DETECTIVE INDIGO (KHODAM PENDAMPING)

DETECTIVE INDIGO (KHODAM PENDAMPING)
KERAJAAN KEDATON SEWU


__ADS_3

PAK Alex lalu melanjutkan cerita nya lagi sambil sesekali menatap wajah Dendi dan air danau yang bening itu.


"ke enam rekan nya menyadari bahwa keputusan itu adalah hal yang tepat. jika mereka menolak keputusan tersebut, sama saja mereka bertaruh nyawa terhadap rekan nya yang paling sakti itu. maka dari itu, pembagian wilayah pun mulai dilakukan. kampung terbengkalai yang sudah kita lewati itu sebenar nya masih termasuk ke dalam wilayah kerajaan itu. kampung tersebut lalu diberikan kepada Nyai Kalong Asri dan disana ia menjadi kepala kampung. dikampung itu dulu nya adalah kampung yang aman dan tentram, karena raja kerajaan itu selalu menjaga ketat kampung kotaraja nya itu. dikampung itu banyak menghasilkan hasil bumi dan pertanian yang melimpah dari penduduk nya. maka tak heran, raja pun menjaga ketat kampung itu agar tak di kuasai kerajaan lain. tetapi semenjak kampung itu dikuasai Nyai Kalong Asri, perlahan para penduduk mulai terjangkit penyakit dan hasil bumi mereka semakin menurun dari waktu ke waktu. Nyai Kalong Asri adalah penganut ilmu hitam, sama seperti ke enam rekan nya. seringkali Nyai Kalong Asri mengorbankan para penduduk kampung itu untuk dijadikan tumbal kepada iblis. sampai perlahan-lahan para penduduk banyak yang mati dan sebagian banyak yang melarikan diri karena tak kuat hidup mereka dibayang-bayangi kematian." cerita pak Alex itu membuat bulu kuduk Dendi merinding.


Pak Alex pun kini menatap ke arah danau berair jernih itu lagi dan lanjut bercerita.


"maka nya sejak kita berada dikampung terbengkalai itu, disana banyak arwah-arwah para penduduk yang mati penasaran dan mati nya tak sempurna. kalau kita tak mendapat pertolongan dari dayang itu, mungkin tak akan sampai ditempat ini."


"dayang suruhan nyai ratu pantai selatan itu bukan pak?" pak Alex mengangguk dan berkata lagi,


"ketika kita bermalam dihutan belantara itu pun sosok dayang itu hadir lagi, apa kau melihat nya?" Dendi merenungkan sejenak pertanyaan pak Alex itu.


Kemudian ia manggut-manggut mengingat sesuatu,


"aku melihat nya didekat api unggun dan hanya sekilas saja, tapi tiba-tiba pandangan mata ku silau dan aku sudah tak sadar lagi."

__ADS_1


"disitulah kau mendapat bisikan dari dayang itu agar bisa secepat nya mengusai ilmu meraga sukma bukan?" Dendi mengangguk membenarkan ucapan pak Alex.


"coba teruskan lagi cerita bapak yang tertunda itu, aku masih penasaran." ujar Dendi masih penasaran.


Pak Alex pun lalu meneruskan tentang cerita kerajaan itu lagi.


"wilayah kerajaan yang baru diketahui oleh bapak bernama Kerajaan Kedaton Sewu itu memiliki tujuh wilayah kekuasaan yang terhubung dengan Kerajaan itu. satu adalah kampung terbengkalai yang dulu nya adalah kota raja para penduduk kerajaan kedaton sewu, lalu yang kedua adalah istana kerajaan besar yang kini sudah hancur berganti hutan belantara. dari ke enam abdi raja yang menepati kerajaan tersebut adalah Ki Lembu Ireng dan Istri nya yang bernama Nyai Mawar Seruni. entah mengapa sepasang suami istri itu mendapatkan kekuasaan istana kerajaan itu, seperti nya ada perselisihan diantara ke enam abdi itu selain Nyai Kalong Asri dan akhirnya sepasang suami istri itulah yang menguasai istana kerajaan itu." Dendi manggut-manggut mendengar nya dan ia mencatat apa yang diceritakan oleh pak Alex kepada nya itu.


Lalu pak Alex lanjut meneruskan cerita nya lagi.


"jadi mengapa sepasang abdi itu bisa menjadi manusia setengah hewan pak???"


"sebentar." ujar pak Alex, lalu ia memejamkan mata nya.


Dendi masih menunggu pak Alex membuka mata nya itu dan agak lama menunggu, pak Alex berkata seraya ia membuka mata nya.

__ADS_1


"sepasang abdi itu terkutuk oleh nyai ratu pantai selatan, awal nya mereka ingin menaklukan kerajaan gaib yang ada didasar laut pantai selatan. tetapi mereka kalah dari segi prajurit dan ilmu, para prajurit mereka dibantai habis oleh prajurit nyai ratu kidul dan panglima perang nya adalah kakek buyutmu sendiri yang dulu pernah merasuki bapak, Den." Dendi tersentak kaget mendengar ucapan pak Alex barusan.


"benarkah pak!? berarti kejadian itu sudah berabad-abad lalu lama nya???" pak Alex mengangguk seraya berkata meneruskan ucapan nya lagi.


"cincin yang kau pakai ini sebenar nya yang membuat sepasang abdi itu menjadi setengah manusia setengah hewan. sebelum cincin ini diberikan kepada kakek mu, cincin ini memang milik nyai ratu laut kidul. cerita singkat nya begini, para prajurit dan panglima perang kerajaan kedaton sewu yang sudah terluka parah, mereka semua nya masih terus menggempur pasukan dari nyai ratu kidul. padahal panglima perang nyai ratu kidul sudah berkata kepada mereka agar kembali saja ke kerajaan kalian dan tak perlu kembali lagi untuk mengusik. tetapi perintah dari sepasang abdi yang sudah menjadi raja itu lebih menakutkan dari sebilah pedang tajam. maka mereka tetap menggempur pasukan prajurit nyai ratu kidul


hingga mereka semua nya tewas tak tersisa. sepasang abdi yang saat itu berada disinggasana mereka, melihat peperangan itu melalui bola kaca pun murka melihat semua prajurit nya dan panglima perang nya mati tak tersisa. maka sepasang raja dan ratu itu pun segera bertindak untuk membalas kekalahan para prajurit nya itu ke tempat pertarungan yang berada dipesisir pantai laut selatan." ujar pak Alex menghentikan cerita nya dahulu.


Dendi yang sejak tadi masih fokus mendengarkan cerita pak Alex pun bertanya.


"lalu setelah itu pak?"


"hmm, setelah itu pertarungan pun terjadi dan para prajurit nyai ratu kidul banyak yang tumbang juga. tetapi panglima perang nyai ratu kidul adalah orang yang sakti dan dapat mengungguli ilmu yang dimiliki sepasang abdi itu. pada saat panglima perang itu akan mengakhiri hidup mereka, ombak laut dan angin kencang pun tiba-tiba saja membesar. pada saat air laut terbelah, disana muncul kereta kencana dengan ditumpangi seorang wanita cantik jelita yang tak lain adalah nyai ratu kidul penguasa pantai laut selatan."


"wah sakti sekali kalau begitu ilmu nyai ratu laut kidul itu, ckckck." ujar Dendi menggelengkan kepala nya dan berdecak kagum dengan cerita pak Alex barusan itu.

__ADS_1


__ADS_2