Dia

Dia
episode 45


__ADS_3

" apa sih maksudnya dia berkata begitu??" Kata Pim terlihat kesal.Aku cuma diam mendengarkan.


" Apa maksudnya membandingkan aku dengan nya, bercerita tentang masa lalu mu.dan juga kenapa kamu mau sih Lee di ajak ke caffe olehnya??"


" Apa salahnya sih Pim Ngobrol sebentar dengan teman lama??" Pim tampak menirukan omongan ku dengan mulut yg mencibir.Aku jadi sedikit kesal.


" gag ada yang salah Lee ,yg salah kenapa dia masih membahas masa lalu mu.membanding banding kan aku dengan dia.!?"


"Athena beginilah begitulah.. emangnya dia saja yg paling sempurna di dunia ini..!?"


" lalu kenapa kamu seperti benci terhadap Athena.tak menyukai nya.emangnya dia pernah salah apa denganmu Pim.?" kataku


" Lalu apa yg kau pikirkan terhadap Khem kemarin saat mengantarkan aku pulang? kamu merasakan apa?!"


" Apa Kamu membelanya Lee? Kamu masih menyimpan Rasa dengan nya.?" jawabnya ketus. aku diam saja.


" Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dari aku Lee tentang nya??" Katanya mencerca.


***


" Lalu kau sembunyikan apa dari ku Pim,kenapa kau tak pernah bilang bahwa Anne adalah Athena ??"


" Kau sudah lama mengetahuinya,kenapa kau tak pernah cerita.?"


Kini dia yg balik terdiam.


" Sekarang aku harus apa, bagaimana kepada mu Pim ??" kataku sambil pergi meninggalkan nya.Dia meraih tangan ku.


" Kamu mau kemana??" Tanya nya.


" Pulang.!" jawab ku.


" Pulang kemana Lee,kamu baru saja sampai rumah ." katanya.


" Tempat ku bukan disini Pim,aku bisa gila dibuatnya.Rumah itu seharusnya membuat penghuni nya tenang , nyaman,betah untuk berlama-lama."


" Bukan seperti ini, selalu saja ada yg di permasalahkan.sedikit saja bisa melebar ke mana mana." kataku sedikit mengomel.


" Lalu Tolong ajari aku Lee agar kau bisa merasakan itu disini." katanya menghiba sambil memegang tangan ku.


" ahh,, sudah lah.aku capek bertengkar dengan mu Pim." kataku.


" Lee ku mohon.tinggalah disini bersamaku.aku tak akan mengusik mu."


" Biarkan aku sendiri dulu pim.aku lelah memikirkan semua nya." kataku sambil meninggalkan nya.


***


" Aku ingin mengajukan cuti." kataku kepada Austin setibanya di kantor.dia menatap ku.


" kan belum lama ini kamu mempergunakan cuti mu Lee??" tanyanya.


" Aku akan pulang ke jakarta.ada suatu urusan keluarga." kataku.

__ADS_1


" Tapi kali ini kamu harus minta izin dulu sama Miss anne.kamu tidak bisa pergi begitu saja Lee, mengingat banyak sekali Laporan produksi yg harus kau handle.?"


" Austin,dengar.sedari awal aku Bekerja disini itu karena kontrak.kontraknya tertulis aku hanya diperbantukan untuk mengawasi Quality bukan produksi dan sebagainya?belum lagi semua fasilitas yang aku dapatkan di ambil.aku bekerja dua-tiga kali lipat dari yg tertera di kontrak.!" kataku kepada Austin yg hanya memperhatikan.


" Oke baiklah, Semuanya karena honor dan fasilitas." kata Austin.


" Bukan begitu.!!" kataku setengah membentak.sebagian orang melihat ku termasuk Fah.


" Aku mengatakan masalah kontrak kerja sesuai kemampuan ku.Quality bukan produksi.kenapa kamu lari ke honor.??"


" Aku ingin cuti austin..!"


" Maaf Lee ,tapi sepertinya kamu harus meminta izin kepada Miss Anne.biar nanti aku menelepon nya."


" segera beri aku kabar jika sudah ada kata kata dari nya.aku mau ke navanakorn.!" Kataku sambil pergi.


***


" Lee ,kata Miss Anne kamu disuruh menunggu.lusa dia berangkat ke kantor,jadi kamu bisa bicara dengan nya langsung.oiya Lee..lusa juga ada meeting dengan Mr Philips." kata Austin dari balik telepon.


" Lalu kamu sudah berbicara masalah apartemen ku, tempat tinggal ku juga.??"


" katanya sekalian lusa Lee membahas nya."


aku menghela nafas.


***


Setelah Aku menjelaskan semua laporan tentang pekerjaan kepada Mr Philips selama di Hanoi dan navanakorn..aku utarakan keinginan ku untuk cuti kepadanya.Mr Philips tampak keberatan.


