Dia

Dia
episode 84


__ADS_3

" Anne , tolong kau bawa Padma dan Andhara.tolong kenakan keduanya baju,aku mau mandi dulu." kataku.


Dia mengangguk kecil.


Pim Tampak mengoceh, mencari bibi nya yang belum sampai suite room Hotel.


***


Aku memberikan salam kepada mister Philips.dan berujar maaf kepada nya.


Khun Tampak tersenyum simpul.


" Bagaimana Lee kau mengatur nya hingga seperti ini??" tanyanya lugas.


Aku berhenti tersenyum,


" maksud Khun??" tanyaku.


" ayolah,biasa saja ini weekend dan sedang tak di kantor maupun pabrik Lee..tak perlu formalitas.?!" katanya dengan suara bersahaja.


aku kembali tersenyum,dan mengangguk pelan.


Padma menghampiri ku,dan duduk di pangkuan ku.aku sedikit tak enak.padma mencari cari perhatian, sambil memegang dagu ku yang tengah berbicara dengan Khun Philips.


" baby, you say you want to draw a cat? try here, yaya want to see?" kataku..lalu Padma berlarian menuju kamar mencari sesuatu


" Kamu sangat dekat dengan nya Lee??" kata Khun Philips.aku tersenyum


lalu terdengar suara Padma meminta tolong sesuatu kepada Anne atau Pim dengan kata kata yang begitu manis.


" dia hampir mirip dengan Anne sewaktu kecil,hanya saja aku tak begitu dekat dengan Anne.seperti sekarang kamu dekat dengan Padma??"


" kau yang memberikan dia nama Lee??" aku tersenyum lalu meminta maaf.


" Tak masalah Lee..tak mengapa.namanya pun bagus.?" katanya kemudian.


" yayaa, I didn't find drawing book.


Come on buy now...." Rengek nya..


aku tersenyum..


" now it's night, how about tomorrow morning?? we buy a drawing book on the store??"


Dia merengek,aku menggendong nya.dan permisi akan berjalan jalan sebentar.


" eee..Lee biarkan aku dan Katty yang membawa nya jalan jalan keluar??" pinta Khun Philips.aku mengangguk.


" honey, how if you buy drawing book with Daddy and mommy right now.."" buy some candy too..??" tawar ku kepada Padma. dia mengangguk mau di gendong Khun Philips.


" ayah,biarkan aku ikut.aku ingin membeli sesuatu juga ." sahut Anne kemudian.


dan mereka pergi seperti keluarga utuh.


***


Andhara Tampak nya sedang lelap tertidur.aku memandang Pim dan mendekati nya..


" Bagaimana kalau kita jalan jalan berdua Pim??" tawar ku.

__ADS_1


" tapi aku sedang ingin Lee.. godanya.


Dia menarik ku buru buru ke kamar.lalu dia menutup nya.Dia merayu ku dan aku membalasnya.


aku mencumbu nya,dia tampak mendesah menikmati setiap sentuhan yang ku berikan.


mengerang sedikit panjang,dan berpacu dengan ku.Aku memberikan apa yang dia mau, penuh.


terus terusan hingga kami berdua mendapatkan Puncak kenikmatan.


dia tersenyum puas walau terkulai. aku mencium nya.


" I love you baby.." katanya aku tersenyum." me too honey.." kataku.


***


Tak lama kemudian Bibi nya datang.dan beralasan lupa di ruangan mana kami tinggal.dia diantar pak Tong ke kamar kami.


" lalu mana pak Tong nya bi..?" tanya Pim.


" langsung pulang." jawab nya sambil tertawa.


aku dan Pim saling berpandangan.


" Bu,aku dan Lee ingin jalan jalan sebentar di pantai.aku titip Andhara yaa..?" pinta Pim


lalu kami turun ke bawah,menuju lobby langsung menuju ke pantai.


Aku memeluk pundaknya,kami berjalan kaki menyusuri pantai.sesekali aku mencium rambutnya yang wangi.sama seperti dahulu.


membelai dan mencium bibir nya dalam.


Tak ada nikmat dari Tuhan yang ku ingkari.


