Daffa Dan Shafa

Daffa Dan Shafa
Episode 24 Resepsi


__ADS_3

Tepat pukul 19.00, Daffa dan Shafa memasuki ruang Grand Ballroom KKG, diikuti oleh Daniel dan Syifa.


Teman-teman SMP Daffa dan Shafa tampak memenuhi ruang tersebut, dengan heboh mereka menyoraki pasangan pengantin baru itu. Kamera handphone pun berebut mengabadikan moment tersebut.


Setelah prosesi acara sambutan berakhir, sebelum dimulai sesi pemberian ucapan selamat, Daffa berjalan maju ke depan pelaminan dan meminta microphone dari MC.


" Anak shadoet mana suaranya!!! "


Sorak-sorai teman-teman SMP mereka pun terdengar riuh.


" Mana yang bilang cinta gw ke Shafa ga kesampean !!! " lanjut Daffa.


Shafa tak tinggal diam melihat Daffa seperti itu, ia pun menghampiri Daffa dengan berkacak pinggang dan mulai 'menyerang', Shafa meminta Daffa membungkukkan badannya, kemudian ia membisikkan sesuatu ke telinga Daffa.


" Satu kata lagi di depan umum, nanti malam tidur di lantai!! "


Daffa pun mundur teratur dan mengikuti Shafa kembali ke pelaminan. Membuat teman-teman sekolah mereka berdua tertawa, karena walaupun mereka tidak mendengar kata-kata Shafa, tetapi mereka sudah dapat mengira apa yang diucapkan Shafa.


Acara resepsi Daffa dan Shafa berlangsung dengan lancar dan meriah, layar yang di pasang di samping panggung pelaminan menjadi daya tarik sendiri, setelah menampilkan wawancara keduanya siang tadi setelah akad nikah.


Satu persatu tamu pun memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua. Teman-teman sekolah mereka dahulu pun tak ingin kehilangan moment untuk berfoto bersama, sehingga ajang salaman diselingi dengan swafoto berulang kali, sehingga membuat antrian semakin panjang. Walaupun MC telah berusaha untuk menyarankan berfoto belakangan,tetapi tetap saja beberapa dari para tamu tak mengindahkan anjuran tersebut. Disela-sela ucapan selamat, akhirnya Daffa meminta microphone kembali kepada MC.


" Teruntuk tamu undangan terutama teman-teman semua, jumpa fans dilanjutkan setelah salaman. Tenang!! nanti semua kebagian foto bareng. Antrian


makan kelihatannya ga panjang, emang pada ga laper?? Gw udah pesenin makanan kesukaan lo semua!! Buruan makan dulu!! "


Suasana riuh tawa kembali dengan kata-kata Daffa.


Waktu telah menunjukkan pukul 20.30 WIB, Daffa mengajak Shafa turun dari pelaminan menuju area tamu undangan.


Ia menemui relasi ayahnya di area VIP untuk memberi salam dan mengucapkan terima kasih atas kehadirannya.


Setelah itu Daffa dan Shafa bergabung dengan teman-teman semasa mereka SMP dahulu.


" Wuiiii akhirnya yeee!!! selamat Bro!! " teman-teman Daffa kembali memberikan ucapan selamat.


" Shaf, akhirnya lo terima Daffa juga ya!! hebat setelah... hmmm berapa tahun Daf??!! "


" 10 tahun gaeeeessss!!!! penantian selama 10 tahuuuuun!!!! " jawab Daffa yang disambut dengan tepuk tangan riuh teman-temannya.


" Serius lo??? 10 tahun??? "


" Wait... jadi dari kelas 6 dong???!!! " tanya mereka tak percaya.


" Yup!! dari kelas 6 SD waktu Shafa jadi anak baru di SD sebelah "


" Waaah kacau lo!! tapi gw salut, bisa bertahan sampe sekarang!! semoga sampai maut memisahkan yaa!! "


" Aaamiiiinnnn " kompak teman-teman yang lain.


" Rencana lo balik ke Inggris lagi atau udah stay disini aja?? "


" Balik ke Inggris ntar 2 pekan lagi, paling setengah bulan aja, trus balik ke Jakarta lagi" jawab Daffa


" Kok cuma 2 pekan??? "


" Iye, cuma buat wisuda sama daftar S2. Tes masuknya bisa online. Semoga diterima. Kalau di terima, perkuliahan mulai bulan Oktober, trus kuliah paling 2 tahun sudah selesai"


" Trus lo ngapain di sana, Shaf?? "


" Belum tahu juga mau ngapain " jawab Shafa.


" Eh Yang, sekalian kuliah S2 aja!! " usul Daffa.


" Ciiee manggilnya gantii niii.. uhuk uhuk... !! " goda teman-teman mereka.


" Iya dong!! dah sah!! ganti lah!!! " jawab Daffa santai.

__ADS_1


Shafa terlihat cuek dengan keriuhan teman-temannya. Lalu segera menjawab usul Daffa.


" Lihat nanti deh Bang, belum kepikiran kuliah lagi. Kemarin kuliahnya aja sampai bergadang terus ngerjain gambar, belum survei sana-sini, apalagi nanti S2!! bisa-bisa nanti kita ga ketemu!! " jawab Shafa.


" Ciiiyeeeee ada yang udah ga mau pisah niiii!!" goda teman-teman mereka lagi.


Mendengar jawaban Shafa dan reaksi teman-temannya, membuat pipi Daffa bersemu merah. Sedangkan Shafa tampak tidak perduli dengan kata-kata teman-temannya.


