Dia

Dia
episode 86


__ADS_3

" Pim coba kamu perhatikan Laporan keuangan ini.??" kataku sambil memberikan laptop yang berisikan laporan keuangan.


" Apakah ada yang salah??" tanyaku sambil menggendong Padma yang akan tertidur.aku menepuk nepuk pelan pantat nya.


Pim meraih nya,lalu terdiam sebentar..dia tampak serius mempelajari nya.


" apakah ada laporan dari bulan sebelumnya Lee??"


" cobalah kau periksa laporan bulan kemarin,dan sebelum sebelumnya di file di sebelah nya.??" kataku.


Hampir setengah jam dia memeriksa nya.


" ini ada uang yang raib sekitar 5jt bath Lee??setiap bulan berkurang sekitar 200-400rb bath.


ini laporan keuangan siapa Lee??"


aku hanya diam.


" apa bisa kau buktikan Pim??"


" ya tentu sajalah..ini pekerjaan ku sebelumnya.jika seseorang mau menipu laporan nya.seharusnya tak begini,kurang halus korupsi nya??" katanya sambil tertawa.


" kau pernah??!" tanyaku.


" apa??" katanya kemudian


" menipu sebuah laporan??!" kataku hati hati..


" enak saja,aku lebih baik hidup pas Pasan dari pada harus menipu.meski dalam keadaan sangat mungkin.aku dibesarkan bukan untuk jadi seorang penipu Lee??" katanya sewot.


aku tertawa sambil berujar maaf.


***


" hmm...Anne seminggu besok aku mengajak Padma bekerja yaa??" pintaku kepada Anne selepas makan siang bersama nya.


" Kenapa?? bukankah ada Pim dan bibi yang menjaganya?"


" seminggu besok,bibi akan pulang ke Chantaburi.ada suatu urusan disana." kataku.


dia hanya diam.


" kenapa tak kau berikan kepada phi saja sih dia.bukankah ada pengasuh untuk Padma di Hanoi??" kata Anne.


" Padma tidak mau jauh dari ku Anne.. seperti kakaknya..??" kataku sambil tertawa.


dia tampak bersungut-sungut kecil.


" bagaimana laporan keuangan yang kemarin Anne??" tanyaku.


" masih membingung kan Lee.. sampai harus Tambah uang untuk membeli bahan baku.?"


" hmm,,Anne bagaimana kalau kau memperkerjakan Pim kembali? bukankah dia seorang akuntan.?" kataku pelan.


" kenapa,kau masih belum puas Bersama nya dirumah!?" terdengar suaranya sewot. aku menatap nya.

__ADS_1


" bukan begitu Anne, siapa tahu dia bisa membantu mu??'' kataku.


" Dia meminta pekerjaan kepada mu Lee!?" katanya lagi sinis.


" Tidak Anne,aku hanya berfikir mungkin saja dia bisa membantu menyelesaikan laporan keuangan yang kemarin itu?"


"alasan,,kau hanya sedang membelanya??"


" sungguh Anne,aku tak bermaksud apa-apa.aku hanya berusaha membantu mu.aku tak tahu banyak tentang akuntansi.kebetulan Pim menguasai nya.!"


" kemarin pun aku menanyakan laporan itu kepada nya.dia menjelaskan ini itu tetapi aku tak paham.Cobalah sekali kali kau bertanya kepada nya." kataku. dia masih menatap ku sinis.


" terserah padamu saja Anne,kau Boss nya.aku hanya menyarankan.sudahlah.aku akan ke navanakorn habis ini.!!" kataku sedikit jengkel.


***


" aku sudah mencari seseorang untuk membantu mu seminggu besok pim.agar kau tak kewalahan merawat Padma dan Andhara."


kataku di ponsel.


" Aku pulang sedikit telat.aku akan meeting nanti sore dengan orang perusahaan yang ada di navanakorn."


" tak usah menyiapkan makan malam Pim. kataku lagi.


" apa, mampir ke supermarket membeli popok ??"


" besok saja sih,,iya iya..iya.. apalagi, biskuit untuk Padma lalu kataku terdiam sambil mendengarkan Pim berbicara.