***


lalu aku, Khun Philips dan Anne Tampak mengobrol, berdiskusi masalah Pekerjaan.peluang bisnis baru dan masalah isu ekonomi.Aku terlihat sangat santai mengobrol dengan mereka.


" Lee aku dengan Phi pulang ke hotel dahulu ya.untuk menidurkan Padma.?" pinta Pim sambil memberikan salam kepada Khun Philips. aku mengangguk.


sesaat kulihat mata Khun dan Phi berbicara.


aku secara pasti tahu artinya.aku tersenyum kecil.


kami masih tampak mengobrol bertiga.kemudian Anne mendekati ku,memegang tangan ku.aku tampak sedikit kikuk karena nya.sesaat Anne meminta izin hendak ke toilet.


" eee..Lee seperti nya putri ku nyaman dengan mu?? bagaimana hubungan kalian?"


" maksud Khun??" tanyaku.


" apakah kalian sudah saling berkomitmen untuk saling menjaga, bersama satu sama lain.menikah misalnya??" katanya lagi.


aku Tampa kaget.


" maaf Khun,saya masih menginginkan kalau suatu saat nanti Anne dapat menikah dengan seseorang yang tak seperti saya,atau saya sekalipun??"


" Maksud mu?!"


" yaa saya ingin dia menikah dengan seorang pria."

__ADS_1


" lalu kamu??" tanya nya. aku tersenyum.


" saya pun sama,ingin menikah suatu saat?"


" jadi hubungan macam apa ini?!" katanya gusar. aku kembali tersenyum.


" Saya membebaskan Anne untuk mencintai yang lain Khun suatu saat.aku yakin dia tak akan begini selamanya??"


" tapi dia yg pernah berkata sendiri bahwa dia tak bisa meninggalkan mu Lee!!" katanya.


" kalau begitu,suatu saat saya yang akan pergi khun?." kataku


" aku tak ingin kau menyakiti putri ku Lee.."


" Saya akan meninggalkan nya perlahan Khun Tampa ia sadari.." kataku.


" maafkan saya Khun,tapi hukum alam semesta masih berlaku untuk kita semua.demi kelangsungan makhluk hidup."


" saya hanya ingin kau tak menyakiti nya Lee..sudah banyak penderitaan yg dia dapatkan selama hidupnya.!"


" Saya mengerti Sir,saya pastikan dia akan baik baik saja."


" lalu pekerjaan mu,??"


" semuanya akan baik-baik saja Sir beri saya waktu dan kesempatan membuktikan nya.?"


" kalian membicarakan apa??" kata Anne tiba tiba.


" tidak Anne,kami sedikit berdebat masalah pekerjaan yang di Hanoi." kata Khun.


" Baiklah,Lee...aku percaya padamu." katanya sambil menepuk pundak ku.


" Aku permisi dulu ya,Anne anak ku.selamat bersenang senang.jangan tidur terlalu malam." katanya. Anne mengangguk.


***


" Anne, aku rasa kau akan punya adik baru..??" canda ku.dia tersenyum.


" Biarlah Lee,,Aku sudah membiarkan nya.itu Terserah mereka mau menikah atau hanya bersama.aku hanya bilang,aku mengakui Padma adalah adik ku!?" kata Anne kemudian.


Aku bertepuk tangan kecil sambil tersenyum.


" Aku kira,kami akan kau pecat Anne gara gara ini.??" dia tertawa.


" Aku pun menyadari, setiap manusia membutuhkan orang lain.mau perempuan lelaki, seorang kathoey,Dee,tom sekali pun pasti membutuhkan hal secara biologis??"


" Maksud mu??" kataku sambil tertawa.


" make ini love, having sex!!" katanya jengkel.


aku tertawa.


kemudian kami berdua berjalan di tepian pantai.


Anne Tampak menyandarkan kepalanya di bahu ku.aku mengusap kepala nya perlahan.


kami saling berhadapan.aku mencium pipinya.dia mencium bibir ku.


" Lee..ayo mencari suatu tempat." katanya sambil memegang sabuk Celana ku.

__ADS_1


" ayo kembali ke Hotel,kamu sudah mengantuk Anne??" candaku.


dia menghentakkan kakinya di pasir pantai .aku semakin tertawa.


__ADS_2