
" Jadi baik nya bagaimana menurut anda senior Lee??" tanyaku.
Dia tampak menarik nafas.
" Saya hanya ingin keadaan seperti semula.maksud saya,saya Bekerja sesuai dengan apa yg tertera dan di tanda tangani di kertas kontrak."
" Bukan seperti ini.jujur saya lelah mengerjakan semua tugas Tampa ada yg mendampingi.apalagi saya kesulitan bahasa di Hanoi."
" maksud anda seseorang yg mendampingi seperti Miss Pim dahulu.?!" kataku. Dia menatap ku tajam.
" Maaf Miss, mau seperti Pim atau yg lainnya saya tak perduli.yg terpenting, saya bekerja tak menumpuk seperti sekarang ini.!?"
" mengerjakan semua pekerjaan yg tidak ada di kontrak kerja.!"
" Maksud anda,ingin dinaikkan Honor dan tunjangan nya??" kataku sedikit nyinyir.mukanya memerah seperti menahan emosi.
" Miss ,maaf.bagi saya honor dan tunjangan tidak naik asalkan sesuai dengan apa yg saya kerjakan tidak masalah.saya pun tak bernafsu untuk bisa mengerjakan semuanya.!"
" berharap akan dinaikan gaji,honor, tunjangan atau apapun yg dimaksud oleh anda.!!" katanya sedikit keras.
" Kalau masalah saya mengajukan cuti,dan anda beranggapan saya hanya mencari alasan untuk naik gaji.anda salah miss.saya berbicara tentang fakta apa yang selama ini saya kerjakan.bukan kah anda juga tahu dan selalu mengontrol nya setiap hari.!!" katanya lancar sedikit emosi.
" Bagi saya tak masalah jika saya akan di kembalikan ke jakarta.di putuskan kontrak kerja di sini atau di Hanoi.!" katanya sedikit mengancam.
aku sedikit tersulut emosi.
" Jadi anda mau nya seperti apa?!" tanyaku.
" Dari semula saya jelas berbicara.saya mau cuti, tolong benahi sistem kerja saya karena apa yg anda perintahkan tidak sesuai dengan kontrak kerja."
" termasuk memperkerjakan kembali Miss Pim!?" kataku.
Dia terbelalak,lalu beranjak berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
***
" Apa maksud anda miss?? mengapa mencampurkan urusan pekerjaan ini dengan dia yg sudah risign dari perusahaan ini??"
" Saya hanya berkata,saya membutuhkan seseorang seperti dia yg dapat membantu tugas saya.bukan berarti dia!!?" katanya keras.
Aku tersadar,aku salah berbicara.jadi aku diam.
" Saya menemui anda untuk meminta cuti beberapa hari.kemudian anda beralasan seperti itu,saya menjelaskan sesuai dengan kontrak,anda mengaitkan ini dengan Pim??"
" Apa masalah anda dengan dia, bukankah dia Risign dari sini pun secara baik-baik??!"
Mataku Nanar menatap nya.
" Masalah pribadi anda dengan dia saya tak perduli,dan tak mau tahu.tak ada urusannya dengan pekerjaanku.!"
" Anda kok sepertinya tak profesional menghadapi persoalan yg saya bicarakan.apa yg saya bicarakan,apa yg anda tangkap.!"
Aku seperti tersudut,lalu aku menyuruhnya duduk terlebih dahulu.
***
" maksud saya ,jika anda ingin cuti.boleh tetapi tidak bisa lama-lama.saya rasa tiga hari cukup." dia diam melihat ku.sambil menunggu kira kira apa lagi yg akan ku ucapkan.
" Dan masalah pekerjaan,nanti kami usahakan untuk mencari seseorang yg bisa kami percaya untuk menghandle urusan produksi.dan menyiapkan seseorang untuk membantu anda kelak di Hanoi sebagai sekretaris anda." kataku.
" kalau dari semula anda menjawab seperti ini, permasalahan tak akan menjadi pelik."
" saya tidak harus banyak bicara ini itu kepada anda.bukan saya tak menghormati anda.tetapi anda membuat kridiblelitas anda menurun sendiri.!" sindir nya.
" Saya akan cuti lima hari kalau begitu.!" katanya dengan nada suara yg sudah menurun.
Aku menatap nya.
__ADS_1
" saya akan mulai cuti Jumat besok,dan kembali bekerja Jumat Minggu depan.sabtu Minggu jatah saya libur bukan Miss??" tanyanya.
Seminggu juga ceritanya kalau begitu pikir ku.
" maaf senior, kalau hari Rabu anda sudah bekerja kembali apakah bisa??" tanyaku.dia terdiam menatap ku.
" Hari Kamis bagaimana??" Tawar nya.Sialan pikir ku,pake acara tawar menawar.heii aku kan bos nya umpat ku dalam hati. Aku hanya tersenyum.
" Oke baiklah,tetapi anda diharapkan segera ke Hanoi untuk meninjau Quality." perintah ku.
" Hari Kamis pagi, sekitar jam sepuluh pagi berangkat ke Hanoi ." kataku padanya.
Dia tampak terdiam.
" Rabu anda pulang ke Bangkok lalu Kamis pagi sudah mempersiapkan diri untuk ke Hanoi dalam beberapa hari."
" Tapi apakah sudah ada yg di persiapkan untuk saya, maksud saya untuk membantu saya di sana??".tanya nya.
Aku tersenyum.
" Segera saya persiapkan senior Lee."
" Oke baiklah." katanya seperti setuju.
Lalu dia menjabat tangan ku mengucapkan terima kasih.
***
" ehmm,Miss boleh saya berbicara sedikit kepada anda??" tanya nya.hatiku berasa tertahan sedikit karena nya.
aku kemudian tersenyum.
" iya silahkan senior Lee??"
__ADS_1
" Ini diluar dari koridor pekerjaan." Katanya lagi.
" apa??" kataku penasaran.