Dia

Dia
episode 51


__ADS_3

Ponselku bergetar.aku mengangkat nya.Dari Athena kataku dalam hati.


" Ya hallo Miss,?"


" Oh iya, pesawat saya berangkat pukul sebelas siang ini Miss."


" Bagaimana?? langsung ke Hanoi??" kataku.


" Bisa saja, tetapi ada yg perlu saya ambil di Apartemen saya terlebih dahulu."


" kalau bisa,malam saja berangkat menuju ke Hanoi nya Miss.Iya sekitar pukul sembilan malam saja.apa penerbangan terakhir pukul tujuh malam??"


" Waktunya sangat mepet sekali miss.saya tak bisa mempersiapkan diri secepat itu."


" tidak terlalu penting,hanya saja Miss mengabari nya tidak dari kemarin kemarin."


" Kalau saya menyusul Miss ke Hanoi pagi pagi bagaimana??"


" Toh pabrik yg akan di tinjau oleh kita datangi juga bukanya pagi?" kataku.


" ohh,,bertemu kolega?saya menyusul saja Miss." kataku.


Ini apa sih maksudnya,gag tau orang capek apa kalo dari perjalanan.suruh langsung ke hanoi.cari cari alesan saja dia.pikirku.


Athena side:


Hmm,,dia pasti menuju ke Apartemen milik Pim.aku sudah menyuruh nya begini begitu pun dia masih bisa saja beralasan.


Pasti untuk temu kangen.pikirku.


Apa sih hebatnya perempuan itu.Aku jemput saja dia di Bandara.


atau bagaimana? pikir ku lagi.


****


Aku berjalan santai keluar dari Bandara sambil menarik koperku.aku melirik ke jam tangan ku.masih pukul tiga sore kurang.


Masih sempat beristirahat di apartemen milik Pim.


Segera aku memesan taksi. tiba tiba ponselku berdering sesaat setelah ku aktif kan.


aku mengangkat telepon dari Athena.


" Ya hallo,iya Miss baru saja keluar dari bandara.saya sedang memesan taksi.Baru akan Miss??"


" Apa ada yg akan menjemput?"


" Langsung ke kantor??"


" oke baiklah miss.saya akan menunggu."


Baru saja menutup telpon.mobil yg di maksud sudah ada di hadapanku.


si supir langsung menaikan koper ku kedalam bagasi.Aku masuk kedalam mobil yg di dalamnya sudah ada athena.sejenak aku terdiam.


***


" Kenapa anda yg menjemput Miss??" tanyaku.dia hanya menatap ku.


" Kenapa,tak boleh kah??" Tanya nya.


Aku duduk disampingnya.tersenyum kecil sedikit.Lalu aku menyalami nya.


" Seperti nya ada yg sangat penting, sehingga saya harus di jemput anda Miss??" tanyaku.dia menatapku lagi.


" ini masalah kantor Lee ..jangan over confidence dulu?" katanya.


Aku tertawa.


" Ya ya ya.. baiklah.?"

__ADS_1


" lalu kalau boleh tahu,ada masalah sepenting apakah Miss Anne dengan saya??"


dia menatap ku seperti geram sedikit, mungkin.


****


" Katakan Lee,, sebenarnya apa kamu benar berniat ingin resign??" tanyanya.


Dari mana dia tahu? Pikir ku .aku hanya diam.


" Dari mana anda dapat informasi itu Miss??" tanyaku.


" Dari Mr Jonathan di jakarta.aku kemarin bertemu dengan nya.dia berkata bahwa kamu menanyakan kontrak kerja.?"


Aku tertawa.Apa ?? Athena ke Jakarta? pikir ku.


" Saya hanya menanyakan sedikit kepada rekan kerja disana Miss."


" Aku mohon Lee.. tolonglah bantu saya terlebih dahulu." pintanya dingin.


" hmm, mungkin akan saya pertimbangkan??" tawar ku.


" Apa kamu ingin naik Honor atau apa??". Tawar nya.


Aku hanya diam sambil memandang nya.


" kita lihat saja nanti Miss??" kataku.


tak lama mobil berhenti di pelataran kantor.


****


Tadi hanya membahas sedikit tentang pekerjaan dengan Mr Philips.selebihnya Athena yg seperti mengada Ngada untuk menemui ku, entahlah.


yang pasti besok aku diminta segera ke Hanoi beberapa hari.tak lupa aku menanyakan apakah aku sudah mendapatkan seorang asisten untuk disana.


Mobil berhenti di pelataran Apartemen Pim.Aku di antarkan oleh Athena.


" Lee ..sudah berapa lama kamu berhubungan dengan nya??"


tanyanya Tiba tiba.aku menoleh sedikit kaget


" Kenapa sih?,aku pun tak mau tau kau berhubungan berapa lama dengan orang itu??" kataku berbalik.