" Kalau masalah keluarga kan bisa di selesaikan melalui telepon Lee??" kata Mr Philips ramah.


" Apa apartemen yg kau tinggali sudah tak nyaman lagi Lee??" katanya lagi seperti membujuk.


" Maaf sir ,sudah dua bulan lebih saya tak menempati Apartemen.semenjak ada pekerjaan di Hanoi.


" Loh kenapa??"


" Miss Anne meminta saya untuk menempati rumah dinas yg ada diluar Bangkok Sir." Kataku.


" Rumah yg mana??" tanyanya


" Saya tidak mengerti karena saya belum meninjau nya."


" Lalu mobil yg kau pakai apa masih nyaman,biar nanti diganti dengan yang baru."


" Mobil nya pun sudah di ambil Sir. saya tak punya inventaris lagi." dia tampak terkejut.


" Sekarang kamu tinggal dimana??" tanyanya lagi.


" Semenjak pulang dari Hanoi saya tinggal di hotel Sir."


" Apa sudah di list tagihannya??"

__ADS_1


" Tidak Sir, menggunakan uang pribadi.katanya peraturan baru,jika tak menempati rumah dinas.biaya ditanggung sendiri."


***


Athena side:


" jadi Anne,selama ini apa sih yg kau kerjakan?Hanya mengacak-acak posisi di kantor atau sedang membuat orang tak nyaman.??" kata ayah.


" kamu tahu,orang Indonesia itu.tampanya, akan banyak kendala yg terjadi.Dunia membutuhkan Quality produk.itu yg membuat harganya bersaing."


" kamu aku perintahkan untuk belajar sama dia,malah kamu mengusik kenyamanan nya saja.Maksud kamu apa.??" aku hanya diam.


" Kamu sudah menemukan orang yg bisa bekerja sebaik dan sebenar dia??"


" perusahaan kita ini sudah dapat rating di dunia internasional,pihak asing.janganlah kamu seenaknya membuat peraturan berhemat dan sebagainya.kita manjakan dia agar bisa berlama lama bekerja dengan kita.!"


" Kamu tahu,kalau dia lepas dari kita.banyak perusahaan lain yg mau membayar lebih untuk nya.!" kata ayah marah.


Aku hanya menghela nafas.sambil berucap maaf kepadanya.


" Segera fasilitasi dia Dengan segala kebutuhan yg membuat nya nyaman.jangan membuat masalah Anne."


" Ingat Anne,kamu harus banyak belajar dari dia.jangan sampai seperti bibi mu yg tak mengerti apapun tentang perusahaan.menikahi Bryan yg ku pikir bisa dipercaya memegang satu perusahaan nantinya malah berkhianat.!"


katanya lagi sambil melihat ku.


aku Hanya mengangguk.


***


" Masuk,," kataku dari balik pintu ruangan ku.dia tampak sedikit enggan melihat ku.Ada sedikit Rasa canggung diantara kami berdua.Dia duduk dihadapan ku.


" Maaf Miss mengganggu waktu anda." Katanya.aku Menatap nya,mencoba untuk biasa saja,tetapi rasanya malah membuat tak nyaman.aku hanya mendengarkan nya.


" Saya mau mengajukan cuti untuk beberapa hari,saya hendak pulang ke Indonesia." lanjut nya.


" Kalau boleh saya tahu,kapan ya itu waktunya mm.. Lee??"


" kalau bisa akhir Minggu ini." katanya singkat.


" Ada kepentingan apa anda mengajukan cuti??"


" Saya ingin menengok Ibu saya miss."


" untuk berapa lama??"


" Seminggu,saya rasa cukup."


" hmm,begini ya senior Lee.keadaan perusahaan saat ini sangat tergantung kepada anda sebagai seorang pengawas Quality dan banyak mengerti tentang produksi.jadi waktu pengajuan cuti anda yg begitu lama akan membuat lengah pengawasan." kataku menjelaskan.


Dia menarik Bibir nya.tersenyum datar.


" Kalau sesuai kontrak kerja yang saya tanda tangani, pekerjaan saya disini hanyalah sebagai Quality miss.tak ada kaitannya dengan produksi.tapi kenapa sekarang saya dilimpahkan juga dengan segala urusan produksi.dahulu,Miss Katty dan Mr Bryan yang menanganinya."

__ADS_1


" Bisa anda bayangkan,tugas dua orang dilimpahkan sekaligus kepada saya,saya pun harus mengerjakan tugas saya.jadi pekerjaan saya sekarang adalah pekerjaan untuk tiga orang sekaligus!" katanya tampak kesal.


Aku Dengan seksama mendengarkan.


__ADS_2