Dia

Dia
episode 43


__ADS_3

Pesawat ku mendarat di Bandara Suvarnabhumi Bangkok.Aku tak sabar ingin ke kantor ke esokan harinya.Menanyakan sisa kontrak kerja kepada Austin dan menjelaskan tugas tugasku sesuai dengan yg tertulis di kertas kontrak kepada Anne.


taksi ku melaju menuju ke Apartemen Pim.


Sesampainya aku langsung menuju lift.Dan ketika keluar dari lift akan menuju ke kamar Pim aku melihat sepertinya ada seseorang yg Habis mengantarkan Pim kembali dari kantor.seorang lelaki muda.Kami berpapasan.


memang aku tak mengatakan jam berapa pesawat ku akan tiba di Bangkok.


Sejenak aku terdiam di depan pintu.aku jadi enggan mengetuk nya.Lalu aku berbalik meninggalkan apartemen Pim.


***


Ponselku tak henti hentinya berbunyi. Notifikasi pesan pun beberapa kali berbunyi.ternyata dari Pim intip ku.taksi ku menuju hotel yg aku ingin kan.Biarlah aku tidur di hotel saja.kalau keadaan sudah jelas.aku akan berkemas menempati Rumah dinas yg baru.


Sesampainya aku di Hotel,aku langsung mandi air hangat.Tubuhku lelah, pikiran ku kacau.


Sejenak aku memikirkan Pim.


Ada sedikit perasaan cemburu terhadap lelaki tadi yg kutemui di lorong saat berpapasan.


Mungkin Cemburu.pikirku.


***


" Hallo Lee , sudah sampai mana.." katanya dari telepon.


" Aku masih di Hanoi Pim." kataku pelan


" Lohhh,,bukan nya kamu hari ini seharusnya pulang ke Bangkok??" tanya nya.


" Ada perubahan rencana Pim."


" Kenapa??"


" Tidak apa-apa.hanya saja ada masalah sedikit disini."


" are you okey Lee?? sepertinya kamu sakit." selidik nya.


" Tidak Pim..Aku baik baik saja." jawab ku.


" oiya Pim ,nanti setibanya aku di Bangkok mungkin aku akan segera menempati rumah dinas?"


" Loh kenapa?? Bukankah kamu bilang kalau rumahnya kejauhan.dan mau tinggal bersama ku??"


" Tidak apa-apa Pim,aku pikir ini yg terbaik??"


" Maksud mu Lee??" tanya nya.aku diam.


" Lee ada apa sih,kok kamu cepat berubah.heii Lee kenapa ada apa??" katanya kesal.


" Sudahlah aku capek pim.besok saja kalau sudah sampai di Bangkok kita bahas." kataku sedikit terasa sesak.

__ADS_1


" Lee..??" katanya kesal sedikit terisak. aku menutup ponsel ku.


***


Pim side:


aku menyeka air mataku.ada perasaan sesak di dada.aku merasakan sakit.Kenapa dia,ada apa.sebelumnya aku berharap dia akan tinggal bersama ku.menjalani hari hari bersama.aku menangis.pikiranku menuju Anne.


Apa mungkin Lee sudah bertemu dengan Anne,dan mengetahui kebenaran nya dan kembali kepada anne.apa ini semua karena nya.aku harus meminta penjelasan dari Lee ada apa sebenarnya pikir ku sambil terus menangis kesal.


***


Aku mengaduk cangkir latte ku, meminum nya sesekali.pikiran ku menerawang.aku memikirkan semua hal.


Terlebih lelaki yg mengantarkan Pim pulang.aku merasa cemburu Pim di dekati seseorang.tetapi aku tak bisa melarangnya.kemarin aku yg meminta nya dekat dengan seseorang selain aku dan bukan seperti ku.Aku harus segera menjauh.


Sebenarnya aku rindu dia,berharap aku bisa berkeluh kesah terhadap nya.tetapi setelah melihat kejadian kemarin.aku berubah pikiran.


***


Aku membuka ponsel ku, melihat isi Instagram ku.tampak ada postingan anurak.kali ini bersama Athena dan seorang Tom.kebetulan postingan nya di tag.jadi aku tahu nama Tom itu,Tatan??


di keterangan yg di tulis Anurak adalah with new Couple.aku tak men like postingan nya hanya berkomentar.


"Semoga berbahagia."


***


Fah menemui ku dan berjabat tangan.


