Dia

Dia
episode 77


__ADS_3

Saat ini aku berada di Bangkok.Ada hal yang harus aku kerjakan di Navanakorn.


Sudah seminggu aku berada di sini,di rumah yang biasanya aku tinggali. Phi dan Padma berada di Hanoi.aku percaya kan segala urusan di Hanoi kepada Miss Katty.


Akhir akhir ini aku sering merasakan mual dan muntah,selera makan ku berkurang,aku sering merasa sempoyongan. merasa ada sesuatu di perut ku,mungkin magh akut pikir ku.Hari ini aku putuskan untuk mampir ke salah satu Rumah Sakit yang ada di Bangkok untuk memeriksa kesehatan ku.


Setelah cek ini itu,aku diminta untuk menunggu hasilnya.paling lama seminggu kata dokter.


****


Ponselku berdering.Dari mister Philips rupanya.Dia meminta ku untuk Datang ke kediaman nya, Dia sekarang lebih banyak Bekerja dari rumah yang ia tinggali bersama Anne.


Mobil yang ku kendarai terparkir di halaman depan.segera aku Menuju ke ruangan kerja Mr Philips yang ada dilantai dua.


" Duduk lah Lee.." katanya ramah.


aku tersenyum seraya mengucapkan terima kasih kepada nya.


" Hmm,,Baiklah Lee.ada sesuatu hal yang ingin aku tanyakan kepada mu?" Katanya.


Aku tampak sedikit gugup dan bertanya.ada apa ya kira kira.


" Aku sudah sering mendengar Rumor tentang mu dan anak ku Anne??"


Muka ku seketika terasa panas, mungkin terlihat merah.dadaku terasa berdetak kencang.aku menarik nafas panjang sambil membetulkan posisi duduk ku. terus terang aku merasa gelisah.


" Aku ingin bertanya kepada mu.sebenarnya ada Hubungan seperti apa antara kau dan Anne??"


" Maksud mister Philips??" Tanyaku memperjelas pertanyaan nya.


" Apakah benar kalau kau dan Anne adalah sepasang kekasih atau semacamnya.seperti itu.??!" Katanya Sedikit tegas.


Jeggerr... Rasanya Bagaikan Di Tampar cymbal Drum Raksasa yang suaranya mendentum di telinga ku.Hatiku bergetar.


Aku menelan ludah.berusaha untuk tenang.


" Maaf Sir, Bagaimana anda bisa mendengar Rumor seperti itu??" Tanyaku mengulur pembicaraan.


"Katakan saja Lee,,benar apa tidak??!" katanya Sesaat aku terdiam sambil membaca Doa untuk mengatakan kebenaran nya.


" Maaf Sir.jika harus aku katakan,Memang benar kami mempunyai hubungan seperti yang Mister tadi tanyakan." kataku.


Dia tampak melotot, seperti hendak marah besar. Dan aku siap menerima konsekuensi nya.


" Bagaimana Lee.. Bagaimana bisa kau memilih Putri ku untuk menjadi pacar mu?!" tanya nya marah.


" Maaf Sir, sebelumnya saya tak mengetahui Miss Anne adalah Putri anda.saya mengenalnya dulu sebagai Athena.Jauh sebelum Saya bekerja untuk Khun Philips."


Kataku sambil tertunduk.

__ADS_1


" Maksud mu,!??" tanya nya.


" Saya menjalin nya, semenjak saya masih bekerja di Jakarta.Saat itu Kami bertemu di sebuah acara. Lalu hubungan kami berlanjut Khun."


" Saya Bertemu kembali Dengan nya di Bangkok pada saat saya pertama kali diajak meninjau Quality di navanakorn bersama Miss Katty dan Mr.Jong"


" sama sekali saya tak mengetahui dia putri anda Khun."


" Hubungan Kami sempat putus,tak ada kontak bertahun tahun.Sampai saat kematian nyonya Pholiphat,saya baru mengetahui bahwa Athena adalah Miss Anne putri anda."


" Bagaimana mungkin!!" Bentak nya.


" Saya menceritakan yang sebenarnya Khun." kataku sambil tertunduk. Dia masih berdiri di hadapan ku.


