Daffa Dan Shafa

Daffa Dan Shafa
Episode 55 Aku Sibuk Sekaliiiii


__ADS_3

" Abaaaaaangg!!!! aku pingin di kloning Baaaaanng!!!!..... heeeeellllppppp!!! " teriak Shafa frustasi.


Daffa hanya tersenyum dan memeluk istrinya itu.


" Kalau Sayang di kloning, ntar Abang bingung, yang asli yang mana?? Sini Abang pijetin "


Daffa pun memberikan pijatan lembut di leher dan pundak Shafa.


" Sayang, lehernya kaku banget nih. Coba diatur cara kerjanya, misalnya per30 menit berhenti, relaksasi 5-10 menit trus lanjut lagi "


" Kenapa kemarin aku melupakan stressnya ngerjain tugaaaassss!!! kenaaapaaaa Baaannng!!! "


" Karena Sayang, sedang bahagia, lagi senang, dapat job yang Sayang kuasai, jadi lupa deh susahnya kuliah "


" Tapi... Abang percaya, sangat percaya, Sayang pasti bisa!! waktu S1 kemarin bisa lulus dengan IPK diatas 3, ga mudah lho, tapi Sayang bisa "


" Jadi sekarang, in syaa Allah Sayang juga bisa, bahkan mungkin bisa lebih baik dari S1 kemarin, karena sudah punya pengalaman trus hmmm trus... karena sekarang sudah ditemenin Abang "


" Ngeliat Abang itukan pemandangan yang indah, kaan??? " lanjut Daffa dengan senyuman jahilnya.


" Dan ketika diriku terpukau oleh kata-kata manisnya, seketika itu juga ia menarsiskan diri!! Disitu aku.... eh aku disini!!! bukan disitu!! nah trus siapa yang disitu??!!!" jawab Shafa yang sudah pasti membuat Daffa tertawa.


Lalu Daffa menjauhkan laptop Shafa,


" Yang, sekarang istirahat dulu. Sayang mau apa?? "


" Hmmm apa?? ga tahu "


" Kalau ga tahu, gimana kalau kita 'perang kasur' aja " ucap Daffa sambil menaikturunkan alisnya.


Shafa pun memukul Daffa dengan bantalnya. Daffa pun tertawa.


" Nah kan lebih rileks "


" Dah Sayang istirahat dulu "


Lalu Daffa berjalan ke arah dapur dan membuka lemari penyimpanan makanan kering. Ia mengambil kotak tepung waffle premix, kemudian susu dan telur dari dalam kulkas.


30 menit kemudian,


" Yang, makan waffle yuk, masih hangat nih!! "


Tak terdengar jawaban, Daffa pun ke kamar dengan membawa waffle. Dilihatnya Shafa tertidur dengan posisi duduk dan laptop menyala.


" Hmmm Sayangku benar-benar capek, sampai ketiduran seperti ini "


Daffa mematikan laptop Shafa dan memperbaiki posisi tidur istrinya, tetapi


" Eh maaf, jadi kebangun. Sayang tidur aja, gapapa "


" Hmmm wangi... laper "


Daffa tersenyum,


" Kalau urusan makanan, kalah sama ngantuk yaa " ucap Daffa sambil memberikan waffle yang masih hangat.


" Makasih Bang... hmmm tapi aku masih ngantuk... ga bisa angkat sen... "


" Aaa " Daffa pun menyuapi Shafa.


Shafa tertawa kecil, ia menikmati setiap suapan yang diberikan Daffa.


" Abang sekalian makan, kan Abang yang masak "


" Nanti aja, Abang seneng ngeliat Sayang makan.... "

__ADS_1


" Hmmm awas kalau sampai ngomong, 'Abang kenyang ngeliat Sayang makan' !!! "


Daffa pun tertawa,


" Oops!! hampir Abang ngomong itu lho!! tapi ntar disambit, ga jadi romantis deh "


Shafa pun memanyunkan kedua bibirnya.


" Hahaha, Yang kalau seperti itu minta dicium namanya!! "


" Gaaaa maaauuuuuu!!! "


" Aku mau konsentrasi makan dulu!! "


" Ketika makan butuh konsentrasi ya Yang!! "


Shafa dengan cepat menghabiskan waffle buatan Daffa.


" Alhamdulillah, makasiii Bang!!! aku otw tidur sebentar yaaa. Ntar tolong bangunin, hmmm 30 menit lagi yaaa?? "


" Iya, tidur aja, biar otaknya refresh "


Daffa membiarkan Shafa tidur, ia pun membuka laptop Shafa kembali.


" Sayang ngerjain apa sih... " gumamnya.


Ia pun membuka folder tugas Shafa.


Dilihatnya 2 tugas makalah yang belum selesai, kemudian proyek desain dalam tahap predesain, yang Daffa tidak terlalu paham dengan beberapa fiturnya digunakan oleh Shafa.


