Dia

Dia
episode 53


__ADS_3

" Tak enak jika meminum Bia Hoi sendirian Lee.."


Kata Anne tiba tiba datang dari arah pintu balkon. aku menoleh, melihat nya.dia mendekati ku.


" Kenapa kamu kemari Anne??.. Tanyaku.


" Aku tak ada teman di Hotel, Aku kemari saja untuk mengobrol dengan mu.Boleh kan Lee.." tanyanya. Aku tersenyum.dia mengambil kursi untuk duduk disebelah ku.


" Kenapa kau minum ini Lee??"


" Aku hanya ingin mencoba nya Anne." Kataku


" Ini tak terlalu manis,aku lebih suka Sojuu ketimbang Bia Hoi.." katanya .


" Aku sudah lama tak meminum Sojuu, terakhir aku meminumnya aku mabuk berat ,dan lama tersadar." kataku sambil tertawa.


" Minuman seperti ini tak baik sebenarnya??"


Aku menoleh melihat Anne yg tampak menuangkan Bia Hoi ke gelas.


" Lalu kenapa kau masih meminum nya juga??" tanyaku.


" Aku hanya mencoba nya.." Jawab nya. Aku kembali tertawa.


" Kamu tahu,Minuman keras membuat seseorang akan tampak lebih tua daripada usianya Lee.."


" Lalu??"


" Bercinta akan membuat mu jauh lebih muda dari umur yang kau punya..."


Kali ini tawa ku lebih keras dan lebih lama.


hahaha


" Mudah saja Bagi mu Anne bercinta dengan seseorang yang kau inginkan..??" kataku sambil melihat nya.


" Tidak semudah yang kau katakan Lee??" Balas nya


" Lalu??" kataku.


" Aku hanya bercinta dengan orang yang benar-benar aku ingin kan.!"


" Oo.. Begitu.tapi tetap saja kan kau mudah mendapatkan orang itu??" tanyaku.


" Aku pernah mendapatkan seseorang yang aku mau, Tetapi tiba tiba saja dia menghempas kan aku." jawabnya.


" Mana mungkin ada seseorang yang begitu terhadap mu Anne??"


" Ada,Dan aku sedang berhadapan dengan nya!?"

__ADS_1


Ya Tuhan,apa kali maksud ucapan nya.aku menelan ludah dan langsung meminum Bia Hoi ku.


***


" Anne, kejadian itu sudah bertahun lalu.aku pikir kau sudah melupakan nya." kataku pelan.


" Berlalu tapi bukan berarti hilang kan Lee??"


Aku hanya tertawa kaku.


" Aku ingin sekali mengucapkan maaf kalau itu,tapi tak ada satupun yg bisa ku gunakan untuk menghubungi mu.."


" Seakan kau tak mau lagi mengenal ku.."


" Aku pikir dengan membiarkan waktu akan dapat membuat mu memaafkan aku Anne??"


Dia tertawa kecil.


" Maaf kan aku Anne,kala itu antara hati,akal,dan logika ku Beradu.Aku tak bisa melawan hukum Alam."


" Dan sekarang apa kau melawan hukum Alam juga Lee untuk memiliki Pim??"


Mataku menatap nya nanar.aku hanya diam.


***


" Sudahlah Anne,bukan kah kau juga telah bersama dengan Tatan??" tanyaku.


" Tapi tidak seperti aku terhadap mu Lee??"


" Apa maksudnya Anne?? apakah kau masih terobsesi dengan ku!?" kataku menyerang nya.


" Kalau iya kenapa Lee..kau keberatan.?"


" Hak mu mau atau tidak lee.tetapi kau tak bisa Menghentikan untuk siapa cinta yg akan ku berikan."


***


" Anne, sudah lah.Hentikan semua.Aku tak mau Hidup semakin gila!"


" Kamu munafik Lee.."


" Aku tahu aku munafik Anne,lalu kau mau apa?" kataku.


Dia memandang ku tajam.


" Cobalah berfikir untuk Dirimu sendiri." katanya.


" Aku tak mau menjadi egois Anne,Aku memang sendiri.tetapi Banyak orang di belakang ku.ada mereka keluarga ku yang harus aku jaga kehormatan nya."

__ADS_1


" Bukankah sama dengan mu Anne??kamu memiliki keluarga!?" Lanjut ku.


" Keluarga ku tak memaksa aku harus bagaimana Lee,asal aku bahagia.kami saling menghargai setiap keputusan orang lain." Lanjut nya.


" Tetap saja Anne,kamu dan aku berbeda.apa yg kau pelajari dan apa yang aku pelajari tak sama.!?"


"Aku beranggapan,jika aku Memaksakan kehendak ku sangat mungkin terjadi.tetapi akan banyak hati yang tersakiti."


" Akan banyak mata yang sakit karena perubahan yg menyebabkan perbedaan."


" lebih baik aku menjadi seorang Munafik, untuk diri ku sendiri.Tak masalah aku akan tersakiti."


Dia diam.


***


Lalu dia tertawa..


" Apakah kau siap hadapi sendiri Lee??" Tanya nya.


" Anne.Orang seperti ku harus bisa hidup dengan kesendirian jika tak mempunyai keberanian untuk melangkah meninggalkan. And i Will take a risk!"


" aku masih bisa mencintai seseorang yg aku ingin kan tetapi tak melewati batasan Anne."


" Lalu siapa yg akan kau simpan dihatimu Lee??" tanya nya.


" Aku tak pernah menyimpan nama seseorang didalam hati Anne.Karena Hati sifat nya mudah berubah."


"Aku Menyimpan Nama seseorang Dalam Doa,karena Doa akan menggantung di langit Selamanya Anne."


" Seperti aku Menyimpan nama mu dalam doa ku kala itu.meskipun lama, akhirnya aku punya kesempatan untuk menemui mu bahkan berbicara dengan mu."


Dia berkaca kaca menatap ku.


" Tapi aku mencintaimu Lee,biarkan aku untuk dekat dengan mu." pintanya sambil memeluk ku.


Aku hanya diam.Semoga aku tak mabuk karena Bia Hoi ini.


***


Tak lama Pim menelpon ku.Ponselku di lirik oleh Anne yg masih memeluk ku.dia melepaskan nya.


" Angkat lah,?" Kata Athena lagi.


" Sudahlah,aku sedang membiarkannya bersama orang lain ?!"


" Mungkin suatu hari,orang itu yg akan menjaga nya.?" Kataku sedikit bersedih.


" Oo jadi karena ini semua kamu tampak sakit Lee.." katanya sambil tertawa.

__ADS_1


" Iya,, hampir sama yang kurasa bertahun lalu saat meninggalkan seseorang di hotel." kataku.


Dia langsung terdiam.


__ADS_2