
Aku dan Pim pergi ke esokan hari nya menggunakan kereta api menuju Chiang Mai.
Miss Katty tinggal disana Bersama Mr Bryan mantan suami dari adik Mr philips.yang tak lain adalah Bibinya Anne.
Perjalanan menuju dari Chantaburi menuju Chiang Mai bisa saja menggunakan pesawat terbang.tetapi kami harus ke Bangkok terlebih sedangkan pak Tong tak bisa mengantarkan kami.
jarak tempuh Chantaburi menuju ke Chiang Mai sekitar satu hari 16 jam.jadi kami menggunakan kereta api first class.
tak apalah sekalian berwisata pikir ku.
***
Kereta nya tampak nyaman sekali.
seperti berada di dalam kamar yang bergerak, pikir ku.
pengalaman perjalanan menggunakan kereta api pertama' bagiku. Rasanya aku dan Pim sedang berbulan madu saja.hahaha
" Lee..aku ingin terus seperti ini dengan mu." kata Pim sambil bermanja-manja di dadaku.
aku tersenyum.
" Mana bisa Pim , kehidupan haruslah terus berjalan.maka jalani sajalah." kataku.
" Kalau aku sudah menikah,masih maukah kau menemui ku Lee..?"
" Aku tidak tahu Pim,tapi jika kau mau dan aku bisa pasti aku akan menemui mu."
***
sungguh perjalanan yang menyenangkan hati dan pikiran. Rasanya seperti di charge terus menerus aku oleh Pim. Dia tampak ingin sekali membahagiakan batinku.Lagi dan lagi.
Tak sedetikpun dia jauh dari Dada ku.
yahh,, mungkin saja ini salam perpisahan dari nya.mungkin saja setelah ini kami tak lagi bertemu Dan aku harus terpisah dari nya.
Dan kami,selama satu hari 16 Jam adalah Pasangan yg mengisi satu sama lain.mwlakukan yang kami kehendaki.
Bercanda tertawa memadu kasih meskipun kadang Pim menangis karena ingat kembali akan kenyataan yang harus di hadapi.
***
Kereta ku berhenti di stasiun di Chiang Mai. Pim langsung memesan taksi menuju ke kediaman Miss Katty.
Yaa,,aku tak mengetahui nomer telpon Miss Katty.dan Pim pun tak sengaja pernah mengetahui alamat Miss Katty dari Khem yang ternyata masih keponakan Mr Bryan.
Taksi yang kami tumpangi berhenti di pelataran rumah yang sederhana.Ada anak kecil yang Tampak berlarian di halaman rumah lantai dua ber cat putih ini.
Kami memencet bel gerbang nya.
Tampak perempuan yang pernah aku kenali keluar dari rumahnya.
***
__ADS_1
Aku memberikan salam sambil tersenyum.
Dia seakan tak percaya,Miss Katty memeluk ku sedikit menangis. kami memang sudah lama tak bertemu.terakhir kami berbincang kala dia mengatakan bahwa dirinya tengah hamil anak yang tadi berlarian di depan rumah.
Seorang anak kecil yang di beri nya nama - Padma - Seperti nama tengah ku.
Aku tertawa mendengar nya.Dan ada mata yang Menatap ku penasaran.Matanya Pim.
***
" Jadi Miss,..
" Sudah,aku bukan siapa-siapa lagi Lee . panggil saja aku Katty.." potong Miss Katty.
" eee,, baiklah Phi (kakak on Thailand)...
Aku datang kesini jauh jauh dari Hanoi untuk meminang mu kembali bekerja di perusahaan milik Mr Philips ??" kataku.
Dia sepertinya kaget.matanya terbelalak.Dia memukul tangan ku.
" Are you joke Lee.." katanya sambil tertawa.
" iam serious Phi,Verry Verry seriously." ulang'ku.
" The company needs someone like you Phi. I recommend you because I'm sure your ability."
