Daffa Dan Shafa

Daffa Dan Shafa
Episode 48


__ADS_3

Sepulang dari kantor uncle David, Daffa dan Shafa mencari apartemen di sekitar kampus.


" Kita muter-muter aja ya Bang, kampus trus kantor trus balik ke sekitar kampus lagi!!"


" Yaa tadi kan sudah ditunggu uncle David. Yuk masuk " ajak Daffa ke kantor marketing apartemen yang letaknya tak jauh dari kampusnya.


" Good morning, can I help you??" tanya salah satu agen pemasaran apartemen.


" Morning. Saya mau menyewa apartemen 2 kamar full furnished "


" Baik, kami ada beberapa type untuk yang 2 kamar "


" Apartemen ini berapa lantai?? " tanya Daffa.


" 25 lantai, dengan 2 bagian, sayap barat dan timur "


" Saya minta antara lantai 5-10 "


" Baik, saya cek dulu "


Tak lama kemudian,


" Ada 2 kamar di lantai 6, 1 di lantai 8 dan 3 di lantai 10 "


Marketing apartemen juga memberikan foto-foto kamar apartemen yang dimaksud.


" Untuk yang full furnished ada di 1 lantai 8 1000 pounds perbulan, 2 di lantai 10, 800-1100 pounds perbulan"


" Bisa kami melihat langsung kamarnya?? " tanya Daffa.


" Tentu saja, mari silahkan ikut saya "


Mereka bertiga menuju kamar-kamar yang disewakan tadi.


Setelah berdiskusi dengan Shafa, akhirnya mereka memilih kamar di lantai 10 dengan harga sewa 1000 pounds per bulan.


Setelah itu mereka kembali ke kantor marketing tadi untuk melakukan transaksi.


" Anda bisa membayarnya perpekan, perbulan atau per semester "


" Perbulan saja "


" Kapan Anda akan mulai pindah?? "


" Awal bulan depan, 1 pekan lagi "


"'Baik, silahkan 25% untuk DP nya terlebih dahulu "


Daffa mengeluarkan kartu debitnya untuk melakukan transaksi pembayaran dan berlanjut dengan tanda tangan kontrak sewa.


" Silahkan ini kuncinya "


" Terima kasih "


Daffa dan Shafa lalu kembali menuju rumah Granny.


Sesampainya di rumah Shafa mulai berkutat dengan alat gambarnya kembali.


" Alhamdulillah, aku bawa 'alat tempurnya' "


" Langsung kerja nih?? " tanya Daffa.


" Bikin sketsa dulu, nanti baru ke laptopnya "


" Pakai program apa aja untuk presentasi?? "


" Pakai Sketch-Up Pro. Waktu kerja praktek disaranin sama drafternya pakai itu. Kemarin waktu presentasi TA yaa pakai itu juga"


" Hmmm laptopnya pasti khusus, ga bisa pakai yang biasa, kan?? "


" Iya lah, memorinya harus besar. Tapi aku juga ga hafal speknya. Waktu beli cuma bilang, butuh laptop untuk desain. Trus Mas Syafiq yang urusin semua, aku tinggal makai aja "


" Yang, boleh lihat laptopnya?? "

__ADS_1


" Buka aja, ga pakai pasword kok "


Daffa pun membuka laptop Shafa. Ia menuju pada file penyimpanan sketsa-sketsa dan 3D.


Daffa membelalakkan matanya.


" Yang??!!! ini??? semuanya, Sayang yang desain?? "


" Ya iyalah, masa' punya orang lain ada di laptop ku "


" Wait!!! kemarin IPKnya berapa?? "


" 3,3 "


" Ini MI 1, MI 2... MI?? " tanya Daffa lagi.


" Bukan mission impossible yaa, walaupun awal ngerjain rasanya kayak gitu. Itu Merencana Interior, mata kuliah wajib, bobotnya ajaib, 6 sks. Sekali pertemuan 3-4 jam!!! "


" Ga kebayang kuliahnya sama ngerjain tugasnya " ucap Daffa.


" Ini?? gambar bentuk?? "


" Ooo itu belajar teknik menggambar bentuk-bentuk interior secara perspektif, yaaa bangun ruang gitu deh "


" Nilainya A?? "


" Aslinya B, trus aku ikut semester pendek sambil nunggu wisuda, jadi deh nilainya A"


" Hah!!?? sambil nunggu wisuda?? berarti sudah lulus dong?? "


" Iyaa!! Hahaha kurang kerjaan ya Bang, aku ikut semester pendek sendirian, teman seangkatan aku sudah ga ada yang ikut semester pendek matkul itu, karena itu mata kuliah awal. Lupa semester 1 atau 2 gitu. Yaa sampai asdos ada yang kenal aku trus diketawain. Katanya ' Shafa kurang kerjaan banget!! terniat!!! ', biarin aja. Kan daripada nganggur di rumah "


" Nah ini hasil selama semester pendek kemarin, nilainya A semua. Yang ngajar kemarin tuh mantan dekan fakultas, kebayang dong rasanya. Pas ngumpulin tugas pertama sama kedua, dosennya bilang gini ' ini gambar siapa?? ' , waaa deg-degan dong!! ada apa sama gambarku?? trus aku angkat tangan. N langsung ditanya, ' kamu ngegambar pakai penggaris?? ' , aku jawab ga lah. Trus Pak mantan Dekan bilang, ini garisnya lurus sekali. Lihat nih!! ' , gambarku di angkat dikasih lihat ke kelas, trus beliau ambil kertas untuk ngebuktiin kalau garis di gambar itu beneran lurus "


" Waaah MasyaAllah!!! trus?? "


" Trus ditanya dong, kamu angkatan berapa?"


