
...Sebelum membaca novel ini jangan lupa untuk memberikan like, vote,...
...hadiah dan komentar nya agar author semakin semangat dalam menulis novel...
...ini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi karya Author yang lain dengan...
...judul...
..."PERTEMUAN"...
..."TAKDIR"...
..."ISTRI YANG TERABAIKAN"...
..."AKHIRNYA ISTRI KU PERGI"...
..."TANGISAN RANIA"...
...Tolong hargai penulis dengan menunjukan dukungan kalian....
.............
.......
.......
Rumah keluarga Steve....
"Helen!! Chelsea!!"
Nyonya Steve memanggil kedua anak perempuan nya itu. Si kakak bernama Chelsea mirip sekali dengan Nyonya Steve yang elegan. Wajah tirus, bulu mata lentik serta kulit nya yang kemerahan. Dengan Rambut emas dan mata abu - abu membuat nya terlihat unik dan populer.
Sedangkan si adik Helen, lebih mirip dengan tuan Steve yang sangat tampan. Wajah cantik, rambut bergelombang pirang serta mata biru kelam. Kecantikan nya membuat banyak Lelaki menundukkan diri dihadapan nya.
Sejak ia pulang dari perkumpulan itu, ia hampir tak melihat anak - anak nya. Nyonya Steve pun kembali berteriak memanggil anak - anak nya.
Lalu seorang Pelayan menghampiri Nyonya Steve dengan berlari.
"Marry! apa kau melihat anak - anak ku itu? sudah dua hari aku tidak melihat mereka, bahkan aku tidak bisa menelfon mereka"
Keluarga Steve selalu mengedepankan privasi, di mana setiap anggota keluarga tidak akan ikut campur urusan masing - masing. Pernikahan Nyonya Steve dan Tuan Steve juga bukan karena cinta tapi perjodohan belaka untuk kepentingan bisnis. Oleh karena itu meskipun kedua nya memiliki kekasih masing - masing di belakang tidak akan ada yang perduli asal hubungan itu tidak melahirkan anak.
Bahkan urusan anak - anak kedua nya tak begitu perduli asal tidak mempermalukan keluarga saja.
"Nona Chelsea dan Helen sejak seminggu yang lalu berlibur ke kota Rodos di Yunani"
"Apa?! kenapa mereka tidak bilang?!! "
__ADS_1
sang pelayan pun hanya diam saja, sebenarnya kedua nona nya sudah mengatakan rencana mereka dengan antusias saat makan malam terakhir mereka bertemu. Chelsea bahkan sempat mengatakan untuk tidak menghubungi mereka kepada Ibu dan Ayah nya.
"Sudah lah! Lalu kapan mereka akan kembali?! "
"Saya rasa dalam beberapa hari kedepan Nyonya"
"Baiklah, kalau begitu ketika mereka pulang katakan kepada mereka untuk segera menemui ku"
"Baik Nyonya"
.
.
.
Rhodes atau Rodos adalah salah satu kota indah yang ada di Yunani. Dengan letak nya yang berada dekat laut memang terasa panas namun sangat segar bahkan udara di sana terasa sangat jernih dan menyejukkan.
"Aku senang kita bisa liburan bersama" Ucap Adel dengan bahagia.
"Ini pertama kali nya kita berlibur bersama apalagi ada Justin bersama kita"
Adel pun memandang William dengan tersenyum dan kembali melihat ke arah Justin.
"Justin akan suka dengan cuaca di sini, jernih dan segar.... bagus untuk tubuh Justin"
Adel membawa sebuh koper dan hand bag ukuran besar. Sedangkan William menggendong Justin dengan gendongan depan dan ransel di punggung nya. Kondisi tubuh William yang sudah mulai sembuh total pun mampu membawa beban lebih berat dari biasa nya.
"Ini liburan kita yang pertama, kita harus menikmati nya bersama, Aku jadi nggak sabar banget"
Adel terlihat bersemangat dan lebih daripada biasa nya Adel kini terus tersenyum dengan lebar karena bahagia.
