Daffa Dan Shafa

Daffa Dan Shafa
Episode 39


__ADS_3

Keesokan harinya, Shafa pun bersiap untuk hari pentingnya, yaitu wisuda S1nya di JCC.


Ia berangkat diantar Daffa pada pukul 06.30 WIB, sedangkan kedua orang tuanya menyusul sesuai undangan, yaitu pukul 08.00.


Setelah mendaftar ulang, di area depan. Shafa pun berkumpul bersama teman-temannya. Kehadiran Daffa, cukup menarik perhatian.


Shafa pun memperkenalkan Daffa ke teman-temannya.


" Kenalin ini suami gw, Bang Daffa "


Daffa tersenyum menyambut perkenalan dirinya.


" Ga pantes di panggil Bang ini mah!! bule begini kok di panggil 'Bang' "


" Saya mah bule abal-abal, penampakan aja begini, dalamnya tetep Betawi punya!! "


Jawaban Daffa membuat suasana menjadi penuh tawa.


Shafa dan teman-temannya pun berfoto bersama di lobby sebelum masuk ke ruang


wisuda. Tepat pukul 08.00 WIB, acara pun di mulai. Shafa duduk di area wisudawan di bagian fakultas seni rupa dan desain, sedangkan kedua orang tuanya dan Daffa berada di bagian tamu undangan. Setelah prosesi sambutan dan lain sebagainya, tibalah prosesi wisuda. Satu persatu nama wisudawan pun di panggil di mulai dari program Doktoral kemudian Pasca Sarjana lalu yang terbanyak pada program Sarjana yang mencapai 1200 orang. Pada program Sarjana, yang terakhir adalah FSRD, fakultas termuda di Trisakti.


Nama Shafa pun terdengar untuk maju menerima ijazahnya. Daffa dan kedua orang tua Shafa tersenyum bahagia melihat Shafa akhirnya berhasil meraih gelar sarjananya.


Setelah 4 jam, prosesi wisuda akhirnya berakhir. Shafa dan teman-temannya berjalan menuju luar ruangan setelah sebelumnya mereka berfoto bersama di dalam.


Daffa menunggu Shafa di pintu ruang wisuda, setelah ia meminta izin untuk tidak ikut pulang bersama orang tua Shafa.


" Pak, saya mau ajak Shafa pergi berdua setelah ini, boleh?? "


" Yaa boleh, mau kemana?? "


" Mau makan siang di Grand Indonesia "


" Ya sudah, selamat bersenang-senang berdua, pulangnya jangan kesorean. Nanti malam kalau mau pergi lagi juga ga masalah " pesan ayah Shafa.


" Baik Pak "


Tak lama Shafa terlihat berjalan ke arah orang tuanya dan Daffa.


" Selamat ya Shaf, akhirnya kamu jadi sarjana juga " ibunya memeluk dan mencium Shafa.


" Maturnuwun Bu "


Ayahnya dah Daffa turut melakukan hal yang sama.


" Pak, Bu, foto dulu yuk. Kayak orang-orang punya foto wisuda " ajak Shafa ke area foto both wisudawan.


Shafa berfoto bersama kedua orang tuanya, lalu bersama Daffa.


" Foto berempat sekalian yang komplit " ucap ayah Shafa.


Mereka berempat pun berfoto bersama. Lalu terakhir, foto Shafa sendiri.


Setelah itu,


" Yowes, hati-hati nanti ya. Bapak, Ibu pulang dulu. Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam"


Kedua orang tua Shafa pun berlalu menuju parkiran kendaraannya.


" Eh kita makan siang di Grand Ind yuk " ajak Daffa.


" Hmmm pakai baju begini?? kebayaan ini!!"


" Ya ga papa, biar ketahuan baru wisuda "


Shafa memukul lembut lengan Daffa, sambil memanyunkan bibirnya.


" Yaa coba aja lihat deh, ntar juga banyak yang ga langsung pulang, pada makan dulu. Tanya aja ke temen Sayang "

__ADS_1


" Iya sih, tadi ada yang bilang mau makan siang di Mall "


" Atau pada mau makan di mana?? kalau mau ikutan makan sama teman Sayang "


" Hmmm, ntar ku tanya"


Shafa menghampiri teman-temannya kemudian segera kembali.


" Pada mau ke Grand Ind juga, yuk Bang "


Keduanya pun menuju parkiran kendaraan, Shafa menghentikan langkah mereka berdua untuk ber-wefie dengan Daffa.


" Sini Abang yang pegang kameranya, kalau Sayang yang pegang, ntar Abang cuma tampak leher ke bawah " canda Daffa sambil mengeluarkan handphonenya.


" Idiiiih somboooong!!! "


Shafa pun melakukan gaya 2 jari, dari belakang teman-teman Shafa ternyata ikut berpose. Daffa pun mengangkat HPnya lebih tinggi agar semua teman Shafa masuk ke dalam layar.


" Say Ciiiiizzzz " ucap Daffa.


