
aku sedang menyiram bunga mamah dihalaman rumah dengan menyalakan kran air.tubuhku banyak kehilangan berat badan. sehingga aku terlihat kurus.
tiba tiba ada mobil yang berhenti di pelataran rumah mamah.aku memperhatikan
sepertinya aku mengenai mereka..bapak dan ibu Waskito Bersama Ridwan anaknya.aku memanggil mamah dan aku menyalami mereka.
aku dan Ridwan duduk di bawah pohon anggur hijau mamah yang tumbuh rindang di halaman belakang.sering dia tersenyum kepada ku.
" Jadi bagaimana keadaan mu ay..?? tanyanya
aku tersenyum dan melihat nya.
" Belum banyak perubahan berarti sih wan, tetapi aku selalu berusaha...kataku.dia mengangguk.
" maaf ay, aku dahulu tak jadi main kerumah mu..kamu tiba-tiba jatuh sakit..katanya aku tersenyum.
" yaa Gag apa apa wan.aku juga gag tau aku sakit dan datang nya Tiba tiba.dia mengangguk pelan.
" jadi aku sekarang maksud kedatangan ku??katanya terputus...
" maksud kedatangan mu apa wan?? tanyaku
" mau melanjutkan maksud kedatangan ku yang semula... aku tertawa kecil..
" Ridwan,aku tau kondisi ku sekarang..
" maksud mu ay...
" iya, kondisi ku sekarang...kalau di bulan yang lalu aku gag tahu aku akan sakit mungkin itu sudah terjadi wan?? kataku
" lalu bagaimana ay..?? tanyanya.aku kembali tertawa..
" Maaf kan aku ridwan.aku tak bisa menerima mu..aku tau kondisi ku,yang ku inginkan sekarang hanya sembuh...
" lalu.." Tanya nya kemudian..
" ya tak kan ada apa apa di antara kita.??
" Bagaimana orang tua mu ay,orang tua ku..mereka..
" mereka akan mengerti wan, potong ku
" Dan kamu tak usah menunggu ku jika kamu inginkan pernikahan.menikahlah dengan orang lain wan..kataku,,dia menatap ku dalam.
Akhirnya aku dan Ridwan menceritakan apa yang tadi kami bicarakan.ada raut sedikit sedih di muka mamah namun sepertinya dia mengerti. sedangkan bapak dan ibu Waskito merasa lega mendengar penjelasan ku.
Aku tak ingin kan pernikahan sekarang.yg ku ingin kan aku sembuh dan aku membebaskan Ridwan serta orang tua nya mencari perempuan yg lain.
__ADS_1
*****
Pim side:
Aku mengerjakan laporan keuangan perusahaan yang Anne berikan kepada ku.
sesuai permintaan nya,aku koreksi semuanya.tetap kejanggalan yang aku temukan,dan sekarang aku tau dari mana asalnya.salah satu dewan direksi ada yang bermain-main dengan keuntungan perusahaan.
Yah aku harus mengerjakan nya dirumah agar aku bisa menjaga Andhara.
aku mulai merasa tak enak tinggal di rumah ini, rumah yang dulu aku dan Lee saling berbagi. tempat berkumpulnya kami seperti sebuah keluarga utuh.
mungkin aku akan tinggal di rumah bibi di Bangkok.dia menikah dengan pak Tong.
sebuah rumah yang tidak terlalu besar, terkesan sempit dengan jarak tetangga saling berdekatan.lumayan lah.dari pada aku harus menyewa rumah atau apartemen.lebih baik uangnya untuk membeli susu Andhara.
Sebenarnya Anne melarang ku.tetapi aku yang memaksa.sedangkan Padma sudah kembali dengan Phi di Hanoi. Padma dan Andhara bagai adik kakak yang terpisah.
****
Athena side:
Aku harus banyak mengucapkan terima kasih kepada Pim.tampanya kecurangan ini tak kan terbongkar.
