Dia

Dia
episode 63


__ADS_3

Athena side:


Ooo..jadi benar ini semua karena nya.


Kini dia yg berbalik menangis.meski tampaknya dia tahan dengan sekuat tenaga.


Tubuhnya terguncang,bergetar.


Aku rasakan dia menahan segala perasaan.


menahan segala kekecewaan,atas segala kelemahan yang dia miliki.


sampai sampai Dia tak mampu berkata kata.


Suaranya menjadi serak.


***


" Aku tak mampu menahan ini sendiri dee,aku harus bercerita dengan siapa??aku ingin bercerita dengan mu tetapi aku takut kau marah dan malah berkata ****** kepadaku."


" Aku patah hati untuk yang kedua kalinya."


" Aku benar-benar sendirian Rasanya disini."


" Sendirian atas deritaku,?"


Aku menenangkan nya dalam peluk ku.dengan sendirinya dia menceritakan tentang Pim dan keluarganya.


menceritakan ke inginan Pim terhadap nya.mungkin jika aku diposisikan sebagai Pim juga akan melakukan hal yang sama.


tetapi aku juga tak dapat memaksanya.


Begitu rumit pilihan hidupnya.


Begitu susah payah dia menempatkan ku dan Pim yang sudah masuk kedalam kehidupan nya.


Iya,aku cemburu kemarin Dengan Pim.tetapi sekarang aku memposisikan diri dengan nya yang suatu saat akan di tinggalkan ataukah meninggalkan Lee?? Dan ini Hanya masalah waktu.


Aku teringat kata-kata nya, bahwa hubungan seperti ini selalu akan berakhir.harus bahkan.


***


Aku masih membiarkan nya Berada di pelukan ku.


aku usap punggungnya perlahan.tak ada kata kata yang mampu ku ucapkan.hanya membiarkan nya menangis.


" Ini pilihan mu Lee..maka hadapilah.kau pasti mampu." Kataku.


" Aku tidak tahu Dee,apa aku mampu atau tidak menghadapi nya."


" Tolong temani aku dulu ya Dee, sebentar saja." pintanya


" Tetapi aku tak memaksa mu jika kau sudah tak ingin.Aku membebaskan setiap perasaan yang kau miliki." Katanya.


***


Aku membuka mataku. Sepertinya semalam aku mabuk.dan entah apa saja yg ku ceritakan kepada Anne Semalam sambil berjalan jalan di tepi pantai Don Son Beach.


aku melihat jam dinding. pukul lima pagi,aku melihat Anne yang berbaring di samping ku dengan pakaian terkoyak.


Entahlah,berapa kali aku kepadanya.tapi aku berharap tak terjadi hal hal yang di inginkan. Sudahlah,,,

__ADS_1


Aku menuju kamar mandi untuk mandi.


***


Kutatap wajah Anne, wajah Oriental orang Thailand mungkin. yang memikat hati ku sedari dulu.


Matanya sedikit Sipit, dengan Tulang Hidung menjulang tegas dan kecil panjang. Alisnya Tersusun Rapi dengan kulit wajahnya yang cerah. Bibir nya tipis mungil namun bervolume.Aku tersenyum.


Wajah yang Terasa istimewa di hati ku, Meskipun wajah Pim juga istimewa bagiku.


keduanya mempunyai kelebihan masing-masing berserta kekurangan nya.


***


Setelah mandi,Aku Berjalan di tepian pantai, menikmati hangatnya air laut dan dingin nya angin surut.menatap lepas kelautan luas.


Anne berlarian ke arah ku.kemudian menggenggam tangan ku.aku menoleh kepadanya seraya tersenyum.Kami berjalan menikmati pagi hari di pinggir pantai.sesekali ku rangkul tubuhnya mesra.


Ada perasaan bersyukur atas hadirnya. Aku tak begitu sendirian.Dia seperti menerima atas segala kurang ku dan hati yang terbagi.mungkin??


***


" Dee kapan kita libur." tanya ku kepada Anne.


dia menoleh.


" Hmm,,kamu ingin kemana Lee??" katanya.


" Mungkin yang bernuansa pegunungan atau area persawahan juga aku mau." kataku.


" kau ingin dimana??"


" Hmm, mungkin kita akan mengunjungi


Ho Chi Myn city kemudian kita akan ke Mekong Delta. untuk beberapa hari" katanya.


" Ada apa disana??" tanya ku.


