Dia

Dia
episode 55


__ADS_3

Sepanjang perjalanan pulang menuju Rumah dinas, aku hanya terdiam sambil terus mengemudi.Tak Sepatah Kata pun yang keluar dari mulut ku.


Anne sesekali Hanya memandang ku.Ketika sampai pun aku masih Diam.Aku keluar Dari mobil, tetapi Anne menyuruh ku memasukkan mobil ke pelataran rumah.Sedikit rasa ingin bertanya, tetapi Terserahlah pikir ku lagi.


***


" Kamu ingin bertukar mobil atau bagaimana Anne??" tanyaku.


" Tidak,aku hanya ingin kemari." katanya.


" Tetapi ini sudah malam??"


" Lalu??"


"Kau tidak pulang?" tanyaku.Dia hanya diam.


Aku mengeluarkan Kunci Rumah dari dalam Tas,dan membuka pintu.


Dengan langkah Gontai aku menuju Lemari es.Rasanya aku Haus sekali.Rasanya sesak.


***


" Lee,,kamu baik baik saja??" tanya anne.aku memandang nya dan mengangguk pelan.


" Aku lelah sekali Anne?" Kataku kemudian.


" Aku ingin tidur."


" Oke baiklah,memang lebih baik kau tidur,dan anggaplah semua tadi tak terjadi." katanya.aku Menatap nya.


***


" Anne,apakah kau pernah mengalami patah hati selain Dengan ku??" Tanyaku.Dia kemudian duduk di sofa kecil di ruangan yang biasa untuk menonton televisi.


" Hmm, mungkin pernah."


" Apa yang kau lakukan??".


" Aku sudah lupa."aku tersenyum kecil mendengar nya.


" Lalu, kamu pernah punya pacar Lelaki??"


" Pernah,namanya Jake Gyllenhaal.Dia orang asing.aku bertemu dengan nya saat Masih kuliah di Bangkok.?"


" Lalu ,kenapa kalian putus??" Tanyaku.


" Kalau boleh tau??" kataku kemudian.


" Dia hanya mencari keuntungan dari ku saja??"


" Maksudnya??"


" Sex dan uang." Katanya singkat.aku tertawa kecil.


" Jadi kamu pernah??"kataku sambil tertawa lagi. Dia melihatku seperti tak suka.muka judesnya kelihatan.


***


" Sudahlah,Hal seperti itu bukanlah hal yang baru aku dengar Anne.Seperti katamu,itu hak setiap orang.mau atau tidak melakukan nya, mungkin sekarang sudah menjadi suatu kebutuhan.?"


"Tetapi dia hanya ingin tubuh dan memeras ku??" Katanya.


" Maksud nya Anne??" tanyaku lagi.


" Kesalahan Terbesar ku Dahulu mau saja di Vidiokan nya?!"

__ADS_1


Aku tersenyum, tetapi ku tutup dengan tangan ku.


" Dia mempergunakan nya jika menginginkan sesuatu.dia akan menyebarkan nya jika aku tak menuruti maunya."


" Apa sudah tersebar??" tanyaku.


" kepada beberapa temannya,Dan salah satunya mengapload ke situs porno."


" Aku tak tahan,aku mengadukan nya kepada ayah ku.Dia marah besar."


" Banyak yg dia keluarkan untuk menarik video ku itu.Bisa di tarik sih Vidio nya,tetapi sudah hampir seratus orang mengunduh,itu yg tak bisa di tarik kembali.karena yang mengunduh Random,Dan tak ada yang tau siapa??"


***


" Lalu Jake??" tanyaku kemudian


" Ayahku memenjarakan nya beberapa bulan.sebelum pihak keluarga nya datang untuk meminta maaf dan ganti rugi."


" Hmm,,kenapa kamu tak memberi tahu aku Anne ??"


" Kenapa harus ku beri tahu, Sebenarnya inni aib bagi ku.?"


Aku tertawa...dia heran melihat ku


" Andai aku tahu,aku pasti akan mengunduhnya juga..??" kataku sambil tertawa keras. dia tampak berang,lalu memukul ku..aku masih tertawa..


" Tak bisa ku bayangkan Anne ..ketika kamu sedang,seperti Berkuda. Apakah kamu memakai topi seperti yang di kenakan oleh para pemain matador juga.." kataku terpingkal pingkal.


Dia menutup mulut ku,tapi masih saja aku tertawa terbahak-bahak.


tubuh ku terjatuh di sofa,Dia menimpa ku sambil berusaha menutup mulut ku.