" Shaf!! gw pesan aja sama Lo!! "


" Pesan apa?? " tanya Shafa.


" Jangan galak-galak ke Daffa!! "


Shafa memberikan wajah sinisnya yang membuat Daffa tertawa.


" Tenang!! gw naksir Shafa karena galaknya kok!! " jawab Daffa yang kembali memecahkan suasana.


" Daf!! lo tuh ga pantes ngomong Betawi!! ga matching sama kebulean lo!! "


" Naaah!!! jadi inget!! " ucap Shafa tiba-tiba.


" Apaan?? " tanya Daffa.


" Sebelum masuk kuliah, Abang pulang kan?? trus lari pagi di taman jogging ?? lari di depan aku sama Cici, trus kayak nguping obrolan aku sama Cici kan?? "


Cici yang berdiri di samping Shafa, segera merespon pertanyaan Shafa.


" Iyeee, die tuh!! Ci, jangan bilang Shafa gw dimari yak !! gitu tuh ngomongnya ke gw!! "


" Tapi palingan lo bilang juga kan!! " jawab Daffa.


" Dah ga penting!! kenapa Abang ga nyapa aku sih?? " tanya Shafa.


" Kenapa yaaa?? hmmm belum siap ketemu Sayang aja sih. Jujur sih waktu itu, pingin banget nyapa trus ngobrol, tapi Abang mikirnya kalau sudah ngobrol, nanti sulit buat Abang kembali ke Inggris, makanya Abang ga mau ketemu dulu, fokus kuliah, biar setelah lulus bisa langsung nikahin Sayang, langsung halal!!! " jawab Daffa yang membuat Shafa tersipu.


" Anyways, bukannya Shafa lagi nunggu wisuda ya?? " tanya salah satu temannya.


" Iya, ahad depan wisudanya " jawab Shafa.


" Nah, karena ahad depan wisudanya, makanya gw halalin sekarang, biar pekan depan gw bisa nemenin ke wisudanya "


" Waaaa Daffa suami idola nih!!! "


" Daf, pinjem Shafa bentar yaaa!! "


Kemudian Shafa ditarik oleh teman-teman perempuannya,


" Wooiiii nape lo tarik-tarik istri gw!! " protes Daffa.


" Biar aja Daf, biasa cewek-cewek, paling juga mau kasih apalah atau ngobrol, lo santai aja " salah satu teman Daffa menenangkan.


" Asal balikin lagi dalam keadaan utuh!! "


" Ampun deh Daf, lo tuh muka bule gaya Betawi!! ga matching!! "


" Ntar kalau gw ngomong Inggris, lo pada bingung!! "


" Yeee sombong lo!! "


" Emang!!! hahaha!! "


Sementara Shafa dipinggir ruang resepsi,


" Apaan sih narik-narik??!! " protes Shafa.


" Kita mau kasih ini " Cici memberikan kotak berwarna pink kepada Shafa.

__ADS_1


" Laaa tinggal kasih disana aja!! pakai narik-narik segala!! "


" Eh apaan nih?? ga aneh-aneh kaaaan?? " tanya Shafa.


" Ga aneh-aneh kok, aman!! " jawab teman-teman Shafa.


" Gw buka yaaa!! "


" Buka lah!!! "


Shafa pun membuka kotak hadiah tersebut.


" Eh ada ucapannya... ' selamat ya Shaf!! hepi wedding day!!!' "


" Kok ucapannya gitu doang??!! ga seru ah kalian!! " protes Shafa.


" Haadeee gw toyor juga kepala lo!! " jawab Cici kesal.


" Eh dah lama ga dengar 'pertoyoran'!! "


" Ga penting!! lanjut buka kadonya!! "


Shafa melanjutkan membuka kadonya dan terdapat baju tali 1 back less berwarna hitam beserta pashmina marun dan 1 botol parfum.


" Ini lo pakai, pas berdua doang sama Daffa di kamar!! hmm candle light dinner di kamar kek di hotel... romantis kaaan " jelas Cici karena ia tahu, pasti Shafa akan kebingungan.


" Hooo... hmmm tengkyu gaess " ucap Shafa sambil memeluk teman-temannya.


" Eee kita wefie dulu yuk!! " ajak Cici.


" Ayoookk!! "


Tiba-tiba tim fotografer dan kameramen datang menghampiri.


" Mbak, kita aja yang fotoin "


" Makasih Maaasss!! "


Kemudian Cici memberikan HPnya .


Mereka pun berfoto dengan berbagai macam gaya. Setelah 5 pose, akhirnya mereka menyudahinya.


" Makasih ya, Mas!! " ucap Shafa dan teman-temannya.


" Sama-sama Mbak "


Tim kameramen video, tetap mengambil keakraban Shafa dengan teman-temannya.


Setelah teman SMP, teman SMU dan kuliahnya pun menghampiri kembali untuk mengucapkan selamat dan berfoto.


" Eh lo dah makan belum?? " tanya teman Shafa.


" Belum, tadi sih sebelum resepsi ngemil aja" jawab Shafa.


" Makan dulu!!! " teman-temannya pun menarik Shafa kembali ke sisi Daffa.


" Daf!! makan dulu gih!! kasian ntar Shafa pingsan!! " canda Cici.


" Oiya, kita belum makan. Ok deh permisi dulu yaa!! eh thankyou guyss!! "


Cici membawa kado tadi ke tempat makan keluarga.


" Mas, titip kadonya Shafa ya " Cici menitipkan kadonya ke Syafiq.


" Ok, taro' aja disitu. Makasih Ci "


" Sama-sama Mas "

__ADS_1


__ADS_2