
Apartemen type studio menjadi istananya selama beberapa tahun ini.Kiano melangkah lunglai memasuki apartemennya dan langsung menjatuhkan tubuhnya yang lelah di atas kasur singlenya.matanya menerawang menatap langit-langit kamar dengan kedua tangan terentang.pikirannya tak henti memikirkan ucapan raihan yang akan memperkenalkan kenzo kepada publik.
Saat itu rasanya ingin sekali dia berteriak di telinga raihan jika kenzo adalah anaknya.benar,harusnya tadi dia memberitahu raihan jika dia adalah ayah dari kenzo.sayangnya kebenaran itu masih abu-abu karena sampai hari ini baik niken ataupun kiara masih bertahan untuk bungkam.
Kiano menarik napas lelah,dia duduk kembali menyugar rambutnya dan melihat ke sekeliling apartemen yang tidak seberapa luas ini.
"Sepertinya aku harus pindah ke tempat yang lebih luas" kiano bermonolog sendiri.
Kiano menghubungi seseorang yang pernah ia mintai tolong untuk mencari informasi tentang niken.
"Bagaimana, apa kau sudah dapat informasinya ?" tanya kiano memastikan.
"Anda benar dia memang tinggal di apartemen itu,bersama anak laki-laki kisaran umur 9-10 tahun dan satu orang perempuan bernama emma sillaz sebagai manager dari nona niken" jawab pria di seberang sana yang bernama teddy seorang detektif swasta.
"Lalu jika dia bekerja siapa yang menjaga anak itu ?" tanya kiano lagi.
"Nona niken mempekerjakan seorang pekerja lepas untuk menjaga anaknya di saat dia sedang bekerja atau keluar kota.dan dia seorang wanita paruh baya berasal dari indo yang bernama mirna" terang teddy.
"Lalu di lantai berapa dia tinggal ? dan bisakah kau membantuku untuk mendapatkan satu unit di lantai yang sama,entah itu sewa atau membelinya" tanya kiano berharap banyak.
"Baiklah akan saya usahakan mr.keano.nanti akan saya kabari anda kembali karena sangat sulit untuk mendapatkan unit di sana" jelas teddy.
"Oke aku tunggu kabar selanjutnya..thanks, ted" kiano hendak menutup teleponnya namun ucapan teddy selanjutnya membuatnya terpaku.
__ADS_1
"Sebagai informasi tambahan saya pikir anda juga ingin tahu..pria yang di rumorkan di berita dia adalah dokter anak mr.raihan anderson..dia tinggal di lantai yang sama dan hanya selisih 2 unit dari unit nona niken..artinya mereka bertetangga..selamat malam mr.kean" teddy menutup teleponnya.
Kiano menurunkan ponselnya dari telinga tanpa harus membalas ucapan teddy.rasa lelah yang tadi di rasakannya saat pulang menguap.rasa kantuknya hilang,seperti ada kekuatan yang mengharuskan dia bangun dari zona nyamannya.
Dia ingin menemui cecil meminta bantuannya melalui kenalan model-model atau selebritas yang cecil punya.mungkin kedatangan kiano akan membuat marah cecil karena telah mengganggu jam istirahatnya.dengan tersenyum licik kiano melangkah pergi.
Tok...Tok..Tok..
Brukk..brukk..brukk
Suara ketukan pintu berubah menjadi sebuah gedoran pintu.beberapa kali bahkan kiano mendapat teguran dari tetengga cecil tetapi kiano tak perduli.pintu terbuka dengan kasar di sertai kemunculan seorang gadis yang tampilannya sangat berantakan.dia hanya mengenakan tanktop dan celana dalam saja dengan rambut acak-acakan.dengan cepat kiano menarik masuk gadis itu masuk ke dalam.
"Whaatt the...Kean !! " dengan kesal cecil menghempas tangan kiano yang menariknya.
Cecil juga mengambil dua minuman kaleng dan melemparnya satu pada kiano,dengan sigap kiano dapat menangkapnya.cecil meletakkan bokongnya di sofa dengan kaki bersila,kiano yang sedari tadi masih berdiri memperhatikan tampilan cecil, membuatnya beberapa kali menelan salivanya.bagaimanapun dirinya laki-laki normal.
"Pake baju sana !!" kiano melempar bantal sofa yang dekat dengan jangkauannya.
"Maless.."sahut cecil yang menangkap bantal itu dan di letakkan di atas pahanya.
"Ckk..dasar ! gimana nanti kalau aku hilang kendali dan menyerangmu ?!" ujar kiano yang membuka tutup kaleng minuman dan meneguknya.
"Maka kita akan bermain sampai pagi" balas cecil santai dengan menyandarkan punggungnya pada sofa.
__ADS_1
Kepala kiano menggeleng atas kelakuan cecil,meskipun dia sudah terbiasa dalam beberapa tahun ini melihat hal yang seperti ini.sejak dia memutuskan untuk berkiprah di dunia internasional dan meninggalkan keluarganya 4 tahun lalu,beberapa kali menetap di banyak negara hal seperti ini kerap terjadi.
Meski memang tak di pungkiri terkadang hasrat laki-lakinya lebih banyak menang.
Kehidupan di luar yang lebih bebas membuat kiano lebih mudah beradaptasi dalam segala hal.rumor tentang fotografer dan model yang bermain di belakang pun pernah kiano alami di sini.benar-benar berbeda dengan ketika kiano bekerja di indo yang tanpa intrik bermain sama sekali murni profesionalitas.
"Setidaknya tutupi dengan ini !" ujar kiano dan melempar selimut yang diambilnya dari dalam kamar cecil.
"issh..panas tau.." gerutu cecil sambil membungkus tubuhnya dengan selimut lalu menyandarkan kembali punggungnya di sofa "puas !!" toleh cecil dengan kepala yang tersandar di punggung sofa.
"Hmm.." ucap kiano dengan senyum manisnya dan mengacak rambut cecil lembut lalu mengambil tempat di samping cecil.
Kiano meletakkan kakinya di atas meja dan menyandarkan punggungnya di sofa seperti cecil pandangannya menatap langit kamar.cecil menatap kiano dari samping memiringkan sedikit tubuhnya,merasa heran dengan laki-laki ini yang tiba-tiba datang namun dengan cepat dia merubah kembali ke posisi semula.
"Aku mau minta tolong !"ujar kiano tanpa menoleh.
"Apa !" jawab cecil menolehkan kepalanya dengan alis berkerut " aneh, tidak biasanya" gumam cecil.
"Carikan aku unit di apartemen stay life yang satu lantai dengan niken.aku tahu kamu bisa..koneksi seleb dan model yang kamu punya mungkin bisa bantu..satu lagi jangan bilang untuk aku" ucap kiano dengan mata terpejam selanjutnya dia benar-benar tertidur.
Berbeda dengan cecil rasa kantuknya sudah hilang.dia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul satu dini hari.lalu memandang kiano yang tertidur di sofa.perlahan cecil membetulkan posisi kiano dengan berbaring nyaman di atas sofanya lalu dia menyelimuti kiano dengan selimut yang tadi dia pakai.
"Sebegitu terobsesinya kamu sama niken bahkan rela pindah ke sana.benar-benar bikin penasaran ada rahasia apa antara kamu dan niken " gumam cecil dan pergi meninggalkan kiano,masuk ke dalam kamar tidurnya dia hanya berharap semoga tidak ada lagi orang yang mengganggu tidurnya.
__ADS_1