" Trus beliau nanya lagi, ' kamu yang kemarin ujian TA kan?? kamu kan sudah lulus!! "


" Yaa aku jawab ' Iya Pak ' "


" Langsung dong dilihatin sekelas. Trus pas kelas selesai, pada ndeketin aku semua, padahal dari awal ga ada yang ngajakin aku ngobrol!! "


" Pantesan kemarin ga mau berurusan sama interior lagi, kebayang capeknya "


Shafa tertawa.


" Namanya juga baru lulus, akhirnya terbebas dari segala macam tugas, kuliah 4 tahun dari awal masuk ngegambar terus. Oiya, buka yang survey Bang "


Daffa membuka folder yang bertuliskan 'survey'.


" Nah, itu foto-foto hasil survei, sebagai data sebelum mendesain. Untuk 1 tugas MI, butuh 3 lokasi survei "


" Ini semua?? trus dari sini jadi yang desain MI tadi?? "


" Iya. Selamat menonton hasil kuliahku. Banyak slide-slide presentasi power point juga, untuk presentasi teori. Dah yaa, cukup sekian penjelasannya, aku mau langsung desain"


" Eh ga pakai laptop ngedesainnya?? "


" Ga, untuk awal aku lebih suka freehand, setelah dapat sketsa yang oke, baru pindah ke laptop"


" Ooo, yowes Abang nonton hasil karyanya Sayang dulu yaa. Met bekerja Yang!! Fighting!!"


" Sangkyu!! "


Shafa mulai asyik dengan buku sketsanya. Berbekal foto-foto ruang rapat, ia mulai membuat sketsa ruang rapat baru yang lebih minimalis. Sedangkan Daffa, dengan takjub ia melihat semua hasil karya Shafa selama kuliah. Shafa memang menyimpan rapi semua hasil karyanya di laptopnya. Baik karya desainnya, slide presentasi, maupun makalah-makalah yang ia susun selama kuliah.


Setelah 1 jam, Shafa telah menyelesaikan 3 sketsanya.


" Bang, sudahkah nontonnya?? "


" Eh, iya sudah. Lagi baca slide presentasinya aja. Sayang, sudah selesai bikin sketsanya?? "

__ADS_1


" Sudah, yang mana yang bagus, Bang?? "


" Hmmmm ini sih bagus semuanya!!! bingung kalau disuruh milih "


" Yang, ini apa sih?? " tanya Daffa sambil menunjuk pada folder ' sejarah desain'.


" Yaa, sejarah desain, sesuai dengan judulnya. Jadi belajar tentang perkembangan desain dari jaman ke jaman. Tokohnya siapa, karyanya yang terkenal apa, gitu "


" Ternyata ribet juga yaa "


" Yowes, aku lanjut ke laptopnya, tapi makan dulu yuuuk lapeerr!!! "


" Hahaha kerja 1 jam, menguras otak jadinya laper yaa??!! "


" Iya, turun yuk Bang. Serius aku laper!! "


" Baik Nyah!! Yuk kita cari cemilan di bawah "


Keduanya pun menuju dapur, terlihat Aunt Sarah sedang memanggang sesuatu.


" Aunt Sarah, manggang apa ?? " tanya Shafa.


" Muffin coklat dan keju. Nih yang sudah matang. Mau coba?? "


" Mau dong!! Kebetulan, aku lagi lapar "


" Yang keju dulu yaa, ini yang sudah hangat. Yang coklat masih panas "


" Terima kasih Aunt "


" Yang di oven rasa apa?? "


" Blueberry, tadi lihat di pasar, segar-segar "


" Waaa aku suka blueberry!! " ucap Shafa.


" Gimana muffinnya?? "


" Aunt, nanti kalau mau baking lagi, panggil aku yaa. Ini enak bangeeeet!!! "


" Daf, kamu ga nyobain?? "


" Nanti, lagi ga pingin ngemil manis "


" Oiya, jadi gimana tadi urusan kampus susah selesai?? "


" Tadi untuk administrasi wisuda sudah beres, tinggal nunggu wisuda 2 pekan lagi. Trus tadi di kantor, sudah ngurus ke HRD, besok mulai masuk di bagian analisis. Shafa dapat proyek dari uncle David, disuruh desain ruang rapat utama "


Shafa tetap asik melahap muffinnya.


" Aunt, minta lagi yaa "


" Ambil aja, bikinnya banyak kok "


" Jadi Shafa, dapat proyek?? Congrats!! "


" Proyek perdana!!! semoga ekspektasinya sesuai dengan hasilnya nanti "


" Aaamiiinn " Aunt Sarah dan Daffa mengaminkan.


" Oiya, tadi aku sudah tanda tangan kontrak apartemen dekat kampus. 1000 pounds sebulan. Masuk mulai awal bulan depan. Sebelum wisuda "


" Kok cepat sekali pindahnya?? kamu ga tinggal disini aja. Biar ga sibuk ngurus masak juga "


" Ga Aunt, kami ingin mandiri. Kalau masih single yaa tetap disini, tapi kan sekarang sudah berdua "


" Ayah sudah tahu kan?? "


" Sudah, sebelum kesini aku sudah ngobrol sama Ayah masalah ini "


" Ya sudah, ini hampir dzuhur. Nanti kita makan siang bareng ya "


" Ok, Aunt Sarah "

__ADS_1


__ADS_2