Dan teman-teman Shafa,


" Kejuuuuuu" alhasil foto dengan bibir membentuk huruf u.


Tawa mereka pun tak henti melihat hasil fotonya.


Beberapa wisuda-wan dari jurusan dan fakultas lain juga tampak ikut berfoto.


" Bang, lagi!! " pinta Shafa.


Terdengar teriakan dari kerumunan wisudawan,


" Bang, lagi fotonya!!! " teriak salah satu dari mereka.


" Siiiyaaaap!!! Kejuuuuu" ucap Daffa.


Dan ....


" Ciiiizzzzz" yang menampakkan gigi mereka semua.


Semuanya berkumpul untuk melihat hasilnya dan ....


" Foto lagi yuuuk!! "


Mereka pun kembali berpose, setelah beberapa pose, akhirnya mereka menyudahi sesi wefie spontan itu.


" Bang, minta fotonya ntar yak!! "


" Ntar gw posting di FB Daffa Fariz, comot aja ntar fotonya "


" Eh kenapa semuanya pada manggil Bang juga??!!! " tanya Daffa.


" Laaa emang?? "


" Gw kan seangkatan sama kalian juga!!! otw wisuda bulan depan "


Shafa pun tertawa melihat ekspresi teman-temannya yang melongo dan memberikan pandangan menusuk ke arahnya.


" Ga pake nanya sih!! Abang ini temen sekelas waktu gw SMP, gw dah panggil Bang dari jaman SMP, karena dia lebih tua setahun dari gw, gituuuuu!! " jelas Shafa.


" Laaaa seangkatan!!! "


" Lo gede amat yak!! impor emang beda!!! "


Daffa hanya tersenyum geli mendengar celotehan teman-teman Shafa.


Lalu mereka pun mulai membubarkan diri,


" Yowes kita lanjut ngeMall!!! "


" Let's gooooo!!! "

__ADS_1


Mereka pun berpencar ke arah kendaraan mereka masing-masing.


Pintu keluar JCC tampak padat.


" Yang, kita shalat dulu ya. Sudah dzuhur "


" Baru aku mau bilang gitu. Eh shalat di sana aja, jadi ga pake mampir "


" Sip"


Setelah hampir 15 menit mengantri, akhirnya mereka berhasil keluar menuju Grand Indonesia di kawasan Bunderan HI.


Sesampainya disana, mereka berdua segera menuju musholla untuk menunaikan shalat dzuhur kemudian bersegera menuju ke restoran yang menyajikan makanan khas Thailand.


Dan ternyata benar perkiraan mereka, sejauh mata memandang, restoran-restoran dipenuhi wisudawan Trisakti tadi.


Sesampainya di restoran yang menyajikan makanan khas Thailand,


" Yang, mau makan apa?? "


" Duuuu kalau lihat menu kayak gini, ku pingin makan semuanya!!! apa daya perut ini tak mungkin sanggup menampungnya!! "


Daffa tertawa melihat ekspresi Shafa.


" Laaa malah ketawa, bantuin milih menu dong!! "


" Hmm apa yaa?? Pad Thai, tom yum, mango salad atau papaya?? "


" Mango aja "


" Minumnyaaaa.... hmmm lemon tea, Sayang mau apa?? "


" Mango ice cream, sama lemon tea juga "


" 1 Mango salad, 1 pad Thai, 1 tom yum, 2 lemon tea, 2 mango ice cream"


" Baik, mohon ditunggu pesanannya " jawab pramusaji restoran.


Sambil menunggu pesanan mereka, Daffa memasukkan hasil foto tadi ke akun Facebooknya.


Tak lupa dengan caption andalannya.


" Menghadiri wisuda istri tercintah, di JCC"


Daffa pyn segera mempostingnya tak lupa mengetag Shafa.


" Aduuuuh bahasanyaaaaa.... "protes Shafa.


" Hahaha sengaja, biar Sayang gelii " canda Daffa.


" Eh wefie lagi yuk, yang ini ga Abang posting kok, buat Abang aja"


Shafa merapatkan badannya ke arah Daffa. Daffa pun merangkul pundak Shafa.


" Ciiiiizzzz" ucap Daffa.


Setelah melihat hasilnya,


" Perasaan kita sama-sama duduk, tapi kenapa Abang tetap jauh lebih tinggi, sampai harus miring gitu posisinya "


" Biar muusshhhraaaa "


" Bang!! stop being centil yaa!! nanti ku lempar ke Timbuktu!!! " protes Shafa yang membuat Daffa tertawa.


" Ga ah. Abang mau centil aja, abis... Sayang lucu kalau sewot "


" Abang aman karena di luar!! lihat nanti di rumah!! "


" Hmmm ada yang ngambek. Eh emang nanti di rumah mau ngapain?? Kita perang di kasur yuk!! " canda Daffa.


" Makanannya mana sih!!"

__ADS_1


Daffa pun kembali tertawa melihat reaksi Shafa.


Akhirnya pesanan mereka pun datang, keduanya pun segera menyantapnya dengan lahap.


__ADS_2