Ayah sudah melaporkan kepada polisi dan menangkap Austin dan mister Nutc yang berperan untuk menggelapkan uang perusahaan.uang yang di ambil sudah sebagian yang di pulangkan.tetapi mereka harus di penjara juga.
aku sudah berusaha menahan nya.tetapi dia memaksa.
Benar kata Lee dahulu,kita tak akan pernah tahu peranan seseorang kepada kita suatu hari.mungkin sekarang dia tak berguna sama sekali, tetapi di lain waktu dia akan sangat membantu kita.
Dan aku merasa .. dia seperti mempersiapkan ini semua. Miss Katty yang jauh jauh dia menjemput dan membujuk nya dari
Chiang may.
Lalu memberikan aku kebenaran tentang nya dan Padma.lalu sekarang Pim??
ahh..
Lee aku merindukan kamu.
Sudah hampir delapan bulan aku terpisah dengan mu.
****
" Mah,,Minggu depan Ayi mau ijin ke Jakarta ya mah??" pintaku.
Mamah ku mendelik melihat ku.
__ADS_1
" nggak nggak nggak....nggak boleh..mana boleh kamu pergi pergi...kamu belum pulih..!!" katanya Sambil berjalan ke arah ku.
" I feel much better now my sweet heart...kataku merayu'nya.
" Helehh...ngerayu,gag mempan!!" katanya sambil mencibir.
Aku tertawa...
" please mamah ku,aku mau ngurusin kontrak kerja ku.??" kataku sambil menempelkan kedua telapak tangan ku. dia melihat kearah ku lagi...
" lhoooo....bukanya tempo hari kamu bilang mau resign, sudah menitipkan pengunduran diri mu sama Boss mu di Bangkok??" tanyanya sedikit heran.
" iya mamah ku...tapi belum di tangga tangani,,Ayi masih terima gaji dari kantor...masa gag kerja terima gaji,gag enak Ayi mau mulangin nya..."bkataku sambil tertawa kecil
" eeee...ya biarin aja.kan kamu gag minta, kantor mu yang kasih..??" kata mamah...
" hooouhhh....!!" kataku pura pura kaget mamah tampak tertawa
" gag gitu juga mamah,apa apa harus tau asal usulnya,gag mau ah main pake pake aja uang nanti malah di tuntut ini itu lagi sama perusahaan??" kataku menerangkan.
" ya udah,mamah ikut tapi ke Jakarta.. buat jagain kamu"
" ikhh,apaan kali jaga?? pake acara jagain segala..emang Ayi anak TK .dulu TK aja gag ada yang jagain!!?" kataku
" yah kalau dulu kan mamah memang sibuk kerja ay,bukan mamah gag mau??" katanya dengan raut wajah sedikit sedih.
Aku tersadar, membuat nya bersedih karena salah omongan.aku mendekati nya...
" Maaf mah,bukan maksud Ayi mau ungkit ungkit masa lalu.tapi Ayi sekarang udah mampu,bisa melakukan hal seperti semula.meski gag sekuat dulu." kataku sambil memegang bahu mamah.
dia menoleh.
" mamah selama ini pantau Ayi kan,tau pasti kesehatan ayi.ayi jauh lebih sehat daripada sebelumnya??"
" Ayi ingin ini cepat selesai mah,Ayi ngerasa harus nyelesain segala urusan sama kantor termasuk sama yang di Bangkok.??" kataku hati hati.
mamah menoleh...
" kamu mau ke Bangkok ya ay...!!"
" nggak,,nggak boleh!!!" katanya keras.
" ya urusan ini kan memang mesti di selesaikan secara tuntas.mah orang kantor Bangkok yang masih transfer gaji Ayi,gag tau maksudnya apa...Ayi sudah ngasih resign tapi kok masih ngalir aja gaji nya.kan enak banget....kata ku sambil tertawa lagi. mamah tersenyum.
" kalau tiba-tiba dia nuntut,bilang Ayi Gag jujur menyembunyikan kebenaran, penggelapan atau apa..terus di laporin ke polisi'..apa GG bahaya." kataku meyakinkan nya.
dia tampak terdiam.
__ADS_1
" boleh ya mahh...??" rayu ku sekali lagi.