
...Sebelum membaca novel ini jangan lupa untuk memberikan like, vote, hadiah dan komentar nya agar author semakin semangat dalam menulis novel ini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi novel karya author yang lain dengan judul "ISTRI YANG TERABAIKAN" dan "PERTEMUAN"....
.............
.......
.......
.......
Adel yang terduduk membisu itu semakin membuat hati William sakit. William menggenggam tangan Adel dengan lembut dan menatap wajah syok Adel.
"Adel dari mana kamu ingin tahu cerita nya? Tanya kan lah, Tapi jangan diam saja seperti ini" Pinta William dengan lembut.
"Apa Ibu mu mengatakan semua itu dengan serius? Ku mohon cerita kan semua yang kak Will tahu kenapa Mama dan Daddy ku bisa berpisah? Kenapa Daddy dan Mama tidak bisa bersama?"
Adel terlihat putus asa, selama ini sudah banyak cara yang ia lakukan untuk mencari tahu bahkan saat Papa nya hendak bercerita mama nya langsung mengalihkan cerita. Bahkan ketika Adel mulai menyelidiki semua nya dengan detektif swasta entah kenapa Mama nya tahu dan langsung menyita semua hasil penyelidikan nya.
"Baik, Aku akan bercerita...Tapi sebelum aku bercerita aku akan mengatakan nya dengan jelas bahwa Aku mencintai mu bukan karena rasa bersalah dan kasihan terhadap dirimu, Aku memang tak bisa hidup tanpa mu Adel, dan meski kamu tahu apa yang terjadi ku mohon jangan pernah menjauh dari ku"
William menatap mata Adel dengan tajam dan Adel pun mengangguk dengan pasti.
__ADS_1
"Baiklah...Aku akan cerita dari yang ku tahu...Aku lahir tanpa pernah kenal siapa ayah ku, dan Ibu ku selalu berkata bahwa Ayah ku orang hebat dan sangat kaya. Seperti yang kau tahu Aku selalu berpenyakitan sejak kecil dan Ibu ku hampir tak bisa menggunakan uang nya demi pengobatan ku"
William pun menceritakan semua nya dengan pelan dan perlahan. Di mana saat ia kecil pertama kali ia melihat Andhika dan Ibu nya berkata dia lah Ayah mu. Karena mata kami dan warna rambut kami yang mirip, Andhika langsung percaya dengan semua itu karena mereka adalah sepasang kekasih dulu nya.
"Apa?! Benar kah?! Ibu kak Will dan Daddy ku pernah menjalin Hubungan? Lalu bagaimana dengan Mama ku?" Tanya Adel tak percaya.
"Iyaa mereka sudah menjalin hubungan sejak kuliah dan karena suatu hal aku kurang tahu pasti Ibu ku menolak lamaran Daddy mu dan mereka tak berhubungan hingga akhirnya Daddy kamu dan Mama mu di jodohkan"
"Mama dan Daddy di jodohkan?!"
"Iya ku dengar, Karena kakek mereka maka nya mereka di jodohkan gitu"
William pun bercerita kembali setelah menarik beberapa nafas yang dalam. William tak tahu pasti hubungan Daddy Adel dan Mama nya yang pasti saat itu William kecil hanya merasa bahagia karena memiliki Ayah yang sudah lama ia dambakan. Ayah nya menyediakan dokter terkenal, rumah besar dan semua kebutuhan yang selama ini Ibu nya tak pernah berikan kepada nya. Saat itu ia tak tahu bahwa Andhika sudah menikah dan William kecil hanya ingin bersama sang Ayah tanpa pernah tahu bahwa Ayah nya telah memiliki keluarga.
"Tunggu Adel cerita ku belum selesai..."
Hingga akhirnya William bertemu dengan Mama Adel untuk pertama kali nya. Karena Ibu nya yang tak sabaran itu, William pun di bawa oleh Ibu nya ke rumah Daddy nya. William kira saat itu Mama Adel akan mengutuk atau memukul nya, namun semua itu tidak di lakukan oleh Nissa. Mama Adel memperlakukan William seperti anak nya sendiri. Nissa mengajarkan William menggambar, mengajak nya sarapan atau pun berjalan di taman.
Lalu karena Andhika tak bisa membuat keputusan dan malah menyakiti hati Nissa terus, saat itu lah Nissa meminta berpisah namun Andhika tak mau menerima hal itu dan malah mengurung Nissa di kamar nya. William masih ingat jelas suara teriakan Nissa yang menangis dengan keras dan memohon untuk keluar. Bahkan tak jarang Ibu nya memperlakukan Nissa dengan jahat dan tidak hormat, namun William yang saat itu melihat dan mendengar nya hanya bisa terdiam.
"Kenapa Daddy ku sekejam itu? Aku tidak percaya bahwa mama dulu..."
__ADS_1
"Karena mama mu tidak tahan maka nya dia pergi dan kabur dari Daddy mu, Itu semua juga ada andil dari perbuatan Ibu ku yang ikut menyiksa Mama mu, Yang ku dengar saat itu Mama mu di tolong oleh Papa mu, sehingga bisa kabur dan pergi ke Prancis"
"Daddy membiarkan ku dan Mama pergi begitu saja?"
"Daddy mu mencari juga tapi saat itu ada masalah dengan kesehatan ku, jadi Daddy mu menemani ku terus, saat itu lah mama mu pergi dan mengirim surat cerai pada Daddy mu, Lagian saat itu Daddy mu tidak tahu bahwa mama mu sedang hamil kamu Adel, Itu juga lah yang membuat mama mu pergi karena mama mu tak ingin kamu merasakan semua perasaan mengerikan itu "
"Jadi kita bersaudara?"
"Tidak! Ibu ku berbohong pada ku dan Daddy mu demi kehidupan mewah yang ia impikan! Aku tidak ingin mengakui nya tapi Ibu ku sangat manipulatif dan dia sudah menipu kamu habis - habisan. Aku bukan anak Daddy mu tapi anak ketua geng Francois"
"Kenapa Daddy ku tidak memastikan nya sendiri atau memeriksa tes DNA sebelum memercayai omongan Ibu mu?!" Adel sangat marah mendengar semua cerita itu. Adel tak bisa mempercayai semua yang ia dengar.
"Aku juga tidak tahu, seperti yang kamu tahu sendiri mama Kamu bersusah payah di Paris dengan bantuan Papa kamu sampai berebut hak asuh juga, Itulah kenapa Mama kamu sulit menerima kita karena kamu tahu sendiri semua kesusahan dan kemalangan dalam hidup nya karena Ibu ku"
"Kak Will tahu semua tapi tak pernah sedikitpun ingin memberitahukan semua nya kan?! Entah kenapa ada rasa kecewa dalam hati ku, aku selama ini menganggap pertemuan kita takdir tapi setelah ku fikir lagi Kak Will yang menemui ku waktu itu pasti sedang mencari keberadaan ku agar Daddy bisa menemui ku kan?! Aku banyak tidak ingat mengenai mas kecil ku, tapi Aku yakin saat itu pasti kalian berusaha menemui ku karena tahu bahwa Aku anak Daddy!"
William hanya bisa mengangguk dan menyesali semua yang terjadi. Karena keegoisan nya ingin memiliki seorang Ayah lah Adel harus mengalami semua ini.
Adel kemudian berdiri dan bangkit dari duduk nya.
"Adel mau ke mana?"
__ADS_1
"Aku perlu mencerna semua cerita mu! Ku mohon biar kan aku sendiri !! Aku butuh ruang untuk berfikir"
-bersambung-