
" Hallo ay,piye kabar mu??" sapa Kalina di panggilan Video.
Aku tersenyum sambil mengangguk dan mengacungkan jempol ku.
" Gimana kamu kal, lancar manggung nya??"
" Alhamdulillah ay..aku agag sibuk Saiki?'' Katanya dengan anak gaya medok Surabaya an.
Aku Tersenyum melihat nya.
" Terus Tante Sari sama siapa di kampung kal??" Tanyaku.
" Aku titipke sama bulek Utari ay.." Kata nya sambil terkekeh.
" Maksud ku,bulek Utari kan udah sama sama janda.nah Kon tinggal sama ibu AE di rumah." katanya menerangkan.
" Terus gimana toko Baja ringan nya kal??" Tanyaku.
Dia tampak melengos.
" Aku tutup sek ay.kemarin kae ke apusan terus ibuk.Tekor aku tambah modal terus.." katanya dengan muka sebal.
" Kok bisa??"
" Lah wong ibu tuh,main percaya aja barang di bawa dulu nanti bayar nya.jebule di utang..."
Katanya.aju tertawa.
" Ay kapan kamu muleh ndek Indonesia??"
" kenapa??Kangen.." kataku.
" Huh..kepedean??" katanya .aku kembali tertawa
" Mau ikut ke Bangkok??" tanya ku.
" Nggak lah,Saiki aku sibuk ay.." katanya dengan gaya sedikit sombong.Aku tertawa.
" Gayamu Ning..Ning..??!" kataku.Dia juga tertawa.
" Anu ay..aku tuh butuh manager buat urus ini itu aku.?" katanya.
" Terus??" kataku.
" Kalo kamu pulang ndek Indonesia.aku pinginnya di manager i kamu ay.??" Katanya memelas...
" Ngarep??!" kataku sambil tertawa.
" Aku pulang'nya masih lama kal??" kataku
" Ngapo jek suwi?? kamu kepincut wong Thailand Tah ay??" tanya nya.
Aku tertawa lepas.
" Kepo!!" Sahut ku...kami tertawa.
Jauh di lubuk hati ku,memang iya aku sudah tertahan, kepincut oleh orang Thailand yang tak mungkin ku ceritakan kepada nya.
****
Aku menutup telpon dari kalina.muka ku terlihat segar sehabis Ngobrol dengan nya.
Anne mendekati ku.Menyodorkan berkas kontrak kerja baru.memintaku untuk memeriksanya.
" Siapa yang menelepon Lee??" Tanyanya.
" Saudara perempuan ku." jawab ku.
" yang penyanyi itu??" katanya.aku mengangguk.
" kenapa dia??" tanyanya lagi.
" menanyakan kapan aku kembali ke indonesia.dia meminta ku untuk menjadi manager nya.??"
" lalu??"
" Ya aku tidak bisa.kan kontrak kerja ku belum habis." kataku sambil memeriksa berkas.
" Apalagi kontrak hati ku.mungkin akan lama disini??" kataku sambil terus memeriksa berkas.
__ADS_1
" Apaa??!" tanya anne.aku menatap nya sambil tersenyum.dia pun tersenyum manis.
lalu dia mencubit pipiku.aku menjulurkan lidah.
***
Ponselku berdering kembali.kali ini dari Miss Katty.
Anne memandang ku.aku meraih nya dan berdiri.
" Hallo Phi,?" Sapa ku.
" Bagaimana??" tanyaku kemudian. Anne memperhatikan ku.
" Ooh, Syukur lah kalau kau akhirnya mau.jadi kapankah bisa nya ke Hanoi??" tanya ku.
" Iya,aku sudah mempersiapkan rumah yang kusewa untuk mu dan Padma??,aku pun sudah mencari seseorang untuk mengasuh Padma?" kataku. Anne sedikit kaget mendengar nya.
" Kau akan ke Bangkok terlebih dahulu?? mengurus paspor mu.apa tidak bisa di Chiang Mai??" tanyaku.
" Oo..begitu.karena kau dahulu mengurus nya di Bangkok jadi harus ke Bangkok lagi??"
" Lalu??" kataku seksama mendengarkan nya.
" Kau tak punya kenalan di Bangkok,butuh tempat tinggal sementara??hmm baiklah nanti aku akan bicara dengan Miss Anne? " kataku. Anne masih memperhatikan ku.
" Oke, baiklah.segera ku hubungi mu kembali.secepatnya?" kataku.
***
" Bagaimana Lee,ada apa??" tanya Anne.
" Miss Katty harus ke Bangkok untuk mengurus paspor dan Visa nya.??"
" lalu??"
" Dia butuh Tumpangan tempat tinggal ."
" Terus..??"
" Bolehkan Aku kembali ke Bangkok untuk menjemput nya sekalian meminta ijin dari mu untuk memperbolehkan nya tinggal di rumah yang kutempati di Bangkok??"