"Bisakah kalian berhenti?! "
Suara itu menghentikan Adel dan William yang hendak menuju ke arah dermaga.
"Collin? Kami hanya ingin merasakan angin laut" Jawab William dengan wajah segan.
"Bisakah kita ke Hotel dulu? Kalian tidak lihat aku harus bawa Empat koper dan satu buah baby stoller ini?! "
Collin menunjukkan dua koper di tangan kanan dan dua koper di tangan kiri serta baby stoller yang ia bingung bagaimana cara membawa nya.
"Secara teknis, yang kamu bawa itu cuma dua, satu nya punya kamu dan satu nya punya Lotte" Jawab Adel.
Karena ini liburan pertama Adel dan William tak memiliki banyak teman maupun pengalaman dari berlibur. Papa mereka menyarankan agar membawa Collin karena Collin selalu punya banyak pergaulan serta sering berlibur ke tempat - tempat bagus. Pada saat berbicara masalah liburan itu, Collin hendak menolak untuk ikut namun Charlotte yang sedang mendengar hal itu juga ingin mengunjungi Yunani.
Dengan terpaksa Collin pun mengikuti pilihan yang akan menyulitkan nya itu.
__ADS_1
"Kak!! Yang ku bawa ini koper mu dan koper kak William!! Lagian yang kakak bawa itu hanya koper kecil, bahkan Lotte saja membawa handbag besar di kedua tangan nya! Paling nggak kakak dorong nih baby stoller, tangan ku udah nggak mampu bawa"
Adel hanya tertawa melihat tingkah adik nya itu.
"Kalau gitu apa guna nya kamu jadi cowok? paling nggak tunjukin dong kekuatan kamu sama Lotte, kalau kamu itu kuat"
Collin memandang ke arah William dan berkata.
"Kak Will kalau belaiin kak Adel, Aku tarik lagi nih restu ku atas bersatu nya kalian"
Lotte pun melihat hal itu dengan cepat meletakkan hand bag yang berat itu ke tanah dan mengambil baby stoller yang ada di depan Collin.
"Biar aku aja yang bawa" ucap gadis manis itu.
"Nggak usah lotte, ini berat"
"Aku kasian sama kak Collin yang dari Bandara sampai bolak balik bawa banyak barang, biar aku bawa ini ya"
Lotte dengan cekatan membawa baby stoller itu dan memasukkan Handbag yang besar itu ke dalam baby stoller.
"Kak adel kalau begini nggak apa kan? Aku yakin baby stoller nya masih bisa di gunakan untuk Justin"
Adel hanya memandang Collin dengan wajah mengejek karena Collin tak mampu memikirkan cara seperti itu.
"Lotte kalau kamu merasa berat bilang aja ya, Aku akan membantu mu, padahal isi ransel mu aja udah berat gitu"
"Nggak apa, lagian aku senang sekali bis ke sini, Orang tua Lotte selalu nggak mau liburan bareng karena adik - adik ku merepotkan"
"Kalau begitu ada tempat yang mau kamu kunjungi? " Tanya Collin.
"Ada... tapi ini kan liburan nya kak adel Lotte udah senang kok ikut begini"
Collin merasa bahwa ia harus membuat Lotte melihat tempat yang ingin ia kunjungi.
"Kalau begitu katakan saja kamu mau ke mana, aku kan juga ingin liburan di sini, aku udah di kasih jadwal bebas sama kak adel, hari bebas ku aku berikan ke kamu, kamu katakan saja mau kemana"
"tapi kan... itu waktu bebas mu? "
"Nggak apa, Aku sering liburan ke banyak tempat, lagian Yunani memang banyak tempat yang nggak ku tahu, aku yakin Lotte lebih tau tempat ini, karena.... "
"Hei kalian!! Ngobrolin apa sih ?!! Tadi kata nya mau ke hotel dulu?! "
Teriakan adel memecah percakapan kedua nya.
"Dasar kakak nggak peka!! Aku nyesal banget ikut kalau gini model nya!! " Gerutu Collin.
-bersambung-
__ADS_1