" Kapan kau kembali Lee..?" Tanya nya. aku tersenyum.


" Kemarin Fah, bagaimana keadaan Matt." kataku berbasa-basi.dia tertawa.


" Matt baik.oh iya Lee kamu tinggal di apartemen Pim??" tanya nya.


" tidak Fah,aku tinggal di rumah Dinas yg baru.tetapi aku kemarin masih tinggal di hotel." jawab ku.


" Oo,,Apa di perbolehkan sama Pim??" tanyanya..aku tersenyum.


" Tentu boleh lah.dia juga punya privasi.aku tak mau mengganggu nya." kataku


" Bukankah kamu ingin tinggal di apartemen di sekitar kantor Lee??"


" iya sih,cuma aku belum mendapatkan nya??" jawab ku


" Kalau tak salah ada yg kosong dilantai 5 masih di apartemen pim.coba kau tanya dia atau kebagian pemasaran nya langsung.?"


" Iya Fah,nanti saja kataku."


Tiba tiba terdengar kabar bahwa perusahaan akan pulang lebih cepat.Ibu dari Mr Philips meninggal dan jenazah nya sedang dibawa menuju Bangkok dari Singapore.

__ADS_1


Kami diharapkan bisa mengunjungi rumah beliau untuk mengucapkan berbela sungkawa.


***


" Lee aku sudah memberikan kabar kepada Pim,nanti kalian kerumah Mr Philips bersama saja.jangan lupa memakai pakaian putih.'" kata Fah tiba tiba.aduhh pikir ku.


Aku berjalan,jam masih menunjukkan pukul sepuluh pagi.Sepertinya aku ingin melihat rumah dinas yg baru saja.baru nanti sore aku kerumahnya Mr Philips untuk takziah.


Ponselku bergetar, berdering.tetapi aku hiraukan.telepon dari Pim.


***


Baru saja aku merebahkan tubuh ku di sisi ranjang kamar hotel ku.tiba tiba bunyi bel kamar ku terdengar.dengan langkah Gontai aku menghampiri pintu.


"Kamu kenapa sih Lee..!!" terdengar suara Pim keras ketika baru saja aku membuka pintu.dengan wajah memerah menahan tangis dia menerobos masuk kedalam kamar


dia menangis menatap ku.aku hanya diam.


" Kenapa sih Lee,, ada apa.kenapa kamu berbohong kepada ku.bilang katanya belum pulang ke bangkok.ternyata kamu tidur di hotel.ada apa!!" katanya berteriak sambil menangis.


"apa yg kamu sembunyikan dari ku??!" katanya sambil melangkah ke kamar memeriksa sesuatu.


" Kamu bersama siapa,ada orang lain kah!?"


" Kamu aneh Lee,kamu jahat.kamu membohongi ku,kamu seperti sedang menghindari aku.katakan salah ku apa!!" aku masih terdiam.


"katakan mengapa Lee,,katakan..katakan!!" katanya sambil memukul ku.aku menatap nya.dia semakin terisak menangis.


" Tidak ada apa apa pim.aku hanya lelah.aku tak ingin mengganggu mu."


" Bohong!!" Hardik nya keras.


" aku kemarin sudah pulang, langsung menuju apartemen.tetapi tampaknya kemarin ada seseorang yg sedang bermain ketempat mu Pim." kataku..dia menatapku penuh arti.


"Astaga Lee, kemarin memang ada yg mengantarkan aku pulang bekerja.temanku di kantor.dia mengantarkan aku karena aku terlihat lemas di kantor.aku menolaknya tetapi dia memaksa.tidak ada apa apa diantara kami." Terang nya.aku masih diam.


" Apa karena itu Lee?? kamu beranggapan kalau aku jalan dengan nya? Kamu cemburu Lee!?" katanya lagi


aku menatapnya.Dia masih menangis kecil.lalu dia menyeka tangisnya.


***


" Apa kamu cemburu Lee??" tanyanya menyelidik.aku berpaling.Dia menarik tangan ku.


" Apakah kamu cemburu Lee??" Aku hanya diam.


" Katakan padaku, apakah kamu cemburu,marah karena itu??"


" Aku tidak tau Pim .aku hanya sesak melihatnya." jawabku pelan.Dia menatapku lekat.pelan pelan dia tersenyum lalu dia memelukku..


" Aku sayang kamu Lee ,,sayang sekali." katanya sambil lekat memeluk ku.

__ADS_1


__ADS_2