" Dengar ya Anne,aku tak suka kamu mencampuri urusan pribadi ku.meski kau adalah boss ku." Kataku sedikit sinis.


" kenapa kamu marah,cuma aku tanya begitu??" katanya. Aku tertawa.


" Sudahlah Anne,aku capek.aku mau istirahat."


" Besok pagi aku akan berangkat ke Hanoi."


" Terima kasih ya atas Tumpangan nya." kataku sambil meninggalkan mobilnya.


***


Aku Membuka pintu kamar Apartemen.Mungkin sebentar lagi Pim akan pulang.pikirku.karena lapar aku mencari sesuatu untuk ku makan.


Aku terbangun.masih tampak sepi, kulihat jam di dinding menunjukkan pukul Tujuh malam.kemana Pim jam segini belum pulang pikir ku.ku periksa ponselku pun tak ada telepon atau chat yg masuk dari nya.lalu aku beranjak untuk mandi.


****


ku putuskan untuk keluar apartemen, sepertinya aku ingin membeli sesuatu di swalayan.sebentar saja pikir ku.


Aku Melihat Pim Tampak keluar dari sebuah restoran sushi bersamaan dengan seseorang,


Hmm sepertinya lelaki itu lagi.


Aku berfikir bahwa lelaki itu mungkin ada sesuatu dengan Pim.Tapi ya sudahlah,tahan perasaan ku yg tak menentu.


****

__ADS_1


Aku memencet bel pintu apartemen.pim kemudian membuka nya.aku langsung masuk kedalam.sedikit tersenyum kepada nya.


" Dari mana Lee .." katanya,aku menoleh sambil memperhatikan sushi yg ku bawa pulang.


" Aku lapar tadi.jadi setelah kuantarkan mobil ku ke Austin.aku di antar nya ke restoran ini." kataku.


" Kamu sudah makan??" tanyaku.dia mengangguk.


" Kenapa mobil mu di serahkan kepada Austin.?" tanya nya.


" Besok pagi aku harus ke hanoi.melelahkan, tetapi ini sudah menjadi tanggung jawab ku Pim." kataku sambil menyuapkan sushi kedalam mulut ku.


" lalu??" katanya sedikit curiga.


" Aku akan ke Hanoi untuk satu Minggu??"


" Nanti setelah dari Hanoi,Mr Philips menyuruh ku untuk menempati rumah nya yg akan aku pergunakan.jadi mungkin aku tak bisa kesini setelah pulang dari Hanoi." kataku sedikit sesak,tapi ku paksakan agar tak terlihat oleh Pim.


" Kamu mau??" sambil menyodorkan sushi pada nya,Dia menggeleng.


***


Aku bangun pagi-pagi sekali.mandi dan berkemas.Pim masih Tampak terkulai di ranjangnya.


" Heii Pim ." kataku sambil memakai pakaian ku.


" aku sudah membuat kan sarapan untuk mu.makan ya?" kataku.


aku memakai sepatu.dan menyemprotkan parfum sedikit ke tubuh ku.dia terbangun, melihat ku Tajam.


" Aku berangkat dulu ya pim.kerjanya hati hati." kataku sambil melangkah ke arah pintu.


Dia beranjak kemudian sedikit berlari mengejar ku.


***


" Ada apa sih Lee, sepulangnya kamu dari Indonesia kok seperti ini??" tanya nya.


aku tersenyum menutupi sesuatu.


" Tidak ada apa apa Pim. bukan kah semua berjalan seperti biasanya.??" kataku.dia menggeleng.


" Kamu berubah Lee.."


" Apanya?? Bukankah aku masih tampak menyebalkan bagimu Pim ?"


" Sudah ya Pim,aku berangkat dulu." kataku seraya tersenyum.


Lalu dia memelukku, menangis.


****


" Lee tidak kah kau merindukan aku.??" katanya.aku hanya diam.


" Sedikit pun tak ada Lee yang seperti biasanya terhadap ku." katanya terisak.


" Kamu kenapa Lee? apa aku salah apa kepada mu??" aku menarik nafas.


" Kamu tidak ada salah Pim,dan aku tidak kenapa-napa."


" Lalu ,kenapa kau tak sedikit pun menanyakan kabar ku, bagaimana aku.bahkan sedikit Sentuhan pun kau tak berikan?"


" Sudahlah,aku dikejar waktu." kataku sambil berusaha melepaskan pelukan nya.Dia semakin kuat memelukku.


****


Aku mencium rambutnya.membelainya perlahan.


Dalam hati ku berkata.Kamu berhak bahagia dengan orang lain Pim.dan orang lain yg benar-benar mencintai mu juga berhak membahagiakan mu.


Meskipun dia menangis,aku tetap bungkam dan pergi meninggalkan nya.

__ADS_1


__ADS_2