" now it's only up to you. I am responsible for the work that you will do later.."
" and I've brought the employment contract."
" please read and understand the contents of the employment contract. I'm waiting for your answer."
***
Dia ku biarkan membaca isi kontrak kerja itu.sedangkan aku bermain bersama si kecil Padma - Lucunya pikir ku.
Anak kecil ini untung nya mau dengan buku.katanya Miss Katty, Padma tak sembarang mau dengan orang yang baru di temui nya.Dengan ku dia bisa langsung bermanja-manja.
Pim memperhatikan ku.aku menatap nya.
" Kenapa Pim,ada apa??" Tanyaku.
" Kenapa anaknya Miss Katty diberikan nama sama seperti nama mu Lee??" tanyanya curiga.
Aku mengangkat Bahu.
" Aku tak tahu,nanti ku tanyakan.??" Kataku lagi.
" Apa benar,dia dulu bekas pacarmu juga??" Selidik nya.
" heii,kamu ngomong apa sih.ngaco?" kataku sambil tertawa.
***
__ADS_1
Sambil menggendong Padma.aku bertanya kepada Miss Katty kenapa anaknya bernama Padma.
" Aku ingin anakku punya wawasan luas,pandai menangkap pembicaraan, situasi, kondisi, Cakap dalam mengerjakan segala hal,sayang kepada orang tua dan keluarga juga taat kepada Tuhan.seperti orang yang Yang ku ambil nama nya??
" Aamiin,,kataku panjang.
" Semoga kamu mempunyai sikap dan perilaku ku yang baik baik.dijauhkan dari sikap ku yang buruk. ya sayang ya.." Kata ku pada Padma kecil.
" Dan taat kepada Tuhan.tidak seperti aku." kataku pelan sambil tersenyum.
Pim juga tersenyum geli.
Aku dan Padma kecil berfoto berdua, bertiga layaknya sebuah keluarga.
Indahnya jika semuanya adalah kenyataan.
***
Sambil makan, Miss Katty bercerita bahwa sudah tak bersama dengan Mr Bryan.
Bahkan katanya,Mr Bryan hanya datang kalau di telpon nya.miss Katty menelpon hanya untuk meminta uang.
Ternyata Mr Bryan punya banyak simpanan dan keberadaan nya tak di ketahui.
Padma terus melekat di gendongan ku.Bahkan saat aku makan.
" Lalu Lee.. anak ku hanya ditaruh dimana jika aku bekerja kembali??" tanya Miss Katty.
" Aku sarankan phi untuk tinggal di rumah non dinas,dan menyewa seorang asisten rumah tangga untuk mengurus Padma.Kau punya kesempatan untuk membesarkan nya Tampa bayang bayang uang dari Mr Bryan."
Dia tampak merenung.
" Kau masih muda phi jika ingin menikah lagi pasti banyak yang mau.??" Canda ku.
dia tertawa sambil memukul ku.
Tiba-tiba Padma menangis melihat ku di pukul oleh ibunya.
Aku berdiri untuk menenangkan nya dalam gendongan ku.
" jadi maaf nih phi,jika kau bersedia bekerja.kau akan menjadi tanggung jawab ku.apa yang kau kerjakan untuk perusahaan adalah dibawah pengawasan ku." Kataku kepadanya.
Dia mengangkat kedua jempol nya.
***
Aku menginap di rumah Miss Katty.Aku tidur bersama Pim dan Padma yang tak mau lepas dari aku.
" Seharian ini aku cemburu kepadanya." Kata Pim tiba tiba sambil memandang ke arah Padma yg sudah tertidur pulas.
aku mengernyitkan dahi.
" kenapa bisa,dia cuma anak kecil.?" Kataku.
__ADS_1
" Seharian ini hanya dia yg kau gendong dan kau Cium Lee??" Katanya manja.
aku tersenyum kepada nya sambil mengunci pintu kamar.