" Pantesan... kalau Abang yang dapat tugas seperti ini, juga bakalan stres tingkat tinggi!! "


Ia pun mencium kening Shafa.


Setelah 30 menit, Daffa membangunkan Shafa dan ia kembali mengerjakan tugasnya.


Setelah hampir 2 jam, Shafa menghentikan pekerjaannya. Ia lalu ke dapur untuk menyiapkan makan siang.


" Yang, ngapain?? "


" Nyiapin makan siang. Mau makan apa Bang?? "


" Apa yaa?? yang paling gampang aja "


" Kita bbq-an aja yuk, Bang. Bumbu daging bulgogi masih banyak, tinggal ngirisin daging tipis-tipis aja. Sama bikin supnya, cuma tofu, bakso, eh ini masih ada ramen, aku masukin sekalian aja yaa "


" Waaah ini pesta, namanya!! boleh!! Abang bantu apa?? "


" Cuciin sayurannya aja "


Shafa pun memanaskan air di panci, lalu memotong tipis-tipis daging sapi dan ayam lalu direndam dalam saus bulgogi. Kemudian ia memotong tofu dan sawi putih, untuk supnya.


Setelah air mendidih, ia memasukkan kaldu jamur, 1 bungkus ramen instan, tofu, aneka jamur dan terakhir sawi putih.


Daffa menyiapkan mangkuk dan mengambil nasi untuk mereka berdua.


" Waaah, jadi laper. Yuk, kita mulai berbbqria " ajak Daffa.


Mereka berdua mulai memanggang daging, Daffa mengambil daging yang sudah matang dan menyuapi Shafa.


" Yang, makan supnya dulu, enak banget!! "


Shafa pun memakan sup buatannya,


" Waaaah, daebak!!! oishiiiii!!! "

__ADS_1


" Yang, Korea sama Jepang kok di gabung?? "


" Hmm kan mereka waktu Olimpiade juga barengan, bergabung juga kan?? "


" Ih Sayang pinter amat siiiih, eh mau nonton bola ga?? Sayang suka tim mana?? "


" Hmmm MU "


" Hmm kita di London, sarangnya Arsenal, Chelsea, West Ham, Fulham sama satu lagi apa yaa, lupa "


" Ga mau Arsenal. Antara Chelsea sana West Ham aja "


" Ok deh, ntar Abang cek tiketnya "


" Berapa sih Bang harga tiketnya?? "


" 95 Pounds, nih ada West Ham vs MU, 2 pekan lagi "


" Maaauuuu!!! "


" Ok, Abang booking yaa, 2 tiket!!! "


" Makasih Bang!!! "


" Sama-sama. Biar ga, stres, ntar puas di sana, teriak-teriak!! "


" Waaaa, ku bisa pamer ke Mas Syafiq lagiiii!!! "


" Haadeee Yang!! "


" Hihihi isengin kakak itu tugas adik!! And I love it!!! "


" Stresnya hilang kaaan??!! "


" Hihihi Iyah!!! ku happy sekarang!!! otw nonton bolaaaa!!! f1 sudah !!! huuwaaaa aku senyaaaaang!!!! "


" Eh bentar, Yang. Kok suka nonton bola, f1?? Apa karena banyak yang ganteng?? "


" Itu salah satunya, Bang!! salah duanya yaa karena seru!!! bisa gemes, puas keselnya, puas senengnya!! " jawab Shafa penuh semangat.


" Tapi perempuan kan ga banyak yang suka, kalau pun suka ga banyak yang paham sama peraturannya "


" Kalau F1, yang sekarang nih, aku juga rada, keder Bang, peraturannya dirubah, menurutku lebih seru yang dulu. Tapi yaaa ga mungkin protes kaaaan. Nah, kalau bola, bangsanya pelangggaran aneka off side sih dikit-dikit ngerti, trus kapan kena kartu kuning atau merah, aku juga tahu. Ntar kubuktikan pas nonton livenya!!! Huhuhu ku senang!!"


" Aku bahagiaa, hidup sejahtera di keluarga McDermott, nonton f1 dan nonton bola, semuanya bisa-bisa aja, karena suamiku tajiiirr!!!! " Shafa bernyanyi dengan nada lagu Chrisye, Zamrud Khatulistiwa yang membuat Daffa tertawa terbahak-bahak.


" Penghancur lagu mode on!!!! " seru Shafa lagi.


" Haadeeee Yaaang!!! dari stress jadi error!! "


" Tapi lucu kaaaan???!!! "


" Iya lucu!! ntar lagu apa yang bakal dihancurin lagi?? "


" Hmmm ntah, its spontanious, unplanned "


" Well it's called, creativity " puji Daffa.


" Ketika otakku penuh dengan hal-hal seru dan hanya Abang yang mendapatkan kehormatan untuk menikmatinya "


" Indeed and thankyou my dear " ucap Daffa sambil mencium punggung tangan Shafa.


" My pleasure, my Prince "


Keduanya pun tertawa kembali.

__ADS_1


__ADS_2