Daffa Dan Shafa

Daffa Dan Shafa
Episode 71 Reuni


__ADS_3

" Jadi kapan kita ketemuan nih?? " tanya Cici melalui hpnya.


" Ntar sore mau ga?? di sini, di rumah Abang "


" Di rumah Daffa?? ntar gw tanya teman-teman dulu "


" Atau besok, kita ngeMall?? " tanya Shafa.


" Ok, gw tanya ke pasukan dulu yaa "


" Eh Shaf, sampai kapan di Jakarta?? "


" 2 pekan, tanggal 5 aku dah balik ke London "


" Alhamdulillah masih lama. Yowes ntar diriku berkabar yaa, nantikan kedatangan ku beserta pasukan "


" Siap menanti!! " kawan Shafa.


Shafa menghampiri Daffa yang sedang bermain bersama Danesh.


" Bang, nanti sore kalau jadi, Cici sama teman-teman SMP dulu, mau ke sini atau besok ketemuan di Mall, nanti dikabarin lagi "


" Kalau disini, mau nyiapin apa??" tanya Daffa.


" Apalah cemilan yang ngehits sekarang, nanti kita pesan aja Bang "


" Besok di Mall aja lah, ga repot. Sekalian kita wiskul trus bisa ajak Danesh main juga, kan ada playground di dalam "


" Hoo yowes, aku WA Cici "


Shafa lalu mengirim pesan WA Cici,


" Ci, besok aja pas Mall buka, jam 10 aku tunggu di food court Mall 3, yang dekat playground yaa "


" Woke siap, jadinya besok yaa. Ntar pasukan nyusul "


Keesokan harinya, Daffa dan Shafa mengajak Danesh untuk bermain di playground dalam Mall. Tak lupa ia juga mengajak Syifa.


" Mbak, besok pagi aku ke Mall, mau ketemu sama teman SMP, sekalian ajak Danesh main. Mau ikut sekalian ga?? Biar Shahnaz juga main disana "


" Boleh, makasih adek "


" Iya kakak "


Keesokan paginya, mereka berlima berangkat menuju Mall tidak lama setelah jam operasional Mall buka.


Sampai di Mall, mereka berlima berjalan menuju ke foodcourt yang masih tampak sepi.


" Eh itu Cici " tunjuk Shafa.


" Shaf, biar Danesh sama aku aja, kan mainnya disitu juga. Kamu reuni dulu aja "


" Ok Mbak, makasih "


" Danesh sama Bude Syifa dulu yaa, ibu mau ke sana sebentar "


Danesh menjawab dengan mengangguk, matanya telah menuju ke arah playground yang telah ramai dengan balita.


" Sudah ga konsen nih, yowes titip ya Mbak "


" Iya "


Daffa dan Shafa berjalan menuju foodcourt dan sudah terlihat beberapa teman SMP mereka dan pasangannya yang telah sampai.


" Assalamu'alaikum " sapa Daffa dan Shafa.


" Wa'alaikumsalam..... ' pa kabar Say " jawab Cici yang langsung memeluk Shafa.


" Kabar baik, Alhamdulillah. Kamu gimana Ci, perut??? berapa bulan??? "


" 5 bulan "


" Wah si Bapak semakin kinclong aja. Pa kabar Daf " lanjut Cici.

__ADS_1


" Alhamdulillah, eh cewek semua?? mana yang cowok?? " tanya Daffa.


" Ntar mereka nyusul, biasalah waktu Indonesia bagian karet "


Shafa pun melepaskan rasa rindu berkumpul dengan teman-temannya, tawa dan canda mengisi reuni kecil itu.


Tak lama kemudian, teman-teman pria pun datang juga bersama pasangan mereka, setelah saling berkenalan, mereka pun melanjutkan obrolan tentang kesehariannya.


" Daf, kapan balik ke Jakarta?? " tanya Aldi.


" Laa ini gw balik ke Jakarta kan, emangnya ini di Papua?? "


" Yeee, maksudnya kapan balik for good, tinggal di sini lagi "


" Ooo ngobrol dong... "


" Laaa ini kan kita ngobrol Daf " sahut Cici.


" Capek yaa... Yang kita pulang aja deh... "


" Pulang?? ayok!! see you... " canda Shafa.


" Emang yaa kalian!! pasangan error " protes kompak teman-teman mereka.


" Eh Shaf, di London lu ngapain aja?? " tanya Santi.


" Kuliah trus nguli "


" Beuh nguli, tapi gajinya poundsterling " sahut Rita.


" Ngemis juga dapatnya poundsterling kalau di London " balas Shafa.


" Lihat dong hasil desain Lo!! " pinta Beni.