" Lalu, sekarang bagaimana hubungan mu dengan Anne!?"


Aku menggeleng kan kepala ku.


" Maksud mu!?" Tanyanya.


" Saya tak mengetahui nya secara pasti Khun. semenjak dua bulan ini saya tak pernah berhubungan lagi dengan nya. Itu semua terserah kepada Miss Anne." kataku.


****


" Lalu apa yang kau ceritakan kepada Anne tentang Katty !?" katanya kemudian. aku menatap nya sambil menelan ludah.


" Ceritakan lah Lee..jangan kau kira aku tak tahu mengapa dahimu terluka.!!" Katanya keras.Aku sedikit bergetar.


" Maaf Khun, aku telah menceritakan semuanya yang ku ketahui kepada Miss Anne.?"


" Kenapa !?" tanyanya.


" Saya tak ingin dia terus merendahkan Miss Katty Tampa mengetahui kebenaran nya."


" Maaf Khun jika saya lancang.Saya tak tahan dia selalu merendahkan Miss katty.saya mampu bertahan jika dia merendahkan saya,tapi saya tak bisa menyimpan segala kebenaran." kataku. dia tampak terkejut dengan mata melotot.


" Sekarang pilihan mu hanya dua. kau meninggalkan Anne atau kau meninggalkan perusahaan ku.." katanya.


" saya akan meninggalkan keduanya Khun." kataku tegas.


Dia tampak terkejut,dan mengangguk pelan sambil menatap ku.


" Saya akan meninggalkan kedua nya.saya akan membawa serta Miss Katty dan Padma.". Gertak ku.


Dia tertawa sinis.


" Silahkan Lee.." katanya.


" asal kau ketahui,tak ada tempat bagimu lagi di sini atau di Jakarta." katanya.

__ADS_1


Aku tersenyum.


" Sebuah kota hanyalah nama Khun.Bukan termasuk kehidupan yang dapat kau kendalikan." kataku sambil memberikan nya sebuah salam.


***


Aku berpapasan dengan Anne di Depan pintu Rumah.Aku menatap nya dingin,Dia tampak bersama dengan seorang Tom.


Ada perasaan sesak menatap nya,Hatiku bergetar bercampur tak menentu.


Terlebih dari apa yang barusan terjadi.aku mengunci mulut ku. Bagaimana pun sekarang adalah terserah.


Aku sudah menceritakan semuanya,Tampa kebohongan dan ke pura pura an.


Persetan dengan segala jabatan pekerjaan yang aku terima, Dengan Anne ataupun ayahnya.


Yang aku pikirkan sekarang hanyalah Pim dan Padma.Aku merasakan sedih dengan keduanya.entahlah,, Sepanjang perjalanan ke Rumah Dinas,Aku menangis karena teringat dengan mereka.


****


sesampainya aku di rumah,Aku langsung menceritakan semuanya dengan Miss katty melalui panggilan Video.dia tampak terkejut.


Aku langsung meminta maaf kepada nya.


kemudian dia hanya mengatakan ini:


" Yang sudah terjadi, mungkin harus terjadi Lee, tak usah meminta maaf kepada siapapun.Kita jalani saja."


Aku tersenyum kepada nya.


****


Setelah kejadian itu,aku masih bekerja seperti biasa nya.aku masih berada di Bangkok.Terlebih aku harus menunggu hasil cekup dari rumah sakit.


Sepulang bekerja dari Navanakorn aku sempatkan ke rumah Sakit dan menemui Dokter nya.


" Baiklah Miss Rallyan P. Ananda .." eja sang dokter.


" Saya akan menceritakan hasil dari pemeriksaan yang dilakukan seminggu kemarin.Dengan berat hati saya sampaikan bahwa anda menderita kelainan di liver anda Miss.." katanya. mataku lekat menatap nya.


" Maksud anda dok??"


" Kami menduganya itu adalah sebuah cancer stadium awal.."


Aku menelan ludah.aku hampir menangis mendengar nya.rasanya tak percaya.


Ya Tuhan,aku langsung teringat mamah,papah, dan kakak kakak ku.Termasuk semua orang yang ada di samping ku.


Aku menutup wajah ku.aku menangis.

__ADS_1


__ADS_2