" Hmm, Kejutan saja untuk mu." katanya sambil tersenyum lucu.


Sungguh imut sekali pikirku.Pikiran pikiran yang selalu ku nikmati dan selalu menjadi masalah pada akhirnya.


***


Pim side:


Ya Tuhan,ingin sekali aku lari.lari dari kenyataan dan kembali ke masa dimana aku bersama Lee.


Saat Pertama melihatnya di gym, menjadi perhatian ku diam diam saat di kantor,Jauh mengenal nya saat berlibur, ataukah kejadian dimana aku dipakaikan Jas olehnya saat di kafe.dan aku lupa melepaskan Jas nya itu ketika sampai di apartemen.


Aku tersenyum geli,lucu, Rindu atas semua tentang nya.


Lee.. Andaikan saja kau mau membawaku.?


Aku rela diapakan saja oleh mu, Asalkan aku di dekat mu sepanjang waktu.


Mau itu pagi siang sore dan malam aku bersedia 24 jam bersama mu.


Saat kau menyebalkan sekalipun aku mau tetap di samping mu.


Ataukah Dengan Rela membagi mu dengan Anne mantan kekasih mu itu.

__ADS_1


Aku menangis.Sedalam inikah perasaan ku Kepada mu Lee.


Kepadamu yang memilih untuk Melepaskan aku bersama orang lain Dengan segala alasan mu.Terkadang aku sesak mengingat nya.Kenapa Hidup Rasanya Tak adil.


Aku tiba-tiba saja harus menikah dengan Pree, Seorang lelaki yang dipilih kan untuk ku oleh keluarga ku.Dia Masih kerabat jauh.


Rally,,I Miss you.


****


Ku mainkan ponsel yang ada di tangan ini.Ingin Rasa nya aku menanyakan keadaannya.Bagaimana Hari nya, Apa , dari mana atau apapun Tentang nya.


Namun kuputuskan tidak menghubunginya.Tetapi tidak berarti sama sekali.Hanya aku batasi saja. Rasanya berat,sakit sendiri.Namun harus kulakukan.


Aku akan menampar keras hati ku agar tak mengganggu nya.Memecah konsentrasi nya.


Bukankah yang ku katakan untuk kebaikan nya.bahkan kebaikan ku,Meski kini yang Terasa luka dan hanya luka.


Aku sudah pernah melewati nya, Aku seharusnya tidak cengeng lagi.


Aku melamun memikirkan semua nya.


****


Athena side:


Lagi lagi dia melamun, Pasti memikirkan Pim.


Kadang ada perasaan Cemburu kepada Pim.seolah olah dia yang paling Lee Cintai.


Mungkin Queen of Lee Heart.


Aku benci melihatnya begitu,Benci jika mengetahui dia memikirkan orang lain.Ingin rasanya aku Banned si Lee dari setiap orang di Dunia ini.


Dia hanya milikku,Tak ada yang boleh mengambil nya dari ku.


Tetapi aku sadar, Aku datang terlambat.Mungkin saja aku masih ada di Hatinya Lee,tapi sudah tertutup oleh Pim.


Mungkin kah yang Setia pun,akan kalah dengan yang selalu Ada??


Mungkin kini aku akan di posisi Pim.menggantikannnya untuk selalu Ada disampingnya Lee..


Tetapi apa iya Lee dengan mudah melupakan Pim.akh,Kenapa Cemburu kalau ingat Pim.


Benar kata Lee ... Cemburu itu nyata.


****


Aku mendekati nya.dia menatap ku.lalu aku tersenyum.


" Ayo pulang," ajak ku. dia hanya mengangguk pelan sambil berdiri.


Tubuhnya terlihat kuyu, penampilan nya Berantakan.Rambut nya pun tak tersisir Rapi seperti biasanya,Terlihat Gondrong.


Nafsu makannya nya berkurang,hanya minum kopi dan dia sekarang rajin melamun sambil merokok.


kadang Ditemani Arak ,Sojuu, ataupun Bia Hoi. Hanya Nafsu itu yang tak berkurang,malah bertambah sampai aku kewalahan. Pikir ku sambil sedikit tersenyum.


Entahlah, Bukan tak pernah memarahi nya.Malas ber Argumen dengan nya.Selalu ada alasan yang membuat ku semakin jengkel kepada nya.


Kalau sudah keluar sifat menyebalkan dari nya.ingin Rasanya aku Pergi.

__ADS_1


__ADS_2