dalam wajan. Celupkan sendok sayur ke dalam minyak panas, keluarkan. Sendokkan adonan ote-ote, taruh udang utuh di atasnya.
Masukkan ke dalam minyak panas sambil ditahan hingga bagian bawah ote-ote kering dan mudah dilepas dari sendok sayur.
Goreng hingga kecokelatan dan matang. Angkat. Ulangi proses serupa pada sisa adonan.
Sambal kecap: Panaskan minyak, tumis cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih hingga harum. Masukkan air dan garam. Tambahkan Kecap Manis, aduk rata. Angkat.
Sajikan ote-ote bersama sambal kecap.
Kemudian Cinta melihat apa yang dilakukan oleh Iwan.
"Kak Iwan, kakak buat minuman apa?" tanya Cinta yang penasaran.
"Oh ini, Wedang Jaselang!" jawab Iwan yang sembari menunggu mendidihnya rebusan bahan-bahan rempah yang digunakan untuk membuat wedang Jaselang.
"Wedang Jaselang? Cinta baru tahu!" ucap Cinta seraya menyiapkan semuanya cemilan dan gado-gadonya.
"Wedang Jaselang merupakan minuman khas dari kota Malang. Nama Jaselang ini merupakan akronim dari bahan – bahan yang digunakan untuk membuat minuman ini, yaitu Jahe, Secang dan Alang – Alang." jelas Iwan.
"Walaupun memiliki penampilan yang hampir sama dengan kebanyakan minuman lainnya, namun tetap saja terdapat perbedaan sebagai ciri khasnya, yaitu penambahan alang – alang. Minuman ini sebenarnya sudah dikenal sejak dahulu, terutama di pulau Jawa. Biasanya dikenal dengan sebutan Bir Jawa, hanya saja ada berbagai variasi yang berbeda di setiap provinsi di Jawa." lanjut Iwan.
"Berbahan baku utama secang dan alang-alang ditambah Jahe, Kayu Manis, Merica, Kapulaga. Proses pembuatan wedang jaselang cukup mudah yakni direbus saja lalu disaring. Sajikan dalam keadaan hangat. Wedang jaselang ini dipercaya bisa menghangatkan badan, menjaga stamina, hingga mengobati perut kembung." imbuh Iwan.
Berikut ini lebih jelasnya resep dari Wedang Jaselang ;
Bahan-bahan
1 Gelas @300ml
3-5 Serut Kayu Secang
3-5 Biji Akar Alang-alang
3 Biji Kapulaga Arab
7 cm Kayu Manis (boleh pakai kayu manis bubuk 1/2 Sdt)
1/4 Sdt Merica Butir / boleh juga pakai merica bubuk
1 Bulatan Kecil Gula Merah (Boleh diganti 2 Sdm Madu)
350 ml Air
Langkah
Siapkan Bahannya.
Untuk jahenya bisa diiris-iris tipis/parut/geprek, untuk kapulaga digeprek,merica butir juga digeprek, alang-alang dipotong lalu digeprek dan gula merahnya disisir
Kemudian siapkan panci diatas kompor, tuang air dan masukkan semua bahannya. Rebus sembari sesekali diaduk rata, sampai matang mendidih (gula merahnya larut). Angkat dan biarkan uap panasnya hilang (Anget)
Tuang kedalam gelas saji (Saring), aduk-aduk sebentar.
Dan, Wedang Jaselang Siap dinikmati
"Oya untuk pemanisnya diresep ini saya pakai gula merah ya,langsung saya rebus bersamaan bahan lainnya, tapi kalau misal pakai pemanis Madu, jangan langsung direbus dan jangan dikasih madu pas wedang masih panas,karna akan merusak nutrisi dari si Madunya. Jadi masukkan madu saat wedang hangat" jelas Iwan.
"Wah, makasih kak Iwan. Bertambah lagi bendahara resep masakan Cinta" ucap Cinta dengan mengulas senyumnya.
__ADS_1
"Cinta, Iwan apa sudah siap makanannya?" tanya Damira yang datang dari depan restoran.
"Sudah - sudah siap semuanya!" jawab Cinta yang menyiapkan Ote-Ote terlebih dahulu.
"Semuanya diletakkan di meja, kita prasmanan. Biar ambil sendiri-sendiri saja!" ucap Damira dan dimengerti oleh Cinta dan Iwan.
Kemudian ketiganya sibuk dalam memindahkan makanan dan minuman yang telah dituangkan dalam beberapa gelas.
Setelah semuanya sudah siap dan rapi, acaranya pun di mulai .
Acara mulai dari sambutan- sambutan, kesan dan pesan, karaoke dan dansa bersama dengan diselingi makan Ote-Ote dan minum Jaselang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan permainan, foto dan makan bersama.
"Kak Tanaka, kalau sampai di negara sakura jangan lupakan Cinta ya?" ucap Cinta disaat hampir semua karyawan pulang ke rumah masing-masing.
Karyawan yang pulang terlebih dulu adalah yang rumahnya jauh dari restoran Mirama.
Ada sebagian karyawan yang masih berada di restoran Mirama, karena rumah mereka yang dekat dengan restoran, termasuk Cinta dan Iwan.
Karyawan dan karyawati yang masih berada di restoran dibagi pekerjaannya, ada yang mencuci piring dan ada yang membersihkan sisa-sisa pesta.
"Iya Cinta, aku tak akan lupakan kalian. Kalian my best frends" ucap Tanaka sembari mengulas senyumnya.
...****...
Malam semakin larut, dan semuanya pulang ke rumah masing-masing.
Demikian dengan Cinta yang pulang dengan Iwan seperti biasanya.
Sepeda motor sport Iwan sampai di depan rumah nenek Asih.
Dan terlihat nenek Asih yang duduk di teras, bangkit dari duduknya dan melangkahkan kakinya menghampiri Cinta dan Iwan.
"Kalian kenapa pulangnya sampai malam sekali?" tanya nenek Asih yang khawatir.
"Iya nek, pekerjaan kami juga baru saja selesai" jawab Cinta.
"Nak Iwan, cepat kamu pulang. Tadi orang tua kamu sampai datang kemari, dan kalian lekas istirahat. Besok pagi kalian masih harus bekerja lagi. Jaga kesehatan kalian, jangan sampai sakit!'' pesan nenek Asih.
"Baik nek, terima kasih atas pesannya. Iwan pulang ya Cinta" ucap Iwan.
"Iya kak, hati-hati dijalan" ucap Cinta seraya melambaikan tangannya.
"Assalamu'alaikum!" salam pamit Iwan.
"Wa'alaikumsalam!" balas Cinta dan juga nenek Asih.
Iwan segera menyalakan sepeda motornya dan balik arah dan kemudian melaju dan menjauh dari rumah nenek Asih.
Setelah Iwan menghilang dari pandangan mata Cinta dan menek Asih, kedua wanita beda usia itu kemudian melangkahkan kaki masuk ke rumah.
"Nek, Cinta mau sholat isya dan sekaligus istirahat ya nek!'' ucap Cinta.
"Iya, nenek juga mau istirahat. Nenek pesan sama kamu Cin, jaga kesehatan kamu karena sebentar lagi kamu akan ke tingkat nasional!" Pesan nenek Asih.
...~¥~...
...Mohon dukungan para Readers untuk memberi komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...Bersambung...