" Berarti kau akan ke Bangkok??" aku mengangguk.
" Aku ikut." katanya kemudian.
Aku hanya diam.
***
Akhir akhir ini aku jarang sekali berhubungan dengan Pim,pastinya dia sibuk mengurusi pesta pernikahan nya dengan Pree yang akan diadakan sekitar seminggu lagi.
Mataku melihat keluar jendela pesawat.
Anne tampak menyandar di bahu ku sambil memegang tangan ku.
Bucin sekali dia padaku , pikir ku sambil tertawa dalam hati...(Bucin: Budak Cinta).
Aku dan Miss Katty berjanji bertemu di Bandara Suvarnabhumi di hari yang sama.
Kedatangan pesawat ku berjarak dua jam dari pesawat nya.
Ketika aku sudah mengambil koper,aku menelepon nya.dia menunggu di sebuah kafe bersama Padma.
Aku memeluknya setelah bertemu.Anne tampak memberikan salam.Padma kecil segera beralih ke pelukan ku sambil menangis.
" Mungkin dia merindukan mu.?" kata Miss Katty
Sepanjang perjalanan menuju Rumah yang kutempati. Miss Katty menceritakan Padma yang tak henti hentinya menanyakan aku.
Dia tak mau sedikit pun lepas dari pangkuan ku sambil memainkan Barbie nya.
***
Kami sampai ke rumah.Aku menggendong Padma sambil menarik koper ku.
" Kau mau langsung pulang ke rumah mu Anne??" Tanyaku.
" Ini pun rumah ku??" Katanya sambil masuk.
__ADS_1
Aku hanya diam.
Keesokan harinya,aku turut mengantarkan Miss Katty mengurus ini dan itu.
" Lee,,kemana teman mu yang bernama Pim itu ??" tanya nya tiba tiba.
aku menoleh kepadanya.
" eee..dia ada di Chantaburi Phi.sedang sibuk mengurusi pernikahan nya??" Jawab ku.
Dia menepuk pipi ku seperti mengerti.
" Tak mengapa Lee.. hidup memang harus berjalan.?" katanya.
" Maaf Phi, maksud mu??"
Dia menatap ku dengan sayang.
" Aku sudah mengetahui nya semua Lee.. Janganlah terlihat kaku Kepada ku." Aku kaget mendengar nya.
" Masih ada gantinya kan di rumah??" Katanya lagi.
aku semakin kaget dan tertawa.dia pun tertawa.
" Maaf Phi,aku tak sebaik yang kau kira!?" kataku.
" Tak masalah Lee..yang ku nilai adalah kebaikan mu.Dan Kau akan selau baik di mataku.aku tak ingin menilai mu karena kekurangan mu.?" katanya.
Aku tersenyum sambil mencium tangan nya.
" Terima kasih Phi.." kataku.
***
" Lusa aku akan menikah Lee.." katanya sambil terisak-isak.
" Menikah lah untuk berbahagia Pim?" kataku pelan.
" Aku ingin menemui mu Lee.." katanya.
Bagaimana ini, pikir ku sambil mencari cara.Bisa saja aku ke Chantaburi sekarang.tetapi bagaimana menghindari Anne??
" Baiklah Pim,temui aku di hotel nanti Sore." kataku.
Aku Berpamitan kepada Miss Katty hendak ke Chantaburi.
Dia melarang ku.tetapi Aku sudah janji kepada Pim.terpaksa Miss Katty ikut dengan ku.karena Padma tak mau aku tinggal kan.
****
Aku memeluk nya dihadapan Miss katty.dia menangis terisak.
Miss Katty memberikan waktu berdua dengan Pim kepada ku.
Dia menceritakan semua isi hatinya, meluapkan segala kekesalan nya akan menikahi Pree karena harta semata.
Dia memintaku membawa nya pergi.aku tidak mau.
" Kita tidak pernah tahu kebahagiaan apa dan kebaikan apa yg akan kita peroleh setelah melewati jalan terjal Pim. Hadapi lah takdir mu.aku akan selalu mendoakan mu."
" Lee aku mencintaimu.??" isaknya.
" Aku tahu,aku pun sama terhadap mu Pim??"
" Bibi mengijinkan aku untuk Bersama mu??"
" Tapi aku tak mengijinkan mu untuk bersama ku Pim. Tolonglah untuk mengerti?!"
" Bukan aku tak sanggup,tak mau.tetapi aku Tak bisa." kataku pelan sambil memegang tangan nya.
" Lalu apa artinya semua ini Lee??!"
Aku terdiam.
" Aku tak tahu Pim,itu terjadi begitu saja kepada kita.aku menginginkan nya,kau pun sama."
" Aku tak pernah memaksa mu,ataupun sebaliknya.Mungkin ini semuanya adalah perwujudan dari rasa yang kita miliki di hati Pim."
Dia semakin menangis dan mendekap tubuh ku erat sekali.
__ADS_1
Dan itu terjadi lagi.