
Pim semakin mendekat.Dia mencium Bibirku.Aku terdiam.
" Pim aku mohon, jangan lakukan ini." kataku sambil sedikit memundurkan tubuh ku beberapa senti.
" Kenapa kamu munafik terhadap ku lee.kau selalu memuji perempuan lain.memuji Miss Katty,Mew,Fah, atau siapapun yg kau temui.aku ingat omongan mu dengan Matt mengenai definisi perempuan cantik dan seksi menurut mu."
" Pim aku berbicara begitu karena kalian aku anggap teman, omongan ku tak lebih dari bercanda.aku berhak mengatakan apapun tentang yg aku sukai tetapi bukan berarti aku menginginkan nya Pim."
"Aku membiarkan mu meremas punyaku,melihat tubuh ku, dan aku memeluk tubuh mu erat.apakah kau tak menikmati nya!!?"
" Lalu siapa yg kau ingin kan??!"
" Athena??" katanya lagi.aku menatap nya.
" Kamu munafik terhadap ku Lee,kamu juga munafik terhadap dirimu sendiri.".aku memandang keras kepada nya.
" Kamu berkata tidak ingin,tetapi terus mengingat nya.!?"
" kapan aku mengingat nya ,bagiku yg sudah, sudah aku lupakan."
" munafik !!" katanya keras.
" jika tidak kamu inginkan,kenapa kamu masih menulis nya menjadi sebuah puisi dan terlihat jelas di meja kerjamu."
Aku masih terdiam menatap nya.
Lalu aku mendekati nya.
" Jika katamu aku adalah seorang yang Munafik.Bagaimana Caranya agar aku tak munafik Pim.??"
" Aku pernah berkata,Jangan pernah Mencoba nya Pim.baik dengan ku atau orang lain !?"
" Kenapa ??!" tanya Pim.
aku menatap nya.
" Aku berfikir lebih baik menjadi seorang yang Munafik, Dari pada harus mencobanya meskipun itu memungkinkan bagiku.!?"
" Kenapa..!??" ulang Pim kembali.
aku memandang nya lekat.
" Jika kamu mencobanya,Kamu ngga akan pernah tahu bagaimana caranya Berhenti."
__ADS_1
Pim keluar dari apartemen ku sambil menangis.aku tak tahu harus berbuat apa.kepalaku pusing, pikiran ku kacau .mataku ngantuk.
Pim side:
Sungguh, Rasanya seperti terhina.Sakit sekali rasanya hatiku.aku Seperti Hancur karenanya.
aku tak tahu harus bagaimana besok menatap nya di kantor,aku tak tahu harus berkata apa dengan Fah.
Aku pikir dia punya rasa yg sama,aku pikir dia menginginkan diriku.aku berharap banyak kepada.
Hatinya hanya untuk Athena.apa mungkin mereka hanya sekali berciuman dan mencintai untuk selamanya.
Aku Tak menyangka Lee adalah seseorang yg munafik.dia mengakuinya sendiri.
Sesampainya aku di apartemen,Fah menanyakan kenapa aku menangis.aku hanya memeluk nya sambil menangis.Dia menanyakan apakah Lee yg menyakiti ku.dia hendak menelpon nya tapi aku melarangnya.
" Bagaimana keadaan mu Lee .." kata Mr.Philips sambil menyalami tangan ku.aku tersenyum,dia melihat kaki kiri ku yg masih menggunakan ankle support.dengan satu kruk penyangga di tangan kanan ku.
Aku tersenyum.
" Sudah lebih Baik Sir." kataku
" jadi bagaimana Sir,tugas yg mana dulu yg harus saya kerjakan??" tanyaku.dia tertawa.
setelah beberapa saat kami bercakap cakap Mister Philips berkata bahwa kalau aku bersedia,segera menilik ke vietnam.aku meminta Waktu satu atau dua hari lagi untuk mempersiapkan diri.dia menyanggupi nya.
Wajahnya masih tampak sedih dan sembab tak kala aku berpapasan dengannya di lorong kantor.dia membuang muka.
Fah bertanya bagaimana caranya agar kami berbaikan seperti semula.akh menggelengkan kepala.
