Dia

Dia
episode 47


__ADS_3

" Maaf Anne, maksud saya Miss Anne." katanya sedikit terlihat salah tingkah karena ucapan nya.aku tersenyum dalam hati karenanya.


" Maaf,saya keberatan jika ada masalah pribadi anda campurkan dengan masalah pekerjaan. Contoh nya seperti tadi.?"


" yang mana??" selidik ku.


dia menghela nafasnya.


" Seperti Pim yg anda sangkut pautkan dengan hal hal yg sepertinya anda tidak menyukainya."


" tidak menyukainya seperti apa!?" tanyaku mendesak.


lagi lagi dia menarik nafas panjang.seperti tampak kesal.


***


" Sudahlah Dee,,aku capek berpura-pura?!" katanya Tiba tiba.


Dia masih memanggil ku dengan sebutan Dee??


" Aku tidak suka,jika kamu mencampuri urusan pekerjaan dengan pribadi."


" Hak mu untuk menyukai atau tidak menyukai seseorang.tetapi bersikap profesional lah..?"


" Dee kamu pemimpin disini.jangan sampai wibawa mu hancur karena urusan pribadi." katanya.Aku memandang nya lekat.


" Aku capek,lelah sendirian untuk mengerjakan ini dan itu ditambah dengan sikapmu yg begitu."


" Apa sih salahnya kepadamu Dee??" Tanyanya..aku hanya menatap nya diam.


" Dia tak pernah memberi tahu ku bahwa kamu adalah anne.jujur aku terkejut kemarin waktu aku tahu kebenaran nya tentang mu."


" Aku tak mempersalahkan segala urusan mu, bagaimana dan apa.toh kamu pun tak ingin berhubungan lagi dengan ku dari dulu."


" tidak kamu atau dia membuatku pusing dan bingung." katanya sedikit mengeluh.


***


" Dan aku minta maaf Dee atas sikapku terdahulu kepada mu.yg mungkin membuat mu kecewa."


" Yang mana.!" kataku dingin


Dia menatap ku kesal.


" Yang mana aja boleh Dee..aku cuma mau minta maaf.dahulu semua komunikasi kamu blokir.Aku merasa gila,ingin meminta maaf tetapi tak bisa."


" yang jelas,aku merasa menyesal membuat mu terluka.mungkin.??" katanya

__ADS_1


" Oo..itu masalah lama.tak ada hubungannya dengan sekarang." kataku


" okelah,jika begitu.tapi jangan sampai terulang kembali kejadian seperti tadi.atau aku..."


" atau apa Lee...??"


" Atau aku akan berhenti dan pergi.?"


" Bukankah kamu dan perusahaan mu masih membutuhkan aku disini??" ancamannya.


" Sudahlah, selamat siang." pamit nya sambil menuju pintu keluar.


" Lee,,??" panggil ku.dia menoleh.


" maukah kau minum kopi bersama ku nanti." tawarku.


" Aku tidak tahu,aku juga tak enak hati dengan Tatan." katanya sambil pergi.


***


Aku mengemasi Baju ku.Nanti dini hari aku akan kembali ke jakarta.aku sudah meminta Austin untuk mengurus nya.Setelah kejadian kemarin di kantor,segala fasilitas ku di kembalikan.mobil dinas ku diganti dengan yg baru.


aku akan menempati Rumah dinas yg ada di perumahan dekat dengan rumah Mr.Philips yg masih ada di Bangkok.mungkin sekembalinya aku dari Jakarta,aku akan segera menempati nya.


***


Sudah beberapa hari aku tak berhubungan dengan Pim.segala pesan dan telepon nya tak pernah ku jawab.Kadang Fah menyampaikan sesuatu pesan dari Pim yg meminta ku untuk menemui nya.


tetapi hatiku kosong jika tak mendengar kabarnya.


Kuraih ponselku,aku membaca setiap pesan dari nya yg isinya meminta maaf.hatiku iba.ingin rasanya segera memeluknya.


***


Aku menunggu di Halte depan kantor nya.sebentar lagi dia akan pulang pikir ku.Tampak dari kejauhan dia terlihat.mengenakan setelan blazer berwarna maroon.Sedang bercakap cakap dengan seseorang.tampak seseorang berlari akan mengejarnya.menawarkan sesuatu kepadanya.


aku meraih ponsel ku dan menelponnya.terlihat dia memencet ponsel nya dan mengucapkan sesuatu kepada lelaki itu.mungkin seseorang yg pernah berpapasan dengan ku.


***


" Hallo.." katanya pelan


" Pim sudah pulang.?" tanyaku.


tampak dari kejauhan dia mengangguk.


" mau minum Cha manao tidak dengan ku.?" tawar ku.

__ADS_1


" Kamu dimana.." katanya sambil melihat ke sekeliling.


" Mau tidak??" ulang ku.


" Mau..??"Katanya pelan.


" Menyebrang lah.aku menunggu mu disini.?" kataku sambil menutup telpon.


dia melihat ku.tampak dia bergegas menuju ku.


***


Aku menyalami nya,dia Tampak berkaca kaca.lalu kemudian kami masuk ke dalam mobil.


Dia langsung memeluk ku, sambil menangis.


Aku hanya diam.


" Sudahlah Pim,?" kataku sambil menyeka air matanya.sepertinya air mata kerinduan dengan bulir bulir yg besar.


" Sudah ya, nanti lagi tangisnya di tempat lain??" kataku berisyarat.dia tertawa dan mencubit pinggang ku.hahaa


***


" Bagaimana pekerjaan mu Pim ,apakah baik?" tanyaku.dia mengangguk.


" kau sudah menyelesaikan urusan mu Lee??" tanyanya.


" sudah." kataku singkat sambil meminum latte ku.sesekali aku menyuapi nya cake coklat.dia tampak tersenyum bahagia.


tiba-tiba dari kejauhan tampak Athena bersama Tatan mendekati.mungkin mereka juga akan minum kopi atau teh di kafe ini.


" Haii.." sapa Athena kepada ku.aku tersenyum. Pim membalikkan badannya untuk melihat siapa yg datang.Dia sedikit tersenyum.senyumnya kaku seperti ingin mengatakan jangan diganggu.


" Kalian juga suka minum latte disini rupanya??" kata Athena.Aku tersenyum.


" Boleh bergabung,.?" pintanya.tentu saja aku perbolehkan.


Pim sengaja mendekatkan diri nya dengan ku,menggandeng tangan ku mesra dihadapan Athena.Dia pun sesekali begitu dengan Tatan.


memuakkan, pikir ku.


****


" kapan kamu kembali ke Bangkok Lee.." kata Pim pelan.aku menatap nya sambil mempersiapkan paspor dan visa ku di kamar hotel ini.


" Aku hanya sebentar disana!"

__ADS_1


" jangan lama-lama Lee,aku bisa mengering karena rindu .." ucapnya manja.aku tersenyum seraya memencet hidung nya gemas.


dia memonyongkan bibirnya,lalu seakan akan mencium ku ..aku tersenyum,gemas sekali.


__ADS_2