" Buka websitenya aja. McDermott Finance Global, ntar cari Our Office and Branch. Nanti ada tuh tour the officenya " jawab Daffa.


Teman-teman mereka pun segera membuka website seperti yang Daffa katakan.


" Wuiiidiiii serius ini Lo yang desain, Shaf?? "


" Iya "


" Hmm kacau tapi keren?? Bang, sebenarnya kita yang aneh atau mereka sih?? "


Sebelum Daffa menjawab, semua teman mereka berdua dengannya kompak menjawab,


" Yaa eluuuu yang aneh!!!! "


" Wuiiidiiii kompak amaaat!! " jawab kompak Daffa dan Shafa.


" Eh, Danesh mana?? kok ga dibawa?? " tanya Cici.


" Ada kok, lagi main di playground sama anaknya mbak Syifa "


" Yaaa, kan gw pingin lihat Shaf "


" Ntar, gw panggil " jawab Daffa sambil berdiri.


" Bang, ga bakalan mau kalau ga... "


" Tenang, Abang beliin Danesh es krim "


" Maauuuu juga!! " pinta Shafa.


" Iya, ntar sekalian " jawab Daffa sambil berlalu.


Semua mata akhirnya menuju ke arah Shafa.


" Kenapa ngeliatin gitu?? terpukau dengan kecantikan ku yang paripurna kah?? "


Seketika itu juga, teman-teman Shafa pun berkomentar.....


" Aaaa gubraaaak!!! "

__ADS_1


" Toloooong!!! "


" Oooo tidaaaaak!!! "


" Maaf, ada yang ngomong yaaa??? "


" Gelaaap ooo gelaaap!! "


Yang akhirnya membuat Shafa tertawa.


" Haadeee lo yee, ga berubah!! masih aja errornya dipiara!! " ucap Cici.


" Kasian Ci, takut terlantar kalau ga dipiara "


" Kenapa yaaa seketika itu juga, diriku menyesal..... "


Shafa kembali tertawa geli sambil memeluk sahabatnya itu.


" Aiiih Cici sayang, lagi sensi niii, bawaan orok yaa?? "


" Iya!! gerah muluk gw tuh!! "


" Shaf, lo kurusan yaa, tapi tambah putih aja "


" Iya nih, kurusan, capek kali yaa. Kan kerja juga, ngurus rumah juga, yaa Abang bantu banyak juga sih, tapi kerjaan kantor yang lebih bikin badan capek "


" Kenapa ga resign aja?? "


" Masih kontrak, 1,5 tahun lagi, setelah itu baru bisa balik ke sini "


" Masih lama yaa?? "


" Padahal perusahaan keluarganya Daffa ya?? tapi masih pakai kontrak juga?? "


" Iyalah, tetap profesional, kan ada perijinan kerjanya juga "


" Trus kalau Daffa?? "


" Dia kan paspor Inggris, jadi ga masalah "


" Oooo Daffa tuh WNA, baru tahu gw "


" Iya, ayahnya kan masih WNA, walaupun sudah puluhan tahun tinggal di sini. Sebetulnya otomatis dapat kewarganegaraan Indonesia, tapi ga diambil sama Ayah, karena masih berurusan dengan bisnis keluarga "


" Trus Danesh?? "


" Yaa otomatis WNA, kan ngikut ayahnya "


" Repot juga yaa "


" Yaa jalanin aja, ga berasa repot juga karena sudah tahu aturannya dan prosesnya "


Tak lama kemudian Daffa terlihat berjalan menggendong Danesh.


" Taruh disini aja Mas, terima kasih "ucap Daffa kepada waiter yang membawakan nampan penuh dengan es krim.


" Silahkan, enjoy the ice cream " Daffa mempersilahkan teman-temannya.


" Waaah, teman yang baik sekali!!! sering-sering aja Daf!! "


" Nah, ini Danesh, om, tante " ucap Shafa memperkenalkan putranya.


" Yaaa ini mah Daffa junior banget!!! Indonesianya kemana?? Jangan-jangan ga bisa bahasa Indonesia juga nih?? "


" Ngomong ga bisa, tapi ngerti. Kan tinggal disana, dikelilingi lingkungan yang ber-Inggris ria. Kan cuma aku aja yang ngajak dia ngomong bahasa Indonesia " jawab Shafa.


" Gw tes ah " ucap Cici.


" Hai, namanya siapa niii, ganteng amat sih?? "


" Danesh " jawab Danesh malu-malu.


" Eh bisa. Pinter amat siii, duh genetik lo bagus amat sih!!! "

__ADS_1


" Ini pujian atau komplenan??? " tanya Shafa.


__ADS_2