" Waktu yg akan memulihkan nya Fah." kataku.
Aku bertanya kepada Austin tentang peninjauan pekerjaan di Vietnam.nanti aku akan ditemani oleh siapa kataku.Austin menggeleng,dia berkata kalau anak Mister Philips yg bernama Anne pernah di suruh meninjau ke vietnam.tetapi belum bisa di pastikan pergi dengan ku atau tidak.
Aku membelikan nya secangkir teh ketika kulihat Pim sendiri di kantin.dia seperti hendak beranjak ketika aku akan duduk.kutarik tangan nya.dan meminta nya kembali duduk.
Dia tak memandang ku.aku me maklumi nya.
" Maaf Pim ini masalah pekerjaan,tak ada sangkut pautnya dengan masalah kemarin.aku meminta mu untuk profesional." dia masih terdiam.
" aku akan ke Vietnam Pim untuk beberapa hari.mungkin kedua tempat disana."
" Jika Austin meminta mu untuk menemani ku apakah kau mau Pim,,e maksud ku Nona Aphactraya.?"
__ADS_1
dia memandang ku.
" kita lihat saja nanti senior Lee." katanya.aku tersenyum.
" Diminum dulu teh nya Nona Aphactraya." tawar ku.dia melihat ku lagi.aku makin tersenyum,dia hendak Beranjak lagi dari tempat nya duduk.aku memegang jemari nya.dia segera menepisnya.
" Nona Aphactraya, Bisakah kita dekat seperti sediakala lagi.?" tanyaku.muka nya tampak sebal.kali ini dia langsung berdiri.
" kita lihat saja nanti." katanya sambil berlalu.
" oiya senior, Terima kasih ya teh nya.".
aku hanya tersenyum sambil memberikan emoji hati.
Aku melihat lihat isi kamera Digital ku yg aku sambungkan dengan laptop kerja milik ku.foto liburan kemarin.
Aku upload foto kami berempat saat di rest area.aku Tag orang orang di foto tersebut. Pim Fah matt.kutuliskan Caption : Kapan liburan lagi,tampa suara tepukan tangan dari kamar sebelah dan patah kaki ... emoji tertawa.
Tak lama Fah meng upload foto saat aku dan Pim berpelukan di ranjang.wajah kami berdua di tutupi.tak ada dari kami yg di Tag.caption nya : pasangan kekasih baru.benci tapi rindu.emoji tertawa.
aku komentari saja.Siapa tuhh?? dengan mata terbelalak. fah membalasnya dengan emoji tertawa terbahak-bahak.
Dua hari kemudian aku berangkat ke Vietnam bersama pim.di sepanjang perjalanan menuju Bandara Suvarnabhumi kami tak berbicara sepatah kata pun. didalam pesawat kami duduk bersebelahan.
aku memberanikan diri menanyakan sesuatu kepada nya.
" Aphactraya, untuk berkas perusahaan milik Mr Song sudah kamu persiapkan.soalnya setiba di Tan son Nhat kita akan langsung ke perusahaan milik beliau."
" Sudah lengkap berkasnya senior Lee." jawabnya singkat.
Tiba-tiba pesawat terbang mengalami turbulensi.guncangan seketika membuat Pim menyenggol kaki kiri ku.aku memekik pelan.dia memandang ku Tampa mengucapkan maaf.malah sengaja menyenggol nya.
" Maaf Pim ,tapi itu sakit." kataku pelan.dia cuek.memang benar terasa sakit.hampir saja aku menitikkan air mata.
saat kami tiba di Bandara Tan son Nhat kaki ku mulai tertatih.aku sering berhenti saat menarik koper ku.Dia tak bergeming.
Sedih juga diperlakukan seperti itu.tapi aku harus sampai tujuan.
Aku meminta Dokter perusahaan untuk memeriksa ku saat aku sudah di Mess.Selama tadi siang aku menahan rasa sakit ku.Sebenarnya tersiksa saat jalan jalan ke area produksi untuk memantau.
apalah dayaku yg sedang menjalani tugas.
untung tak kutemui kesalahan.
__ADS_1
hanya laporan yg tak sinkron dengan hasil lapangan.Surplus produk.padahal minim order.