" mengapa tak sekalian kau beli toko nya saja Pim..kataku berang.disebrang sana dia tertawa.


"iya baiklah.kau tulis list nya saja. kataku.


" popok,susu formula untuk Padma,susu formula untuk Andhara, susu cair,biskuit bayi,baby oil,shampo dan sabun ,ditergen, pelembut, pewangi, pembalut malam, pembalut siang jangan salah ukuran!!


****


Aku pulang hampir pukul sembilan malam.Aku masuk kedalam rumah,tampak Anne sedang berdiskusi dengan Pim membicarakan sesuatu. anak anak sudah tidur seperti nya.


tak ada tawaran kopi seperti biasanya dari Pim.akupun seperti ter acuhkan oleh mereka.


aku langsung ke kamar untuk mandi air hangat dan berganti pakaian.


sampai saat aku selesai mandi pun,mereka tengah asik membicarakan sesuatu. aku ke dapur membuat secangkir Susu hangat dan meminum nya.lalu kembali ke kamar untuk tidur.


baru setengah jam aku terlelap.pim sepertinya berteriak kepada ku.


" Lee apa pesanan ku sudah kau belikan!?"


Dia menghampiri ku ke kamar dan mengulang pertanyaan nya.


"hmm..ada itu Pim aku taruh di dapur." kataku lemas.


" dimana,aku sedari tadi tak menemukan nya..


" disana...

__ADS_1


" dimana Lee!??"


Dengan kesal aku berjalan ke dapur.


" ini Pim,makanya lalu nyari sesuatu itu jangan pakai mulut.pakai mata!?" kataku sedikit kesal


" kok kamu marah seperti itu Lee??!" katanya


aku hanya diam sambil berjalan menuju kamar.


" heii Lee..aku bicara padamu."


" Sudah lah pim.aku ngantuk!" kataku.


" Lee..Padma menangis,coba tenangkan dia ..sikut Pim kepada ku yang tengah tertidur.


" kamu saja Pim,aku sangat mengantuk.


" Lee.. bangun dulu sebentar sikut Pim lagi.


" Pim,kamu saja dulu.aku besok pagi Harus bekerja aku lelah sekarang..


" Lee..katanya sambil berkata berulang ulang.


" Pim, tolong lah.kenapa sih kau tak mau membantu ku.aku besok harus bekerja, capek.masih kau suruh ini dan itu.cuma Padma saja kau tak mau sekali kalau aku sudah di rumah!" kataku sewot.aku pusing masih merasakan ngantuk.


" kamu kok bicara seperti itu Lee..kamu mulai keberatan terhadap ku??


" aku pun mau bekerja,tapi kau tak perbolehkan dengan alasan Andhara.


" Pim aku hanya meminta kau menenangkan Padma sekarang ,kenapa panjang sekali bicara'mu..!!" kataku kesal.


" Akupun capek Lee.. seharian mengawasi anak anak. katanya- aku berdiri menuju kamar dimana Padma dan Andhara tertidur.


menggendong nya yang sedikit hangat.mungkin dia Demam pikir ku.


Dan menenangkan nya dan tertidur disisi ranjang sambil memeluk nya,dahi nya ku tempelkan plester Demam.


***


Aku masih diam dengan Pim. tak ada kopi seperti biasanya di meja makan.


Padma masih tertidur ketika aku tinggalkan mandi. Lalu aku menelepon pak Tong agar mengantarkan seorang pengasuh yang kemarin aku minta. setelah aku selesai memakai pakaian, terdengar Padma yang memanggil namaku.aku menghampiri nya.badanya masih demam.


Dia menangis,aku gendong Padma Sambil membuat kopi.


" Do you wanna something dear,let's i make for you??


" no yayaa..my head is sick.i wanna be with you today ..katanya manja,aku tertawa kecil.


" but,i must work.for buy candy and bunny for you dear..


"don't work yayaa..i wanna be with you today katanya merengek. aku melihat jam di dinding,sudah hampir jam sembilan pagi.


tak lama pak Tong mengantarkan seseorang yg ku minta tadi.

__ADS_1


tetapi Padma tidak mau lepas dari gendongan ku.


sedikit pun Pim tak bergeming terhadap aku dan Padma.


__ADS_2