
...Sebelum membaca novel ini jangan lupa untuk memberikan like, vote, hadiah dan komentar nya agar author semakin semangat dalam menulis novel ini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi novel author yang lain nya dengan judul "Istri Yang Terabaikan" dan "Pertemuan"....
...*...
...*...
...*...
"Kalau begitu kenapa kamu tidak menjawab telfon ku?"
Cukup lama bagi Adel untuk menjawab hal itu, mata nya bulat hanya terdiam dan terus mencari jawaban yang tepat.
"Aku hanya lelah, maklum lah akhir - akhir ini aku harus berkali - kali tampil di televisi, aku jadi jarang melihat telfon" Jawab Adel.
William tahu Adel berbohong, William juga tahu Adel menghindari nya. Ini semua karena keegoisan nya. Ia telah melakukan hal keji dengan berbohong pada Adel.
Shooting berlangsung dengan cepat, Adel dan William bersikap natural seolah tak terjadi apapun. Mereka dapat menutupi masalah yang ada di keduanya dan menciptakan keakraban buatan di hadapan kamera.
Setelah shooting selesai, Adel bersiap - siap untuk pergi ke acara radio show. Disana Adel akan jadi bintang tamu acar itu. William pun berdiri dan hendak meminta Adel untuk makan malam dengan nya.
"Bisakah kita makan malam dulu, sebelum kamu pulang?" Tanya William.
"Maaf, aku harus ke Gogo acara Radio, mungkin nanti saja" Jawab Adel sambil tersenyum.
Bohong! Kamu bohong Adel....aku tahu kamu menghindari ku, Aku mengatakan hal itu dengan tidak berharap kamu akan sejauh ini dariku.
"Adel..."
"Ah! Acara ku tayang di radio Gogo ya, jangan lupa dengarin, dan juga....Will jangan terlalu sering dekat dengan ku, menjengkelkan tahu, aku berusaha yang terbaik untuk melupakan mu, dan aku yakin istri mu tidak suka hal itu"
William membeku, ia ingin menghentikan Adel dan memeluk nya. William ingin mengatakan yang sebenarnya namun kaki nya tak mau mengikuti perasaan nya. William hanya membiarkan Adel pergi darinya.
.
.
.
Adel dan William semakin menjauh, hari demi hari terlewati, mereka mulai menutup hati mereka dan membiarkan telfon mereka tertutup tanpa pernah saling menghubungi.
Tak jarang Adel menunjukkan rasa kesepian yang ia rasakan dan patah hati yang kedua kali nya kepada William. Baginya William adalah dunia nya, selalu dan selalu tapi Adel sadar untuk tak melanjutkan perasaan nya kepada lelaki yang akan beristri.
William juga merasakan yang sama seperti Adel yang rasakan, harinya semakin dingin dan sepi. William terus melamun dan membayangkan Adel ada dihadapannya dengan senyum dan tertawa lebar di dekat nya.
"Will persiapan nya sudah selesai, Minggu depan kamu sudah harus pergi" Ucap John kepada William.
"Paman tidak perlu mengantar ku dan menunggu ku, Aku tidak sanggup melihat paman bersedih" Ucap William.
__ADS_1
"Jangan begitu Will, paman harus mendampingi mu apapun yang terjadi, paman harus melihat kamu hingga akhir"
"Paman tapi itu mustahil, waktu ku tidak banyak yang tersisa"
Uhuukkk......
"Astaga William !!!"
.
.
.
Esoknya....
Shooting hari ini adalah shooting dengan tema couple goals. Mereka harus memakai baju yang sama, baju itu telah disediakan oleh sponsor dan harus mereka pakai saat kencan.
William terus menatap Adel dengan lembut selama shooting. Adel bisa merasakan tubuhnya terbakar karena tatapan itu. Bahkan saat melihat make up Adel di cover up lagi, William tetap memandang Adel tanpa berkedip.
Kenapa orang yang sudah punya istri, masih memandang ku begitu, istri nya bisa salah paham.
Tibalah saat shooting di hadapan kamera. William dan Adel bergandengan tangan dan mengelilingi tempat hot yang sedang populer. Tujuan shooting ini juga untuk memperkenalkan daerah yang sedang terkenal kepada para penonton.
"Gandeng aku lebih dekat, kan kita pasangan" William menarik Adel agar lebih dekat dengan nya.
"Aku belum menikah sekarang, jadi kamu tidak perlu berhati - hati"
Saat Adel hendak ingin menyebrang ke toko sebelah, tiba - tiba ada seorang staf yang terjatuh dan tak sengaja membuat lighting jatuh dan hampi menghantam tubuh Adel.
"Adel !!" William menarik Adel dengan cepat ke arah nya.
"Maaf - maaf!! maafkan saya semua nya!! Maaf ya nona Adel !!" Ucap staf itu.
Staf yang lain sibuk membereskan lighting yang hancur dan menyiapkan set baru untuk shooting.
William memeriksa wajah dan tubuh Adel, barangkali ada luka yang tak Adel lihat.
"Biar ku lihat wajah mu"
"Tidak ada luka kok, kau menarik ku dengan cepat"
Niat nya hanya memeriksa wajah Adel, tapi William malah terus ingin melihat wajah itu. Mungkin hanya ini saat terkahir baginya untuk melihat Adel. Untuk yang terakhir kali nya....
"Tidak ada luka" William tersenyum sambil menyentuh rambut Adel.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
William menatap nya dengan lembut dan memperhatikan nya dengan kelembutan membuat Adel bersemu merah muda di pipi nya. William terus menyentuh rambut Adel.
"Jangan begini, kau itu pria yang akan menikah" Adel mengingat kan William.
"Sekali ini, sekali ini saja....Mungkin ini terakhir kali nya bagi ku untuk melihat mu dari dekat seperti ini"
Adel tak bisa bergerak dikala tangan William menyentuh tangan nya dan William yang terus menatap nya dengan lembut. Bagi Adel ini juga mungkin saat terakhir bagi nya untuk melihat William sebelum William menikahi wanita yang ia cintai.
.
.
.
Di sebuah kastil besar dan gelap, bau tak sedap selalu memenuhi kastil itu. Hampir tak ada cahaya yang menerangi kastil itu.
"Apa kau sudah siap? Kapan kita akan menghabisi si Franois itu?" Suara berat dari seorang lelaki tua berbicara kepada anak buah nya dan beberapa pria tua lain nya.
"Belum saat nya, Kau harus menunggu saat yang rentan baginya, meski masih muda dia selalu bisa menawan anak buah kita dan membuat kita kalah dengan mudah! Aku benar - benar muak padanya!!!"
"Aaagggghhhhh!!! Aku ingin memenggal kepala nya sekarang!!" Meja di hadapan mereka dibanting dengan kuat.
"Sabar, saat nya tiba, kau akan memiliki kepala milik keturunan terakhir dari Franois itu"
.
.
.
Hari ini adalah penayangan pertama acara show Adel bersama William. Adel menghidupkan Televisi di kamar nya dan tak sabar menonton acara televisi itu.
"Halo semua nya, Kembali lagi dengan Couple Dream Show!! kali ini akan sangat spesial, kenapa? karena hari ini adalah saat nya memperkenalkan couple terbaru untuk bulan ini!! Ini dia Adelaide dan William Franois!!"
MC membuka acara dan kemudian kamera mengarah ke arah keduanya. Adel merasa bahagia, seandainya pemandangan ini benar adanya. Sayangnya hal ini hanya kebahagiaan yang ada di hadapan kamera. Hatinya semakin sepi saat melihat acara itu. Adel merasa semakin merindukan William.
__ADS_1
-bersambung-