
Aku menatap kosong ke layar laptop yang ada di hadapanku.yg kupikirkan hanyalah Pim.
Mengingat segala kenangan tentang nya.pertama kali bertemu,saat jalan jalan bersama Fah dan Matt dahulu,Saat pergi ke kafe,dan mengapa sampai akhirnya bisa dekat.sedekat ini.
Rasanya,otak dan fikiran ku hanya kepada nya.
Dia mengabarkan kalau pesta pernikahan nya akan diadakan Bulan depan. Aku diminta nya datang.Aku tak bisa berjanji kataku.
Rasanya penat sekali pikiran ku.
Anne yang datang dan menanyakan ini dan itu tentang pekerjaan selalu ku jawab ketus.Atau aku beralasan supaya dia menanyakan langsung kepada orang lain.
Sungguh aku tak mood Dengan nya.Entahlah, mungkin sekarang aku sedang merasakan patah hati.
Memang aku sekarang dekat kembali dengan Anne . Tetapi kadang aku merasa,Dia datang kalau hanya ingin dicinta saja.Bukan Benar benar ingin saling mencinta.
Kadang aku merasa hanya di manfaatkan nya saja. Entahlah,,
***
Athena side:
Sebenarnya ada apa dengan Lee,?? Kenapa sekarang sepertinya dia selalu menghindar.wajahnya Tampak murung.tak terlihat seperti biasanya.
Dia sering terlihat tak bersemangat.Dan selalu ketus terhadap ku.
Kadang dia berani memarahi aku di kantor.Aku memang yang salah.tak mengerti mengerti apa yang dia terangkan.
Aku kan boss nya,kenapa dia berani membentak ku.? pasti ada sesuatu.
Pikir ku.
Belum lagi beberapa hari ini dia menginap di hotel.?? Hmm..Ada apa sih lee.kenapa kamu begitu, dan sudah berani mendiamkan aku.
****
" Lee tunggu,kita harus bicara.?" Kataku sambil menarik tangan nya ketika hendak keluar kantor.
" Ada apa sih Miss anne.ini sudah waktunya pulang kantor." katanya sambil melihat jam di tangan nya.
" Iya aku tahu Lee,tapi aku ingin kita bicara?!" kataku.
" Tentang apa?!" Tanyanya.
" Kita!" jawab ku.
" Sudah lah Anne. aku malas." Katanya sambil menepis tangan ku hendak pergi keluar ruangan.
" Lee..kamu kenapa sih!" kataku sedikit keras.
" Aku tak Kenapa Napa Anne .kamu saja yg merasa aku ada masalah dengan mu.!" katanya sambil pergi meninggalkan Ruangan.
***
Dia menginap di resort sekitar Don son Beach Hanoi.sangat jauh dari rumah Dinas yg dia tempati.Hampir Dua jam perjalanan.
Entahlah,kenapa dia sangat begitu aneh.Sepertinya dia ingin menyendiri.
Ku putuskan untuk menginap di tempat yang sama dengan nya.
__ADS_1
****
Aku menuangkan arak beras ke gelasku.sesekali aku menghisap rokok dengan dalam.
Entahlah,rasanya aku ingin lupa.aku ingin mabuk dan tak mempunyai rasa sakit di hati ku.
Sepanjang hari.sepanjang siang dan malam aku hanya memikirkan Nasibku.
Memikirkan Pim Terlebih.Kadang aku terisak-isak menyesali perkataan ku.
Tapi aku tak mungkin berbuat dengan melanggar Norma dan aturan.
Aku benci diriku.aku lemah,aku tak mampu memperjuangkan kebahagiaan ku.
Aku terikat Kepada Norma Norma keyakinan yang ku anut.
Kadang aku meratap kepadanya sambil menangis dalam sujud.Semoga semoga semoga harap ku.
lalu kini,aku habiskan segala Amalan ku hanya untuk minum arak beras.semoga saja tak mabuk harap ku.
****
" Kamu minum lagi Lee.." Tanya Anne Tiba tiba.
entah dari mana dia Datang nya.Bukankah aku sudah cukup jauh menghindari nya.Sialan emang orang ini, selalu saja tau aku ada dimana.muncul Tiba tiba.lama lama seperti Hantu juga dia.