***


Tiba-tiba pintu terbuka, Tampak Pim berdiri di sana.Tentu saja aku kaget.


" Jadi ini Lee , sebabnya kau tak mau mengangkat telepon dan membalas pesan ku." katanya berang.


" Setidaknya kamu memberi tahu jika kamu tak ingin lagi dengan ku." katanya sambil menangis.


" Tiba-tiba saja kamu berubah,aku tanya kenapa pun tak ada jawaban.apa memang ini trik mu agar aku mencari tahu sendiri." katanya sambil terus menangis.Dia tampak marah sekali.Aku mendekati nya.


" Pim ,Kami hanya rekan kerja."


" Plakkk!!" aku ditampar nya keras sekali.Rasanya mau bergeser rahang ku ini.


Aku hanya diam. Anne ingin mendekat,tetapi aku menyuruhnya mundur.


" Kenapa Lee,kamu ingin membelanya??!"


" Kamu sialan Lee, Pengecut, munafik!!?" Katanya marah.


Aku hanya diam sambil terus memperhatikan nya.percuma bicara,baru membuka mulut pun sudah di hardik nya keras.


" Kamu tahu tidak Lee..aku sakit kamu perlakuan seperti ini.sedangkan kamu disini tengah asik bermesraan.!!"


***


" Siapa yg bermesraan!?" kataku dengan nada tinggi.


" Masih berkelit kamu Lee setelah apa yang ku lihat.!!"


" Itu tak seperti yang kamu kira Pim!"


" Kami hanya mengobrol."

__ADS_1


" Seperti itukah caramu mengobrol dengan nya!!"


" Sambil bermesraan di sofa,dia diatas badan mu!?"


" Pim,, aku.." kata Athena yg kemudian di hardik keras oleh Pim.


***


" Diam kamu Anne ,bisa bisanya kamu memancing di air keruh.aku Sudah tau semua akal bulus mu.!!"


" Dasar kalian berdua ular.!!" Katanya membentak.


Darah ku seketika mendidih, tubuh ku bergetar.mataku memerah.


" Siapa yang Ular.SIAPA YANG ULAR PIM!!" teriak ku sambil memencet kedua pipinya dengan satu tangan ku.


Pim menepiskan tangan ku.aku langsung mencekik lehernya.


Anne berlari menarik tangan ku.aku mendorong nya dengan tangan ku yang satu nya.Dia terjatuh.


" Lee... Sadarlah.." Teriaknya sambil menyiram kan Air di gelas sisa aku minum tadi..


***


Aku melepaskan tangan ku.lalu mendekat kan wajah ku ke muka Pim.


" Asalkan kamu tahu ya Pim.Sekuat tenaga aku menahan sakit Sebisa mungkin aku menahan emosiku,Aku menghindari mu agar aku Bisa lupa dengan lukaku.!!"


" Aku memang sialan,aku memang pengecut,aku memang munafik.!! Sedari dulu pun kamu sudah mengetahui nya.!! Lalu kenapa kau masih mencari ku Pim haahhh!! Kenapa!!". Dengan nada tinggi.


***


" Kamu juga egois Lee,,kau meninggalkanku agar hatimu tak terluka-Tampa memikirkan aku yang terluka karena mu??!"


Pim Terus menangis,Anne hanya terdiam.Aku masih berdiri di depan nya.


Aku lantas memeluk Pim, Mencium Rambutnya.Dia makin tersedu sedu.


Anne tampak memalingkan muka.


"Aku menyayangimu Pim,Aku ingin kau Bahagia Dengan yang lain.Agar Dapat terbiasa tampaku.itulah mengapa aku Harus menghindari mu.Meskipun aku juga terluka." Kataku.


Pim semakin menangis dan memeluk tubuh ku.


Anne melihat ku penuh arti.


" Maafkan aku Anne ,aku juga begitu terhadap mu karena aku ingin kamu Bahagia Dengan yang lain.Bukan dengan ku."


Kataku dengan bibir yang bergetar.


Anne kemudian mendekat,dia memeluk punggung ku. Indahnya.... pikir ku.


pelukan yang penuh sayang dari keduanya.


Tapi maaf,hatiku berkata tak bisa.


Aku melepaskan pelukan dari keduanya.


Dan mengajak mereka untuk duduk saja di sofa.


lalu mengambilkan keduanya air minum.


Kami masih saling terdiam satu sama lain.


ku seka air mata Pim ,ku lihat apakah ada luka di lehernya.Dia malah bergelayut di dadaku lagi.

__ADS_1


Setan emang, pikir ku.


__ADS_2