
Dia masih menatap ku tak percaya.
" aku harus apa biar kamu percaya Anne.. sungguh itu surat lama.?" kataku sambil mendekati nya.
" Aku tidak suka kau bohongi Lee.. katanya sedikit keras.
" Anne, saudari ku memang akan menikah,aku harus pulang, disana aku akan banyak menemui saudara.kalau kau ikut aku tak bisa memperhatikan mu.aku menginginkan Quality time untuk keluarga ku.?" terangku meyakinkan nya.
Dia menunjuk ku.
" kalau sampai kau lakukan itu,aku akan menyusul mu kesana dan memberi tahukan kepada keluarga mu apa yang kau lakukan disini??!" ancam nya.
Deg,, hati ku bergetar.ngeri betul ancaman nona muda ini pikir ku.
Aku mengangguk.
" Aku berjanji Anne." kataku kemudian.
****
" Lee..nanti sesampainya disana jangan jauh jauh dari ponsel mu ya.apalagi kau matikan." kata Pim sambil membereskan pakaian yang akan ku bawa.
" iya sayang,," kataku sambil bermain dengan Andhara. Padma tampak sibuk menggambar.
" Yayaa,, I want going to school again.." katanya kemudian.aku pura pura terbelalak Sambil tersenyum.
"hmm,,in Hanoi or Bangkok do you want to school again??"
" near from you... katanya sambil tertawa kecil
aku pun tertawa..." there is no school near from me dear...
"I don't want to be far away from you my yayaa... I want to work like you.."
Katanya random.aku mencium nya...
Ponselku berdering,dari Anne yang meminta ku untuk menemui nya di kafe.
Aku meminta izin kepada Pim. aku akan berangkat besok pagi ke Jakarta.
sesaat aku akan menyalakan mobil,Anne kembali menelepon ku.aku disuruh nya menjemput di rumah.
Aku langsung masuk kedalam kamar nya.pasti dia masih mengeringkan rambut nya pikir ku.
Tapi dia tak ada di sana.aku memanggil nya ke dalam toilet,dia juga tak ada di sana. aku membalikkan tubuh ku seraya menelpon nya.ternyata dia tengah memakai pakaian.
" Maaf Miss.. Kata ku padanya.dia tersenyum sinis.
" ayo kau mau kita ke kafe mana?? tawar ku sambil menghampiri nya yg Tampak sensual dengan rambutnya nya yg brownie. mengenakan celana jeans mini dan kaos pink di mix dengan baju berbahan tissu berwarna putih serta tas kecil Louise Vuitton.
__ADS_1
Aku bergumam dalam hati.Cantik dan modis sekali dia..tampak mahal.
Sesaat kemudian kami sudah ada di dalam mobil,aku menyalakan mesin mobil ku.
" sebentar Lee..aku belum mengenakan lipstik,." katanya sambil mengeluarkan matte lipstik nya dari dalam Tas.
aku sibuk membenarkan kaca spion ku, mengarah kan ke bagian yang pas..
" Anne,harum sekali lipstik yg kau gunakan . seperti bau buah..kataku.
" ini namanya soft matte peach.??" katanya sambil mengeluarkan stick kecil pemulas nya.
" rasa buah peach?? tanyaku.
" iyaa..katanya lagi, " kau mau coba??" tawar nya. aku memandang nya,dia sedikit terdiam matanya terpejam.
lalu aku meraih stick kecil itu dari tangan nya dan memasukkan nya ke dalam mulut ku. aku tertawa geli..
Dia tampak kesal dan menarik baju ku,aku sedikit mendekat karena nya dan dia menempelkan bibirnya ke pipiku berkali kali,muka ku Tampak berantakan.
aku tertawa lepas.
" yahh Lee.. lipstik nya kena baju ku,, katanya.
" aku mau ganti baju dulu..
" okelah,aku menunggu disini.. kataku sambil mencari tissue..
lalu aku mengikuti nya.
aku berjalan di belakang nya yang tampak begitu sexy.. aduhhhh,, pikiran pikiran ini mulai Tampak.aku geram sekali.
sesaat sebelum menuju kamar nya.aku mendorong tubuh nya cepat dan menutup pintu kamar.lalu menyerangnya hingga dia mundur mendekati tempat tidur nya.
Dia menggeliat dan mendesah.kami berdua tak sabar satu sama lain. mengulum apa yang dia punya dan memuaskan nya kemudian.
