
Ponselku berdering,Dari Pim rupanya.Aku harus apa?aku membiarkan atau mengangkat nya.kubiarkan ponsel ku berdering Dan aku hanya menatap nya.
Ada perasaan Rindu terhadap Pim . Rindu yang tidak bisa dijelaskan secara gamblang.
" Hallo Pim, bagaimana kabarmu??" Tanyaku.
" Aku baik Lee , bagaimana keadaan juga??" tanyanya balik.
Aku tersenyum.ada perasaan bahagia dia
menanyakan kabar ku.
" Aku baik Pim, bagaimana kabar bibi dan adik adik mu baik juga kah??"
" Mereka baik baik saja Lee.."
" Syukur lah kalau begitu Pim."
" Lee,,kapan kau pulang ke Bangkok? Aku merindukan mu Lee.." Katanya pelan.
Perasaan ku bergetar,dia mengatakan hal itu.tetapi aku hanya diam.
" Lee..kapan kau pulang ke Bangkok??" ulang nya.
" Aku belum tahu Pim.masih terlalu sibuk di sini." Kataku.
" Tidak kah kau merindukan aku Lee..??" katanya sedikit merajuk.
" Aku juga rindu kamu Pim,Rindu sekali." kataku dalam.
" Apakah masih boleh aku merindukan kamu Pim??" Tanyaku pelan.
" Sampai kapanpun Lee..Kau boleh terus merindukan aku." Katanya diiringi tangis kecil.
Hatiku Trenyuh.ingin sekali aku langsung bertemu dengan nya, memeluknya.menumpahkan segala kerinduan hati.
" Mungkin aku akan menikah dengan orang lain Lee..Badan ku mungkin akan dimilikinya.Tetapi Hatiku hanya untuk mu Lee..aku pastikan itu." Katanya terisak.
Aku diam mendengarkan nya.Sebesar itukah perasaan nya Kepada ku.
Kadang aku bertanya-tanya,apa yang pernah ku perbuat untuk nya, hingga Dua orang ini seperti tergila-gila kepada ku.Seperti anugrah atau kah musibah sebenarnya Cinta ini bagiku.
Ataukah mungkin saja kata kata nya itu Gombalan belaka.??
***
" Sudah Pim, hentikan tangis mu.aku tak kuat mendengar nya.nanti kalau aku kembali ke bangkok.aku akan menemui mu sebelum kau menikah." Janji ku.
" Aku selalu akan menunggu mu Lee.Hatiku hanya untuk mu." katanya sambil menangis .
" Simpanlah hati dan Namaku Dalam Doa mu Pim.aku akan melakukan hal yang sama untuk mu."
" Semoga suatu saat kita akan saling berbahagia,masih bisa dekat walau mungkin tak saling memiliki." Kataku.
" Tapi aku ingin memiliki mu Lee,kau terus bersama ku??"
" Berdoa saja terus Pim.kalau bukan di kehidupan sekarang, mungkin nanti kamu di kehidupan selanjutnya akan menemukan seseorang seperti aku dan menjadi sepasang kekasih yang tak terpisahkan."
__ADS_1
" Tapi aku ingin nya kamu Lee??"
Aku tersenyum.
" Dalam apa yang ku yakini.tak ada istilah reinkarnasi Pim.tidak seperti yang ada di ajaran mu."
" Tapi jika Tuhan sudah Berkehendak.mungkin saja.?" Kataku.
" Aku sebagai manusia hanya bisa Berdoa mengharapkan yang terbaik dari nya. Untuk kita, untuk kehidupan yang kita jalani Pim."
Dia masih setengah terisak
***
" Nanti kalau kau tak sanggup melewati malam pertama, anggap saja dia adalah aku Pim??" kataku bercanda.
" Mana bisa begitu Lee??" katanya dari sana sambil membuang cairan di hidung nya sehabis menangis tadi.
" Bisa saja,kamu kan belum pernah mencoba nya Pim.??" Kataku sambil tertawa.
" Apa kamu pernah mencicipi nya sedikit, sehingga bisa berkata tidak bisa??" Kataku lagi.
" Mana pernah aku Lee Dengan yang lain.aku sudah habis dengan mu??" katanya.
" Habis apanya??" Tanyaku Sambil tertawa lagi.
Dia berkata ahh manja. kuping ku bergetar karena nya,seakan di kelitik oleh lidah nya.