Aku melihat nya sebentar Tampa mengeluarkan sepatah katapun.
" Lee..kamu kenapa??" ulang'nya.aku masih diam.
"Lee..?"
" Anne,bisakah kau tak selalu bertanya kepada ku selain pekerjaan." kataku
" Kenapa kau selalu membuntuti ku Anne??" tanyaku.
Dia menarik nafas panjang.
" Ya karena aku berkepentingan dengan mu.?"
" Heii Anne ,aku bukan budakmu.berhentilah beranggapan kalau apa apa yang ku lakukan kau harus mengetahui nya.menyebalkan sekali kamu." Kataku emosi. Dia hanya diam.
***
" Jika kau punya masalah dengan ku, tolong katakan apa salahku Lee.. tetapi jika kau punya masalah di luar jangan kau luapkan kepada ku.?!" katanya.
" Anne, sebelumnya aku tak punya masalah dengan mu, tetapi kau selalu begini begitu terhadap ku.Bisakah aku punya ruang sendiri yang tak kau campuri??"
"Oo jadi masalah nya Pim!!" katanya ketus.
" Aku sudah bilang kepada mu Anne,jangan mencampuri urusan ku dengan nya.!"
Dia menatap ku tajam, seperti ingin marah.
****
Tiba-tiba ponsel nya berdering.ada wajah Tatan muncul disana.
" Angkat tuh telpon.Dari pacar mu.?" kataku.
__ADS_1
" Pacar tersayang mu.." Kataku lagi sambil setengah mengejek.
Dia berdiri dan meraih telpon nya.menjauh dari ku untuk menjawab nya.
entah apa yang dia bicarakan.dia tampak marah marah.
lalu kembali di dekat ku.
" Sudah Anne??Kau mau meneruskan apa dengan ku??Berdebat.?!" Kataku.
" Lee..kalau kau ada masalah di luar.tolong jangan kau campur adukkan dengan hubungan kita?!" katanya Tampak marah.
" Hubungan yang mana Anne??" tanyaku.
" Mengapa kamu sangat menyebalkan Lee!!"
" Tinggalkan Anne,,Aku tau siapa diriku.orang yang menyebalkan seperti katamu."
" Lee..benar benar ya kamu!!" katanya sambil menunjuk ku dan mulai menangis. kok malah dia yang nangis pikir ku.
***
" Aku salah apa Lee sampai kah menghindar.."
" Aku harusnya bagaimana agar tak selalu kau bilang boss...?"
" Aku harus nya bagaimana agar tak peduli dengan mu,segala tentang mu.." katanya sambil menangis terisak.
" Sudahlah Anne,aku capek mendengar tangisan.aku capek,aku lelah.aku hanya perlu menenangkan diri." kataku.
" Apakah kau tak mau memberi tahu Lee.. bagaimana caranya agar kau tenang di samping ku.tak marah marah terhadap ku..??" katanya sambil terus menangis.
Ada perasaan iba melihat tangisan nya.sekelebat aku teringat Pim.
Dadaku mulai sesak,hidung ku rasanya kehabisan nafas.
Aku mendekati nya.dan aku memeluknya.Dia semakin Menangis hebat.
Aduh aku,Yang sedih siapa yang menangis kenapa dia.
Aku sadari,aku salah terhadap nya.melampiaskan kekesalan secara tak langsung kepada nya.
"Maafkan aku Anne." kataku pelan sambil mencium rambutnya yang Harum.
" Aku hanya benar benar ingin sendiri,tapi tak sadar kalau itu membuatmu bertanya dan sakit."
" Aku tak ingin tampak sedang terluka Anne terhadap mu."
" Maafkan aku anne.aku sedang patah hati.?" kataku jujur.
dengan mata yang memerah dan masih berlinang air mata dia menatap ku.
" Maksud mu Lee??" tanya nya.
Aku hanya diam mencoba untuk tegar.
" Maksud mu apa,kenapa kau patah hati??"
Tanyanya.
__ADS_1
" Pim akan segera menikah anne.dia Meminta ku membawanya pergi tapi aku tak bisa." Kataku sesak.
" Aku lemah Anne,Aku tak bisa berbuat untuk membahagiakan nya."