" aku tak main main Lee dengan ancaman ku...aku bisa berbuat gila demi kamu.jika aku tak mendapatkan mu,maka yang lain pun tak akan bisa memiliki mu." katanya sesaat setelah itu ketika aku masih terkulai.
aku hanya memandang nya.
***
Kudapati Rumah yang sudah sepi.pastinya dua anak bayi itu sudah tertidur.aku mengetuk pintu,tak lama Pim datang membukakan pintu nya.mukanya sedikit masam, rambutnya di ikat tetapi sedikit acak acakan. mungkin baru saja bangun tidur.jam masih menunjukkan pukul sebelas malam.
dia berjalan membelakangi aku.langkahnya sedikit di hentakan.terlihat jengkel.
" Andhara dan padma sudah tidur sejak kapan Pim.??" tanyaku berbasa-basi ambil membuka sepatu ku.lalu menuju dapur untuk minum,dia duduk di sofa lalu menyalakan televisi. mukanya terlihat kesal.
" sudah lama,setelah kau pergi!,, mau apa?? membangunkan mereka!!" katanya ketus.
__ADS_1
aku tersenyum dalam hati.
" emm,,apa paspor dan Visa ku sudah ada di koper Pim??aku kemarin meletakkan nya di laci meja kerja ku...??"
" Sudah,, apalagi!?" katanya ketus sekali.aku mendekati nya sambil tersenyum menunjukkan deretan gigi ku.
matanya menatap ku,dan melihat sesuatu dekat dengan kerah baju ku.
" Bisa tidak sih kau tak pamer menunjukkan itu kepada ku??”kata nya kesal sambil mengganti ganti channel TV.
" apa sih Pim?!" tanya ku. dia lalu menatap ku kesal.
" ini...katanya kesal sambil menarik bagian dada baju ku yang terkena lipstik Anne tadi...wajah ku memerah,aku menelan ludah lalu buru buru ke kamar untuk mengganti nya. dia masih di ruang tengah.
" Pim, tidur yuk .ajak ku dia hanya menoleh sebentar,lalu mematikan televisi dan berjalan menuju kamar milik Padma dan Andhara..
" lohhh sayang,, kamarnya disini.??" Rayuku.
dia tak bergeming,malah menutup pintu nya. aduhh,, serius ini pikir ku.
aku Segera menyusul nya.merebahkan tubuh ku di samping nya yang Tampak meringkuk membelakangi aku.
aku memeluknya dari belakang, tetapi dia menepisnya.aku lakukan berkali kali tetapi dia menepis,dan menolak nya berkali kali juga.
Sudah lah,aku menyerah dan membiarkan dia membelakangi aku.
Aku mencium rambutnya sekali dan bermaksud meninggal nya dan kembali ke kamar ku.
" Lee..katanya sambil menghentakkan kakinya di kasur aku tersenyum dalam hati.
" Pim..aku harus bagaimana sihh.." kataku sambil mendekati nya. dia tampak cemberut,lalu aku memeluknya..dia menangis sesak.tangisan cemburu ini mah, pikir ku.
Aku diam tak tau harus berkata apa.hanya memeluk nya dan mencium rambut dan kening nya.
" Aku nungguin kamu,kenapa kamu lama pulang'nya sih Lee...katanya sambil terisak-isak. aku membelainya
" Aku tau kau dengan nya,tapi Tolonglah jangan memamerkan nya kepada ku.aku tak tahan cemburu Lee..kata nya lagi..
" Maaf Pim,itu bukan kesengajaan dari ku ataupun dia... Kata ku pelan.
" Iya aku berusaha untuk mu Pim meskipun susah melalui nya.. kataku Kemudian.
Sesaat kami terdiam hanya saling peluk.
" Lee..disana nanti kamu sering sering hubungi kami ya,agar aku tak merasa khawatir..heemm kataku
" kamu jangan berusaha melihat yang lain..apa kurang cukup kami disini?? katanya
" maksud mu Pim?? kataku sambil tertawa.
__ADS_1
" emangnya aku tak pernah memperhatikan mu jika lihat perempuan lain...matamu gatal..katanya sambil mendorong dagu ku dengan tangannya...aku tertawa lepas...
Tiba tiba Andhara merengek kecil merasa terganggu. Pim menutup mulut ku.