Dadaku bergetar, seketika mengingat saat bersama.
Aku benci pikiran ku.Dasar otak mesum, pikir ku.mengutuk diri sendiri.aku tertawa geli.
***
Dia tengah bertelepon dengan Pim.Raut mukanya tampak bahagia.Dia tertawa tersenyum lepas.melepaskan segala kerinduan mungkin dari dalam hati nya.
Jujur aku mendengar nya sangat Cemburu.
Tampa sadar,suara Pim terdengar jelas.mungkin Lee lupa kalau telepon nya mode loud speaker.
Aku mendengar nya tadi sebenarnya ingin pergi,ingin tak tahu saja.tetapi ternyata,Tak di beri tahukan pun aku mengetahui nya sendiri Aku akan Berpura pura tak tahu saja.
***
Aku menemui Anne yang tengah menonton televisi di ruang tengah. dia terlihat duduk santai sambil serius memperhatikan.
Remote control sering di pencet nya untuk menggantikan saluran.
"Anne,sedang apa??" Tanyaku berbasa basi.dia menoleh sedikit.
" Yang kau lihat apa??" jawabnya singkat.
Aku menelan ludah.ngeri kali orang ini kadang kadang pikir ku.
" Anne, Bagaimana kalau kita Sabtu depan pulang dahulu ke Bangkok??" Kataku.
" Ada urusan apa ke Bangkok??" Katanya lagi.
__ADS_1
" Aku ingin makan phad Thai?"
" Disini pun ada kalau kau mau Bisa aku pesan kan online di restoran Thailand??"
" Aku ingin makan di Khao san Road." kataku.
Dia berbalik, memandang ku serius.
***
" Mau makan phad Thai di Khao san Road apa mau makan Phad Thai di Chantaburi??" Katanya dengan muka judes.
Aku tak terlalu kaget mendengar nya.Mungkin dia mendengarkan percakapan ku.
Aku memainkan mimik muka ku sambil terus memandangi nya.lalu aku tersenyum dan tertawa.
Aku berdiri,berjalan menuju ke halaman belakang rumah.Sedang turun hujan sore ini.
Lalu aku melepaskan celana panjang ku.
***
" Kalau bisa,dua duanya Dee.." kataku setengah berteriak dibawah air hujan yang turun.
Dia tampak berlari ke arah ku.terhenti di sisi teras.
" Lee..apa yang kau lakukan.nanti kau sakit!!?" Katanya sambil berteriak.
" Apaaaaahhhhh!!" kataku Berpura pura sambil meletakkan telapak tangan secara vertikal di sebelah kuping ku.
Sambil tertawa bermain air hujan.
" Lee.. apakah kamu sudah gila.??!" teriaknya lagi.
" apaa??!" kataku sekali lagi sambil mendekati nya.ku tarik dirinya segera dekat aliran hujan yang mengucur deras.
" Hentikan Lee..?!" Katanya sambil akan berlari Kedalam rumah.aku tertawa sambil terus menarik dan menahan nya.
" Lepaskan Lee.. lepaskan.!!" Rontanya.
Aku terus tertawa.
" Lepaskan Lee.. tolong??" katanya sambil merengek meminta ampun.Aku tak perduli,Aku terus menarik dan menahan nya. Dan aku Terus tertawa melihatnya yang mulai basah kuyup.
kausnya yang tipis segera melekukan belahan belahan di tubuh rampingnya.
" Lepaskan Lee..Aku baru saja skin care??!"
Aku makin tertawa terbahak-bahak.
Lalu kami jatuh ke Tanah yang tertutup rumput.
dia Hendak berdiri tetapi ku tahan dan terjatuh kembali.aku tahan dia Dengan pelukan.Dia semakin meronta dan aku semakin kuat menahan nya.
Lalu dia terdiam, berbalik memandang ku dan mendorong wajah ku sambil tertawa.Sepertinya ada tanah yang menempel di muka ku.
Kami berdua berdiri dan sengaja ke air yg mengalir deras dari genting.
__ADS_1
Dia memegang kepalaku, mencium ku di bawah hujan dan kami saling membalas. Tangan ku menjadi liar.
Anne menarik ku kedalam rumah.menuju ke kamar mandi, menyalahkan shower.Dan melanjutkan hal yang tadi.